Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Berbagai Kesiapan yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memelihara Kucing selain Menyiapkan Makanan

Devia Anggraini oleh Devia Anggraini
15 Juli 2020
A A
kucing hilang kucing scabies pet lovers memelihara kucing mojok

memelihara kucing mojok

Share on FacebookShare on Twitter

Punya kucing itu menyenangkan. Banyak manfaat dan kesenangan yang bisa kita dapatkan dari memelihara kucing. Salah satunya adalah penelitian membuktikan bahwa memelihara kucing dapat membantu mengurangi stress. Memelihara kucing juga dipercaya dapat mendatangkan rahmat bagi pemiliknya. Selain itu kucing adalah salah satu materi konten yang laku keras. Kucing bahkan diberi gelar sebagai King of the Internet. Sekalipun tidak benar-benar suka kucing, setiap orang pasti senang melihat tingkah polah kucing di sosial media.

Banyaknya manfaat yang datang dengan kehadiran kucing mungkin memotivasi banyak orang untuk memeliharanya. Sekilas, memelihara kucing tampak mudah. Kasih makan ikan, tulang ayam, atau sereal khusus sudah bisa, namun nyatanya memelihara kucing tidak semudah itu.

Saya sudah memelihara kucing selama bertahun-tahun, jadi pengalaman saya cukup banyak dalam dunia perkucingan. Mungkin kalau ada pendidikan resminya, saya sudah setara S2 Permeongan Harvard. Dari kucing yang manis sampai kucing yang nyebelin, saya pernah pelihara. Nah, di kesempatan kali ini saya ingin menjelaskan bahwa untuk memelihara kucing kita butuh persiapan yang lebih dari sekedar menyediakan makanan.

Persiapan finansial

Mari kita mulai dengan membahas uang. Di pasaran harga makanan kucing yang paling murah sekitar 20 ribu per 800 gram, tergantung beli di toko mana. Untuk satu kucing, mungkin bisa habis sekitar satu sampai dua minggu. Tapi seperti manusia, kadang kucing juga suka laperan, jadi dia bisa makan sampai empat/lima kali sehari, sehingga makanan lebih cepat habis. Kalau sudah begini teman-teman bisa saja mengeluarkan uang lebih banyak dari perkiraan awal, jadi kalian harus selalu bersiap diri dengan dana cadangan.

Kalau kamu termasuk orang yang “saya sih nggak pengen melihara kucing, cuma ngasih makan kucing jalanan aja” justru lebih berbahaya secara finansial, sebab, kamu nggak mungkin cuma kasih makan satu kucing bukan? Kalau yang datang lebih dari satu kucing gimana? Malahan, rumahmu bisa dijadikan basecamp sama kucing setempat. Pada akhirnya rumahmu tak lain dianggap warteg gratis sama mereka.

Selain soal makanan, kamu juga harus perhatikan kesehatan dia. Kamu akan memerlukan biaya untuk beli sampo kucing buat mandi biar dia nggak kutuan. Dalam kasus yang parah mungkin kamu harus beli obat kalau dia sakit.

Berikutnya kamu harus bisa menyiapkan uang yang cukup untuk mendandani kucingmu. Mungkin terdengar aneh pada awalnya, tapi begitu kamu sudah punya kucing, kamu akan tahu maksudnya. Kamu bisa jadi tidak tahan godaan melihat kalung kucing lucu yang bisa bunyi kleneng-kleneg itu, atau baju-bajuan supaya konten kucingmu jadi lebih menarik.

Baca Juga:

Kucing Tak Hanya Hewan Peliharaan, bagi Petani, Kucing Adalah Pahlawan

Memilih Prabowo Subianto karena Memelihara Kucing adalah Alasan Paling Ngawur!

Kalau bukan habis di baju, paling tidak kamu akan tergoda untuk belikan dia bola-bolaan, ayam-ayaman, ikan-ikanan, bantal, sampai rumah kucing. Ketika godaan mulai muncul, kamu bisa memilih, puasa mutih biar uang beli lauk bisa dialihkan buat keperluan kucing, atau berdoa agar dikuatkan dari godaan yang semakin besar.

Persiapan mental

Persiapan mental adalah yang menurut saya paling harus diperhatikan. Kamu harus paham tidak semua kucing memiliki watak yang sama. Kucingmu mungkin tidak semanis kucing-kucing di video Instagram, sehingga tidak memenuhi ekspektasi awalmu ketika memelihara kucing. Beberapa kucing agak nyebelin, kayak suka dipanggil sok-sokan nggak denger. Kamu harus siap mental untuk menghadapi itu.

Memelihara kucing kadang bisa melelahkan. Selain memberi dia makan, kamu juga harus membersihkan kotorannya, mandiin dia, dan merelakan sofa atau pintumu digaruk-garuk buat ngasah kuku.

Kalau kamu mau pelihara kucing perempuan, tentu lebih sulit dari kucing pria. Kamu harus siap melihat dia jadi primadona kampung. Tapi kalau kamu melihara kucing laki-laki, kamu nggak serta merta selamat. Si boy bisa saja menghamili kucing perempuan punya tetangga dan kamu diminta pertanggungjawaban.

