Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Featured

Begini Jadinya Jika Kisah Heroik Bupati Klaten Difilmkan

Gusti Aditya oleh Gusti Aditya
3 Mei 2020
A A
bupati klaten

Begini Jadinya jika Kisah Heroik Bupati Klaten Difilmkan

Share on FacebookShare on Twitter

Malang betul nasib mahasiswa rantau asal Klaten. Sudah beberapa tahun yang lalu dibilang “oh, Klaten, yang bupatinya korupsi itu, ya?” kalau sekarang, yah tahu sendirilah bagaimana cara mereka niteni mereka. Kalau enggak “oh, yang wajah bupatinya ada di balik Salib peringatan Isa Almasih itu, ya?” atau enggak ya, “oh, tau kok Klaten, yang mukan bupatinya ada di beras kiloan sama di hand sanitizer itu, kan?”

Katanya sih blio ini kampanye terselubung, kalau menurut saya nggak mungkin lah seperti itu. Orang nomer satu se-Klaten, masa iya seperti itu? Niatnya blio saya yakini baik, seratus persen, saya yakin sekali. Niat baiknya tersebut ialah melanggengkan kekuasaannya demi keuangan keluarga agar dapur tetap ngepul. Lho, apa yang salah? Jangan pakai logika ketika membahas blio, jangan. Karena logika bakal menguap begitu saja ketika membahas Bupati Klaten yang terhormat.

Selain maksa nempeli wajahnya diberbagai bantuan dengan embel-embel “bantuan dari Bupati Klaten” blio ini juga menyimpan berbagai hal yang bisa bikin kemekelen nggak karuan. Salah satunya adalah mengumpulkan ODP dan PDP dalam satu ruangan lalu membagikan bantuan diawali dengan pidato yang juntrungannya jelas, posting di sosial media. Padahal, di masa pandemi seperti ini kasih bantuan secara simbolis sudah lebih dari cukup. Tapi apa sih arti dari “cukup” bagi blio ini? Fana.

Sudah selayaknya kehebatan blio ini difilmkan. Masa iya, kehebatan super human seperti Bupati Klaten dibiarkan menguap begitu saja. Kan Indonesia jagonya bikin film dari hal-hal yang tengah viral. Ayolah, satu saja, lagi pandemi nggak masalah bagi blio asal fotonya nempel di berbagai benda ketika sedang syuting. Mumpung viral juga, kan? Beberapa bulan mendatang blio nggak bakal eksis lagi lantaran tujuannya sudah tercapai. Cckkuakkkkssss….

Dan kalau di filmkan, saya saran jangan ambil tema nyaman seperti seorang pemudi yang berusaha keras meraih impian lantaran itu adalah cita-cita suaminya, eh, cita-citanya. Ada beberapa tema yang sepertinya cukup layak untuk dijadikan sebagai rujukan bagi sineas yang mau menggarap proyek ini.

Pertama, tema romance. Di sudut Klaten yang riuh akan persawahan, truk-truk guede sedang berlomba menuju Solo dan beberapa petani yang selalu mengeluarkan senyum, ada seorang pemudi yang selalu berbaik hati kepada lingkungannya. Ketika berjalan melintasi pertelon sawah, ada seorang pemuda yang membawa Ontel. “Kamu Srilea, ya?” katanya dengan perlahan.

Pemudi bernama Srilea pun nengok, ragu apakah ia kenal pemuda ini atau nggak. “Iya,” jawab Srilea cuek.

“Boleh aku ramal?” kata pemuda ini yang kesusahan melewati sawah, kakinya ceblok.

Baca Juga:

3 Rekomendasi Film Indonesia yang Relevan dengan Hiruk Pikuk Negara Saat Ini

Film Jumbo Adalah Anomali, Akankah Jadi Tren Baru Dunia Perfilman Indonesia?

“Apa?”

“Besok, kamu akan menjadi bupati,” kata pemuda itu dengan yakin. “Lihat saja, asal kamu jadi istriku dulu.”

Singkat cerita pun mereka jadian, di sebuah galengan sawah yang terkenal subur, pria yang meramal Srilea ini memberikan sepucuk surat dan bingkisan untuknya di hari ulangtahunnya. Srilea pun berlari dengan cepat ke rumah, masuk kamar dan membuka kado pemberian pacarnya. Isinya adalah kaset game PS2 dan memory card-nya. Sedangkan surat tersebut berisi:

SELAMAT ULANG TAHUN, SRILEA.

