Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Anime

Baryon Mode vs Hollowfication, Mana yang Lebih Mantap?

Nasrulloh Alif Suherman oleh Nasrulloh Alif Suherman
8 Juli 2021
A A
baryon mode vs hollowfication mojok

baryon mode vs hollowfication mojok

Share on FacebookShare on Twitter

Di setiap manga shonen, sudah jelas setiap karakter digambarkan memiliki “jurus pamungkas”. Entah itu dipelajari terlebih dahulu, atau memang dipendam sejak lama dan baru ditampilkan dalam situasi yang kritis di alur cerita. Biasanya sih begitu.

Seperti di manga Naruto, tokoh utamanya (yakni Naruto sendiri) digambarkan memiliki beberapa “power up” saat sedang melawan karakter antagonis. Power up yang paling umum di Naruto adalah kekuatan bijuu yang ada di dalamnya, karena Naruto sendiri adalah seorang jinchuuriki.

Sebenarnya nggak hanya itu saja, power up yang dia miliki cukup banyak. Mulai dari sage mode sampai Sage of Six Paths. Tapi, ya, dia (Naruto) digambarkan lebih sering menggunakan kekuatan Kurama. Apalagi semenjak arc terakhir, Naruto kan menggunakan kekuatan Kurama terus. Walaupun, memang dicampur dengan kekuatan sage kadang-kadang.

Sampai di serial Boruto pun, Naruto masih sering menggunakan Kurama mode. Jadi seperti hal yang lumrah saja gitu, kayak kekuatan biasa saja, padahal itu power up. Makanya saya agak malas baca Boruto, karena Boruto selalu dibantu sama Naruto yang udah overpower. Tapi sih tapi, nyatanya nggak overpower amat yak. Malah lama-lama Naruto kayak nerf gitu kekuatannya. Yailah, gimana kagak, orang musuhnya aja klan Otsutsuki yang dari awal udah kuat banget.

Power up yang begitu keren saat di serial Naruto jadi ampas banget. Kasian Naruto, saya jadi tega nggak tega sebenarnya melihat tokoh yang dari kecil kita kagumi malah melemah begitu. Tak ayal Boruto jadi sedikit peminatnya, wong Naruto masih dibawa-bawa dan malah jadi cemen huhuhu. Namun, ternyata Naruto masih bisa power up.

Kira-kira di Boruto chapter 52, Naruto digambarkan memiliki mode power up baru yang bernama baryon mode. Saat Naruto melawan Otsutsuki Isshiki mode power up itu keluar dan benar-benar mode “bunuh diri”. Well, sebenarnya setiap power up disebut mode” bunuh diri” karena memang ada harga mahal yang harus dibayar. Tapi ini mode baryon benar-benar bayarannya nyawa. 

Fyi, baryon itu ada dalam bahasa Indonesia dan disebut barion. Di KBBI, barion adalah partikel jenis nukleon dan hiperon. Wah, kok kayak bau-bau nuklir? Memang, karena Kurama sendiri bilang mode ini seperti fusi nuklir. Berbeda dengan kekuatan power up Naruto sebelumnya yang kebanyakan mengambil dari satu pihak, baryon ini justru adalah penggabungan dua tenaga antara kekuatan Kurama serta Naruto yang bercampur seperti hidrogen dan helium. Oleh karena itu, Kurama menamakan mode ini baryon. Ini Boruto atau Dr. Stone btw? Wqwqwq.

Mungkin enaknya membandingkan mode ini dengan mode lain di anime lain, ya? Oke, kita bandingkan dengan mode hollowfication yang ada di anime Bleach.

Baca Juga:

Pengalaman Belajar Ilmu Tenaga Dalam di Pesantren Berharap Bisa Rasengan Kayak Naruto

Perbandingan Jumlah Guru dan Murid yang Ideal serta Keberadaan Support System Adalah Rahasia Kecerdasan Upin Ipin dan Naruto

Perbandingan Baryon dan Hollowfication

Pertama, baryon yang sudah dijelaskan di atas adalah mode yang menggabungkan kekuatan Kurama dan Naruto dalam waktu bersamaan. Kurang lebih, chakra Naruto dan Kurama berpadu jadi satu dalam waktu bersamaan. Kekuatan dari si pengguna akan meluap begitu hebatnya. Efeknya adalah membuat lawan yang terkena serangan dari pengguna baryon akan habis cakra serta daya hidupnya. Otsutsuki Isshiki misalnya, daya hidupnya yang mulanya 20 jam lebih menjadi kurang dari 30 menit setelah terkena dampak Baryon. 

