Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Bikin Bawang Goreng Homemade Itu Nggak Semudah yang Dibayangkan

Laksmi Pradipta Amaranggana oleh Laksmi Pradipta Amaranggana
9 Mei 2023
A A
Bikin Bawang Goreng Homemade Itu Nggak Semudah yang Dibayangkan

Bikin Bawang Goreng Homemade Itu Nggak Semudah yang Dibayangkan (Midori via Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Di Indonesia ada banyak sekali sajian kuliner yang membutuhkan bawang goreng sebagai bahan pelengkapnya. Makanan yang sudah enak akan terasa jauh lebih sedap kalau ditambahkan bawang goreng. Mau ditaburkan di berbagai makanan pun rasanya akan masuk ke lidah kita.

Sekilas, bumbu tabur ini tampak sederhana dan mudah dibuat. Sayangnya, pembuatannya nggak semudah itu, Gaes. Kalian yang suka memasak, pasti pernah kepingin membuat bawang goreng sendiri di rumah sebagai taburan untuk sajian makanan. Ini juga yang terjadi pada saya dan nenek saya beberapa waktu lalu.

Sebagai orang awam, saya pikir membuat bawang goreng homemade ya tinggal mengiris tipis bawang merah, lalu menggorengnya begitu saja. Akan tetapi, alih-alih seperti bawang goreng kemasan yang siap makan, hasil yang saya dapatkan justru bikin kececwa. Ternyata bukan cuma saya yang kecewa ketika membuat sendiri di rumah, banyak juga orang yang mengalami hal serupa. Biasanya orang akan mengeluhkan tekstur bawang yang jadi lembek, rasanya yang pahit, hingga menghitam. Kira-kira kenapa bisa begitu, ya?

Jangan asal pilih bawang merah

Selama ini, kalau berbelanja di pasar, kita tinggal beli bawang yang sesuai persediaan. Toh, sama-sama bawang merah. Namun, ternyata ini keliru, lho.

Rupanya bawang merah yang biasa dijual di pasar memang kurang sedap jika digunakan untuk membuat bawang goreng. Jenis bawang merah lokal umumnya memang cuma digunakan sebagai bumbu dapur, bukan digunakan untuk olahan lainnya. Maka tak heran kalau ada yang mengeluhkan rasa bawang goreng yang dibuat jadi pahit. Kalau pengin mendapatkan bawang merah dengan rasa manis, kita bisa membeli jenis bawang merah Brebes atau Sumenep.

Harus dikeringkan sebelum digoreng

Membuat bawang goreng nggak sesederhana diiris tipis lalu digoreng, Gaes. Hasilnya bakal sia-sia saja karena tekstur bawang jadi lembek. Apalagi umbi lapis ini memang punya kadar air yang tinggi. Sayang banget kan kalau udah beli bawang merah seabrek-abrek tapi gagal jadi bawang goreng yang kriuk.

Biar bisa lumayan krispi, ada tahap pengeringan terlebih dahulu. Untuk tahap ini kita kudu teliti. Kita harus meletakkan irisan bawang satu per satu supaya nggak tumpang tindih. Setelah itu, irisan bawang merah diangin-anginkan dulu minimal selama 15 menit, baru digoreng. Udah terdengar ribet belum?

Suhu minyak goreng wajib disesuaikan

Keribetannya belum berhenti sampai di situ, Gaes. Proses penggorengan bawang pun cukup tricky. Banyak orang yang mengeluh bawang gorengnya gosong karena minyak yang terlalu panas. Tapi kalau digoreng di minyak yang belum panas, bawang jadi menyerap minyak. Bingung nggak tuh?

Baca Juga:

Dosa Indomie Ayam Bawang: Nggak Ada Bawang Goreng sebagai Pelengkap

Sebagai Anak Kos, Saya Muak Lihat Konten TikTok Rp10 Ribu Sehari untuk 3 Kali Makan. Nggak Masuk Akal!

Nah, di tahap ini kita harus pintar-pintar memainkan api kompor. Kalau dirasa sudah terlalu panas, kecilkan api dan jangan langsung memasukkan bawang ke dalam minyak. Selain itu, waktu mengangkatnya juga harus tepat. Bumbu tabur satu ini harus diangkat saat warnanya masih kuning kecokelatan biar nggak gosong.

Proses penirisan lebih dari sekali

Bawang yang sudah digoreng bukan berarti bisa langsung dimasukkan ke dalam stoples, Gaes. Kesalahan ini cukup umum dilakukan orang-orang. Jika sudah matang, kita harus meniriskannya sampai minyaknya benar-benar tiris dan dikeringkan lagi menggunakan tisu dapur atau kertas roti untuk menyerap kelebihan minyak.

Kalau minyaknya sudah tiris, diamkan bawang sampai benar-benar dingin. Karena kalau dimasukkan begitu saja saat masih panas ke dalam stoples, risikonya bikin bawang goreng cepat lembek dan malah berbau tengik.

Sekarang kebayang kan betapa sulitnya bikin bawang goreng homemade? Jadi, kalau kalian nggak mau ribet, ya mending beli yang sudah jadi saja daripada membuatnya sendiri di rumah. Tapi, kalau kalian telaten dan punya banyak waktu, kalian bisa mencoba hal-hal di atas supaya bawang goreng kalian berhasil. Ingat, untuk mendapatkan bawang goreng yang krispi, gurih, sekaligus manis, kalian harus berani trial and error, ya. Semangat, Gaes!