INI HADIAH UNTUKMU, HANYA CD GAME DYNASTY WARRIORS 5 EXTREME LEGEND.

TAPI SUDAH AKU TAMATIN GAME NYA.

AKU SAYANG KAMU

AKU TIDAK MAU KAMU CAPEK-CAPEK KALAHIN LU BU.

SUNARLAN!

Kedua, tema horor. Ini bisa mengangkat tema-tema perklenikan khas daerah Klaten seperti tuyul dan genderuwo. Tapi masa iya kehebatan Bupati Klaten yang tanpa tanding seperti ini harus beradu peran sama demit. Saya pun punya alternatif lain, bukan demit konvensional, melainkan hal yang lebih menyeramkan dari padanya. Begini sekiranya.

Sriyatni adalah wanita yang dermawan. Ia selalu membagikan makanan kepada lingkungannya. Namun, ketika membagikan, harus ada wajahnya yang terpampang di bungkusan makanan tersebut. Ketika membagikan ke daerah sepi, Sriyatni merasa ada yang sedang mengawasi. Tiba-tiba saja bulu kudunya berdiri nggak karuan. Ia mencoba memberanikan diri menengok ke belakang. Benar saja, ketika melihat, ada sosok hantu mengerikan level 15 bernama “kritikan netizen”. Begini penampakannya:

Otw 25 taun dibawah kekuasaan dinasti warrior #BupatiKlatenMemalukan#BupatiKlatenMemalukan pic.twitter.com/FyYrKcop80

— Alfian! (@alfianshinehell) April 27, 2020

Sriyatni pun berlari sekencang-kencangnya tapi tidak lupa upload sosial media ketika memberikan bantuannya. Tetapi, ada yang terus-menerus ikut mengejar Sriyatni. Dirinya yang sudah kemringet nggak karuan, tiba-tiba ada yang menyentuh. Ketika dilihat, begini penampakannya:

how i'd be walking around klaten in head-to-toe Ibu Bupati merch 👉👈#BupatiKlatenMemalukan pic.twitter.com/6cjFR2OrEz

— ask (@skenariyo) April 27, 2020

Semakin menghindari dari amukan sosok mengerikan bernama “Kritikan netijen”, Sriyatni pun luweh dan tetap berusaha membagikan hand sanitizer. Bungkusnya pakai wajahnya lagi. “Ra urusan, kadung nyaman!” teriaknya. Tiba-tiba datang lagi sosok mengerikan. Sosok ini mendesis “hand sanitizer mulu, celana dalam sekalian kasih fotomu!” Ketika Sriyatni nengok, ia melihat sosok tersebut berbentuk seperti ini:

https://twitter.com/ffdghmm/status/1254720329391288320?s=09

Hiiii~ hal paling serem di dunia itu adalah ketika sudah diperbincangkan oleh netizen. Sampai credit title keluar dan menampilkan judul filmnya, “Perempuan di Tanah Twitterland”. Kemudian ditutup lagunya Feast yang geramnya sampai ke bass, “Karena Sriyatni, berputar abadi. Kebal luka bakar, tusuk, atau caci maki.”

Ketiga, genre film action. Judulnya sengaja saya buat serem, yakni The Fast and the Furious: Klaten Drift di mana ini merupakan sesi penutup dari Fast Saga. Tokoh utama nggak kebut-kebutan pakai mobil mewah dengan kecepatan super lagi, itu udah nggak level. Tapi mereka menjalankan misi pakai truk gandeng yang bokong truknya ada gambar Mbak Yeyen lagi angkat telfon dan tulisannya “MACET KI SABAR!! RA SABAR MABUR WAE!!” Jyan etel lan mbois tenan!

Ceritanya berkutat pada pengiriman barang rahasia dari Dominic Toretto yang udah stand by di Tanjung Perak. Perjalanan tersebut berhenti di Klaten karena Han mual-mual di jalan. Sambil mendelik karena gaya supir yang ugal-ugalan, Han berkata, “Ampun Sriangelo, sesuai dengan apa kata orang, kamu adalah Dewi Jalan Raya!”

“Misi kita berbahaya, Han, lekas masuk dan kita menuju Tanjung Perak untuk mengantarkan benda penting ini….” ujar Sriangelo sambil ngolet karena pegel. Mangsamu ra pegel nyetir trek gandeng. Sambil ditemani lagu-lagu koplo dari Sera. Jyos, buos!

“Jika boleh tahu, benda apakah itu, Sriangelo?” Han malah mengeluarkan sebatang rokok.