Sedangkan hollowfication adalah mode power up yang juga berisiko, karena mode ini adalah mode pisau bermata dua. Hollowfication adalah mode yang menghapus batasan jiwa seorang shinigami dan hollow. Jika berhasil dikendalikan, si pengguna akan mendapatkan kekuatan yang luar biasa. Tanda hollowfication adalah munculnya topeng hollow di muka si pengguna. Btw, penemu mode ini adalah Kisuke Urahara dan justru malah disalahgunakan oleh Sosuke Aizen. Hollowfication versi Aizen menggunakan bola bernama Hogyoku. 

Kedua, mode baryon risikonya sangat besar karena mode ini membuat sang bijuu, yakni Kurama, akan tewas seketika setelah mode ini selesai. Cukup aneh memang, karena saya kira Naruto juga akan ikut mati. Bukannya apa-apa, dari dulu di serial Naruto informasi yang diberikan oleh Masashi Kishimoto adalah jinchuriki yang bijuu miliknya diambil atau tewas maka akan ikutan tewas. Tapi kok ini nggak? Allahu a’lam. 

Sedangkan untuk hollowfication, seperti yang sudah saya bilang di sebelumnya, kalau ini adalah pisau bermata dua. Jika ia tidak berhasil, akan sepenuhnya menjadi hollow dan jiwanya akan dimakan kegelapan. Seperti yang kita tahu (bagi yang paham Bleach), hollow adalah makhluk yang berasal dari jiwa seseorang yang “urusannya belum selesai”. Hollow adalah makhluk yang tak punya kemampuan berpikir. Ketika hollow yang ada dalam diri lebih kuat, maka akan mengambil kesadaran. Oh iya, jangan samain dulu hollow biasa sama arrancar atau Espada ya. Udah beda kelas. Rata-rata Espada yang ada kan dibikin sama Aizen.

Ketiga, tidak ada solusi dari baryon mode. Setidaknya sampai saat ini. Jika baryon mode digunakan, sudah “pasti” bijuu yang menggunakan akan mati seketika. Tapi untuk sementara sih begitu ya, nggak tahu kan ternyata nanti bisa ngidupin si Kurama tiba-tiba si Naruto hahaha. Naruto kan kayak Dragon Ball, konsep kematiannya bisa di-cheat. Kayak GTA anying. 

Kalau hollowfication mulai nggak bisa dikendaliin, solusinya yang saya ketahui adalah menghancurkan topeng hollow. Cukup itu. Tapi, kalau telat wassalam saja. Untuk Ichigo sendiri dia seringkali kebablasan. Mungkin karena ia memiliki darah campuran, ya. Kalau kalian belum tahu, kekuatan Ichigo itu ada tiga: hollow, quincy, dan shinigami.

Lalu, mana yang paling kuat?

Baryon mode punya kekuatan setara nuklir. Jadi, kira-kira, Naruto punya kekuatan setara dengan bom Hiroshima di tiap pukulannya. Kalau hollowfication, pengguna bisa menggunakan Gran Rey Cero. Gran Rey Cero, kalau digunain, bisa hancurin Las Noches. Saya sih yakin Las Noches nggak luas-luas amat.

Nah, selain kekuatan yang besar, efek baryon mode yakni mengambil daya hidup lawan adalah kunci. Sedangkan hollowfication akan jadi nggak berguna ketika musuh jauh lebih kuat. Lihat Juha Bach vs Ichigo. Ceronya kagak ngaruh wkwkwk.

Tapi, balik lagi, ini penilaian subjektif. Menurut kalian, bagusan mana?

Sumber gambar: YouTube Bleach Brasil

BACA JUGA Dibanding Pemilihan Hokage Konoha, Penetapan Raja Bajak Laut di ‘One Piece’ yang Terbaik! dan artikel Nasrulloh Alif Suherman lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 6 Oktober 2021 oleh

Tags: Anime Terminalbaryon modebleachBorutocerohollownaruto
Nasrulloh Alif Suherman

Nasrulloh Alif Suherman

Alumni S1 Sejarah Peradaban Islam UIN Jakarta. Penulis partikelir di selang waktu. Sangat menyukai sejarah, dan anime. Kadang-kadang membuat konten di TikTok @waktuselang.

