Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Featured

Bagi Saya, Rasa Mi Lemonilo Tidak Mengecewakan dan Iklannya Tidak Berdusta

Yesaya Sihombing oleh Yesaya Sihombing
3 Mei 2021
A A
Share on FacebookShare on Twitter

Membaca tulisan Mas Firdaus Deni Febriansyah yang berjudul “Saya Adalah Salah Satu Korban Iklan Mi Instan Lemonilo yang Ternyata Rasanya Bikin Kecewa“, cukup membuat hati saya kecewa. Bukan, bukan kecewa pada mi Lemonilo-nya, tapi pada apa yang disampaikan oleh sang penulis.

Begini, di satu sisi penulis mengatakan bahwa iklan mi Lemonilo berdusta tentang rasa. “Rasa minya eneg dengan bumbu yang terlalu kuat,” katanya. Namun, di sisi lain, penulis mengatakan, “Mungkin saja rasa yang kurang nendang ini memang menandakan mi instan Lemonilo adalah mi yang benar-benar sehat sesuai apa yang diiklankan. Karena harus diakui, sebenarnya makanan sehat adalah makanan yang nggak enak.”

Jadi sebenarnya, bumbunya yang terlalu kuat, atau rasanya yang kurang nendang? Penulis sendiri pada akhirnya berkesimpulan, “Karena harus diakui, sebenarnya makanan sehat adalah makanan yang nggak enak.”

Hmmm….

Saya sendiri pernah mencoba mi instan Lemonilo satu dua kali. Sebelumnya, saya biasa makan Indomie tante (tanpa telor) maupun intel (Indomie telor) di warung-warung Aa’ semasa kuliah di Jogja. Sedangkan di rumah, mi yang hampir selalu ready stock adalah Mie Sedap. Ya, keluarga kami sudah memutuskan untuk convert dari Indomie ke Mie Sedap, walaupun Indomie di masa itu berusaha keras meraih kembali dominasinya di jagat per-mie-an Indonesia, dengan mendapuk 3 Diva sebagai bintang iklannya.

Memang ada perbedaan rasa di antara ketiga mi yang penah saya coba itu. Dan menurut saya, target pasar dari Lemonilo jelas berbeda. Bukan, maksud saya bukan untuk orang yang lebih berduit atau apa pun. Namun, mereka menyasar orang-orang yang lebih memperhatikan kesehatan, entah karena pernah mengalami pengalaman penyakit lambung akut, atau karena termakan kampanye “bahaya MSG”.

Saya sendiri tidak mengetahui dengan pasti seberapa sehat mi Lemonilo dibanding dengan mi instan yang lain. Namun, inilah yang dinamakan strategi iklan.

Wong iklan kampanye saja strateginya bisa macam-macam. Tiap calon kepala daerah berhak mengatakan merekalah yang paling jujur dan bersih dari korupsi. Kenyataannya? Entah.

Baca Juga:

Indomie Hype Abis Nyemek Jogja Rasa Rendang Enak, tapi Serba Nanggung!

Tak Ada Mie Instan yang Tetap Enak Dimakan Mentah selain Mie Sedaap Goreng

Itu sebabnya, tiap produk sah-sah saja menggunakan strategi macam mi Lemonilo. Bandingkan coba, dengan iklan Le Minerale yang mendaku diri sebagai minuman kemasan paling sehat. Sah-sah saja mereka mengatakan demikian. Wong, namanya strategi iklan.

Apakah strategi itu berhasil? Bisa ya, bisa tidak. Seperti yang saya katakan tadi, untuk orang-orang yang sangat memperhatikan kesehatan, bisa jadi mereka akan mengubah pilihan air kemasan sehari-harinya, dari Aqua atau Ades, menjadi Le Minerale.

Jadi ya, termasuk untuk urusan mi, tentu saja jika target pasarnya berbeda, lidah yang disasar pun berbeda. Orang-orang yang sangat concern dengan kesehatan tak akan terlalu mempedulikan rasa. Yang penting sehat, kata mereka.

Walau demikian, membandingkan rasa mi Lemonilo dengan rasa makanan di rumah sakit tentu saja terlalu jauh.

Rasa mi Lemonilo, menurut saya masih tergolong masuk akal, jika tidak mau dikatakan enak. Terlebih, tekstur minya itu lho yang menurut saya harus lebih di kedepankan, lembut dan tidak sepadat mi biasanya. Harapannya, residu mi Lemonilo akan lebih mudah dicerna oleh usus sehingga urusan ke belakang pun menjadi lebih lancar.

Simpulannya, apakah Lemonilo enak?

Ya, tergantung lidah masing-masing penikmatnya.

Apakah ada yang merasa kecewa dengan rasa dari Lemonilo karena berbeda dengan ekspektasi?

Ya bisa jadi.

Apakah iklan Lemonilo berdusta?

Tentu saja tidak!

