Bakso President Malang Overrated, Banyak Bakso Lain yang Lebih Enak dan Murah

Bakso President Malang Overrated, Banyak Bakso Lain yang Lebih Enak dan Murah Mojok.co

Bakso President Malang Overrated, Banyak Bakso Lain yang Lebih Enak dan Murah (unsplash.com)

Sudah menjadi rahasia umum, sesuatu yang viral di suatu daerah malah jarang dilirik oleh warga lokal. Saya melihat hal itu pada Bakso President Malang. Kalau Jogja punya tourist trap berwujud Kopi Klotok, maka Malang punya Bakso President. 

Kedai bakso ini memang salah satu tempat makan legendaris yang sudah eksis sejak 1970-an. Nggak heran kalau tempat ini selalu muncul di berbagai artikel dan konten sosial media seputar spot kulineran di Malang. Itu mengapa, pengunjung dari berbagai daerah berbondong-bondong mampir Bakso President ketika berkunjung ke Malang.  

Akan tetapi, bagi warga Malang, Bakso President itu overrated. Narasi yang beredar seputar kuliner yang satu ini terlalu berlebihan. Di bawah ini saya jelaskan beberapa alasannya. 

#1 Bakso President Malang hanya menjual pemandangan

Barangkali daya tarik utama dari Bakso President adalah lokasinya yang unik dan menawarkan pengalaman makan yang tidak biasa. Kedai ini terletak di tepi perlintasan kereta api yang masih aktif. Sehingga pengunjung bisa menikmati sensasi ngebakso sambil memandangi lalu lalang kereta api.

Sebuah pemandangan yang mungkin terasa unik bagi orang-orang yang tidak tinggal di sepanjang rel kereta api. Apalagi di zaman masifnya penggunaan sosial media seperti sekarang, lumayan bisa menjadi bahan konten sosial media. Sebenarnya hal ini mengingatkan saya pada Kopi Klotok yang menawarkan sensasi makan di tepi sawah yang selalu ramai oleh pengunjung dari berbagai daerah. Padahal kalau dari segi menu ya biasa saja.

Baca halaman selanjutnya: Harganya tergolong mahal …

#2 Harganya tergolong mahal dibanding kuliner bakso lain

Embel-embel “legend” membuat harga makanan di Bakso President cenderung lebih mahal daripada rata-rata bakso di Kota Malang. Bakso pentolnya dihargai mulai dari Rp5.000-Rp20.000 tergantung variasinya. Sedangkan kondimen lain seperti gorengan dan siomay harganya Rp5.000-an. 

Buat orang-orang yang nggak mau ribet memilih komponen bakso secara manual, ada opsi paket bakso. Harga paket itu beragam, mulai dari Rp20.000-an untuk paket hemat hingga Rp50.000-an untuk paket paling komplit. Itu belum termasuk minuman lho. 

Melihat daftar harga itu, jajan di Bakso President Malang cukup menguras kantong kan? Dihitung-hitung, perlu menyediakan uang setidaknya Rp30.000-an kalau ingin makan dan minum di sana. Bagi warga luar kota yang berasal dari UMR tinggi, harga itu mungkin nggak jadi masalah. Namun, bagi warga Malang yang terbiasa makan bakso di Kota Malang, pasti tau kalau dengan Rp10.000 saja kita bisa ngebakso sampai begah.

#3 Harga nggak sepadan dengan rasa dan pengalaman kulineran

Selain harga yang cukup menguras kantong, rasa Bakso President sebenarnya biasa saja. Bukannya nggak enak lho ya. Rasanya enak kok, hanya saja nggak spesial. 

Kalau kalian tipe orang yang mengutamakan cita rasa dibanding pengalaman makan, masih banyak opsi bakso lain di Malang. Rasanya setara, bahkan lebih nikmat dibanding Bakso President. Tentu saja dengan harga yang lebih terjangkau.

Selain rasa yang nggak spesial, tempat makan di Bakso President Malang sebenarnya nggak begitu luas. Tempat makan ini akan kurang nyaman ketika pengunjung membludak, terutama saat musim liburan. Mau tidak mau pengunjung harus makan dengan segara supaya bisa bergantian dengan pengunjung lain. Jadi jangan bayangkan bisa ngobrol santai sambil menikmati semangkuk bakso dan pemandang rel kereta api ya. 

Di saat-saat padat seperti itu, Bakso President Malang kesannya jadi nggak worth it mengingat harganya yang cukup mahal. Namun, kalau kalian datangnya pas pengunjung sedang sepi-sepinya, menikmati semangkuk bakso dengan pemandangan rel kereta api bukan pengalaman yang buruk kok. 

Kalau kalian datang dari luar Malang dan masih penasaran dengan sensasi ngebakso di Bakso President, silakan saja mencoba. Tapi, jangan buru-buru kemakan branding sosial media biar ekspektasinya nggak ketinggian dan berujung kecewa. Saran saya, hindari berkunjung saat musim liburan biar bisa ngebakso di Bakso President dengan lebih khidmat.

Penulis: Erma Kumala Dewi
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Orang Batu Nggak Suka Disamakan dengan Orang Malang. Keduanya Memang Serupa, tapi Tak Sama!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Exit mobile version