Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Ekonomi

Bantu yang Bawah, tapi Jangan Ganggu yang Atas

Ahmad Irfani oleh Ahmad Irfani
8 Maret 2026
A A
Bantu yang Bawah, tapi Jangan Ganggu yang Atas

Ilustrasi ini merupakan hasil generate dari aplikasi AI.

Share on FacebookShare on Twitter

Judul di atas, diucapkan dengan penuh emosional oleh seorang jurnalis senior sekaligus pengusaha, dan pernah menduduki beberapa jabatan strategis: Dahlan Iskan.

Sosok yang kerap disapa Abah itu mengungkapkan. Sepertinya, Presiden Prabowo menyadari bahwa selama 10 tahun belakangan, Indonesia seolah tidak bergerak ke mana-mana. Kalau pemerintah sekarang tidak mengubah sistem ekonomi, maka Indonesia juga tidak akan ke mana-mana lagi.

Hanya saja, terjadi persepsi yang seolah-olah pemerintah pro-bawah tapi anti-atas. Dan jangan sampai itu terjadi. Kenapa? Karena tidak mungkin perekonomian Indonesia bergerak tanpa faktor yang atas. Itu sudah terbukti. Selama ini, perekonomian negara memang bergerak karena inisiatif orang-orang yang berbisnis, yang sekarang ini disebut orang atas.

Pernyataan Abah tersebut, selaras dengan pernyataan Menteri Purbaya. Berkali-kali Menteri Keuangan tersebut bilang, pemerintah harus memfasilitasi agar perekonomian swasta berkembang dengan maksimal. Karena inilah yang akan menggerakkan perekonomian Indonesia.

Abah Dahlan menegaskan, kalau sampai pemerintah mengganggu yang atas, ekonomi bisa lumpuh. Apalagi dalam situasi sulit seperti ini. Pemerintah harus tahu betul bahwa perekonomian yang berorientasi ke bawah, tidak harus berarti mengganggu yang atas. Yang atas tidak usah dibantu, tapi juga jangan diganggu.

Pro-bawah tidak berarti harus anti-atas. Jangan karena ingin membantu yang bawah, lalu anti-terhadap yang atas. Jangan sampai begitu. Yang atas sudah makmur, jangan dibantu, biarkan mereka berjalan sendiri dan membantu lebih banyak dalam menggerakkan perekonomian negeri ini.

Apa yang dinyatakan oleh Abah Dahlan Iskan ini masuk akal dan mudah dipahami. Kalau kita lebih cermat lagi, kita harus mengakui bahwa selama ini kalau tidak ada pergerakan ekonomi dari para industrialis dan inovator di kalangan atas, perekonomian Indonesia bisa lebih buruk lagi.

Maka ketika mau membenahi orientasi perekonomian, jangan sampai salah langkah. Karena begitu kalangan atas yang sudah berkontribusi terhadap perekonomian nasional terganggu bisnis mereka, maka yang terganggu sebetulnya adalah perekonomian negara. Kalau perekonomian negara terganggu, berarti justru tidak produktif pada kalangan bawah.

Baca Juga:

Derita dan Kejadian Konyol Pengalaman Saya Saat KKN di Jember: Salah Satunya Dikira Timses Prabowo Hanya karena Berpakaian Necis

Menangisi Menteri yang Kena Reshuffle Itu Konyol!

Pemerintah harus jeli dan jujur: Selama ini, pekerjaan dari sektor formal itu disumbang oleh siapa? Termasuk, pekerjaan informal, banyak juga karena pergerakan dari perekonomian yang dikerjakan oleh kalangan atas.

Elite pemerintah harus paham ini. Jangan sampai orang-orang dekat Presiden Prabowo punya kelakuan suka menakut-nakuti yang atas, atasnama mau membantu yang bawah. Dalam sejarah politik di Indonesia, kadang kekacauan itu juga ditimbulkan orang-orang yang merasa dekat dengan kekuasaan, tapi tidak benar-benar berpikir tentang publik. Urusan mereka banyak yang berhenti di urusan sendiri atau kelompok kecil mereka sendiri.

Kalau perlu, kalangan atas diajak bergotong-royong, bukan ditekan, bukan ditakut-takuti. Diajak bicara baik-baik. Karena mereka yang sudah punya banyak pengalaman dalam menciptakan tenaga kerja di Indonesia.

Mari kita sama-sama bantu yang bawah, tapi jangan sampai yang atas terganggu, yang justu akan berpotensi melumpuhkan perekonomian nasional.

