Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Meski Bangkalan Madura Mulai Berbenah, Pemandangan Jalan Rayanya Membuktikan kalau Warganya Dipenuhi Masalah

Abdur Rohman oleh Abdur Rohman
17 Januari 2026
A A
Meski Bangkalan Madura Mulai Berbenah, Pemandangan Jalan Rayanya Membuktikan kalau Warganya Dipenuhi Masalah

Meski Bangkalan Madura Mulai Berbenah, Pemandangan Jalan Rayanya Membuktikan kalau Warganya Dipenuhi Masalah (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Bagi warga Bangkalan Madura, siapa yang tidak mengamini fakta bahwa kabupaten ini kini mulai berbenah. Kebanyakan warga setuju dengan pernyataan itu. Kalau sampai ada yang menyangkal, pastilah banyak yang akan menyebutkan satu per satu proyek yang sudah atau sedang berjalan di Bangkalan. Mulai dari Trans Jatim, gedung perpustakaan yang baru, transum siswa gratis, hingga alun-alun yang akan direnovasi tahun depan, pokoknya banyak.

Saya pun tak menyangkal bukti-bukti itu. Tetapi kalau kita mau jeli, itu bukanlah masalah inti kabupaten ini. Apakah kalian tidak merasa, semua yang saya sebutkan tadi, proyeknya berada di pusat kabupaten semua, ada di ujung barat. Pusat kabupaten yang jauh dari mana-mana.

Padahal kalau pemerintah mau buka mata, sangat terlihat jelas betapa sengsaranya warga desa di Bangkalan Madura. Jika masih saja buta, berikut saya bantu jelaskan.

Amal-amal masjid memenuhi jalan raya

Jika diminta menyebutkan mana kecamatan di Bangkalan Madura yang nggak ada aktivitas amal-amalnya, saya jujur tidak bisa menjawab. Sebab, semua kecamatan di kabupaten ini pasti ada amal-amal di salah satu jalanan umumnya. Biasanya, dana dari amal-amal ini akan dibuat untuk membangun masjid.

Kasian sekali bukan, punya julukan Kota Dzikir dan Sholawat, tapi untuk bangun masjid saja warganya harus membuka kotak amal-amal bertahun-tahun. Selain karena ini adalah paradoks yang sangat miris, aktivitas amal-amal ini juga mengancam keselamatan, baik bagi orangnya maupun pengendara yang lewat. Lebih-lebih, amal-amal yang ditaruh di jalan raya nasional. Masa muka pejabat kita nggak malu?

Saking banyaknya amal-amal di kabupaten ini, orang-orang se-Indonesia ini sampai hafal pengisi suara amal-amal di Madura.

“Ontalagin bapak, ontalagin ibu, mator sakalangkong bapak, mator sakalangkong iibu,…”

Coba deh, Bangkalan jadi kabupaten pertama yang tanpa amal-amal di Madura. Pasti keren banget!

Baca Juga:

Reputasi Universitas Trunojoyo Madura Makin Menurun, bahkan Orang Madura Sendiri Mikir Dua Kali untuk Kuliah di Kampus Ini

Pemkab Bangkalan Madura Diisi oleh Pejabat Lebay, Banyak Ritual Cuma Pengen Dapat Pujian!

Baca juga: 4 Strategi Bertahan Hidup di Bangkalan Madura supaya Tetap Waras dan Bahagia, Setidaknya Tidak Sampai Gila!

Anak jalanan makin ramai di Bangkalan Madura

Ada yang berbeda dari pemandangan jalanan di Bangkalan hari ini dan Bangkalan yang dulu. Kalau dulu hanya ramai oleh amal-amal, sekarang juga ramai oleh anak jalanan. Paling ramai, mereka ada di lampu merah pertama setelah turun dari jembatan Suramadu.

Bukan saja meminta-minta, anak jalanan ini bahkan tak segan secara nekat menghadang truk-truk besar untuk menumpang. Entah tujuannya ke mana.

