Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Buka Bersama Itu Tak Seburuk yang Kalian Pikirkan

Aldi Cahyo Utomo oleh Aldi Cahyo Utomo
15 April 2023
A A
Ritual Buka Bersama PNS yang Gitu-gitu Aja Terminal Mojok bukber

Ritual Buka Bersama PNS yang Gitu-gitu Aja (Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa tahun belakangan, buka bersama sudah berubah maknanya. Kita tentu tidak asing dengan stigma bukber sebagai ajang pamer selayaknya stigma dari reuni sekolah. Bukber teman sekolah kuliah, SMA, SMP, atau SD justru menjadi hal yang menyebalkan karena dianggap cuma jadi ajang pamer.

Padahal, nggak juga. Bukber sendiri sebenarnya punya hal-hal positif di dalamnya. Bagi kalian yang lupa, saya ingatkan lagi. Nih, sisi positif buka bersama.

Buka bersama mempererat tali silaturahmi dan menambah relasi

Pertemuan-pertemuan buka bersama pada dasarnya adalah seperti reuni. Kita yang bertemu lagi dengan teman-teman lama yang sudah lama tidak bertemu sebenarnya juga termasuk bagian dari cara kita mempererat tali silaturahmi.

Daripada memikirkan perihal-perihal pamer pencapaian-pencapaian hidup, ada baiknya jadikan saja itu sebagai penambah relasi kita. Bukankah semakin banyak relasi juga termasuk hal yang baik?

Misal ada yang pamer, ya pahami aja kenapa dia pamer. Misal ada kawanmu yang kamu tahu banget hidupnya jauh dari kata cukup, lalu kini pamer kalau sekarang hidupnya dah enak, nggak bingung apa-apa lagi. Nah, kalau gitu, jangan anggap dia pamer (sekalipun dia memang berniat seperti itu). Justru kalian harusnya ikut bahagia.

Atau malah minta koneksi/kerjaan ke orang-orang yang pamer tadi. Siapa tahu malah dapat proyek baru bernilai besar setelah buka bersama. Who knows?

Ajang refreshing dari rutinitas

Kalau sedang suntuk perihal kerjaan, kegiatan mengenang masa lalu juga bisa jadi salah satu hal yang menyenangkan untuk dilakukan. Ketika kita bertemu teman-teman lama kita, bercerita perihal masa lalu selama bersekolah bisa jadi ajang refreshing kita. Kenakalan masa sekolah, kejadian-kejadian lucu masa sekolah, dan kisah-kisah menarik yang mungkin dulu kita tidak tahu sekarang bisa kita ketahui.

Percayalah, kalian nggak akan ada waktu buat dengerin yang pamer atau peduli sama yang pamer. Cerita kekonyolan masa muda di waktu buka bersama jauh menyita perhatianmu, coba aja sendiri.

Baca Juga:

Tolong Jangan Paksakan Joget Velocity dalam Agenda Buka Bersama, Plis Banget!

Saya Kapok Ikut Bukber! Cuma Kenyang Dipameri Lanyard Kantor dan Kesuksesan Teman-teman

Bertemu jodoh, mungkin?

Ini yang agak tabu, tapi mungkin bisa terjadi. Bagi kamu yang mungkin masih menjomblo sampai sekarang, mungkin bertemu kembali dengan teman-teman sekolah semasa sekolah bisa jadi jalan kamu menemukan jodohmu. Jodoh itu bisa datang dari mana saja bukan? Ya siapa tahu jodohmu bisa kamu temukan ketika kamu mengikuti buka bersama.

Tulisan ini tentu juga sangat subjektif dan tidak mengagung-agungkan kegiatan buka bersama. Tentu kegiatan buka bersama bisa banyak mudaratnya ketika kita memang terpaksa untuk mengikutinya. Apalagi jika sampai tidak salat magrib karena kegiatan tersebut. Itu juga jadi salah satu kenapa stigma negatif perihal buka bersama sering muncul. Namun, yang ingin ditekankan dalam tulisan ini adalah terkadang stigma di media sosial aktivitas buka bersama sepertinya terlalu berlebihan.

Kegiatan pamer-pamer pencapaian yang sering dibicarakan mungkin hanya oknum. Sama seperti istilah-istilah pemakaian diksi “oknum” dalam fenomena-fenomena lain. Sama seperti kegiatan-kegiatan ramadan lainnya, kegiatan buka bersama bisa banyak manfaatnya jika memang dilakukan dengan tujuan yang memang positif.

