Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

BSI Benar-benar Bikin Nasabahnya Langsung Berasa “Kere Mendadak”

Muhamad Iqbal Haqiqi oleh Muhamad Iqbal Haqiqi
12 Mei 2023
A A
5 Hal yang Sering Ditutup-tutupi Soal Bank Syariah BSI

Bank Syariah Indonesia (Nyanews via Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Terhitung sejak Selasa, 9 Mei 2023 hingga tulisan ini dibuat, bank syariah kebanggaan pemerintah yaitu Bank Syariah Indonesia (BSI) masih berjibaku dengan persoalan pelayanannya yang error, baik secara offline maupun online melalui mobile banking. Terbaru, melalui akun instagram resminya, BSI mengumumkan layanan transaksi offline dengan ATM sudah dapat dilakukan. Tapi nyatanya ketika dicoba, masih saja bermasalah.

Mereka yang jadi nasabah BSI dengan gaya hidup cashless benar-benar langsung berasa jadi kere mendadak karena nggak bisa melakukan transaksi via mobile banking. Bahkan di story WA, seorang rekan yang bekerja di salah satu media nasional mengungkapkan kesalahannya karena dalam beberapa hari terakhir harus menyambung hidup dengan meminjam uang THR anaknya karena nggak bisa ngapa-ngapain dengan mobile banking BSI-nya.

Glorifikasi BSI yang berlebihan

BSI sejak resmi berdiri pada 2021 silam, memang tampak sekali diglorifikasi keberadaannya oleh banyak pihak. Khususnya oleh pemerintah dan yang pro pemerintah. Sehingga tampak bagus-bagus aja dan nggak punya kekurangan.

BSI yang embrionya berasal dari gabungan tiga bank HIMBARA yaitu Bank Mandiri Syariah (sebagai induk bank BSI), BNI Syariah dan BRI Syariah memiliki nasabah kurang lebih 17,78 juta dengan dana kelolaan dari Dana Pihak Ketiga mencapai 261, 56 triliun.

Pak Erick Thohir selaku menteri BUMN selalu membranding BSI sebagai sebuah pencapaian negara karena berhasil membentuk sebuah bank syariah terbesar di Indonesia. Asetnya peringkat 6 bila diurutkan dengan bank nasional lainnya dan menempati peringkat 14 di skala global. Peresmiannya saja langsung dihadiri oleh Presiden dan Wakil Presiden.

Bangga? Tentu sebagai masyarakat muslim Indonesia saya bangga menjadi nasabah bank syariah terbesar di negeri wakanda ini. Tapi, kebahagiaan itu lama-lama berubah jadi kesel karena merasakan berbagai layanannya yang medioker dan potongan adminnya untuk sejumlah transaksi yang terkesan lebih mahal ketimbang bank syariah swasta, misalnya BCA Syariah atau BNI Syariah (saat masih ada). Selain itu, overglorifikasi kebanggaan yang diterima BSI membuatnya seperti anak manja yang dalam persaingannya “kurang mandiri”. Banggain boleh, tapi jangan berlebihan dong.

Kita lihat sendiri sekarang, sebuah bank yang begitu di-anak emaskan terlihat gagap dalam menangani persoalan yang menyangkut sistem pelayanannya.

Dalih maintenance

Pihak BSI awalnya mengklaim bahwa permasalahan dalam layanan mereka merupakan bagian dari proses maintenance. Tentu saja klaim ini cuma pembelaan. Maintenance apa yang menghabiskan waktu hingga berhari-hari? Bank dalam aktivitas maintenancenya biasanya dilakukan ketika tengah malam saat minim transaksi. Bukan di siang hari di mana transaksi sedang padat-padanya.

Baca Juga:

BSI, Bank Syariah Terbesar yang Katanya Modern, tapi Bikin Nasabah Malu, Kesal, dan Terkadang Terhina

Sebagai Anak Muda, Ini Alasan Saya Memakai Bank Syariah Indonesia (BSI)

Banyak yang menduga bahwa permasalahan yang dialami oleh BSI merupakan bentuk dari serangan siber yang disebut ransomware.

Dilansir dari situs resmi Microsoft, ransomware merupakan jenis perangkat lunak berbahaya, atau program jahat, yang menyerang dengan menghancurkan atau memblokir akses ke data atau sistem penting. Gejala akibat virus ini adalah tidak terbacanya data dari device baik komputer, laptop, maupun handphone.

Serangan virus ini ibarat covid-19 yang menyerang kekebalan tubuh. Ketika kekebalan tubuh diserang akibatnya penyakit lain jadi muncul atau bertambah parah.

Persis seperti yang dialami BSI, seketika seluruh aktivitas mulai dari teller, CS, ATM, dan mobile banking lumpuh seketika. Saya nggak bisa bayangkan bagaimana orang-orang BSI yang bekerja sebagai frontliner harus tahan badan pasang wajah ramah menghadapi keluhan dan umpatan nasabah BSI.