Selain itu, anak jalanan di Bangkalan Madura ini bukan cuma ada di kawasan kota, tapi juga di daerah kecamatan yang nggak ada kota-kotanya sama sekali. Misalnya di kecamatan tempat tinggal saya, Tanah Merah.

Dulu, sangat jarang, bahkan kayaknya nggak ada anak jalanan. Lah sekarang, mereka mulai muncul di kawasan Pasar Tanah Merah. Bahkan, saat malam hari pun, tak jarang anak jalanan ini mengamen ke warung-warung.

Saya heran, dari mana ya mereka berasal. Lalu, kok punya ide sih jadi pengamen di Bangkalan. Mentang-mentang warga kabupaten ini religius dan dermawan, malah jadi sasaran minta sumbangan.

Baca juga: Pemkab Bangkalan Madura Hanya Omong Kosong Mau Bikin Kabupaten Ini Layak Anak, Nggak Layak Sama Sekali!

ODGJ banyak berkeliaran tanpa pengawasan

Terakhir yang sangat memilukan. Bukan bermaksud berprasangka negatif, tapi ODGJ di Bangkalan Madura sepertinya memang naik drastis. Di mana-mana ada saja ODGJ yang berkeliaran di pinggir jalan raya. Bahkan di jalan raya nasional.

Kalian tahu, saking banyaknya ODGJ ini, kadang mereka dijadikan ikon kecamatan tertentu. Ah, malu sekali. Contohnya kecamatan saya, kira-kira ada 3 ikon ODGJ di Kecamatan Tanah Merah ini. Saya tak akan menyebut namanya. Sebaliknya, saya minta kehadiran Pemkab menemukan solusi atas permasalahan ini.

Saya sih tidak masalah selagi tidak mengganggu, tapi kadang mengancam keselamatan. Misalnya, saya pernah dilempar pakai batu saat berkendara di jalan raya. Ingat, ini jalan raya nasional. Untung saja tidak kena. Meskipun tidak jatuh, setidaknya itu akan menimbulkan rasa sakit.

Ah, ya itulah kesengsaran kami sebagai warga Bangkalan Madura yang ada di daerah pinggiran. Karena pinggiran, jadi kami kurang keliatan sama pejabat pemerintah kita. Sementara yang di kota, haduh full sibuk proyekan, tretan!

Penulis: Abdur Rohman
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Jalan Parangtritis Jogja Memang Lurus dan Halus, tapi Justru Berpotensi Bikin Pengendara Terlena, Ngebut, Benjut!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 17 Januari 2026 oleh

Tags: Bangkalanbangkalan maduraKabupaten Bangkalankecamatan tanah merahmaduraTanah MerahTanah Merah Bangkalan
Abdur Rohman

Abdur Rohman

Seorang warga sipil Bangkalan dengan selera yang kontradiktif: mencintai segala jenis olahan mie, namun memiliki alergi akut terhadap mie-literisme.

ArtikelTerkait

3 Ladang Dosa Pemerintah Bangkalan Madura, Rakyat Sengsara! (Unsplash)

3 Ladang Dosa Pemerintah Bangkalan Madura karena Terus Membuat Warganya Sengsara

4 Juni 2025
Universitas Trunojoyo Madura Banyak Mahasiswa Abadi Gara-Gara Dosen Sering Ngilang Mojok.co

Reputasi Universitas Trunojoyo Madura Makin Menurun, bahkan Orang Madura Sendiri Mikir Dua Kali untuk Kuliah di Kampus Ini

26 Maret 2026
Rujak Tal-Ontal: Kuliner dari Madura tapi Nggak Semua Orang Madura Tahu

Rujak Tal-Ontal: Kuliner dari Madura tapi Nggak Semua Orang Madura Tahu

11 April 2020
Seandainya Upin Ipin dan Anak Kampung Durian Runtuh Tumbuh di Madura, Saya Jamin Ceritanya Akan Lebih Seru! (Mojok.co)

Seandainya Upin Ipin dan Anak Kampung Durian Runtuh Tumbuh di Madura, Saya Jamin Ceritanya Akan Lebih Seru!

