Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Jangan Senang Dulu kalau Bangkalan Madura Mulai Berbenah, Ini Cuma Sementara

Abdur Rohman oleh Abdur Rohman
6 Oktober 2024
A A
Jangan Senang Dulu kalau Bangkalan Madura Mulai Bebenah, Ini Cuma Sementara Mojok.co

Jangan Senang Dulu kalau Bangkalan Madura Mulai Bebenah, Ini Cuma Sementara unsplash.com

Share on FacebookShare on Twitter

Saya tidak tahu apakah kalian percaya jika saya bilang bahwa Bangkalan Madura kini sudah mulai berbenah. Sebab, kabupaten ini sebelumnya memang hanya dikenal buruk-buruknya saja. Saya pun sebagai warga lokal daerah ini juga ikut mengiyakan bahwa kabupaten ini memang amburadul.

Akan tetapi, jujur saya tidak mengada-ada ketika mengatakan Bangkalan kini mulai berbenah. Dalam satu tahun terakhir, perubahan yang cukup baik banyak terjadi di kabupaten ini. Mulai dari tata kelola pemerintahan, infrastruktur, kegiatan kebudayaan, dan lain sebagainya mulai berfungsi dan berjalan cukup baik. Tentu, hal ini adalah hal langka bagi warga Bangkalan Madura yang bertahun-tahun hidup ditelantarkan oleh pemerintahnya.

Sarana dan prasarana transportasi semakin baik

Saya yakin, orang Bangkalan Madura yang merantau dan sudah lama tidak pulang akan merasakan banyak perubahan di kabupaten ini. Tentu saja, yang saya maksud adalah perubahan yang lebih baik. Pertama, jalan nasional yang dikeluhkan terlalu sempit kini sudah dilakukan pelebaran di sisi kiri dan kanannya. Sehingga, kemacetan yang umum terjadi pada masa-masa toron bisa berkurang. Ya, meskipun tidak seberapa.

Kedua, sekarang kita sudah bisa menikmati Bus Trans Jatim di Bangkalan Madura. Rute Bus Trans Jatim Bangkalan – Surabaya sudah mulai beroperasi. Jadi, yang biasanya kita harus menghabiskan 20 ribu jika ingin ke Surabaya, kini kita hanya butuh Rp5.000 saja. Bahkan, untuk pelajar, mahasiswa, dan santri hanya dikenakan 2.500.

Jujur, melihat lalu-lalang bus Trans Jatim di Bangkalan Madura membuat kabupaten ini terasa lebih maju.

Pemerintahnya semakin kreatif

Saya belum pernah merasakan kinerja pemerintah Bangkalan Madura sebagus ini. Sekarang, mereka cukup jeli melihat peluang dan masalah yang yang sedang terjadi. Pelebaran jalan dan pembukaan bus Trans Jatim hanya segelintir gebrakan yang sudah dilakukan pemerintah. Perbaikan jalan di beberapa daerah pelosok yang sudah lama rusak, kini juga diperbaiki.

Selain masalah transportasi, banyak program yang sebelumnya tidak terpikirkan sama sekali kini dilaksanakan. Misalnya, acara Malam Tera’ Bulan yang diadakan setiap sebulan sekali. Acara ini adalah program tour pertunjukan budaya di kecamatan-kecamatan di Bangkalan. Tentu saja, ini adalah nafas segar bagi kebudayaan Bangkalan Madura yang sudah lama redup.

FYI, aslinya masih banyak lagi, pembangunan jogging track, penertiban rumah makan yang tak taat bayar pajak, pemanfaatan shelter pemuda, dan lain sebagainya menjadi bukti bahwa kabupaten ini mulai berbenah. Tapi, tak mungkin jika saya harus jelaskan semua secara rinci.

Baca Juga:

Meski Bangkalan Madura Mulai Berbenah, Pemandangan Jalan Rayanya Membuktikan kalau Warganya Dipenuhi Masalah

3 Tradisi Madura yang Melibatkan Sapi selain Kèrabhan Sapè yang Harus Kalian Tahu, biar Obrolan Nggak Itu-itu Aja

Monggo datang saja, jika butuh bukti.

Baru kali ini berasa Bangkalan Madura merasa punya bupati

Di balik kabar positif ini, ada fakta aneh yang harus kita terima, yakni bahwa perubahan ini peran besar ini adalah berkat Pak Pj. Hal ini disampaikan sendiri oleh Pj gubernur Jawa Timur ketika meresmikan Bus Trans Jatim Bangkalan-Surabaya. Katanya, Pj Bupati Bangkalan selalu mendesak pemerintah Jatim untuk lebih memerhatikan Bangkalan Madura.

Tapi tak perlu sampai ke Pj gubernur, masyarakat Bangkalan Madura sendiri sudah mengakui. Banyak yang bilang bahwa baru kali ini kabupaten ini berasa memiliki seorang bupati. Sayangnya, beliau hanya seorang Pj. Lebih sayangnya, beliau bukan orang Bangkalan Madura asli. Sehingga, setelah jabatannya selesai pastilah beliau akan meninggalkan Bangkalan Madura.

Heran nggak sih, yang hanya seorang Pj gubernur saja bisa serius bekerja. Eh giliran yang hasil Pemilu malah bikin rakyat ngelus dada.

