Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Bosan Nyate? Ini Dia Rekomendasi Menu Olahan Daging Kurban yang Tak Kalah Lezat dan Menggiurkan

Ade Vika Nanda Yuniwan oleh Ade Vika Nanda Yuniwan
20 Juli 2021
A A
rekomendasi menu daging olahan saat idul adha

rekomendasi menu daging olahan saat idul adha

Share on FacebookShare on Twitter

Sudah jadi agenda wajib ketika perayaan hari raya Iduladha, menu olahan daging mendadak jadi primadona dan makanan sejuta umat yang muncul di daftar menu makanan. Daging yang biasanya dijual dengan harga mahal, di momen ini justru akan menjadi menu andalan para ibu rumah tangga selama berpekan-pekan lamanya, termasuk ibu saya. Ayem rasanya hati saya saat melihat freezer kulkas penuh dengan daging segar. Pemandangan yang jarang saya saksikan di hari-hari biasa. Kalau bukan hari raya Iduladha, ibu hanya gemar menstok tahu, tempe, dan paling banter menstok daging ikan atau ayam.

Dari beberapa menu olahan daging itu, yang paling digemari adalah sate. Saya yakin di desa kalian pasti banyak yang buru-buru bakar sate satu hari setelah Iduladha atau bahkan malam hari di hari penyembelihan. Kegiatan nyate itulah yang juga gemar dilakukan oleh para tetangga saya. Menu sate dipilih karena dianggap murah, praktis, dan lezat. Padahal sebenarnya, banyak juga olahan daging yang lezat, praktis, dan murah meriah. Berikut rekomendasi menu olahan daging itu.

Rekomendasi menu olahan daging pertama, serundeng daging

Menu olahan daging yang satu ini sangat praktis dan nggak butuh banyak bahan atau peralatan. Cocok buat kita-kita kaum nolep, tapi tetap pengin merayakan Iduladha secara paripurna. Untuk memasak serundeng daging, bahan yang kita butuhkan adalah kelapa parut, bawang merah, bawang putih, ketumbar, merica, pala dan jinten, gula merah dan bahan utamanya tentu daging.

Ah nggak praktis, harus memarut kelapa dulu. Eits, kata siapa? Di pasar kita bisa langsung beli kelapa parut yang siap pakai.

Selain mudah cara memasaknya, menu ini juga sangat rendah kalori. Serundeng daging dimasak dengan cara ditumis beserta bumbunya. Sedangkan kelapa parut disangrai hingga teksturnya kering dan kecokelatan. Setelah itu barulah keduanya dicampur dan disangrai bersamaan hingga merata.

Rekomendasi menu olahan daging kedua, bakso

Bakso menjadi menu alternatif saat lebaran haji selain sate. Menu ini adalah menu andalan Ibu, karena selain cara masaknya tidak terlalu sulit dan cukup ekonomis, adonan bakso bisa tahan lama hingga kurang lebih tiga hari jika disimpan di dalam kulkas. Jika di hari biasa kita hanya bisa memakan bakso tanpa tahu bagaimana cara membuatnya, di Iduladha kita bisa lho mengolah daging kurban dengan menu berkuah satu ini.

Cukup bawa daging kurban ke kios penggilingan daging di pasar. Harga jasa penggilingan daging biasanya berkisar 15 ribu hingga 20 ribu, itu sudah termasuk bumbu adonan bakso. Setelah membawa pulang adonan bakso, bagian paling menyenangkan selanjutnya adalah mencetak adonan itu berbentuk bulat. Yap, bikin pentol! Belum pernah ngerasain sensasi bikin pentol? Cobain deh, apalagi bikinnya bareng keluarga. Makan bakso buatan sendiri lebih nikmat karena bikinnya dengan cara kekeluargaan, hehe~

Rekomendasi menu olahan daging ketiga, daging barbeku

Ini nih alternatif menu olahan daging yang paling mirip dengan sate. Bagi kalian yang malas nyate karena bau sangit, bikin daging barbeku adalah jalan ninja! Daging barbeku dimasak di atas grill-pan dengan bumbu pedas seperti balado, pedas manis, black pepper, keju, atau bumbu lainnya sesuai dengan selera kamu.

