Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Menjajal Becak Listrik Solo: Cocok untuk Liburan, Sayang Layanan QRIS-nya Belum Merata 

Nafiuddin Fadly oleh Nafiuddin Fadly
24 Desember 2025
A A
Menjajal Becak Listrik Solo: Cocok untuk Liburan, tapi Layanan QRIS-nya Belum Merata Mojok.co

Menjajal Becak Listrik Solo: Cocok untuk Liburan, tapi Layanan QRIS-nya Belum Merata (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Sejak awal Desember saya menanti becak listrik di Kota Solo. Saya ingin merasakan perbedaan naik becak konvensional dan becak listrik. Hitung-hitung sekalian nostalgia karena sudah lama tidak naik kendaraan satu ini. 

Asal tahu saja, pada Senin (22/12), Solo menerima bantuan 200 becak listrik untuk tukang becak yang sudah lansia. Kebanyakan tukang becak yang ada di Pulau Jawa memang usianya sudah tidak lagi muda. Sebanyak 60-70 persen berusia di atas 55 tahun. Bantuan ratusan becak listrik ini diharapkan bisa meringankan beban saat bekerja dan menambah efisiensi kerja. Akhirnya, kesejahteraan tukang becak pun meningkat. 

Alternatif kendaraan wisata Solo

Bantuan becak listrik di pertengahan Desember adalah momentum yang pas. Sebab, Solo menjadi salah satu destinasi idaman saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Maklum saja, Kota Batik ini punya banyak sekali destinasi wisata menarik seperti Keraton Solo, Lokananta, hingga Solo Safari. 

Mendatangi tempat-tempat wisata Solo memang bisa menggunakan kendaraan pribadi. Namun, tidak sedikit wisatawan memilih transportasi umum agar lebih afdal. Nah, becak listrik ini bisa jadi salah satu pilihan. N

Untuk bisa menikmati becak listrik, kalian bisa menemukannya di tempat-tempat keramaian seperti pasar dan tempat wisata. Setelah saya berkeliling daerah Kota Solo, saya mendapati becak listrik kebanyakan mangkal Pasar Gede, Pasar Klewer, dan sekitaran Keraton Solo. Karena jumlahnya baru 200 unit, mayoritas masih banyak becak konvensional yang berjejeran.

Menjajal sendiri becak listrik di Solo

Cara membedakan becak listrik dengan becak konvensional cukup mudah. Cari saja becak dengan nuansa warna merah dan cokelat kayu. Sementara itu, kursi penumpangnya juga lebih tebal daripada becak biasanya. 

Saya naik becak listrik ini di sekitar Pasar Kadipolo. Setelah membeli tempe di pasar, saya mencoba becak listrik. Tukang becak yang sudah berusia sepuh dengan segera membawa saya ke tempat tujuan. 

Becak listrik ini bisa melaju lebih cepat daripada becak konvensional. Tidak ada suara dari kayuhan pengemudi becak. Halus dan tidak berat. Saya dan kakek pengemudi pun sempat mengobrol beberapa kali.

Baca Juga:

Stasiun Klaten, Stasiun Berusia Satu Setengah Abad yang Terus Melangkah Menuju Modernisasi

5 Sopan Santun Orang Solo yang Membingungkan dan Disalahpahami Pendatang 

Dia mengatakan untuk mengemudi becak ini mirip seperti menancap gas pada sepeda motor. Kemudian dia menambahkan kalau kayuhan di becak listrik juga bisa digunakan saat baterai habis.

Becak listrik ini juga dilengkapi dengan klakson yang suaranya cukup keras. Walaupun saya melihat juga di stang juga ada klakson becak versi lama yang dapat berbunyi “kring”. Di samping kanan kiri saya ada kotak mirip jendela yang terbuat dari terpal bening.

Pembayaran bisa dengan QRIS atau uang tunai

Pemkot Solo sebenarnya sudah mencoba menerapkan pembayaran QRIS untuk becak listrik maupun becak konvensional. Namun, kenyatannya tidak semua bisa menerima pembayaran QRIS. Tergantung dari pengemudinya. Ini berdasarkan pengalaman saya sendiri naik becak listrik di Kota Solo.

Saya sih tidak masalah dengan itu, toh uang tunai dan uang nontunai sama-sama sah berlaku di negara ini. Hanya saja, bagi kalian yang terbiasa dikit-dikit QRIS, sepertinya perlu selalu sedia uang cash ketika naik becak ini. 

Hal lain yang perlu dipahami penumpang, tidak semua tukang becak listrik Solo itu familiar dengan pembayaran QRIS. Apalagi, kebanyakan dari mereka berusia di atas 55 tahun. Bukannya mereka menolak QRIS, bisa jadi mereka memang tidak familiar dengan cara pembayaran ini. 

