Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Bandara Ngloram di Kecamatan Cepu Blora Dipaksa Mati Suri Berkali-kali

Dimas Junian Fadillah oleh Dimas Junian Fadillah
20 Juli 2024
A A
Bandara Ngloram di Kecamatan Cepu Blora Dipaksa Mati Suri Berkali-kali

Bandara Ngloram di Kecamatan Cepu Blora Dipaksa Mati Suri Berkali-kali (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Nasib Bandara Ngloram di Kecamatan Cepu Kabupaten Blora semakin tak jelas. Jangan sampai terbengkalai lagi.

Sejak dahulu warga lokal lebih familier menyebut lokasi Bandara Ngloram sebagai lapangan terbang atau lapter. Bukan tanpa sebab, sejak dibangun tahun 1980, area ini berbentuk landasan pacu bagi pesawat pengangkut minyak Blok Cepu milik PT Pertamina. Rampung dibangun, lapangan terbang beroperasi hanya bertahan selama empat tahun. Sehingga pada tahun 1984, penerbangan dinonaktifkan total dan bandara tidak digunakan untuk distribusi minyak melalui jalur udara.

Masih terlintas di ingatan sewaktu SMA sekitar tahun 2017, saya sering mengunjungi lapter bersama teman sekelas. Saat itu kawasan yang berlokasi di Desa Ngloram ini memiliki hamparan lahan yang cukup luas dengan aspal rusak dan berbatu akibat terbengkalai. Lokasi tersebut sering dijadikan wahana balap motor bagi remaja atau bahkan ruang berkumpul untuk sekadar menikmati suasana senja di sore hari.

Waktu demi waktu terus berlalu, hingga pada akhirnya lapter dipugar menjadi sebuah bandara domestik di tahun 2018. Tentu hal ini memberikan peluang bagi Kecamatan Cepu Blora agar dapat berkembang dan turut membantu menyejahterakan masyarakat sekitar.

Akan tetapi harapan kemajuan akibat pembangunan bandara berangsur-angsur memudar. Hal ini disebabkan arus lalu lintas penerbangan justru kian sepi dan kurang diminati. Sehingga untuk sementara waktu bahkan dengan batas waktu yang tidak ditentukan bandara ini terpaksa tidak beroperasi kembali.

Bandara Ngloram Cepu Blora dipaksa mati suri untuk kesekian kali

Sebelumnya Bandara Ngloram mengalami mati suri yang cukup lama. Terhitung sudah 34 tahun bandara ini tidak dioperasikan untuk melakukan kegiatan penerbangan. Hingga akhirnya tahun 2018 area dengan luas kurang lebih 27 hektare tersebut dikelola untuk dilakukan reaktifasi oleh Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara bersama Pemkab Blora.

Proses pengaktifan kembali Bandara Ngloram dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang seperti lahan parkir, ruang tunggu dan tentunya landasan pacu sesuai standar teknis penerbangan. Bandara ini diproyeksikan dapat menjadi alternatif konektivitas dan aksesibilatas bagi masyarakat di Kabupaten Blora, Bojonegoro, Rembang, dan sekitarnya.

Setelah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 17 Desember 2021, jadwal penerbangan justru kian menurun, bahkan jumlahnya dapat dihitung menggunakan jari. Hambatan muncul silih berganti mulai dari adanya revitalisasi Bandara Halim Perdana Kusuma hingga tidak adanya penumpang. Tak heran jika maskapai penerbangan seperti Wings Air dan Citilink terpaksa memberhentikan jadwal penerbangan di Bandara Ngloram Cepu Blora.

Baca Juga:

Rujak Teplak Khas Tegal Adalah Anomali bagi Warga Blora, Rujak kok Jadi Menu Sarapan, Aneh!

3 Fakta Menarik tentang Blora yang Jarang Orang Bicarakan

Bahkan penerbangan domestik terakhir dilakukan pada tahun 2023 yang hanya digunakan untuk mengangkut jemaah haji. Setelah itu bandara tidak menunjukkan keberadaan jadwal penerbangan kembali.

Ironisnya, Bandara Ngloram seakan dipaksa mati suri berkali-kali. Padahal proses pembuatan bandara terebut sudah menelan anggaran APBN cukup tinggi sebanyak 132 miliar. Eman-eman kalau tidak segera dicarikan alternatif solusi agar Bandara Ngloram Cepu Blora bisa hidup kembali.

Hambatan yang harus diperhatikan Pemkab Blora

Sepinya peminat untuk menggunakan pesawat dalam bepergian tentu dipengaruhi berbagai faktor. Salah satu pemicunya adalah terbatasnya akses penumpang untuk mencapai Bandara Ngloram. Hal ini sangat menyulitkan, terlebih bagi para penumpang yang berasal dari luar daerah.

Jika sebelumnya calon penumpang berangkat menggunakan bus atau kereta menuju Cepu Blora, sesampainya di tempat pemberhentian para penumpang harus mencari alternatif transportasi lain agar bisa sampai di bandara. Sebab, belum ada sistem pengelolaan yang terintegrasi dari Pemkab setempat.