Warga Bangkalan harus siap kembali ke setelan awal

Sebenarnya, sudah lama rakyat mengelu-elukan agar pak Pj gubernur ini bisa mencalonkan diri sebagai Bupati Bangkalan. Tapi, takdir berkata lain. Setelah Pilkada nanti, kabupaten ini akan memiliki pemimpin baru. Dan tentu, kita juga harus siap jika ternyata Bangkalan malah kembali ke setelan awal. Setelan awal bagaimana tuh? Ya, seperti biasa, korupsi, jual beli jabatan, nitip-nitip orang dalam, sedang rakyatnya cuma ditelantarkan.

Maka dari itu, saya lebih menyarankan kalian mulai belajar move on saja dari pak pj gubernur, daripada terus mengelu-elukan hal yang tidak mungkin. Mendingan, kita menyiapkan diri agar kita lebih bisa mengontrol jika kabupaten ini kembali ke setelan ulang.

Jika benar-benar kembali ke setelan ulang, wes paling bener kita tinggalkan kabupaten ini!

Penulis: Abdur Rohman
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA 10 Alasan Bangkalan Madura Menjadi Kabupaten Tertinggal yang Membuat Warganya Marah dan Ingin Pergi

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 6 Oktober 2024 oleh

Tags: Bangkalanbangkalan maduraBupatimaduraPJ Bupati
Abdur Rohman

Abdur Rohman

Seorang warga sipil Bangkalan dengan selera yang kontradiktif: mencintai segala jenis olahan mie, namun memiliki alergi akut terhadap mie-literisme.

ArtikelTerkait

Kendaraan Plat M Meresahkan, Jadi Momok Jalanan di Surabaya Mojok.co

Kendaraan Plat M Meresahkan, Jadi Momok Jalanan di Surabaya

24 Juli 2024
6 Syarat yang Harus Dipenuhi Madura sebelum Bermimpi Menjadi Provinsi Sendiri

6 Syarat yang Harus Dipenuhi Madura sebelum Bermimpi Menjadi Provinsi Sendiri

10 September 2025
4 Penyesalan yang Akan Kalian Rasakan jika Kuliah di Bangkalan Madura, Pikir-pikir Lagi

4 Penyesalan yang Akan Kalian Rasakan jika Kuliah di Bangkalan Madura, Pikir-pikir Lagi

19 Mei 2025
5 Rujak Petis Madura yang Penyajiannya Unik Terminal Mojok

5 Rujak Petis Madura dengan Cara Penyajian Unik

4 Januari 2023
7 Dosa Bupati Blora yang Sulit Dimaafkan Warga

7 Dosa Bupati Blora yang Sulit Dimaafkan Warga

9 September 2024
Mensyukuri Tinggal di Sumenep, Kabupaten Termiskin Ketiga di Jawa Timur

Mensyukuri Tinggal di Sumenep, Kabupaten Termiskin Ketiga di Jawa Timur

26 Juni 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ngemplak, Kecamatan di Sleman yang Sering Terlupakan karena Nama Besar Depok dan Ngaglik Mojok.co

Ngemplak, Kecamatan di Sleman yang Sering Terlupakan karena Nama Besar Depok dan Ngaglik

19 Januari 2026
Kelurahan Batununggal dan Kecamatan Batununggal: Nama Mirip dan Sama-sama di Bandung, tapi Takdirnya Berbeda Mojok.co

Kelurahan Batununggal dan Kecamatan Batununggal: Nama Mirip dan Sama-sama di Bandung, tapi Takdirnya Berbeda

15 Januari 2026
Jalan Kedung Cowek Surabaya: Jalur Mulus yang Isinya Pengendara dengan Etika Minus

Jalan Kedung Cowek Surabaya: Jalur Mulus yang Isinya Pengendara dengan Etika Minus

15 Januari 2026
Mengaku dari Purwokerto Lebih Praktis Dibanding dari Kabupaten Banyumas Mojok.co

Mengaku dari Purwokerto Lebih Praktis Dibanding dari Kabupaten Banyumas

14 Januari 2026
Rute KRL Duri-Sudirman, Simbol Perjuangan Pekerja Jakarta (Unsplash)

Rute KRL dari Stasiun Duri ke Sudirman Adalah Rute KRL Paling Berkesan, Rute Ini Mengingatkan Saya akan Arti Sebuah Perjuangan dan Harapan

15 Januari 2026
Ilustrasi Hadapi Banjir, Warga Pantura Paling Kuat Nikmati Kesengsaraan (Unsplash)

Orang Pantura Adalah Orang Paling Tabah, Mereka Paling Kuat Menghadapi Kesengsaraan karena Banjir

14 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan
  • Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu
  • Nasib Tinggal di Jogja dan Jakarta Ternyata Sama Saja, Baru Sadar Cara Ini Jadi Kunci Finansial di Tahun 2026
  • Mahasiswa di Jogja Melawan Kesepian dan Siksaan Kemiskinan dengan Ratusan Mangkuk Mie Ayam
  • Beasiswa LPDP 80 Persen ke STEM: Negara Ingin Membuat Robot Tanpa Jiwa?
  • Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.