Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Bukan Bali, Tempat KKL Terbaik Adalah Jabodetabek

Ahmad Arief Widodo oleh Ahmad Arief Widodo
7 Oktober 2023
A A
Jabodetabek Adalah Tempat KKL Terbaik

Jabodetabek Adalah Tempat KKL Terbaik (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

KKL kok ke Bali? Ke daerah Jabodetabek laaah. Lebih menantang!

Setelah kuliah selama empat tahun lebih sedikit, saya menobatkan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) sebagai mata kuliah favorit kedua. Tentu yang pertama adalah Kuliah Kerja Nyata (KKN). Buat yang belum tau, KKL merupakan kegiatan belajar mahasiswa untuk mencari pengalaman melalui terjun langsung di dunia profesional dan/atau masyarakat.

Di kampus saya dulu, mata kuliah KKL hanya 2 SKS. Saya masih ingat betul kala itu KKL di Bali. Pulau Dewata memang menjadi destinasi KKL favorit mayoritas mahasiswa masa itu, bahkan bisa jadi sampai sekarang. Bukan hanya di kampus saya, di kampus lain pun sami mawon.

Setelah ngerasain KKL di Bali, saya rasa ada daerah lain yang lebih pas dijadikan destinasi KKL. Daerah itu adalah Jabodetabek. Kenapa Jabodetabek cocok dijadikan tempat KKL? Berikut alasannya.

Mau ke mana saja bisa

KKL di tiap kampus dan jurusan mungkin memiliki konsep yang berbeda. Tapi ada satu hal yang sama, yaitu berkunjung ke dunia profesional/industri. Misal, bagi jurusan Pendidikan melakukan kunjungannya ke kampus. Atau, jurusan Ekonomi bisa ke kantor lembaga keuangan dan regulatornya.

Nah, di Jabodetabek ada banyak pilihan tempat yang dapat dikunjungi oleh mahasiswa. Ada kantor kementerian, pabrik produksi, kantor pusat perusahaan, dan lain sebagainya. Maka kamu nggak perlu khawatir sedikit pun soal tempat mana yang ingin dikunjungi. Pasalnya, di sana mau ke mana saja bisa.

Ditambah kalau berkunjung ke kantor pemerintahan area Jabodetabek biasanya tak dipungut biaya sepeser pun. Malah kadang mahasiswa yang berkunjung yang akan dikasih edukasi, snack, dan makanan berat. Soalnya di beberapa kantor pemerintahan ada program semacam kunjungan atau study tour gratis untuk pelajar dan mahasiswa.

Tetap ada tempat wisata di Jabodetabek

Umumnya, mahasiswa menganggap bahwa KKL adalah acara senang-senang semata. Prioritas utamanya adalah bisa jalan-jalan. Hampir nggak ada niat sama sekali untuk mendapatkan ilmu. Oleh sebab itu, Bali nyaris selalu menjadi pilihan utama mengingat Bali menawarkan begitu banyak tempat wisata.

Baca Juga:

Warga Tangerang Orang Paling Sabar Se-Jabodetabek, Sehari-hari Terjebak Tol Jakarta-Tangerang yang Absurd

Saya Orang Asli Depok dan Tidak Bangga Tinggal di Daerah yang Aneh Ini

Padahal Jabodetabek juga menawarkan destinasi wisata yang nggak bisa dianggap remeh. Buktinya di sana ada Taman Safari dan Kebun Raya Bogor, buat kamu yang pengen wisata alam. Ada pula Monas dan Kota Tua, untuk kamu yang suka wisata sejarah. Bagi kamu yang tertarik ke taman hiburan, Dufan dapat menjadi salah satu pilihan.

Nggak perlu khawatir perihal oleh-oleh

Tidak lengkap rasanya ketika bepergian ke tempat nan jauh di mata tanpa membawa pulang oleh-oleh. Hal ini berlaku juga untuk mahasiswa yang ikut KKL. Pergi KKL tanpa membawa pulang oleh-oleh ibarat kamu tanpa si dia, kurang komplet. Setidaknya bawa oleh-oleh yang akan diberikan untuk tetangga kos, teman kontrakan, dan pemilik kos.

Saat mahasiswa pergi KKL ke Jabodetabek nggak perlu khawatir cari oleh-oleh. Di sana banyak juga kok beragam oleh-oleh. Misalnya oleh-oleh yang culture banget seperti dodol betawi, kembang goyang, dan biji ketapang. Sedangkan oleh-oleh yang kekinian seperti roti unyil, lapis talas, dan bika bogor. Gimana sudah mulai tertarik menjadikan Jabodetabek tujuan KKL?

Jabodetabek beragam

Bila belum tertarik, bakal saya lanjut ke aneka daya tarik lainnya di Jabodetabek. Memang benar Bali itu salah satu daerah yang memiliki keragaman budaya di Indonesia. Namun, daerah paling beragam di Indonesia versi saya adalah Jabodetabek. Kenapa bisa demikian?

Pertama, hampir seluruh orang dari Sabang sampa Marauke, dari Miangas sampai Pulau Rote, ada di Jabodetabek. Kedua, banyak orang keturuan Arab, India, Tionghoa, dan sebagainya yang tinggal di Jabodetabek. Ketiga, nggak sulit juga menemukan Tenaga Kerja Asing (TKA) yang bekerja untuk perusahaan besar di wilayah Jabodetabek.

Belajar hustle culture

Bagi dosen yang merasa perlu membangun mental dan kebiasaan baik untuk mahasiswanya sebelum benar-benar lulus, saya sarankan KKL di Jabodetabek. Sebab, mahasiswanya dapat melihat secara langsung bagaimana hustle culture-nya masyarakat Jabodetabek.