Penulis: Laksmi Pradipta Amaranggana
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 7 Makanan Berkuah Homemade yang Cocok Disantap di Musim Hujan.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 9 Mei 2023 oleh

Tags: bawang gorenghomemadeMasak
Laksmi Pradipta Amaranggana

Laksmi Pradipta Amaranggana

Penulis asal Pati yang menyukai isu-isu kedaerahan

ArtikelTerkait

Biar Makan Sahur dan Buka Puasamu Mudah, Sediakan Bahan Ini di Rumah

28 April 2020
wajan stainless steel terminal mojok

Tips Menggunakan Wajan Stainless biar Masakanmu Nggak Lengket

24 Maret 2021
Mengulek Bumbu Adalah Kegiatan yang Bikin Saya Malas Masak

Mengulek Bumbu Adalah Kegiatan Paling Menyebalkan dan Bikin Malas Masak

27 Maret 2023
4 Dosa Saat Masak Nasi Goreng yang Nggak Disadari Terminal Mojok

4 Dosa Saat Masak Nasi Goreng yang Nggak Disadari Banyak Orang

22 Juli 2022
Tradisi Kupatan sebagai Tanda Berakhirnya Hari Lebaran Masa Lalu Kelam Takbir Keliling di Desa Saya Sunah Idul Fitri Itu Nggak Cuma Pakai Baju Baru, loh! Hal-hal yang Dapat Kita Pelajari dari Langgengnya Serial “Para Pencari Tuhan” Dilema Mudik Tahun Ini yang Nggak Cuma Urusan Tradisi Sepi Job Akibat Pandemi, Pemuka Agama Disantuni Beragama di Tengah Pandemi: Jangan Egois Kita Mudah Tersinggung, karena Kita Mayoritas Ramadan Tahun Ini, Kita Sudah Belajar Apa? Sulitnya Memilih Mode Jilbab yang Bebas Stigma Kenapa Saf Tarawih Makin Maju Jelang Akhir Ramadan? Kenapa Kita Sulit Menerima Perbedaan di Media Sosial? Masjid Nabawi: Contoh Masjid yang Ramah Perempuan Surat Cinta untuk Masjid yang Tidak Ramah Perempuan Campaign #WeShouldAlwaysBeKind di Instagram dan Adab Silaturahmi yang Nggak Bikin GR Tarawih di Rumah: Ibadah Sekaligus Muamalah Ramadan dan Pandemi = Peningkatan Kriminalitas? Memetik Pesan Kemanusiaan dari Serial Drama: The World of the Married Mungkinkah Ramadan Menjadi Momen yang Inklusif? Beratnya Menjalani Puasa Saat Istihadhah Menghitung Pengeluaran Kita Kalau Buka Puasa “Sederhana” di Mekkah Apakah Menutup Warung Makan Akan Meningkatkan Kualitas Puasa Kita? Kenapa Saf Tarawih Makin Maju Jelang Akhir Ramadan? Apakah Menutup Warung Makan Akan Meningkatkan Kualitas Puasa Kita? Mengenang Serunya Mengisi Buku Catatan Ramadan Saat SD Belajar Berpuasa dari Pandemi Corona Perlu Diingat: Yang Lebih Arab, Bukan Berarti Lebih Alim Nonton Mukbang Saat Puasa, Bolehkah? Semoga Iklan Bumbu Dapur Edisi Ramadan Tahun Ini yang Masak Nggak Cuma Ibu

Semoga Iklan Bumbu Dapur Edisi Ramadan Tahun Ini yang Masak Nggak Cuma Ibu

29 April 2020
Sebagai Anak Kos, Saya Muak Lihat Konten TikTok Rp10 Ribu Sehari untuk 3 Kali Makan. Nggak Masuk Akal!

Sebagai Anak Kos, Saya Muak Lihat Konten TikTok Rp10 Ribu Sehari untuk 3 Kali Makan. Nggak Masuk Akal!

24 September 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Kebohongan Tentang Indomaret yang Perlu Diluruskan (Unsplash)

4 Kebohongan Tentang Indomaret yang Perlu Diluruskan

4 Februari 2026
Petaka Terbesar Kampus- Dosen Menjadi Joki Skripsi (Pixabay)

Normalisasi Joki Skripsi Adalah Bukti Bahwa Pendidikan Kita Memang Transaksional: Kampus Jual Gelar, Mahasiswa Beli Kelulusan

4 Februari 2026
4 Aib Guci Tegal yang Membuat Wisatawan Malas ke Sana Mojok.co

Objek Wisata Guci Tegal Harus Bangkit karena Kabupaten Tegal Tak Ada Apa-Apanya Tanpa Guci

2 Februari 2026
5 Menu Seasonal Indomaret Point Coffee yang Harusnya Jadi Menu Tetap, Bukan Cuma Datang dan Hilang seperti Mantan

Tips Hemat Ngopi di Point Coffee, biar Bisa Beli Rumah kayak Kata Netijen

3 Februari 2026
Es Teh Jumbo Cuan, tapi Jualan Gorengan Bikin Saya Bisa Kuliah (Unsplash)

Bisnis Kecil Seperti Gorengan dan Es Teh Jumbo Dipandang Remeh Nggak Bakal Cuan, Padahal Berkat Jualan Gorengan Saya Bisa Kuliah

2 Februari 2026
Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat Mojok.co

Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat

2 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers
  • Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif
  • Blok M, Tempat Pelarian Pekerja Jakarta Gaji Pas-pasan, Tapi Bisa Bantu Menahan Diri dari Resign
  • Derita Punya Pasangan Hidup Sandwich Generation sekaligus Mertua Toxic, Rumah Tangga bak Neraka Dunia
  • Film “Surat untuk Masa Mudaku”: Realitas Kehidupan Anak Panti dan Lansia yang Kesepian tapi Saling Mengasihi
  • Lulusan Sarjana Nekat Jadi Pengasuh Anak karena Susah Dapat Kerja, Kini Malah Dapat Upah 450 Ribu per Jam

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.