Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Betapa Mulia dan Tabah Kaum ‘AoT’ Anime Only

Fadlir Nyarmi Rahman oleh Fadlir Nyarmi Rahman
3 Maret 2021
A A
spoiler aot MAPPA terpesona Mengulik Persamaan Menkes Budi Gunadi dan Reiner Braun dari Attack on Titan  terminal mojok.co

Mengulik Persamaan Menkes Budi Gunadi dan Reiner Braun dari Attack on Titan  terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Tak bisa dimungkiri, serial Attack on Titan semakin digandrungi lebih banyak orang semenjak rilis dalam versi anime dengan tajuk “The Final Seasons”. Tentu ini kabar baik dan perlu disyukuri, karena semakin banyak orang yang terkontaminasi tontonan berkualitas.

Namun, di antara banyaknya penonton itu, telah terbagi jadi dua kubu. Pertama, kaum terdepan karena mengikuti manganya juga. Kedua, kaum anime only, yang mengikuti versi anime saja. Yang di antaranya memiliki keuntungan dan kerugian masing-masing.

Nah, dalam gegap gempita AoT di mana pun, terutama di media sosial, kaum pertama itu banyak yang menyebalkan. Kadang tanpa diminta, mereka memaparkan spoiler dan merasa superior sebab lebih mengetahui isi cerita yang akan tayang di anime. Ya kaya abang jago gitu, deh. Malesin. Maka, kaum yang kedua, yaitu kaum anime only, hanya bisa tabah menyaksikan senioritas tersebut. Sesuatu yang nggak bisa dimiliki setiap orang, dan hanya insan-insan terpilihlah yang sanggup menjalankan tirakat keras ini.

Nggak percaya? Nih saya kasih studi kasusnya.

Pertama, mereka adalah korban spoiler struktural, sebab bocoran-bocoran dari manga bertebaran di banyak platform. Seperti kemiskinan di Indonesia, spoiler pun sulit dihindari. Dan, untuk bisa bertahan dalam keadaan itu, tentu butuh rohani yang jernih serta enggan tergesa-gesa khas kelabilan remaja.

Dalam konteks AoT, tentu mereka lebih tabah lagi sebab—apalagi sekarang—serial ini seperti menjadi perbincangan siapa saja, selalu ramai. Dan karena itu, spoiler makin bertebaran tanpa bisa difilter lagi. Pokoknya, nggak sengaja ngeklik konten yang mengandung spoiler sudah menjadi kesialan sehari-hari mereka.

Bukan apa nih, tapi mereka yang kaum manga apa kuat menghadapi semua itu? Mustahil deh kayaknya. Sebab, saya yakin pembaca manganya kenal AoT dari anime dulu, namun karena jeda per musim lumayan lama, maka mereka memutuskan mengintip manganya dan malah keterusan. Iya, kan? Ngaku saja, deh.

Kedua, meski menjadi korban spoiler, mereka tetap bisa konsisten untuk menahan rasa penasarannya. Mereka tak mau bernafsu karena mengamini bahwa eksekusi dalam bentuk anime akan lebih menggairahkan, apalagi di season terakhir ini digarap oleh MAPPA Studio yang keren itu.

Baca Juga:

Rumbling dalam Attack on Titan: Terlihat Benar karena Ceritanya Memang Bermasalah

Saya Setuju dengan Eren, Rumbling Adalah Solusi

Padahal jika mau membayangkan, ini adalah tirakat yang sangat sulit. Misal pada awal bulan kemarin saat Zeke Yeager menjadi trending di Twitter karena manga rilisan terbaru, sebagai fansnya bagaimana nggak penasaran coba? Tapi, untungnya ya tadi, mereka punya ketabahan tak tertandingi sehingga tak tergoda dan ikut heboh.

Selain itu, ibarat manga adalah tempe (bahan dasar), maka animenya adalah mendoan, bentuk sempurna dari pengolahannya. Jadi, ketabahan untuk makan dalam bentuk yang lebih nikmat itu sangat masuk akal. Justru aneh jika menuruti nafsu dan “memakan” mentah-mentah manga sebelum jadi bentuk anime.

Ketiga, berdasarkan dua hal di atas maka kaum anime only adalah rombongan yang tertinggal. Dalam konteks AoT, forum pembahasan kisah di grup Facebook atau menfess Twitter kebanyakan diambil dari bagian manga yang belum tayang di anime. Sebagai fans, siapa pun pasti ingin ikutan dalam pembahasan, tapi sungguh malang mereka hanya bisa tolah-toleh karena ketinggalan banyak hal.

Meski demikian, mereka adalah kaum yang beruntung. Sebab, layaknya makmum masbuk atau jamaah yang ketinggalan rakaat dalam salat berjamaah, mereka (konon dan semoga) tetaplah akan mendapat pahala yang sama. Betapa hoki, ya. Wqwqwq.

Pengibaratan itu tentu bukan tanpa alasan, dan malah suatu kebetulan yang hebat. Begini, kita sebagai fans AoT sama-sama tahu bahwa rampungnya manga dan anime dijadwalkan berbarengan pada April. Jadi, meski dalam hal start dan seiring perjalanannya teringgal, mereka tetap akan tiba di garis finish dalam waktu yang sama. Ha, apa nggak beruntung banget tuh? Nggak harus buru-ngikutin manga, eh malah animenya nyampe bareng.

