Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Bahasa Malaysia Lucu karena Banyak Kosakatanya Persis Bahasa Indonesia

Zulfikar Manggau oleh Zulfikar Manggau
9 Desember 2020
A A
Lagu Malaysia, yang Dibenci dan yang Tetap Masuk ke Hati mojok.co

Lagu Malaysia, yang Dibenci dan yang Tetap Masuk ke Hati mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Selalu ada hal menarik saat menulis tentang negeri jiran Malaysia, konten yang dibahas pun bisa bervariasi. Sebagai orang yang memiliki pengalaman pernah menetap di Selangor bersama keluarga saat bersekolah dulu, saya mau bercerita tentang bahasa Malaysia (Melayu) atau di sana biasa disingkat BM.

Ada beberapa bahasa Malaysia yang memiliki makna berbeda dengan bahasa Indonesia, padahal katanya sama. Hal ini biasanya bikin kita lumayan bingung. Ada juga kata-kata dalam bahasa Malaysia yang kedengarannya lucu bagi orang Indonesia, biasanya kata-kata ini merupakan kata serapan dari bahasa Inggris.

Pada masa awal menetap di Malaysia sebagai mahasiswa College of Graduate Studies (COGS) University Tenaga Nasional (UNITEN) Selangor Darul Ehsan, saya sering dibuat bingung dengan bahasa Malaysia. Saya akan mulai dengan menceritakan pengalaman di kelas sewaktu awal kuliah dulu.

Kejadian ini terjadi pada saat break kuliah di kantin kampus. Salah seorang kawan Malaysia bertanya pada saya, “Duduk dekat mana?”. Saya pun langsung menjawab, “Tadi duduk di bangku paling belakang dekat si X.” Encik, panggilan resmi bapak di Malaysia, tersebut jadi bingung.

Rupanya kata “duduk” dalam BM artinya tinggal. Jadi, dia bermaksud menanyakan pada saya di mana saya tinggal. Kalau dipikir-pikir benar juga sih. Mereka mengambil dari kata dasar “duduk” untuk penduduk yang artinya bertempat tinggal.

Kata-kata lain yang sama seperti bahasa Indonesia namun memiliki makna yang berbeda dan cukup mengganggu saya, khususnya pada masa-masa awal tinggal di sana, antara lain: “seronok”. Dalam bahasa Malaysia, “seronok” berarti senang. Sementara “senang” berarti mudah. Beda banget dengan bahasa Indonesia ya?

Ada lagi satu cerita mengenai kata “sulit”. Waktu itu ada soal ujian bahasa Inggris yang dibawa ke ruangan oleh petugas. Di bagian luar amplop terdapat stempel kata “SULIT”. Saya yang kebetulan membacanya langsung membatin, “Wah, pasti susah nih ujiannya.” Padahal “sulit” dalam bahasa Malaysia berarti rahasia! Alamak!

Bahasa Malaysia lain yang memiliki makna berbeda dari bahasa Indonesia, antara lain: “percuma” yang berarti gratis, “jimat” berarti hemat, “berbual” berarti berbicara, “budak-budak” berarti anak-anak, “pontianak” berarti kuntilanak, “kereta kebal” berarti tank. Ada juga kata “pejabat” yang ternyata memiliki makna berbeda dengan “pejabat” dalam bahasa Indonesia. Jika orang Malaysia bilang kita itu pejabat, jangan bangga dulu. Pejabat dalam BM berarti kantor, jadi maksudnya “pejabat” adalah orang kantoran.

Baca Juga:

7 Istilah Dingin dalam Bahasa Jawa, Mulai dari Adem sampai Sembribit

13 Kosakata Bahasa Madura Paling “Menjebak” dan Perlu Diperhatikan Pendatang yang Baru Belajar

Selain kata “pejabat” yang bikin orang Indonesia salah paham, kata “kantor pusat” dalam bahasa Malaysia juga memiliki makna yang berbeda dengan “kantor pusat” dalam bahasa Indonesia. Di Malaysia, “kantor pusat” berarti ibu pejabat. Hati-hati jika Anda berkunjung ke kantor pusat sebuah perusahaan di sana. Bisa digosipin lantaran nyambangin “ibu pejabat” di Malaysia. Hahaha. Saya pernah melihat kantor “Pejabat Urusan” di Malaysia, ternyata itu maksudnya kantor biro jasa.

Pada konteks yang sama pada sebutan profesi, saya juga mencatat beberapa perbedaaan. Orang Malaysia menyebut “pengacara” bukan seperti profesi Hotman Paris Hutapea di Indonesia, melainkan pembawa acara. Yah seperti Daniel Mananta begitu lah. Sementara bahasa Malaysia untuk pengacara adalah “peguwam”.

Selanjutnya, ada beberapa kata dalam bahasa Malaysia yang lucu dan kedengarannya unik bagi orang Indonesia, sebut saja “pawagam” (mirip dengan peguwan tadi) yang berarti bioskop. “Pawagam” ini ternyata singkatan dari panggung wayang gambar. Memang sih, BM untuk “film” adalah wayang gambar. Ada juga “dewan orang ramai” yang dalam bahasa Indonesia berarti gedung serbaguna, “temu duga” berarti wawancara, “surat rayuan” berarti surat lamaran.

Oh ya, jika orang Indonesia menyebut “cendera mata”, maka orang Malaysia menyebutnya “cendera hati”. Dari mata turun ke hati kali yaaa. Selain itu, jangan sekali-kali menyebut “telur mata sapi” di depan orang Malaysia, karena mereka tahunya “telur mata kerbau.”

