Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Asisten Dosen: Tugas (Terlihat) Elit, Sidang Sulit

Nurul Fauziah oleh Nurul Fauziah
23 Agustus 2023
A A
gaji dosen mahasiswa semester tua asisten dosen

Jadi Dosen Itu Nggak Mudah, apalagi Jadi Dosen yang Nggak Bisa Nulis, Remuk! (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Kita sering mendengar celetukan ini: asisten dosen adalah jalan pintas menuju kelulusan. Dekat dengan dosen, berinteraksi secara intens membuat orang berpikir, jalan studi akan jadi lebih mudah dan lebih terbuka.

Mbahmu.

Realitas itu pahit. Asisten dosen nyatanya nggak dapet privilese sehebat yang orang kira. Mungkin ada yang lebih mudah lulusnya, tapi saya yakin betul orangnya memang dasarnya brilian dan disiplin, makanya bisa lancar. Perlu diingat, menyelesaikan studi seringnya perkara kedisiplinan, tak hanya nilai.

Daripada ngang-ngong, mending saya jelaskan dikit perkara jabatan ini, biar klean nggak punya pikiran yang tidak-tidak.

Tantangan super elit

Secara umum, tugas asisten dosen itu ya mirip dengan dosen. Jadi sudah terlihat seberapa berat tugasnya. Ditambah asdos itu jadi jembatan penghubung dosen dengan mahasiswa, tugas mereka jelas terlihat tidak mudah. Mereka kerap juga dapat tugas dari dosennya.

Duh, berat.

Tugas yang berat ini masih ditambah lagi dengan beratnya ekspektasi dari dosen dan mahasiswa. Jadi asdos memang isinya tambah-tambah kerja.

Asisten dosen pasti bisa lulus duluan

Nggak jarang, mahasiswa yang jadi asisten dosen diramalkan bakal jadi mahasiswa yang lulus duluan di angkatannya. Padahal mah, wkwkwkw.

Baca Juga:

Jurusan Ekonomi Menyelamatkan Saya dari Jurusan Kedokteran yang seperti Robot

Alasan Orang-Orang NTT Lebih Memilih Merantau Kuliah ke Jogja daripada Kota Besar Lainnya

Mahasiswa yang jadi asdos nggak jarang jadi anggota paguyuban lulus agak belakangan. Faktornya macem-macem sih, ada dosen yang belum rela “kehilangan” asistennya, ada yang terlalu sibuk, susah cari pengganti, yada, yada. Banyak lah halangannya, jelas nggak semulus yang kalian kira.

Memang, kelulusan mereka yang agak terlambat jelas bukan aib. Toh, benefitnya banyak, dan nggak ada juga larangan untuk lulus agak terlambat. Tapi, stigma lucu ini kadang ya bikin para asdos keki juga. Mending fokus ke diri sendiri yagaseh.

Ekspektasi yang (kelewat) tinggi

Tadi sudah saya singgung perkara ekspektasi, tapi saya mau bicarakan agak detil di sini. Hal yang saya ketahui setelah menjadi asdos adalah ekspektasi orang-orang kepada para asdos adalah orang yang cerdas dan unggul.

Oleh karena itu, terkadang dosen tiba-tiba jadi perfeksionis pada para asdosnya agar skripsi tersebut minim revisi. Jika mahasiswa lain bisa memiliki visi “sidang dahulu, revisi belakangan”, asdos nggak bisa. Sebab, dosen ingin asistennya memiliki standar tinggi seperti dirinya. Wajar nggak wajar sih, tapi ya gimana.

Menjadi asisten dosen adalah tugas yang membanggakan dan berharga, tapi jelas bukan jalan pintas menuju kelulusan yang mudah. Tugas ini membutuhkan dedikasi, kemampuan komunikasi yang baik, serta kemauan untuk belajar dan tumbuh dalam lingkungan akademik.

