Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Banyuwangi dan Jember Terlalu Sering Disepelekan Jawa Timur

Ayu Lestari Sipayung oleh Ayu Lestari Sipayung
7 Maret 2025
A A
Banyuwangi dan Jember Terlalu Sering Disepelekan Jawa Timur (Pexels)

Banyuwangi dan Jember Terlalu Sering Disepelekan Jawa Timur (Pexels)

Share on FacebookShare on Twitter

Kalau bicara tentang kota di Jawa Timur, kebanyakan orang langsung teringat Surabaya atau Malang. Tapi, pernahkah kita benar-benar memperhatikan Banyuwangi dan Jember? Dua kota yang bertetangga ini sering disepelekan, padahal keduanya punya daya tarik tersendiri.

Banyuwangi kini semakin bersinar

Banyuwangi adalah “Sunrise of Java”. Secara geografis, Banyuwangi memang punya keuntungan besar. Letaknya berada di jalur strategis antara Jawa dan Bali, menjadikannya daerah yang berkembang pesat.

Dulu Banyuwangi sering dianggap sekadar kota persinggahan. Orang-orang yang bepergian ke Bali lewat jalur darat sering melewati Banyuwangi tanpa benar-benar menyadari bahwa daerah ini menyimpan begitu banyak keindahan. 

Salah satu daya tarik Banyuwangi adalah Kawah Ijen, tempat fenomena api biru (blue fire) yang langka terjadi. Selain itu, ada Pantai Pulau Merah, yang terkenal dengan pasirnya yang cokelat kemerahan. Lalu ada Taman Nasional Baluran yang sering disebut sebagai “Afrika-nya Jawa”. Ada juga Pantai Plengkung (G-Land), surganya peselancar dunia.

Banyuwangi juga punya kekayaan budaya yang kuat. Tradisi Seblang dan Gandrung adalah warisan budaya yang masih lestari. Ada juga festival tahunan bertajuk Banyuwangi Festival.

Jember, kota tembakau dan fashion

Jember dikenal sebagai kota tembakau. Sejak dulu, kota ini menjadi salah satu daerah penghasil tembakau terbesar di Indonesia. Mereka juga mengekspor cerutu kelas dunia. Ini menjadikan Jember memiliki sejarah panjang dalam industri perkebunan.

Nama Jember melambung di nasional dan internasional berkat Jember Fashion Carnival (JFC). JFC sudah diakui sebagai salah satu event fashion terbesar di dunia. Tidak heran jika JFC sering dibandingkan dengan karnaval besar Rio de Janeiro di Brazil.

Selain tembakau dan fashion, Jember juga punya banyak destinasi wisata. Pantai Papuma, dengan pasir putihnya adalah salah satu tempat favorit. Lalu ada Air Terjun Tancak, yang tersembunyi di tengah hutan dan menawarkan pemandangan yang masih alami.

Baca Juga:

8 Istilah Bahasa Jawa yang Masih Bikin Sesama Orang Jawa Salah Paham

Bukan Malang, Pengendara dengan Refleks Terbaik Itu Ada di Banyuwangi. Tak Hanya Jalanan Berlubang, Truk Tambang pun Dilawan

Kuliner? Ada suwar-suwir, camilan dari tape singkong yang dikeringkan, adalah oleh-oleh khas. Ada juga prol tape, kue yang berbahan dasar tape dan memiliki rasa manis.

Mana yang lebih unggul?

Kalau membandingkan keduanya, Banyuwangi dan Jember memang punya keunggulan masing-masing. Dari segi wisata, Banyuwangi lebih unggul karena memiliki destinasi yang sudah terkenal hingga mancanegara. Kawah Ijen, Taman Nasional Baluran, dan G-Land adalah ikon wisata yang tak tertandingi.

Tapi dari segi industri dan budaya, Jember tidak bisa diremehkan. Jember Fashion Carnaval telah membawa nama Jember ke tingkat dunia, dan industri tembakaunya tetap menjadi tulang punggung ekonomi daerah ini.

Lalu, mana yang lebih unggul? Jawabannya tergantung dari sudut mana kita melihatnya. Jika kamu suka alam dan petualangan, Banyuwangi adalah pilihan yang tepat. Tapi jika kamu tertarik dengan budaya, industri kreatif, dan fashion, Jember bisa menjadi kota yang lebih menarik.

Sudah seharusnya mendapat perhatian lebih

Banyuwangi dan Jember adalah contoh 2 kota yang berdekatan bisa memiliki karakter berbeda. Keduanya sering disepelekan dan hanya dianggap sebagai daerah perlintasan, padahal memiliki potensi besar.