Pada konteks lain, di Malaysia banyak sekali kata-kata serapan bahasa Inggris yang langsung ditulis dan dieja versi BM. Sebut saja “tayar” untuk ban (tire), “butang” untuk tombol (button), “polis” untuk polisi (police), “motosikal” untuk sepeda motor (motorcycle), dll.

Ada juga kata dalam bahasa Inggris yang kesannya terpaksa diterjemahkan ke dalam BM. Misalnya, “download”. Bahasa Malaysia untuk “download” adalah turun muat, bahkan ada yang menulis turun kandungan! Ada lagi kata “DVD player” yang dalam bahasa Malaysia berubah menjadi pemain DVD. “Remote control” yang berubah jadi kawalan jauh, hingga “stuntman” yang dalam BM disebut laga ngeri. Kalau dipikir benar juga sih, kan jadi stuntman cukup mengerikan. Hahaha.

Tulisan mengenai bahasa Malaysia yang kedengarannya lucu bagi orang Indonesia ini akan saya akhiri dengan frasa “rumah sakit korban lelaki”. Nah, pasti banyak orang Indonesia yang pernah mendengar istilah ini sebagai rumah bersalin di Malaysia. Saya pun mengetahui istilah ini sejak masih tinggal di Makassar. Setelah tinggal di Malaysia, saya jadi penasaran dan pengin cari tahu kebenarannya.

Setelah mencari-cari sambil berwisata (bahasa Malaysia untuk berwisata “makan angin” loh) di hampir seluruh pelosok Peninsular hingga Negeri Sabah, dari Negeri Johor di selatan sampai Perlis di utara, serta kota-kota sepanjang East Coast seperti Pahang, Kelantan, dan Labuan di Sabah, saya berkesimpulan jika rumah sakit korban lelaki itu tidak ada.

Di sana yang ada “klinik” atau “hospital” saja. Mungkin ini jokes kita saja di Indonesia tentang bahasa Malaysia. Dalam bahasa Malaysia sendiri tidak ada yang namanya “rumah sakit korban lelaki”. Termasuk kata-kata yang hanya jokes saja, padahal kenyataannya tidak benar, seperti “bersetubuh dengan bumi”, “kementerian tak berdosa”, dll.

BACA JUGA Hargai Orang yang Belajar Bahasa Jawa, dong. Jangan Sedikit-sedikit Dibilang Nggak Pantas.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 8 Desember 2020 oleh

Tags: Bahasa
Zulfikar Manggau

Zulfikar Manggau

Pekerja BUMN

ArtikelTerkait

Panduan Bahasa Korporat bagi Karyawan Baru di Jakarta supaya Nggak Syok

Panduan Bahasa Korporat bagi Karyawan Baru Jakarta supaya Nggak Syok

23 Januari 2025
Jangan Anggap Mudah Bahasa Indonesia kalau Nulis Saja Masih Sering Salah

Jangan Anggap Mudah Bahasa Indonesia kalau Nulis Saja Masih Sering Salah

7 Februari 2023
5 Alasan Orang Banyumas Susah Bikin Move On terminal mojok.co

Lima Bahasa yang Wajib Dipelajari Kaum Ngapak

31 Oktober 2020

Tulisan Makin Ngaco, Aplikasi Wattpad Butuh Editor Kebahasaan

2 Juni 2021
Perbedaan Bahasa Ngapak dengan Bahasa Jawa Bandek yang Perlu Diketahui terminal mojok.co

Perbedaan Bahasa Ngapak dengan Bahasa Jawa Bandek yang Perlu Diketahui

13 Oktober 2020
12 Kosakata Bahasa Tegal yang Biasa Digunakan dalam Percakapan Sehari-hari

12 Kosakata Bahasa Tegal yang Biasa Digunakan dalam Percakapan Sehari-hari

28 Februari 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Bukber Berkedok Reuni Itu Scam- Arena Bunuh Teman (Unsplash)

Bukber Berkedok Reuni Itu Seperti “Scam”: Adu Outfit, Adu Gaji, Adu Kerjaan, Ujung-ujungnya Adu Nasib

1 Maret 2026
5 Barang Private Label Indomaret yang Ternyata Lebih Unggul Dibanding Merek-merek yang Sudah Besar Mojok.co

5 Produk Private Label Indomaret yang Ternyata Lebih Unggul Dibanding Merek yang Sudah Besar

25 Februari 2026
Nasi Godog, Makanan Magelang yang Nggak Ramah di Lidah Pendatang, Tampilan dan Rasanya Absurd Mojok.co

Nasi Godog Magelang, Makanan Aneh yang Nggak Ramah di Lidah Pendatang

28 Februari 2026
5 Takjil Red Flag yang Bisa Membahayakan Kesehatan Pembeli terminal

5 Takjil Red Flag yang Bisa Membahayakan Kesehatan Pembeli

24 Februari 2026
Sisi Gelap Jalan Pantura Situbondo: Gelap, Banjir, dan Jalan Berlubang Bikin Jalan Ini Begitu Gawat!

Sisi Gelap Jalan Pantura Situbondo: Gelap, Banjir, dan Jalan Berlubang Bikin Jalan Ini Begitu Gawat!

28 Februari 2026
Alasan Vespa Matic Dibenci Tukang Servis Motor Mojok.co

Alasan Vespa Matic Dibenci Tukang Servis Motor

23 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.