Baca halaman selanjutnya

Sistem keamanan yang medioker

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 7 Juni 2023 oleh

Tags: bsigagapgangguanransomware
Muhamad Iqbal Haqiqi

Muhamad Iqbal Haqiqi

Mahasiswa Magister Sains Ekonomi Islam UNAIR, suka ngomongin ekonomi, daerah, dan makanan.

ArtikelTerkait

BSI, Bank Syariah Terbesar yang Katanya Modern, tapi Bikin Nasabah Malu, Kesal, dan Terkadang Terhina

BSI, Bank Syariah Terbesar yang Katanya Modern, tapi Bikin Nasabah Malu, Kesal, dan Terkadang Terhina

6 September 2025
Saya Katolik dan Pengguna BSI Mobile, Jadi Makin Tahu Arah Kiblat dan Takut Transaksi Haram Mojok.co

Saya Katolik dan Pengguna BSI Mobile, Jadi Makin Tahu Arah Kiblat dan Takut Transaksi Haram

19 Juni 2024
Surat Terbuka kepada Makhluk Gaib: Persetan Hidup Berdampingan, Hidup Kami Sudah Susah!

Surat Terbuka kepada Makhluk Gaib: Persetan Hidup Berdampingan, Hidup Manusia Sudah Susah!

17 Januari 2023
Operator Warnet 3 Ribu Sejam Lebih Jago ketimbang Kominfo (Unsplash)

Sungguh Memalukan, Operator Warnet 3 Ribu Sejam Ternyata Lebih Jago ketimbang PDN Kominfo yang Anggarannya 700 Miliar!

7 Juli 2024
Muhammadiyah Tarik Dana 15 Triliun dari BSI. Ada Apa? (Nyanews via Shutterstock.com)

Muhammadiyah Menarik Dana 15 Triliun dari BSI. Ada Apa Gerangan dan Bagaimana Menyikapinya?

12 Juni 2024
4 Aplikasi m-Banking yang Bikin Nasabah Makin Boros Terminal Mojok

4 Aplikasi m-Banking yang Bikin Nasabah Makin Boros

1 Oktober 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sidoarjo Bukan Sekadar "Kota Lumpur", Ia Adalah Tempat Pelarian Paling Masuk Akal bagi Warga Surabaya yang Mulai Nggak Waras

Lupakan Teori Kuliner PNS, di Sidoarjo Kasta Tertinggi Warung Makanan Enak Ditentukan oleh Orang-orang Waktu Bubaran Pabrik

27 Februari 2026
Rumah Dekat Lapangan Padel Adalah Lokasi Tempat Tinggal Paling Nggak Ideal Mojok.co

Rumah Dekat Lapangan Padel Adalah Lokasi Tempat Tinggal Paling Nggak Ideal

27 Februari 2026
Mari Mengenal Salah Satu ‘Keajaiban’ dalam Hidup: Compounding

Mari Mengenal Salah Satu ‘Keajaiban’ dalam Hidup: Compounding

25 Februari 2026
Mudik ke Jogja Itu Bukan Liburan tapi Kunjungan Kerja (Unsplash)

Mudik ke Jogja Itu Bukan Liburan tapi Kunjungan Kerja karena Semua Menjadi Budak Validasi, Bikin Saya Rindu Mudik ke Lamongan

24 Februari 2026
7 Destinasi Wisata Bantul yang Nggak Spesial dan Cukup Dikunjungi Sekali Seumur Hidup Mojok.co

7 Destinasi Wisata Bantul yang Nggak Spesial dan Cukup Dikunjungi Sekali Seumur Hidup

24 Februari 2026
Jalan Kertek Wonosobo, Jadi Pusat Ekonomi tapi Bikin Sengsara (Unsplash)

Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo Mematikan, tapi Pemerintah, Warga, hingga Ahli Klenik Saja Bingung Cari Solusinya

24 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Hal Paling Berat dari Mudik Bukan Pertanyaan atau Dibandingkan di Reuni Keluarga, Tapi Ortu Makin Renta dan Situasi Setelahnya
  • Gamplong Studio Alam, Tempat Wisata Sleman yang Unik, tapi Nggak Perlu Diulang Dua Kali
  • Anak Muda Jadi Ketua RT: Antara Kerja Kuli, Keikhlasan, dan Dewasa Sebelum Waktunya
  • Derita Punya Rumah Dekat Tempat Nongkrong Kekinian di Jogja: Cuma Bikin Emosi dan Nggak Bisa Tidur
  • Culture Shock Mahasiswa Kalimantan di Jawa: “Dipaksa” Srawung, Berakhir Tidak Keluar Kos dan Pindah Kontrakan karena Tak Nyaman
  • Mudik ke Desa Naik Motor usai Merantau di Kota: Dicap Gagal, Harga Diri Diinjak-injak karena Tak Sesuai Standar Sukses Warga

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.