Baca Juga:

Alasan Sate Klopo Surabaya Masih Kalah Populer dari Sate Madura, padahal Sama-sama Enak

Kapok Naik PO Handoyo Kelas Eksekutif, Niat Cari Kenyamanan dengan Bayar Mahal Malah Berakhir Trauma dan Menderita

Tapi, gimana dong kalau pengin makan daging rasa bumbu kacang?

Bisa juga! Kalian cukup olesi daging dengan kecap asin sembari dipanggang di atas grill-pan. Tunggu hingga daging matang merata. Lalu campurkan bumbu kacang dengan takaran sesuai kalian saat daging akan disantap. Keuntungan masak daging barbeku adalah kita nggak perlu repot-repot menyiapkan arang, tungku pembakar, kipas, dan tusuk sate. Simpel kan? Eh kok saya jadi tergiur?

Rekomendasi menu olahan daging keempat, nasi kebuli daging kambing/sapi

Lebaran haji makin pas kalau kita masak menu olahan daging ala Timur Tengah. Meskipun tidak naik haji sungguhan, makan nasi kebuli daging kambing bisa menghadirkan sensasi makan di resto timur tengah. Agak berlebihan sih, tapi nasi kebuli memang enak. Berbekal beberapa potongan besar daging kambing atau sapi, kalian perlu mencampurkan cita rasa dari nasi, bawang merah, bawang putih, bawang bombay, kayumanis, pala, cengkeh, garam, dan ketumbar.

Untuk menu yang satu ini memang butuh lebih banyak rempah-rempah. Tapi, jika kamu berhasil memasaknya, nasi kebuli daging yang nikmat akan mengantarmu terbang ke negara-negara di Timur Tengah.

Kalau gagal gimana? Saya sarankan masaknya didampingi para ahli atau sambil streaming YouTube cara masak nasi kebuli juga boleh. Yang penting jangan ekspektasi terlalu tinggi kalau baru pertama kali masak menu satu ini.

Rekomendasi menu olahan daging kelima, kwetiau daging sapi

Kalau sebelumnya menu Timur Tengah, menu kali ini adalah menu Asia yang bisa sekali kalian coba. Apakah menu itu? Jeng jeng jengggg… Kwetiau daging sapi. Hah emang enak? Asal bikinnya niat, rasanya pasti nggak terlalu mengecewakan kok.

Apa saja bahan yang dibutuhkan? Bahan primer yang perlu kita siapkan adalah daging sapi. Yap! Tidak lain dan tidak bukan, namanya juga kwetiau daging sapi. Pasti ada daging sapinya. Bahan selanjutnya yang harus disiapkan adalah kwetiau basah, minyak wijen, saus tiram, tepung sagu, bawang putih, tauge, dan garam.

Supaya lebih nikmat, tambahkan juga sayur seperti sawi dan kubis. Jangan masak sayur terlalu lama. Sayur setengah matang akan lebih nikmat disajikan di atas kwetiau daging sapi.

Selain kelima makanan di atas sebenarnya masih banyak menu alternatif olahan daging selain sate yang tak kalah menggiurkan. Kalau menurut kalian apa? Oh ya, selamat hari raya Iduladha bagi kalian yang merayakan.

BACA JUGA Merayakan Idul Adha sebagai Minoritas di Jepang atau tulisan Ade Vika Nanda Yuniwan lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 28 September 2021 oleh

Tags: daging kurbanidul adhaKuliner TerminalLebaransate
Ade Vika Nanda Yuniwan

Ade Vika Nanda Yuniwan

Pekerja literasi yang mencintai buku, anak-anak, dan pendidikan. Suka berdiskusi sambil nulis ringan untuk isu-isu yang di sekelilingnya.

