Bukan Cuma Hati si Doi, 6 Tempat Ini Juga Terlarang dan Sangat Sulit Dikunjungi

Kalau hati doi jadi satu-satunya tempat yang mustahil disinggahi. Mainmu kurang jauh karena ada tempat terlarang yang betulan sangat sulit dikunjungi.

Artikel

Iqbal Core

Bagi beberapa orang, mungkin hati doi adalah satu-satunya tempat yang mustahil disinggahi. Yang bilang gitu mungkin mainnya kurang jauh karena (((kenyataannya))) ada beberapa tempat terlarang atau rahasia yang betulan sangat sulit dikunjungi. Katanya malah hanya beberapa orang tertentu saja yang boleh, atau bahkan ada tempat yang tidak ada sama sekali yang boleh mengunjunginya. Apa aja tempat-tempat itu??

1. Chapel of the Ark of the Covenant (Kapel Tabut Perjanjian) di Aksum, Etiopia.

Image

Orang-orang di sana mengklaim tempat ini menyimpan Tabut Perjanjian asli yang berisi daftar 10 hukum yang diberikan Tuhan pada Musa dalam kisah di Perjanjian Lama. Tidak hanya sampai di situ, berdasarkan tradisi negara ini, semua raja Etiopia adalah keturunan dari Raja Salomo (kalau orang islam mengenalnya dengan nama Sulaiman). Ada larangan keras untuk memasuki tempat ini dan hanya imam yang telah ditunjuk seumur hidup oleh pendahulunya yang diperbolehkan untuk masuk.

2. Global Seed Vault (Gudang Benih Global), Norwegia

Image

Svalbard Global Seed Vault adalah masa depan dunia dalam bentuk jutaan benih tanaman. Di sini, bunker yang terletak hampir 40 meter di dalam sebuah gunung, terletak masa depan umat manusia yang diawetkan untuk waktu yang sangat panjang. Terdapat 250 juta spesimen dari 850 ribu varietas benih dari seluruh dunia. Jika terjadi bencana yang menghancurkan sumber daya alam dan spesies tanaman, Svalbard Global Seed Vault akan bertindak sebagai backup. Akses hanya diperbolehkan bagi peneliti dan staf proyek. Bunker ini jadi semacam “Bahtera Nuh”, tapi untuk tanaman.

3. Pulau sentinel utara

tempat terlarang yang sulit dikunjungi

Terletak di Teluk Benggala, pulau Sentinel Utara adalah rumah bagi 250 penduduk asli, yang disebut Sentinel. Suku ini benar-benar tidak berhubungan dengan dunia luar dan tidak ingin berhubungan dengan dunia. Menurut para ahli, Kondisi mereka tidak berubah selama beberapa ribu tahun.

Baca Juga:  Apa Benar Kopi Dapat Menentukan Kasta Seseorang?

Selain itu, para anggota suku mengancam orang asing dengan tombak dan panah mereka. Pernah sebuah helikopter datang untuk memeriksa keadaan penduduk setelah tsunami tahun 2004, namun dengan cepat berbalik karena diserang oleh suku Sentinel.

4. Pulau Poveglia

Image

Poveglia adalah sebuah pulau yang terletak di dekat Venesia, di laguna dekat Malamocco. Sejak zaman Romawi, sampai pada Abad Pertengahan dan Renaissance, pulau itu digunakan sebagai tempat pemakaman bagi para korban wabah. Ada sekitar 200.000 orang terkubur di sana.

Sejak saat itu, pulau ini dijuluki “pulau terkutuk” atau “pulau berhantu”, karena penuh dengan cerita-cerita seram yang memadukan penampilan misterius dan tangisan manusia. Pulau ini benar-benar ditinggalkan dan dilarang untuk publik.

5. Perpustakan Vatikan, Roma, Italia

tempat terlarang yang sulit dikunjungi

Gudang Perpustakaan Vatikan berisi dokumen-dokumen berharga yang berasal dari awal kekristenan. Harta karun itu meliputi: korespondensi artis Michelangelo dengan para paus saat itu, permohonan kepausan tentang Perang Salib Keempat atau dekrit yang memerintahkan pengucilan dari reformator Martin Luther.

Total ada sekitar 35.000 volume buku yang kalau dijejerkan dapat membentuk garis 85 kilometer. Hanya mereka yang memiliki surat rekomendasi dari otoritas sejarah yang dapat memiliki kesempatan untuk memasuki Perpustakaan Vatikan.

6. SURTSEY

tempat terlarang yang sulit dikunjungi

Terletak di lepas pantai Islandia, Surtsey adalah pulau vulkanik yang terbentuk setelah letusan gunung berapi mulai 130 meter di bawah laut. Pulau ini telah menjadi subyek dari semua perhatian ilmiah sejak kemunculannya. Sejak akhir letusannya pada tahun 1965 (dua tahun setelah kelahirannya), pulau ini dilarang untuk umum. Hanya para ilmuwan yang diizinkan pergi ke sana untuk mempelajari fauna dan flora yang muncul secara spontan di pulau itu setelah pembentukannya. Ini untuk menghindari “pencemaran” lingkungan sehinga pulau ini dilarang untuk dikunjungi.

Baca Juga:  Tidak Ada Tempat Bagi Rasisme di Dunia Ini, Sekalipun Dalam Sepak Bola

Sumber tulisan dari google image sama Quora yaa ~

BACA JUGA Tempat Nongkrong Hits dan Legendaris di Jogja yang Pernah Jaya Pada Masanya atau tulisan Iqbal Core lainnya. Follow Twitter Iqbal Core.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

---
4

Komentar

Comments are closed.