ArtikelTerkait

Pengalaman Menyenangkan Selama Lockdown di Desa Konoha

Pengalaman Menyenangkan Selama Lockdown di Desa Konoha

26 Maret 2020
Hah, Serial One Piece Lebih Baik? Padahal Ceritanya Aja Bermasalah!

Hah, Serial One Piece Lebih Baik? Padahal Ceritanya Aja Bermasalah!

23 April 2020
Jika Era Shinobi Berakhir, Ini 5 Pekerjaan yang Cocok Dilakoni Karakter di Naruto terminal mojok.co

Naruto dan Hinata: Pernikahan Mereka Bikin Saya Iri Saja, Ini 3 Alasannya

18 Agustus 2020
black clover naruto asta yuno mojok

Makin Hari, Black Clover Makin Mirip Sama Naruto

7 September 2020
Byōsoku 5 Centimeter Adalah Anime yang Paling Bikin Sakit Hati terminal mojok.co

Byōsoku 5 Centimeter Adalah Anime yang Paling Bikin Sakit Hati

28 Mei 2021
bertarung

Siapa yang Akan Menang Jika Son Goku, Naruto, Luffy, dan Saitama Bertarung?

28 April 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Menghadapi Kultur Lawan Arah di Lebak Bulus Raya: kalau Ditegur Galak, tapi kalau Kena Tilang Langsung Pasang Wajah Melas

Menghadapi Kultur Lawan Arah di Lebak Bulus Raya: kalau Ditegur Galak, tapi kalau Kena Tilang Langsung Pasang Wajah Melas

25 Februari 2026
Ironi Lumajang: Dekat dengan Laut, tapi Sulit Menemukan Seafood

Ironi Lumajang: Dekat dengan Laut, tapi Sulit Menemukan Seafood

25 Februari 2026
5 Barang Private Label Indomaret yang Ternyata Lebih Unggul Dibanding Merek-merek yang Sudah Besar Mojok.co

5 Produk Private Label Indomaret yang Ternyata Lebih Unggul Dibanding Merek yang Sudah Besar

25 Februari 2026
Manis Nastar Mengingatkan Saya akan Masa Lalu Pahit karena Cuma Bisa Menikmatinya di Rumah Tetangga Mojok.co

Manisnya Nastar Mengingatkan Saya akan Masa Lalu yang Pahit karena Cuma Bisa Menikmatinya di Rumah Saudara

26 Februari 2026
Dosa Penjual Oseng Mercon, Makanan Khas Jogja Paling Seksi (Wikimedia Commons)

Dosa Penjual Oseng Mercon Menghilangkan Statusnya Sebagai Kuliner Unik, padahal Ia Adalah Makanan Khas Jogja Paling Seksi

23 Februari 2026
Susahnya Jadi Warga Bondowoso, Banyak Jalan Rusak, Jembatan pun Baru Dibenahi kalau Sudah Ambles

Susahnya Jadi Warga Bondowoso, Banyak Jalan Rusak, Jembatan pun Baru Dibenahi kalau Sudah Ambles

26 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Derita Punya Rumah Dekat Tempat Nongkrong Kekinian di Jogja: Cuma Bikin Emosi dan Nggak Bisa Tidur
  • Culture Shock Mahasiswa Kalimantan di Jawa: “Dipaksa” Srawung, Berakhir Tidak Keluar Kos dan Pindah Kontrakan karena Tak Nyaman
  • Mudik ke Desa Naik Motor usai Merantau di Kota: Dicap Gagal, Harga Diri Diinjak-injak karena Tak Sesuai Standar Sukses Warga
  • Di Balik Tampang Feminin Yamaha Grand Filano, Ketangkasannya Bikin Saya Kuat PP Surabaya-Sidoarjo Setiap Hari Ketimbang BeAT
  • Meninggalkan Honda BeAT yang Tangguh Menaklukkan Jogja-Semarang demi Gengsi Pindah ke Vespa, Berujung Sia-sia karena Tak Sesuai Ekspektasi
  • Bapak Kerja Keras 60 Jam agar Keluarga Tak Hidup Susah, Ternyata bagi Anak Itu Tak Cukup untuk Disebut “Kasih Sayang”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.