Sistem perekonomian memang harus berubah. Karena sudah terbukti cara lama tidak bisa memajukan perekonomian negara. Tapi juga jangan sampai salah langkah. Karena kalau salah dalam melangkah, bisa terjadi bencana ekonomi nasional.

Terakhir diperbarui pada 8 Maret 2026 oleh

Tags: dahlan iskanperekonomian indonesiaPrabowopurbaya
Ahmad Irfani

Ahmad Irfani

Penyuka sepakbola dan pengamat perkembangan dunia teknologi informasi.

ArtikelTerkait

plot twist

Jika Politik Bisa Ada Plot Twistnya, Apakah Cinta Juga Bisa Demikian?

23 Oktober 2019
jon snow dan permainan tahta

Jon Snow dan Sosok Mendiang Gus Dur: Tak Perlu Mati-Matian Mempertahankan Tahta

16 Mei 2019
aksi 22 mei

Kenapa Kita Susah Menerima Aksi Damai 22 Mei Apapun Alasannya

24 Mei 2019
jokowi dan prabowo

Pesan Tersirat Pertemuan Jokowi dan Prabowo dan Nasib Para Pendukungnya

15 Juli 2019
Panduan Menjelajahi Gunung Tidar Magelang untuk Jajaran Menteri Prabowo agar Nggak Diganggu Monyet dan Naik Ratusan Tangga dengan Selamat

Panduan Menjelajahi Gunung Tidar Magelang untuk Jajaran Menteri Prabowo agar Nggak Diganggu Monyet dan Naik Ratusan Tangga dengan Selamat

23 Oktober 2024
Trotoar Lebar di Jakarta, Cita-cita Ahok yang Sekarang Malah Dinyinyirin Pendukungnya Sendiri

Trotoar Lebar di Jakarta, Cita-cita Ahok yang Sekarang Malah Dinyinyirin Pendukungnya Sendiri

28 November 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Motor Bebek Kendaraan Terbaik untuk Latihan Naik Motor, Matic Hanya Ciptakan Pengendara Manja Mojok.co

Motor Bebek Kendaraan Terbaik untuk Latihan Naik Motor, Matic Hanya Ciptakan Pengendara Manja

7 Maret 2026
Senikmat-Nikmatnya Kopi Joss Jogja, Saya Tetap Nggak Berani Coba. Lihat Arangnya Saja Sudah Ngeri Duluan

Senikmat-Nikmatnya Kopi Joss Jogja, Saya Tetap Nggak Berani Coba. Lihat Arangnya Saja Sudah Ngeri Duluan

3 Maret 2026
Hanya Media Bodoh yang Masih Menerima Penulis Luar, Kecuali…

Hanya Media Bodoh yang Masih Menerima Penulis Luar, Kecuali…

4 Maret 2026
Fisioterapis, Profesi Menjanjikan dan Krusial di Tengah Masyarakat yang Sedang Begitu Gila Olahraga fisioterapi

Fisioterapis, Profesi Serius yang Terlalu Sering Dianggap Receh

3 Maret 2026
PCX 160 Motor Mewah tapi Menyedihkan, Mending Beralih ke Lexi 155 yamaha lexi

Yamaha Lexi Kalian Anggap Produk Gagal dan Motor Paling Nanggung Cuma karena Bodinya Gede? Astaga, Jelek Betul Selera Kalian

2 Maret 2026
Pengalaman Menyenangkan Saya Menjadi Anak dari Bapak NU dan Ibu Muhammadiyah

Pengalaman Menyenangkan Saya Menjadi Anak dari Bapak NU dan Ibu Muhammadiyah

6 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • SPBU Diserbu: Isu Stok BBM 20 Hari Bikin Panik Menjadi Wujud Buruknya Komunikasi Pemerintah dan Publik Sulit untuk Percaya
  • Muhammadiyah vs NU di Rumah Kami: Dua Hati, Beda Hari Lebaran, Selesai di Meja Makan
  • Lebaran adalah Neraka bagi Pekerja Usia 30 tapi Belum Menikah, Sudah Mapan pun Tetap Kena Mental
  • Dua Kali Gagal Tes CPNS Meski Nilai Tertinggi, Kini Malah Temukan Jalan Terang Modal Ijazah SMA
  • Di Balik Pagelaran Wayang 20 Jam Nonstop: Menaklukkan Angin, Hujan, dan 40 Kepala Manusia di Atap Mal
  • Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.