Lagian kenapa sih kalian fokus banget sama yang pamer?

Penulis: Aldi Cahyo Utomo
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Selalu Ada Pihak yang Nelangsa di Acara Buka Bersama

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 15 April 2023 oleh

Tags: Buka Bersamanegatif
Aldi Cahyo Utomo

Aldi Cahyo Utomo

Guru swasta asal Cilacap yang suka hobi baca fiksi dan nonton sepakbola (kalau main bola kurang jago). Punya target minimal 1 bulan tamat 1 buku.

ArtikelTerkait

bukber ramadan, kangen bukber

Bukber Biasa Saja

26 Mei 2019
Ritual Buka Bersama PNS yang Gitu-gitu Aja Terminal Mojok bukber

Tutorial Menolak Ajakan Bukber Menyebalkan yang Patut Dicoba

23 Maret 2023
jemaah tarawih sepi terus ramai lagi mojok

Alasan Jemaah Tarawih Ramai di Awal, Sepi di Tengah, dan Ramai Kembali di Akhir Ramadan. #TakjilanTerminal24

24 April 2021
bukber ramadan, kangen bukber

4 Alasan yang Bikin Kita Kangen Bukber

4 Mei 2020
Buka Bersama Diatur Satgas Covid-19 Terminal Mojok

Buka Bersama Diatur Satgas Covid-19: Kita Nggak Boleh Ngobrol

30 Maret 2022

Selalu Ada Pihak yang Nelangsa di Acara Buka Bersama

25 April 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Video Tukang Parkir Geledah Dasbor Motor di Parkiran Matos Malang Adalah Contoh Terbaik Betapa Problematik Profesi Ini parkir kampus tukang parkir resmi mawar preman pensiun tukang parkir kafe di malang surabaya, tukang parkir liar lahan parkir pak ogah

3 Perilaku Tukang Parkir dan Pak Ogah yang Bikin Saya Ikhlas Ngasih Duit 2000-an Saya yang Berharga

5 Februari 2026
Jatim Park, Tempat Wisata Mainstream di Malang Raya yang Anehnya Tetap Asyik walau Sudah Dikunjungi Berkali-kali Mojok.co

Jatim Park, Tempat Wisata Mainstream di Malang Raya yang Anehnya Tetap Asyik walau Sudah Dikunjungi Berkali-kali

6 Februari 2026
Dilema Punya Honda Mobilio: Nyaman Dikendarai dan Irit, tapi Kaki-Kaki Mobilnya Sering "Keseleo" Mojok.co

Dilema Punya Honda Mobilio: Nyaman Dikendarai dan Irit, tapi Kaki-Kaki Mobilnya Sering “Keseleo”

7 Februari 2026
Jakarta Selatan Isinya Nggak Cuma Blok M, Ada Pasar Minggu yang Asyik Nggak Kalah Asyik Dikulik Mojok.co

Pasar Minggu Harus Ikuti Langkah Pasar Santa dan Blok M Square kalau Tidak Mau Mati!

4 Februari 2026
Pantai Watu Bale, Tempat Wisata Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi Mojok.co

Pantai Watu Bale, Tempat Wisata Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi 

5 Februari 2026
5 Profesi yang Kelihatan Gampang, Padahal Nggak Segampang Itu (Unsplash)

5 Profesi yang Kelihatannya Gampang, Padahal Nggak Segampang Itu

4 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Lawson Slamet Riyadi Solo dan Sekutu Kopi: Jadi Tempat Ngopi, Jeda selepas Lari, dan Ruang Berbincang Hangat
  • Rayakan 20 Tahun Asmara, Ruzan & Vita Rilis Video Klip “Rayuanmu” yang Bernuansa Romansa SMA. Tayang di Hari Valentine!
  • Nasi Bekal Ibu untuk Saya yang Balik ke Perantauan adalah Makanan Paling Nikmat sekaligus Menguras Air Mata
  • Media Online Tak Seharusnya Anxiety pada AI dan Algoritma 
  • Pengangguran Mati-matian Cari Kerja, Selebritas Jadikan #OpenToWork Ajang Coba-coba
  • Orang Nggak Mau Dijuluki “Sinefil” karena Tahu Itu Ejekan, tapi Tetap Banyak yang Mengaku “Si Paling Film”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.