Selain itu, kadangkala kucing suka lupa toiletnya di mana, terutama kucing jantan. Alih-alih buang air di pasir, dia suka buang air di lemarimu, di kasurmu, atau begitu aja di tengah taman. Kamu harus siap untuk tidak marah. Kamu harus bisa menahan diri supaya tidak marah-marahin dia, karena percuma. Kamu mau marah juga dia nggak akan bisa membela diri, jadi kasihan kan.

Ketahanan mental juga diperlukan untuk mengetahui bahwa dalam dunianya, kucing tidak menganggap kita para manusia sebagai majikan. Kita adalah budak. Saya ulangi, kita adalah budak. Kita harus siap menempatkan kucing sebagai sosok penguasa atas diri kita, bukan hanya tenaga namun juga waktu. Ketika dia mau main, tidak peduli sebanyak apa tugasmu (yang kebetulan baru dikerjakan mepet-mepet deadline), kamu harus bersedia main dengannya. Mungkin saat membaca ini kamu tidak percaya, tapi tunggu sampai kucingmu menduduki keyboard laptop dan memandang kamu dengan wajah imutnya dia. Pada akhirnya kamu nggak akan tega juga dan akan memilih bermain dengan dia. Jadi siapkan dirimu untuk bergadang lebih lama mengerjakan tugas.

Pada intinya, punya kucing tidak semudah kelihatannya. Kamu perlu kestabilan finansial dan kerelaan untuk makan warteg cuma satu lauk. Kamu juga perlu meyakinkan diri bahwa kamu menerima konsekuensi untuk dibersinin dan membersihkan segala benda yang keluar dari hasil metabolisme si kucing. Namun bila kamu sudah siap, maka silahkan dan segeralah memiliki kucing. Jangan lupa juga untuk posting foto kucingmu di sosial media dan berbagi kebahagiaan untuk sesama.

BACA JUGA 4 Kesalahan Skincare Routine Para Selebgram dan YouTuber yang Harus Segera Dihentikan dan tulisan Devia Anggraini lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 15 Juli 2020 oleh

Tags: finansialKucingmemelihara kucing
Devia Anggraini

Devia Anggraini

Seorang pengkhayal profesional

ArtikelTerkait

Jakarta Adalah Tempat Terbaik untuk Menemukan Ketenangan Melebihi Jogja (Unsplash) umr

Bisakah Bertahan di Jakarta dengan Gaji di Bawah UMR? Tentu Saja Bisa, Ini Caranya

23 September 2023
soal finansial

Sudahkah Terbuka Soal Finansial dengan Pacar?

15 Oktober 2019

Bagi Pencinta Kucing, Bisa Main sama Kucing di Jepang Adalah Privilese

11 Oktober 2021
pengalaman menemani kucing melahirkan persiapannya apa saja cara mendampingi tanda-tanda kucing melahirkan mojok.co

Pengalaman Berkali-kali Membantu Kucing Melahirkan

29 Agustus 2020
Pengalaman Kebobolan Saldo Jenius, Pelakunya Laknat bin Licik Banget terminal mojok.co

Pengalaman Kebobolan Saldo Jenius, Pelakunya Laknat bin Licik

4 Oktober 2020
Jatuh Cinta pada Kucing dan Konsekuensi Terburuknya terminal mojok

Jatuh Cinta pada Kucing dan Konsekuensi Terburuknya

1 September 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Andai Jadi Warga Tangerang Selatan, Saya Pasti Sudah Pusing Tujuh Keliling. Mending Resign Jadi Warga Tangsel!

Jangan Nilai Buku dari Sampulnya, dan Jangan Menilai Tangerang Selatan Hanya dari Bintaro, Alam Sutera dan BSD Saja

4 Februari 2026
5 Alasan yang Membuat Saya Ingin Balik ke Pantai Menganti Kebumen Lagi dan Lagi Mojok.co

5 Alasan yang Membuat Saya Ingin Balik ke Pantai Menganti Kebumen Lagi dan Lagi

6 Februari 2026
4 Usaha Paling Cuan di Desa yang Bisa Dilakukan Semua Orang Mojok.co

4 Usaha Paling Cuan di Desa yang Bisa Dilakukan Semua Orang

31 Januari 2026
4 Menu Mie Gacoan yang Rasanya Gagal, Jangan Dibeli kalau Nggak Mau Menyesal seperti Saya

Tips Makan Mie Gacoan: Datanglah Pas Pagi Hari, Dijamin Rasanya Pasti Enak dan Nggak Akan Kecewa

1 Februari 2026
Pengendara Mobil Nggak Usah Ikut-ikutan Lewat Jalan Tikus, Kalian Nggak Diajak!

Pengendara Mobil Nggak Usah Ikut-ikutan Lewat Jalan Tikus, Kalian Nggak Diajak!

31 Januari 2026
Petaka Terbesar Kampus- Dosen Menjadi Joki Skripsi (Pixabay)

Normalisasi Joki Skripsi Adalah Bukti Bahwa Pendidikan Kita Memang Transaksional: Kampus Jual Gelar, Mahasiswa Beli Kelulusan

4 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya
  • Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.