Jadi ya, kalau masih ada yang mikir ini tiket emas, salah besar. Ketimbang nyinyirin, mending situ kerjain skripsi yang baru kelar kata pertamanya. Skripsi yang baik, adalah skripsi yang selesai.

Penulis: Nurul Fauziah
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Jadi Asisten Dosen Memang Keren, tapi Nggak Gampang

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 23 Agustus 2023 oleh

Tags: asisten dosenDosenMahasiswarevisisidang
Nurul Fauziah

Nurul Fauziah

Anak rumahan yang suka dengan isu sosial.

ArtikelTerkait

Jangan Lakukan 4 Hal Ini Saat Kuliah S2, Sudah Bukan Waktunya Lagi

Jangan Lakukan 4 Hal Ini Saat Kuliah S2, Sudah Bukan Waktunya Lagi

13 Oktober 2025
Bekerja Sesuai Passion Itu Klise, Layaknya Kata Manis yang Bikin Diabetes terminal mojok.co

Kunci Sukses Mana yang Lebih Menentukan: Membangun Relasi atau Mengasah Soft Skill Dulu?

23 Mei 2020
Drakor 'Law School' dan Realita Mahasiswa Korea yang Ambis Pol terminal mojok

Drakor ‘Law School’ dan Realita Mahasiswa Korea yang Ambis Pol

5 Mei 2021
Nggak Semua Orang Cocok Kuliah di Jurusan Rekam Medis, Kuliahnya Kaku dan Sering Dianaktirikan Mojok.co

Nggak Semua Orang Cocok Kuliah di Jurusan Rekam Medis, Kuliahnya Kaku dan Sering Dianaktirikan

4 Juni 2024
Kenapa sih Mahasiswa Selalu Memilih Bali sebagai Tujuan KKL? Emangnya Nggak Ada Tempat Lain?

Kenapa sih Mahasiswa Selalu Memilih Bali sebagai Tujuan KKL? Emangnya Nggak Ada Tempat Lain?

4 Oktober 2023
4 Tipe Mahasiswa yang Cocok Kuliah di Kota Semarang, Nggak Sembarang Orang Sanggup  Mojok.co jogja

4 Tipe Orang yang Sebaiknya Nggak Lanjut Kuliah di Semarang, Nggak Sembarang Orang Sanggup Menghadapi Kota Ini

29 Mei 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tan Malaka: Keunikan, Kedaulatan Berpikir, dan Sederet Karya Cemerlang

Tan Malaka: Keunikan, Kedaulatan Berpikir, dan Sederet Karya Cemerlang

26 Februari 2026
Mari Mengenal Salah Satu ‘Keajaiban’ dalam Hidup: Compounding

Mari Mengenal Salah Satu ‘Keajaiban’ dalam Hidup: Compounding

25 Februari 2026
Jalan Kertek Wonosobo, Jadi Pusat Ekonomi tapi Bikin Sengsara (Unsplash)

Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo Mematikan, tapi Pemerintah, Warga, hingga Ahli Klenik Saja Bingung Cari Solusinya

24 Februari 2026
Jangan Salah! Lebih dari 95% Penduduk Indonesia Tidak Mendukung Kemerdekaan

Jangan Salah! Lebih dari 95% Penduduk Indonesia Tidak Mendukung Kemerdekaan

26 Februari 2026
Pulang ke Lembata NTT Setelah Lama Merantau di Jawa, Kaget karena Kampung Halaman Banyak Berubah Mojok.co

Momen Pulang ke Lembata NTT Setelah Sekian Lama Merantau di Jawa Diliputi Rasa Kaget, Kampung Halaman Banyak Berubah

25 Februari 2026
Rujak Cingur, Makanan Aneh Surabaya yang Paling Nggak Disarankan untuk Pendatang Mojok.co

Rujak Cingur, Makanan Aneh Surabaya yang Paling Nggak Disarankan untuk Pendatang

26 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.