ArtikelTerkait

baju lebaran

Yang Dianjurkan Rasulullah itu Beli Baju Lebaran untuk Anak Yatim Bukan buat Diri Sendiri

22 Mei 2020
Sate Kampret, Kuliner Malam Legendaris Jombang yang Namanya Bikin Salah Paham

Sate Kampret, Kuliner Malam Legendaris Jombang yang Namanya Bikin Salah Paham

12 Juli 2023
Mie Gaga 100: Samyang Versi Indonesia yang Sayang untuk Dilewatkan terminal mojok.co

Mie Gaga 100: Samyang Versi Indonesia yang Sayang untuk Dilewatkan

29 Mei 2021
9 Kasta Tertinggi Takjil yang Paling Sering Diperebutkan Pembeli Mojok.co

9 Kasta Tertinggi Takjil yang Paling Sering Diperebutkan Pembeli

22 Februari 2026
sate kuda daging kuda sate mojok

Pengalaman Menikmati Empuk dan Gurihnya Sate Kuda

11 November 2020
Bagi-bagi Hampers Lebaran Bukan Budaya Kami Orang Desa. Budaya Kami Adalah Munjung mojok.co

Bagi-bagi Hampers Lebaran Bukan Budaya Kami. Budaya Kami Adalah Bagi-bagi Munjung

11 April 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pengalaman Mendaki Pertama Kalinya dan Nekat Langsung ke Lawu: Sebuah Kesalahan yang Nggak Bikin Saya Menyesal gunung lawu

3 Perilaku Pendaki Gunung Lawu yang Bikin Geleng-geleng, Eksklusif dari Penjaga Basecampnya Langsung

9 Mei 2026
Sisi Gelap FISIP, Mahasiswanya Jarang Baca dan Dosennya Sibuk Berpolitik Terminal

FISIP Kehilangan “Taring” karena Mahasiswanya Jarang Baca dan Dosennya Sibuk Berpolitik 

7 Mei 2026
Dilema Jawa Murtad di Gunungkidul Lidah Sumatra Jadi Petaka (Wikimedia Commons)

Dilema “Jawa Murtad” di Gunungkidul: Ketika Lidah Sumatra Menjadi Petaka

7 Mei 2026
4 Spot Healing Murah Meriah yang Bikin Hidup di Semarang Jadi Mendingan  Mojok.co

4 Spot Healing Murah Meriah yang Bikin Hidup di Semarang Jadi Mendingan 

6 Mei 2026
Sudah Saatnya Purworejo Turunkan Ego dan Belajar dari Kebumen daripada Semakin Tertinggal Mojok.co magelang

Tutorial Menyelamatkan Purworejo: Jiplak Saja Wisata Kebumen dan Cara Magelang Menciptakan Lapangan Kerja

6 Mei 2026
Toilet Rumah Sakit Memang Bersih, tapi Tubuh Saya "Menolak" dan Tidak Bisa Buang Air di Sana

Toilet Rumah Sakit Memang Bersih, tapi Tubuh Saya “Menolak” dan Tidak Bisa Buang Air di Sana

7 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Jebakan Ilusi PayLater: Anak Muda Pilih Bayar Gengsi dengan Pendapatan yang Belum Ada
  • Lulus Sarjana Dapat Tawaran Beasiswa S2 dari Rektor, Elpanta Pilih Langsung Kerja sebagai Pegawai Tetap di Unesa
  • Meski Hanya Diikuti 4 Tim tapi Atmosfer Campus League Basketball Samarinda Tetap Kompetitif, Universitas Mulawarman Tak Terbendung
  • Efek Gym: Dari Dihina “Babi” karena Gendut dan Jelek bikin Lawan Jenis Gampang Mendekat, Tapi Tetap Sulit Nemu yang Tulus
  • Tongkrongan Bapak-Bapak di Desa: Obrolan Sering Ngawur, Kadang Nggak Berfaedah, tapi Saya Harus Gabung demi “Harga Diri” Keluarga
  • Setelah Punya Anak Sadar “Nongkrong Basi-Basi” Itu Nggak Guna: Rela Dicap Suami Takut Istri, karena Urusan Keluarga Memang di Atas Segalanya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.