Begitulah pengalaman saya naik becak listrik di Kota Solo. Semoga pengalaman ini bisa menjadi gambaran untuk kalian yang nanti mau liburan ke Kota Batik ini ya.  

Penulis: Nafiuddin Fadly
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Apa yang Terjadi jika Becak Punah dari Solo?

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 23 Desember 2025 oleh

Tags: becakbecak listrikbecak listrik solosolowisata solo
Nafiuddin Fadly

Nafiuddin Fadly

Seorang pria asal Solo. Menaruh perhatian atas isu-isu sosial dan teknologi. Suka kopi espresso dan baca buku.

ArtikelTerkait

Saya Heran Pak Jokowi Heran dengan Kondisi Jalan Raya Solo-Purwodadi, kan Emang Udah Rusak dari Dulu, Pak!

Saya Heran Pak Jokowi Heran dengan Kondisi Jalan Raya Solo-Purwodadi, kan Emang Udah Rusak dari Dulu, Pak!

26 Juli 2023
5 Kegiatan yang Bisa Dilakukan Jokowi kalau Jadi Pensiunan di Solo Mojok.co kota solo umk solo

Hidup di Solo Itu Damai, sebab Tak Ada Teror Klakson di Lampu Merah di Solo

15 Mei 2025
The Park Solo, Mall Terbaik yang Pernah Saya Kunjungi (Unsplash)

4 Daya Tarik The Park Solo yang Membuat Orang Betah dan Ingin Kembali Berkunjung

5 April 2025
Aturan Tidak Tertulis Ketika Naik Batik Solo Trans agar Selamat dari Semprotan Supir

Aturan Tidak Tertulis Ketika Naik Batik Solo Trans agar Selamat dari Semprotan Supir

8 September 2024
Solo Memang Tidak Seindah Tawangmangu Karanganyar, tapi Solo Daya Tarik Lain Mojok.co

Solo Memang Tidak Seindah Tawangmangu Karanganyar, tapi Solo Punya Daya Tarik Lain

11 Februari 2024
Taman Balekambang Lebih dari Sekadar Wujud Kasih Sayang Terminal Mojok

Taman Balekambang: Lebih dari Sekadar Wujud Kasih Sayang

2 Juli 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

motor Honda Stylo 160: Motor Matik Baru dari Honda tapi Sudah Disinisin karena Pakai Rangka eSAF, Bagusan Honda Giorno ISS Honda motor honda spacy

Honda Stylo Adalah Motor Paling Tidak Jelas: Mahal, tapi Value Nanggung. Motor Sok Retro, tapi Juga Modern, Maksudnya Gimana?

15 Maret 2026
Kontrakan di Jogja itu Ribet, Mending Sewa Kos biar Nggak Ruwet, Beneran   pemilik kos

4 Kelakuan Pemilik Kos yang Bikin Jengkel Penyewanya dan Berakhir Angkat Kaki, Tak Lagi Sudi Tinggal di Situ

13 Maret 2026
Tips Membuka Bisnis Rental Mobil Selama Lebaran untuk Pemula, Alias Nggak Usah!

Tips Membuka Bisnis Rental Mobil Selama Lebaran untuk Pemula, Alias Nggak Usah!

14 Maret 2026
Suzuki Satria Pro Aib Terbesar Suzuki yang Tak Perlu Lahir (Wikimedia Commons)

Suzuki Satria Pro: Aib Terbesar Suzuki yang Seharusnya Tak Perlu Lahir

18 Maret 2026
Jalan Raya Prembun-Wadaslintang, Jalur Penghubung Kebumen-Wonosobo yang Keadaannya Menyedihkan dan Gelap Gulita! wonosobo

Wonosobo, Kota Asri yang Jalanannya Ngeri, kalau Nggak Berlubang, ya Remuk!

13 Maret 2026
Saya Orang Asli Depok dan Tidak Bangga Tinggal di Daerah yang Aneh Ini Mojok.co

Saya Orang Asli Depok dan Tidak Bangga Tinggal di Daerah yang Aneh Ini

19 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Mahasiswa UGM Rela Kejar Mudik di Hari Lebaran demi Kumpul Keluarga, Lewatkan “War” Tiket karena Jadwal Kuliah
  • Lebaran di Keluarga Ibu Lebih Seru Dibanding Keluarga Ayah yang Jaim dan Kaku
  • Pekerja Jakarta, Rumah di Bekasi: Dituntut Kerja dan Pulang ke Rumah sampai Nyaris “Mati” karena Tumbang Mental dan Fisik
  • Program Mudik Gratis Mengobati Rindu Para Perantau yang Merasa “Kalah” dengan Dompet, Kerja Bagai Kuda tapi Nggak Kaya-kaya
  • Anomali Wisata Jogja saat Diserbu 8,2 Juta Wisatawan: Daya Beli Tak Mesti Tinggi, Tapi Masalah Membayangi
  • Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.