10 Februari 2024
Warung Madura Kesayangan Rakyat, tapi Anak Tiri Pemerintah (Onyengradar via Shutterstock.com)

Warung Madura, Kesayangan Rakyat tapi Jadi Anak Tiri Pemerintah karena Dianggap Merugikan Karena Buka 24 Jam

3 Mei 2024
Membaca Peluang Suara Ganjar-Mahfud di Madura: Apakah Putra Madura Bisa Berjaya di Tanah Sendiri? universitas trunojoyo madura

Pengalaman Kuliah di Madura Selama 3 Tahun: Nyatanya, Madura Tak Sejelek yang Ada di Pikiran Kalian

23 Januari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Membuka Kebohongan Purwokerto Lewat Kacamata Warlok (Unsplash)

Membuka Kebohongan Tentang Purwokerto dari Kacamata Orang Lokal yang Jarang Dibahas dalam Konten para Influencer

4 April 2026
5 Alasan yang Membuat Saya Ingin Balik ke Pantai Menganti Kebumen Lagi dan Lagi Mojok.co

Jalan-jalan ke Pantai saat Libur Panjang Adalah Pilihan yang Buruk, Hanya Dapat Capek Saja di Perjalanan

1 April 2026
Angkringan di Kendal Tak Lagi Merakyat: Harga Tambah Mahal dan Porsi Semakin Menyedihkan, Makan Jadi Cemas Mojok.co

Angkringan di Kendal Tak Lagi Merakyat: Harga Tambah Mahal dan Porsi Semakin Menyedihkan, Makan Jadi Cemas

7 April 2026
Warung Makan Padang di Jawa Banyak yang Ngawur. Namanya Saja yang “Padang”, tapi Jualannya Lebih Mirip Warteg Mojok.co

Warung Makan Padang di Jawa Banyak yang Ngawur. Namanya Saja yang “Padang”, tapi Jualannya Lebih Mirip Warteg

5 April 2026
Mempertanyakan Efisiensi Syarat Administrasi Seleksi CPNS 2024 ASN penempatan cpns pns daerah cuti ASN

Wajar kalau Masyarakat Nggak Peduli PNS Dipecat atau Gajinya Turun, Sudah Muak sama Oknum PNS yang Korup!

7 April 2026
Harusnya Anak PNS Dapat UKT yang Standar, Bukan Paling Tinggi, sebab Tidak Semua PNS Kerja di Kementerian dan Pemda Sultan!

Harusnya Anak PNS Dapat UKT yang Standar, Bukan Paling Tinggi, sebab Tidak Semua PNS Kerja di Kementerian dan Pemda Sultan!

4 April 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Kuliah Kebidanan sampai “Berdarah-darah”, Lulus dari World Class University Masih Sulit Cari Kerja dan Diupah Nggak Layak
  • Makin Muak ke Ulah Pesilat: Perkara Tak Disapa Duluan dan Beda Perguruan Langsung Dihajar, Dikasih Fakta Terang Eh Denial
  • Terpaksa Kuliah di Jurusan yang Tak Diinginkan karena Tuntutan Beasiswa, 4 Tahun Penuh Derita tapi Mendapatkan Hikmah Setelah Lulus
  • Deles Indah, Bukti Klaten Punya Harga Diri yang Bisa Kalahkan Jogja dan Solo sebagai Tempat Wisata Populer
  • Orang Jakarta Nyoba Punya Rumah di Desa, Niat Cari Ketenangan Berujung Frustrasi karena Ulah Tetangga
  • Kuliah di Jurusan Paling Dicari di PTN, Setelah Lulus bikin Ortu Kecewa karena Kerja Tak Sesuai Harapan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.