Pemantik selanjutnya adalah pilihan tujuan yang kurang bervariasi. Selama masih aktif beroperasi, Bandara Ngloram hanya menyediakan pemesanan tiket dengan tujuan Blora-Jakarta pulang pergi dan hanya tersedia jadwal 2 kali dalam seminggu. Tentu saja masyarakat mengurungkan niat untuk menggunakan transportasi udara tersebut. Bagaimana mungkin jika ada orang ingin menuju Surabaya tapi mesti transit ke Jakarta terlebih dahulu, yo malah amindho gaweni.

Masih punya asa

Di tengah kondisi yang kian terpuruk, Bandara Ngloram di Cepu Blora masih memilik peluang untuk bisa diselamatkan. Kawasan ini ditunjang dengan infrastruktur jalan menuju bandara yang sudah rapi diperbaiki. Selain itu keberadaan moda transportasi darat yang berfungsi sebagai penghubung bandara seperti kereta dan bus mestinya dapat segera diintegrasikan. Sehingga dapat dilakukan mitigasi sedini mungkin demi keberlanjutan Bbandara Ngloram agar tetap aktif.

Memberikan inovasi dan pencegahan agar bandara tidak mangkrak menjadi penting dilakukan. Di samping agar anggaran yang digelontorkan dari pajak rakyat tidak terbuang sia-sia, namun juga masyarakat sekitar lokasi bandara turut merasakan dampak positif pembangunan di daerahnya.

Jika Bandara Ngloram di Cepu Blora sampai terbengkalai kembali bahkan hingga mati suri untuk kesekian kalinya, tentu bukan menjadi sebuah tragedi lagi, tapi menjadi sebuah komedi yang akan dikenang abadi.

Penulis: Dimas Junian Fadillah
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Sebagai Orang Blora, Saya Yakin Bandara Ngloram Nggak akan Mangkrak.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 20 Juli 2024 oleh

Tags: bandara nglorambloracepu
Dimas Junian Fadillah

Dimas Junian Fadillah

Magister Administrasi Publik, tertarik menulis isu lokal, politik dan kebijakan publik.

ArtikelTerkait

Blora Memang Banyak Kekurangan, tapi Jangan Diprotes Terus, dong! Mojok.co

Blora Memang Banyak Kekurangan, tapi Jangan Diprotes Terus, dong!

11 Desember 2023
Saya Asli Bojonegoro, tapi Bangga Menjadi Warga Blora karena 3 Hal Ini Tidak Akan Ditemukan di Bojonegoro

Saya Asli Bojonegoro, tapi Bangga Menjadi Warga Blora karena 3 Hal Ini Tidak Akan Ditemukan di Bojonegoro

16 Maret 2025
4 Keistimewaan Bojonegoro di Mata Orang Blora yang Memantik Rasa Iri

4 Keistimewaan Bojonegoro di Mata Orang Blora yang Memantik Rasa Iri

19 Oktober 2025
Sate Pak Daman, Kuliner Khas Blora yang Wajib Banget Dicoba

Sate Pak Daman, Kuliner Khas Blora yang Wajib Banget Dicoba

22 April 2023
Goa Terawang, Wisata Alam Blora yang Tidak Mengecewakan

Goa Terawang, Wisata Alam Blora yang Tidak Mengecewakan

3 November 2025
Jangan Ajukan Pertanyaan Ini ke Orang Blora, Mereka Sudah Malas Menjawabnya Mojok.co

Blora, Kabupaten yang Bingung Menentukan Arah Pembangunan: Industri Belum Jadi, tapi Malah Ikutan Menggarap Lahan Pertanian

28 Juli 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Lawson X Jujutsu Kaisen: Bawa Kerusuhan Klenik Shibuya di Jajananmu

Lawson X Jujutsu Kaisen: Bawa Kerusuhan Klenik Shibuya di Jajananmu

31 Januari 2026
Julukan “Blok M-nya Purwokerto” bagi Kebondalem Cuma Bikin Purwokerto Terlihat Minder dan Tunduk pada Jakarta

Purwokerto Memang Kota Wisata, tapi Wisatawan Tak Diberi Petunjuk dan Dibiarkan Bingung Mau ke Mana

5 Februari 2026
Jatim Park, Tempat Wisata Mainstream di Malang Raya yang Anehnya Tetap Asyik walau Sudah Dikunjungi Berkali-kali Mojok.co

Jatim Park, Tempat Wisata Mainstream di Malang Raya yang Anehnya Tetap Asyik walau Sudah Dikunjungi Berkali-kali

6 Februari 2026
Lawang Sewu, Destinasi Wisata Semarang yang Nggak Perlu Diulang Dua Kali Mojok.co

Lawang Sewu, Destinasi Wisata Semarang yang Nggak Perlu Diulang Dua Kali

1 Februari 2026
Rangka Ringkih Honda Vario 160 “Membunuh” Performa Mesin yang Ampuh Mojok.co

Rangka Ringkih Honda Vario 160 “Membunuh” Performa Mesin yang Ampuh

4 Februari 2026
Betapa Dangkal Cara Berpikir Mereka yang Menganggap Jadi IRT Adalah Aib Mojok.co

Betapa Dangkal Cara Berpikir Mereka yang Menganggap Jadi IRT Adalah Aib

1 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.