Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Bogor, Kota yang Nanggung karena Sulit Dijangkau Transportasi Umum, Harus Mampir Jakarta Dulu!

Muhamad Iqbal Haqiqi oleh Muhamad Iqbal Haqiqi
16 November 2025
A A
Hidup di Bogor Itu Nggak Seindah yang Ada di Bayanganmu, Udah Panas, Macet, Chaos! jakarta

Hidup di Bogor Itu Nggak Seindah yang Ada di Bayanganmu, Udah Panas, Macet, Chaos! (Ammar Andiko via Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Tapi secara geografis, terutama jalur kereta, Bogor ini memang nanggung. Dulu dia sempat punya peran lebih besar sebagai titik penting jalur kereta, sekarang praktis identitasnya direduksi jadi “ujung KRL”.

Bagi orang luar Jawa Barat, kondisi ini memang ribet. Bawa barang banyak, sama keluarga, ditambah anak-anak, kemudian harus menerima kenyataan kereta yang ditumpangi hanya berhenti sampai Jakarta. Selanjutnya harus pindah ke KRL. Harus beli kartu KRL atau topup e-money, antre lagi, masuk gerbong yang berpotensi lebih padat, terus menjalani rute tambahan satu sampai dua jam dengan posisi berdiri lagi.

Perjalanan jauh yang harusnya selesai dengan dramatis di sebuah stasiun kota tujuan, malah berakhir dengan fase mode survival + sabar di KRL.

Bus pun sama saja

Dari sisi bus AKAP juga kurang lebih punya gambaran yang hampir sama. Bogor memang punya terminal seperti Baranangsiang yang melayani beberapa bus AKAP, tapi pilihan armada yang langsung dari kota-kota besar seperti Solo, Yogya, Surabaya, atau bahkan Malang sangat terbatas. Alasannya ya sama dengan kereta, bus AKAP lebih banyak berhenti di Jakarta.

Sebab di sanalah terminal besar itu ada. Mulai dari Pulo Gebang, Lebak Bulus, Kampung Rambutan, Kalideres. Terminal tersebut jadi magnet utama rute dari Jawa Tengah dan Timur. Mayoritas PO pun akhirnya lebih tertarik menempel ke Jakarta karena penumpangnya banyak, jalur tol langsung, dan secara bisnis lebih masuk akal. Pada akhirnya, banyak penumpang memilih, “Sudah, ke Jakarta dulu saja, nanti dari sana sambung.” Secara logika perjalanan, Bogor selalu hadir sebagai fase kedua, bukan destinasi final.

Kalau Jabodetabek itu diibaratkan rumah, nah Bogor ini seperti ruangan tambahan di belakang rumah yang aksesnya tidak pernah didesain langsung dari luar. Jadi kalau mau ke belakang ya harus lewat depan dan dalam rumah (Jakarta) dulu. Lagi-lagi, alasannya memang karena Bogor dirasa terlalu dekat dengan Jakarta.

Tapi status kedekatannya ini jadi semacam kutukan. Sebab, dia tidak pernah dianggap perlu punya jalur besar sendiri. Dia cukup dengan numpang hidup di ujung jaringan KRL dan beberapa trayek bus yang jumlahnya terbatas.

Bikin ribet pendatang

Sebagai pendatang, seseorang jadi harus diribetin dengan detail-detail kecil, mulai dari berganti transportasi, kemudian waspada dengan terus memeluk tas dengan erat, mata harus lebih awas, dengan ritme perjalanan berubah dari “tur antar kota” menjadi mobilitas harian.

Baca Juga:

Liburan ke Jakarta Bikin Saya Makin Cinta Semarang dan Bersyukur Kuliah di Sana

Lulusan S2 Merantau ke Jakarta Sudah 3 Tahun: Kini Tidak Lagi Memikirkan Mimpi tapi Cara Bertahan Hidup dan Tetap Waras

Pada akhirnya, Bogor memang kota yang punya identitas kuat sebagai kota hujan, kota wisata, kota kampus, tapi di peta transportasi jarak jauh, namanya terasa asing. Setiap orang yang ingin datang harus siap menerima syarat tak tertulis, harus turun Jakarta dulu, baru boleh ke Bogor.

Penulis: Muhamad Iqbal Haqiqi
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Melihat Sisi Lain Jombang yang Nggak Diketahui Orang Banyak, Saya Tulis supaya Nggak Ada Lagi yang Salah Kaprah

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 16 November 2025 oleh

Tags: bogorbus ke bogorJakartakereta dari jakarta ke bogorkereta ke bogor
Muhamad Iqbal Haqiqi

Muhamad Iqbal Haqiqi

Mahasiswa Magister Sains Ekonomi Islam UNAIR, suka ngomongin ekonomi, daerah, dan makanan.