“Ini…hand sanitizer produk usaha si Toretto. Tapi tenang, logo Perusahaan Toretto-nya sudah aku samarkan!”

“Sa…samarkan? Samarkan gimana?” Han pun mak tratap masuk lagi ke dalam truk gandeng.

Sriangelo pun cengegesan berharap partnernya ini terkejut dan memujinya. “Ini, udah aku buntel pakai stiker andalanque~”

Jika gambar ini betul:

Ini CONTOH yg mengambil KESEMPATAN KAMPANYE di tengah WABAH COVID-19.

Contoh CONFLICT OF INTEREST akut & bupati TANPA RASA MALU.

BANTUAN @KemensosRI DITEMPELI PHOTO DIRI SENDIRI.@DivHumas_Polri @OmbudsmanRI137 @KPK_RI @Kemendagri_RI @ganjarpranowo pic.twitter.com/yh9goTWah9

— Laode M Syarif (@LaodeMSyarif) April 26, 2020

Han pun hanya mendelik nggak percaya dengan kelakuan jenius Sriangelo. Dengan merentangkan tangannya, Sriangleo pun berkata, “welcome to Klaten, ndes!”

Sumber Gambar: WIkipedia

BACA JUGA Melihat Klaten dari Instagram Ibu Bupati VS dari Warganya Sendiri dan tulisan Gusti Aditya lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 3 Mei 2020 oleh

Tags: bupati klatenFilm Indonesia
Gusti Aditya

Gusti Aditya

Pernah makan belut.

ArtikelTerkait

The Big 4, Film Indonesia yang Masuk Daftar Top 10 Global Netflix Terminal Mojok

The Big 4, Film Indonesia yang Masuk Daftar Top 10 Global Netflix

22 Desember 2022
Rekomendasi Film Indonesia 18+: Tontonan Dewasa untuk Orang Dewasa Terminal Mojok.co

Rekomendasi Film Indonesia 18+: Tontonan Dewasa untuk Orang Dewasa

29 Maret 2022
Bukan Jelek, tapi 5 Film Indonesia Ini Emang Layak Dicaci terminal mojok.co

Bukan Jelek, tapi 5 Film Indonesia Ini Emang Layak Dicaci

13 Oktober 2021
Bumilangit

Mengenal Bumilangit, Film yang Disebut-sebut Sebagai Kembarannya Avengers

20 Agustus 2019
9 Film Romantis Keren dari Indonesia yang Bikin Nyesek Terminal Mojok

9 Film Romantis Indonesia yang Bikin Nyesek

14 Februari 2022
Noktah Merah Perkawinan Ditampar Sisi Menakutkan Pernikahan Terminal Mojok

Noktah Merah Perkawinan: Ditampar Sisi Menakutkan Pernikahan

17 September 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Panduan Bertahan Hidup Warga Lokal Jogja agar Tetap Waras dari Invasi 7 Juta Wisatawan

Jogja Memang Santai, tapi Diam-diam Banyak Warganya yang Capek karena Dipaksa Santai meski Hampir Gila

2 Februari 2026
5 Profesi yang Kelihatan Gampang, Padahal Nggak Segampang Itu (Unsplash)

5 Profesi yang Kelihatannya Gampang, Padahal Nggak Segampang Itu

4 Februari 2026
Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat Mojok.co

Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat

2 Februari 2026
Tiga Bulan yang Suram di Bangunjiwo Bantul, Bikin Pekerja Bantul-Sleman PP Menderita!

Tiga Bulan yang Suram di Bangunjiwo Bantul, Bikin Pekerja Bantul-Sleman PP Menderita!

1 Februari 2026
Gerbong KRL Khusus Perempuan Malah Nggak Aman untuk Perempuan Mojok.co

Gerbong KRL Khusus Perempuan Malah Nggak Aman untuk Perempuan

6 Februari 2026
Pro Tips Bikin Sate Taichan Jadi Lebih Enak (Wikimedia Commons)

Pro Tips Bikin Sate Taichan Jadi Lebih Enak: Sebuah Usaha Menghapus Cap Makanan Nggak Jelas dari Jidat Sate Taichan

7 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Ironi Kerja di Luar Negeri: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Tak Pulang demi Gengsi dan Standar Sukses yang Terus Berganti
  • Surat Wasiat Siswa di NTT Tak Hanya bikin Trauma Ibu, tapi Dosa Kita Semua yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak
  • Tak Menyesal Ikuti Saran dari Guru BK, Berhasil Masuk Fakultas Top Unair Lewat Golden Ticket Tanpa Perlu “War” SNBP
  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.