Jadi, jika suatu hari nanti kamu ingin menjelajahi Jawa Timur, jangan hanya terpaku pada Surabaya atau Malang. Cobalah mampir ke Banyuwangi dan Jember, dan temukan sendiri pesona yang selama ini mungkin terlewatkan.

Penulis: Ayu Lestari Sipayung

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Jember, Kabupaten Paling Istimewa di Jawa Timur

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 7 Maret 2025 oleh

Tags: baluranBanyuwangijemberJember Fashion CarnavalKawah Ijen
Ayu Lestari Sipayung

Ayu Lestari Sipayung

Sosok tenang yang memilih 'bersuara' lewat tulisan. Gadis muda yang percaya bahwa tinta dan papan ketik adalah teman terbaik untuk menceritakan apa yang tak sanggup diucapkan lisan.

ArtikelTerkait

Kecamatan Srono Banyuwangi, Daerah Paling Toleran yang Dianaktirikan Pemkab Banyuwangi Mojok.co

Kecamatan Srono Banyuwangi, Daerah Paling Toleran yang Dianaktirikan Pemkab Banyuwangi

14 November 2023
Simpang Empat Mangli, Jalan Poros Paling Ruwet di Kabupaten Jember

Simpang Empat Mangli, Jalan Poros Paling Ruwet di Kabupaten Jember

17 Agustus 2024
Cara Cerdas Naik Bus Jurusan Surabaya-Jember supaya Terhindar dari Bus Rongsokan Tarif Mahal Mojok.co

Siasat Naik Bus Jurusan Surabaya-Jember supaya Nyaman dan Bebas Tarif Mahal

3 Januari 2025
3 Rekomendasi Tempat Bersedih di Jember, Kota Paling Romantis yang Sering Bikin Nangis

3 Rekomendasi Tempat Bersedih di Jember, Kota yang Katanya Paling Romantis

19 Juli 2023
3 Masjid di Jember yang Menyediakan Takjil Gratis

3 Masjid di Jember yang Menyediakan Takjil Gratis

25 Maret 2023
masjid di dekat alun-alun Jember

Malang This, Bondowoso That, Gimana kalau Jember Aja yang Jadi Ibu Kota Jatim?

29 Maret 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Saya Berpaling dari Drakor Sejak Kenal Dracin yang Ceritanya Lebih Seru Mojok.co

Saya Meninggalkan Drakor Sejak Kenal Dracin yang Ceritanya Lebih Seru

18 Januari 2026
Kecamatan Kalitengah Adalah Daerah Paling Ikhlas di Lamongan: Kebanjiran Dua Bulan dan Masih Mau Menyambut Bupatinya

Kecamatan Kalitengah Adalah Daerah Paling Ikhlas di Lamongan: Kebanjiran Dua Bulan dan Masih Mau Menyambut Bupatinya

18 Januari 2026
Publikasi Artikel: Saya yang Begadang, Dosen yang Dapat Nama publikasi jurnal

Publikasi Jurnal Kadang Jadi Perbudakan Gaya Baru: Mahasiswa yang Nulis, tapi Dosen yang Dapat Nama, Logikanya di Mana?

19 Januari 2026
Menerima Takdir di Jurusan Keperawatan, Jurusan Paling Realistis bagi Mahasiswa yang Gagal Masuk Kedokteran karena Biaya

Menerima Takdir di Jurusan Keperawatan, Jurusan Paling Realistis bagi Mahasiswa yang Gagal Masuk Kedokteran karena Biaya

14 Januari 2026
Panduan Etika di Grup WhatsApp Wali Murid agar Tidak Dianggap Emak-emak Norak dan Dibenci Admin Sekolah

Panduan Etika di Grup WhatsApp Wali Murid agar Tidak Dianggap Emak-emak Norak dan Dibenci Admin Sekolah

16 Januari 2026
Polban, "Adik Kandung" ITB Tempat Mahasiswa Jenius tapi Kurang Hoki

Polban, “Adik Kandung” ITB Tempat Mahasiswa Jenius tapi Kurang Hoki

18 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan
  • Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu
  • Nasib Tinggal di Jogja dan Jakarta Ternyata Sama Saja, Baru Sadar Cara Ini Jadi Kunci Finansial di Tahun 2026
  • Mahasiswa di Jogja Melawan Kesepian dan Siksaan Kemiskinan dengan Ratusan Mangkuk Mie Ayam
  • Beasiswa LPDP 80 Persen ke STEM: Negara Ingin Membuat Robot Tanpa Jiwa?
  • Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.