Yah, meskipun tetap saja sih mereka kerap dianggap kelompok yang, nggak terdepan, terluar, dan tertinggal. Tapi, untuk apalah menjadi yang paling dulu mengetahui sesuatu jika tidak memiliki ketabahan dan kemuliaan dalam kehidupan. Bukan begitu, Jamaah Mojokiyah?

BACA JUGA Studio MAPPA Bungkam Bacot Netizen dengan Eksekusi Ciamik Episode 7 AoT atau tulisan Fadlir Nyarmi Rahman lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 3 Maret 2021 oleh

Tags: attack on titan
Fadlir Nyarmi Rahman

Fadlir Nyarmi Rahman

Seorang radiografer yang sedikit menulis, lebih banyak menggulir lini masa medsosnya. Bisa ditemui di IG dan Twitter @fadlirnyarmir.

ArtikelTerkait

Ada Beberapa Alasan bahwa Gabi Braun Memang Layak untuk Dibenci terminal mojok.co

Gabi Braun Memang Layak untuk Dibenci

3 Februari 2021
Zeke Yeager, Tokoh AOT Paling Santuy walau Punya Banyak Dosa. Yolo! mojok.co

Zeke Yeager, Tokoh AOT Paling Santuy walau Punya Banyak Dosa. Yolo!

13 Februari 2021
karakter perempuan karakter anime hobi beban selain Sakura Haruno Naruto mojok

3 Karakter Anime yang Hobi Jadi Beban selain Sakura

2 November 2020
3 Kesalahan Orang Eldian Saat Menawan Pasukan Marley di Attack on Titan Final Season mojok.co

3 Kesalahan Orang Eldian Saat Menawan Pasukan Marley di ‘Attack on Titan’ Final Season

8 Februari 2021
Saya Setuju dengan Eren, Rumbling Adalah Solusi

Saya Setuju dengan Eren, Rumbling Adalah Solusi

16 Februari 2022
Yelena dan Floch Forster, Pimpinan Buzzer Pemberontak yang Fanatik di 'Attack on Titan' terminal mojok.co

Yelena, Onyankopon, dan Niccolo: Panduan Memahami Tokoh Baru dan Potensi Mereka

11 Februari 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Bontang Naik Level: Dulu Cari Hiburan Susah, Sekarang Bingung karena Kebanyakan Tempat

Bontang Naik Level: Dulu Cari Hiburan Susah, Sekarang Bingung karena Kebanyakan Tempat

1 April 2026
5 Alasan yang Membuat Saya Ingin Balik ke Pantai Menganti Kebumen Lagi dan Lagi Mojok.co

Jalan-jalan ke Pantai saat Libur Panjang Adalah Pilihan yang Buruk, Hanya Dapat Capek Saja di Perjalanan

1 April 2026
Mobil Hybrid (Sebenarnya) Bukan Pilihan Buruk, tapi Bisa Bikin Tekor

Mobil Hybrid (Sebenarnya) Bukan Pilihan Buruk, tapi Bisa Bikin Tekor

27 Maret 2026
Growol, Makanan Khas Kulon Progo yang Sebaiknya Dipikirkan Dua Kali kalau Mau Dijadikan Oleh-Oleh Mojok.co

Growol, Makanan Khas Kulon Progo yang Sebaiknya Dipikirkan Dua Kali kalau Mau Dijadikan Oleh-Oleh

31 Maret 2026
Saya Kira Jadi PPPK Bikin Hidup Tenang, Ternyata Cuma Ganti Kecemasan yang Lain

Saya Kira Jadi PPPK Bikin Hidup Tenang, Ternyata Cuma Ganti Kecemasan yang Lain

2 April 2026
Jakarta yang Keras di Dalam Ingatan Arek Surabaya (Unsplash)

Meski Keras dan Bisa Kejam, Faktanya Jakarta Bisa Bikin Rindu. Tapi Maaf, Saya Memilih Tidak Lagi Merantau dan Pulang ke Surabaya

27 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Punya Rumah Besar di Desa: Simbol Kaya tapi Percuma, Terasa Hampa dan Malah Iri sama Keluarga di Rumah Kecil-Sekadarnya
  • Nekat Kuliah di Jurusan Sepi Peminat PTN Top: Menyesal karena Meski Lulus Cumlaude, Ijazah Dianggap “Sampah” di Dunia Kerja
  • User Kereta Ekonomi Naik Bus Sumber Selamat karena Tak Ada Pilihan: Kursi Lebih Nyaman, Tapi Dibuat Hampir Pingsan
  • Gaji 8 Juta di Jakarta Tetap Bisa Bikin Kamu Miskin, Idealnya Kamu Butuh Minimal 12 Juta Jika Ingin Hidup Layak tapi Nggak Semua Pekerja Bisa
  • Dilema Anak Kos yang Kerja di Jogja: Mau Irit dan Mandiri tapi Takut Mati Konyol Gara-gara Cerita Seram Ibu Kos soal “Tragedi Gas Melon”
  • Kerja di Kafe Bikin Stres karena Bertemu Gerombolan Mahasiswa Jogja yang Nggak Beradab, Sok Sibuk di Depan “Budak Korporat”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.