Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Nasib Bandung dan Jogja, Kota Salah Urus yang Bersembunyi di Balik Romantisasi

Akbar Malik Adi Nugraha oleh Akbar Malik Adi Nugraha
25 November 2023
A A
Nasib Bandung dan Jogja, Kota Salah Urus yang Bersembunyi di Balik Romantisasi Mojok.co

Nasib Bandung dan Jogja, Kota Salah Urus yang Bersembunyi di Balik Romantisasi (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Bandung dan Jogja perlu berbenah, jangan terus menerus bersembunyi di balik romantisasi. 

Beberapa waktu lalu di X atau Twitter ramai unggahan mengenai jalanan Bandung yang begitu syahdu setelah hujan. Postingan itu menyertakan foto Jalanan Bandung dengan pepohonan rindang dengan aspal yang tampak basah sehabis hujan. Tentu postingan itu mengundang banyak like dan repost. Apalagi menggunakan narasi seputar rindu dan kangen. 

Sebagai orang asli Bandung, saya sudah kenyang dengan narasi-narasi seperti itu. Memang, Bandung lebih nyaman untuk ditinggali daripada Jakarta. Namun, hal itu tidak menjadikan Bandung bebas masalah. Nyatanya, permasalahan Paris Van Java ini semakin banyak.

Sama-sama punya banyak PR

Masih lekat di ingatan, tahu lalu ramai pemberitaan mengenai sekumpulan anak muda yang mengeroyok pengguna jalan lain tanpa sebab yang jelas. Korban hanya bisa pasrah hingga terkapar di pinggir jalan. 

Bicara soal kejahatan di jalan, Bandung memang tidak pernah aman. Sudah bukan rahasia geng motor di Bandung sungguh menyeramkan. Tidak sekadar mengintimidasi dari suara kenalpotnya yang bising, mereka tidak segan-segan menikam atau menganiaya siapa saja yang melintas di jalan. 

Selain geng motor, persoalan Ibu Kota Provinsi Jawa Barat ini adalah macet. Salah satu penulis Mojok, Yusuf El Hakim, pernah menuliskannya dalam artikel berjudul Surat Terbuka untuk Pemerintah Kota Bandung: Tolong Atasi Kemacetan di Bunderan Cibiru! Sebenarnya, selain Bunderan Ciburu masih ada titik-titik kemacetan lainnya. Jumlahnya juga semakin banyak dari  tahun ke tahun. 

Kemana perginya keluhan-keluhan itu? yang muncul dan viral di media sosial justru Bandung yang syahdu dan bikin kangen. Seolah-olah Kota Kembang ini baik-baik saja, padahal ya sekarat. 

Kalau boleh mencari pembanding, nasib Bandung dan Jogja sebenarnya mirip. Sebagai warga Bandung yang pernah merantau ke Semarang, saya kerap mengunjungi Jogja karena jaraknya yang tidak begitu jauh. Setelah kunjungan demi kunjungan, Bandung dan Jogja sama-sama punya persoalan pelik di balik berbagai romantisasi. 

Baca Juga:

Dosa Penjual Tongseng Kambing yang Merusak Rasa dan Mengecewakan Pembeli

7 Destinasi Wisata Bantul yang Nggak Spesial dan Cukup Dikunjungi Sekali Seumur Hidup

Jogja juga sekarat di balik julukannya sebagai Kota Pelajar, Kota Budaya, Kota Pariwisata, Kota Toleransi, Kota Gudeg, Kota Bakpia dan masih banyak julukan positif lain. Sebutan-sebutan yang wah itu seolah-olah mengaburkan fakta bahwa hidup di Jogja semakin sulit. Asal tahu saja, harga tanah kian mahal, pengelolaan sampah yang kacau, kemacetan, klitih yang masih membayangi dan banyak persoalan lain. 

Baca halaman selanjutnya: Stop meromantisasi …

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 27 November 2023 oleh

Tags: BandungBandung dan JogjaJogjapilihan redaksi
Akbar Malik Adi Nugraha

Akbar Malik Adi Nugraha

Mahasiswa Universitas Diponegoro

ArtikelTerkait

Harga Tiket Konser di Jogja Terlalu Mahal (Pixabay)

Harga Tiket Konser di Jogja Terlalu Mahal, Mencekik Fans yang Cuma Ingin Melihat Pujaannya

13 November 2022
Ilustrasi Pertigaan Jati Kencana Jogja Adalah Neraka di Tengah Kota (Unsplash)

Pertigaan Jati Kencana Jogja yang Padat dan Semrawut, Semakin Bikin Emosi Bahkan Stres Pengendara Sepeda Motor.

4 Juli 2024
10 Album Terbaik 2021, dan Tentu Saja Ada Taylor Swift

10 Album Terbaik 2021, dan Tentu Saja Ada Taylor Swift

30 Desember 2021
gusti ahmad pelarian HB V mojok kraton jogja

Kisah Gusti Ahmad: Ayahnya Dibunuh Selir, Takhtanya Direbut Sultan HB VI, Hidupnya Diburu Sultan HB VII

29 Januari 2024
3 Daerah Tidak Ramah Perantau di Jogja yang Perlu Dihindari

Di Jogja, Cintamu Bisa Kandas karena Rekayasa Lalu Lintas

17 September 2024
Alasan Orang-Orang NTT Lebih Memilih Merantau Kuliah ke Jogja daripada Kota Besar Lainnya Mojok.co

Alasan Orang-Orang NTT Lebih Memilih Merantau Kuliah ke Jogja daripada Kota Besar Lainnya

29 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Botok Tawon, Makanan Unik Jawa Timur yang Rasanya Enak, tapi Saya Tak Sudi kalau Disuruh Makan Lagi

Botok Tawon, Makanan Unik Jawa Timur yang Rasanya Enak, tapi Saya Tak Sudi kalau Disuruh Makan Lagi

26 Februari 2026
Alasan Vespa Matic Dibenci Tukang Servis Motor Mojok.co

Alasan Vespa Matic Dibenci Tukang Servis Motor

23 Februari 2026
6 Dosa Penjual Kue Kering yang Bisa Merusak Momen Lebaran dan Sulit Dimaafkan Pembeli  Mojok.co

6 Dosa Penjual Kue Kering yang Bisa Merusak Momen Lebaran dan Sulit Dimaafkan Pembeli 

28 Februari 2026
Jalan Kertek Wonosobo, Jadi Pusat Ekonomi tapi Bikin Sengsara (Unsplash)

Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo Mematikan, tapi Pemerintah, Warga, hingga Ahli Klenik Saja Bingung Cari Solusinya

24 Februari 2026
Pulang ke Lembata NTT Setelah Lama Merantau di Jawa, Kaget karena Kampung Halaman Banyak Berubah Mojok.co

Momen Pulang ke Lembata NTT Setelah Sekian Lama Merantau di Jawa Diliputi Rasa Kaget, Kampung Halaman Banyak Berubah

25 Februari 2026
Manis Nastar Mengingatkan Saya akan Masa Lalu Pahit karena Cuma Bisa Menikmatinya di Rumah Tetangga Mojok.co

Manisnya Nastar Mengingatkan Saya akan Masa Lalu yang Pahit karena Cuma Bisa Menikmatinya di Rumah Saudara

26 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.