Oh ya, agar tidak dianggap sebagai iklan, saya masih setia sebagai penganut Mie Sedap garis keras dan air kemasan isi ulang tak bermerek.

BACA JUGA SuperMi Nutrimi Adalah Inovasi yang Lebih Superior Dibandingkan Lemonilo dan tulisan Yesaya Sihombing lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 3 Mei 2021 oleh

Tags: indomieMi Instanmi Lemonilomie sedaap
Yesaya Sihombing

Yesaya Sihombing

Pengamat segala hal.

ArtikelTerkait

mi instan

10 Pilihan Rasa Mi Instan Paling Enak dari Pabrikan Indonesia

22 April 2021
4 Fakta Menarik Mi Instan yang Nggak Diketahui Semua Orang Terminal Mojok

4 Fakta Menarik Mi Instan yang Nggak Diketahui Semua Orang

29 November 2022
Indomie Coto Makassar, Cara Lain Menikmati Coto dengan Harga Merakyat Terminal Mojok

Indomie Coto Makassar, Cara Lain Menikmati Coto dengan Harga Merakyat

25 Juni 2022
6 Rahasia Mie Sedaap Cup yang Sukses Mengakhiri Kejayaan Pop Mie

Review 3 Varian Mie Sedaap Cup Rawit Bingit: Mana yang Pedasnya Paling Sengit?

3 Mei 2025
Mie Sejati Toppa Lada, Mi Goreng Cita Rasa Khas Makassar yang Patut Dicoba Terminal Mojok

Mie Sejati Toppa Lada, Mi Goreng Bercita Rasa Khas Makassar yang Patut Dicoba

11 Oktober 2022
Mi Instan Gaga Habanero: Pedasnya Nggak Kira-kira, Rasanya Tetap Juara

Mi Instan Gaga Habanero: Pedasnya Nggak Kira-kira, Rasanya Tetap Juara

26 November 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dear Pemerintah Banyuwangi, Membatasi Jam Operasional Ritel Modern Itu Justru Mematikan Wisata Banyuwangi

Dear Pemerintah Banyuwangi, Membatasi Jam Operasional Ritel Modern Itu Justru Mematikan Wisata Banyuwangi

22 April 2026
5 Kuliner Terbaik Demak yang Wajib Dicicipi Setidaknya Sekali Seumur Hidup Mojok.co

5 Kuliner Terbaik Demak yang Wajib Dicicipi Setidaknya Sekali Seumur Hidup

23 April 2026
Kuliah S2 Itu Wajib Caper kalau Tidak, Kalian Cuma Buang-buang Uang dan Melewatkan Banyak Kesempatan Mojok.co

Kuliah S2 Itu Ternyata Mahal: SPP-nya Bisa Jadi Murah, tapi Akan Ada Biaya Tambahan yang Menghantam!

23 April 2026
4 Tabiat Tukang Parkir yang Disukai Pengendara. Sederhana, tapi Tidak Semua Tukang Parkir Bisa Melakukannya  Mojok.co

4 Tabiat Tukang Parkir yang Disukai Pengendara. Sebenarnya Sederhana, tapi Tidak Semua Tukang Parkir Bisa Melakukannya 

18 April 2026
Untuk Warga Surabaya, Stop Menormalisasi Bayar Parkir kepada Juru Parkir di Toko Atau Minimarket yang Bertuliskan 'Parkir Gratis'!

Jalan-jalan di Surabaya Itu Mudah dan Murah, tapi Jadi Mahal karena Kebanyakan Tukang Parkir Liar

21 April 2026
Purwokerto Dipertimbangkan Orang Kota untuk Slow Living, Warlok: Bisa Jadi Masalah Baru Mojok.co

Purwokerto Jadi Tempat Slow Living Orang Kota, Warlok: Bisa Jadi Masalah Baru

22 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Ironi Jembatan Cangar Mojokerto: Berubah Jadi Titik Bunuh Diri Gara-gara Salah Kaprah Diromantisasi hingga Menginspirasi
  • Sulitnya Menjadi “Avoidant” Menjelang Usia 25, Takut Terlalu Dekat dengan Orang Lain hingga Pesimis Menikah
  • Lulusan Akuntansi Banting Setir Jadi Tukang Pijat: Dihina “Nggak Keren”, tapi Dapat Rp200 Ribu per Hari, Setara 2 Kali UMR Jogja
  • ASN Lulus S2 UGM dengan IPK 4, Bahagia Wisuda tapi Miris Tanpa Kehadiran Ibu yang Berpulang karena Kanker
  • Stigma yang Membuat Saya Menderita: Menikah dengan Bule adalah Jalur Cepat Jadi Seleb Medsos
  • Nongkrong Makin Membosankan dan Toksik Semenjak Teman Cuma Sibuk Main Game, Saya Dibilang Spaneng dan “Nggak Asyik” karena Tak Ikut Mabar

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.