ArtikelTerkait

Saya Lebih Suka Halte Bundaran HI yang Dulu: Minimalis tapi Tetap Estetis

Saya Lebih Suka Halte Bundaran HI yang Dulu: Minimalis tapi Tetap Estetis

6 September 2023
Bintara, Jalur Penghubung Bekasi dan Jakarta Paling Cepat Sekaligus Paling Horor di Antara Jalur Lainnya

Bintara, Jalur Penghubung Bekasi dan Jakarta Paling Cepat Sekaligus Paling Horor di Antara Jalur Lainnya

24 Mei 2025
Flyover Kalibata Pantas Dinobatkan sebagai Salah Satu Flyover Ruwet di Jakarta Mojok.co

Flyover Kalibata Pantas Dinobatkan sebagai Flyover Paling Ruwet di Jakarta

8 Agustus 2024
17 Rekomendasi Street Food di Jakarta Duit Cekak Tetap Bisa Makan Enak Bagian 2 Terminal Mojok

17 Rekomendasi Street Food di Jakarta: Duit Cekak Tetap Bisa Makan Enak (Bagian 2)

7 Juli 2022
Ciputat Timur, Tempat Tinggal Terbaik bagi Pekerja Rantau Jakarta yang Memilih Hidup Pas-pasan

Ciputat Timur, Tempat Tinggal Terbaik bagi Pekerja Rantau Jakarta yang Memilih Hidup Pas-pasan

15 April 2024
Stasiun Bogor, Stasiun yang Ramah Angkutan Umum dan Ojek Online

Stasiun Bogor, Stasiun yang Ramah Angkutan Umum dan Ojek Online

20 November 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Honda Spacy: “Produk Gagal” Honda yang Kini Justru Diburu Anak Muda

Honda Spacy: “Produk Gagal” Honda yang Kini Justru Diburu Anak Muda

19 Februari 2026
Al Waqiah, Surah Favorit Bikin Tenang Meski Kehilangan Uang (Unsplash)

Al Waqiah, Surah Favorit yang Membuat Saya Lebih Tenang Meski Kehilangan Uang

20 Februari 2026
Motor Keyless Memang Terlihat Canggih dan Keren, tapi Punya Sisi Merepotkan yang Bikin Pengendara Hilang Kepercayaan Mojok.co

Motor Keyless Memang Terlihat Canggih dan Keren, tapi Punya Sisi Merepotkan yang Bikin Pengendara Hilang Kepercayaan

19 Februari 2026
QRIS Masuk Desa, yang Ada Cuma Ribet dan Cepat Miskin (Unsplash)

QRIS Masuk Desa, yang Ada Cuma Keribetan dan Bikin Cepat Miskin

19 Februari 2026
Jalan Mojokerto Mulai Banyak yang Berlubang, Gus Barra, Njenengan di Mana?

Jalan Mojokerto Mulai Banyak yang Berlubang, Gus Barra, Njenengan di Mana?

20 Februari 2026
Jalur Klemuk Kota Batu, Jalur Alternatif ke Pujon Malang yang Bikin Waswas Wisatawan, Jalur Maut yang Tak Digubris Pemerintah!

Jalur Klemuk Kota Batu, Jalur Alternatif ke Pujon Malang yang Bikin Waswas Wisatawan, Jalur Maut yang Tak Digubris Pemerintah!

21 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Muak Buka Bersama (Bukber) sama Orang Kaya: Minus Empati, Mau Menang Sendiri, dan Suka Mencaci Maki bahkan Meludahi Makanan
  • Salut dengan Ketahanan Yamaha Mio Sporty 2011, tapi Maaf Saya Sudah Tak Betah dan Melirik ke Versi Baru
  • Mall Kokas, Tempat Paling Membingungkan di Jakarta Selatan: Bikin Pekerja “Mati” di Jalan, tapi Diminati karena Bisa Cicipi Gaya Hidup Elite
  • Mobil Pribadi Pilihan Terbaik Buat Mudik Membelah Jawa: Pesawat Terlalu Mahal, Sementara Tiket Kereta Api Ludes Dibeli “Pejuang War” KAI Access
  • Pemilik Kos di Jogja Muak dengan Tingkah Mahasiswa Jakarta: Tak Tahu Diri dan Ganggu Banget, Ditegur Malah Serba Salah
  • Niat Daftar LPDP Berujung Kena Mental, Malah Diserang Personal oleh Pewawancara dan Tak Diberi Kesempatan Bicara

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.