Bisa dibilang mayoritas orang Jabodetabek itu bukan hanya bekerja untuk hidup. Akan tetapi seluruh hidup mereka digunakan untuk bekerja, guna meraih kesuksesan di masa depan.

Kemajuan teknologi masih berpusat di Jabodetabek

Perlu saya akui kemajuan teknologi di Indonesia masih berpusat dan dimulai di Jabodetabek, terutama untuk kemajuan teknologi pada perusahaan ternama. Dengan belajar dan mengamati secara langsung kemajuan teknologi industri dan perusahaan di daerah Jabodetabek, kelak ketika mahasiswa sudah terjun langsung ke dunia nyata bisa mengimplementasikannya juga di daerah asal mereka masing-masing. Entah itu waktu menjadi pekerja atau bahkan pemilik perusahaan.

Begitu alasan saya mengatakan bahwa Jabodetabek menjadi tempat paling cocok dijadikan destinasi KKL bagi mahasiswa. Kendati demikian, saya akui pesona Bali memang lebih memikat. Akan tetapi, kita harus tau apa yang dibutuhkan, bukan apa yang diinginkan.

Penulis: Ahmad Arief Widodo
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Kenapa sih Mahasiswa Selalu Memilih Bali sebagai Tujuan KKL? Emangnya Nggak Ada Tempat Lain?

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 7 Oktober 2023 oleh

Tags: balijabodetabekKKL
Ahmad Arief Widodo

Ahmad Arief Widodo

Penulis lepas yang fokus membahas kedaerahan, dunia pemerintahan dan ekonomi. Stand like a hero and die bravely.

ArtikelTerkait

8 Makanan Khas Bali yang Jarang Direkomendasikan Warga Lokal kepada Wisatawan

8 Makanan Khas Bali yang Jarang Direkomendasikan Warga Lokal kepada Wisatawan

17 Maret 2024
Bali, Surga Liburan yang Nggak Ideal bagi Sebagian Orang

Bali, Surga Liburan yang Nggak Ideal bagi Sebagian Orang

5 Juni 2025
4 Hal yang Wajar di Bali, tapi Nggak Lumrah di Jogja Mojok.co

4 Hal yang Wajar di Bali, tapi Nggak Lumrah di Jogja

21 September 2024
Metatah, Upacara Potong Gigi Orang Hindu Bali yang Beranjak Dewasa terminal mojok

Metatah, Upacara Potong Gigi Orang Hindu Bali yang Beranjak Dewasa

6 Desember 2021
Bagi Saya, Pesisir Utara Buleleng Bali Istimewa, Bukti Nyata Bhinneka Tunggal Ika bule

Semurah Apa sih Negeri Kita sampai Bali Isinya Bule Semua?

12 Desember 2023
Mengenal Sesajen Bali yang Sering Dikaitkan Cerita Mistis terminal mojok

Mengenal Sesajen Bali yang Sering Dikaitkan Cerita Mistis

23 September 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sebagai Buruh Pabrik, Saya Juga Ingin WFH Seperti ASN (Shutterstock)

Sebagai Buruh Pabrik, Saya Juga Ingin WFH Seperti ASN

3 April 2026
Suzuki Access 125 Motor Paling Kasihan: Tampilan Retro Elegan dan Fitur Lengkap, tapi Masih Aja Kalah Saing dari Skuter Matic Lain Mojok.co

Suzuki Access 125 Motor Paling Kasihan: Tampilan Retro Elegan dan Fitur Lengkap, tapi Masih Aja Kalah Saing dari Skuter Matic Lain

6 April 2026
Mobil Honda Mobilio, Mobil Murah Underrated Melebihi Avanza (Unsplash)

Kaki-kaki Mobil Honda Tidak Ringkih, Jalanan Indonesia Saja yang Kelewat Kejam!

5 April 2026
Hidup di Desa Nggak Selamanya Murah, Social Cost di Desa Bisa Lebih Mahal daripada Biaya Hidup Sehari-hari karena Orang Desa Gemar Bikin Hajatan

Pindah ke Desa Bukan Solusi Instan Saat Muak Hidup di Kota Besar, apalagi bagi Kaum Introvert, Bisa-bisa Kena Mental

5 April 2026
Unpopular Opinion, Mojokerto Adalah Kota Paling Layak untuk Hidup Bahagia Sampai Tua Mojok.co

Mojokerto, Kota yang Tak Pernah Move On dari Masa Lalunya dan Tak Bisa Lepas dari Apa-apa yang Berbau Majapahit

2 April 2026
Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

7 April 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living
  • Slow Living Cuma Mitos, Gen Z dengan Gaji “Imut” Terpaksa Harus Hustle Hingga 59 Tahun demi Bertahan Hidup
  • Jogja Ditinggalkan Wisatawan kalau Mengandalkan Jebakan Aji Mumpung 
  • Lulusan Farmasi PTS Jogja Bayar Mahal untuk Wisuda, tapi Gagal Foto Keluarga karena Ayah Harus Dirawat di Rumah Sakit Jiwa
  • Kuliah Kebidanan sampai “Berdarah-darah”, Lulus dari World Class University Masih Sulit Cari Kerja dan Diupah Nggak Layak
  • Makin Muak ke Ulah Pesilat: Perkara Tak Disapa Duluan dan Beda Perguruan Langsung Dihajar, Dikasih Fakta Terang Eh Denial

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.