Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Media Sosial

Penyalahgunaan Beasiswa KIP-K oleh Koket Girl Viral di Media Sosial. Apa sih Koket Girl Itu?

Noor Annisa Falachul Firdausi oleh Noor Annisa Falachul Firdausi
2 Mei 2024
A A
Penyalahgunaan Beasiswa KIP-K oleh Koket Girl Viral di Media Sosial. Apa sih Koket Girl Itu?

Penyalahgunaan Beasiswa KIP-K oleh Koket Girl Viral di Media Sosial. Apa sih Koket Girl Itu? (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Istilah koket girl ramai diperbincangkan di media sosial berbarengan dengan berita penyalahgunaan beasiswa KIP-K. Sebenernya apa arti koket girl sendiri?

Polemik mengenai Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) memang selalu jadi pembahasan tiap semester. Selalu saja ada sindiran-sindiran, kritik, hingga rilis muka pemegang beasiswa KIP-K yang menyalahgunakan bantuan pendidikan. Penyalahgunaan ini umumnya punya pola yang sama.

Dana KIP-K yang seharusnya digunakan untuk membiayai pendidikan di perguruan tinggi diduga justru dimanfaatkan untuk hal-hal pribadi yang bersifat hedonisme. Tentu saja problem ini memicu banyak mahasiswa meradang. Bukan maksudnya untuk menyuruh awardee KIP-K untuk selalu tampil lusuh dan compang-camping, tapi masih banyak mahasiswa atau orang yang batal jadi mahasiswa yang lebih layak untuk dapat beasiswa KIP-K. Belum lagi dengan dugaan bahwa pemegang KIP-K yang hedon merekayasa administrasi pendaftarannya.

Beberapa hari belakangan ini drama penyalahgunaan beasiswa KIP-K kembali mencuat ke permukaan. Kali ini kasusnya agak unik dan berbeda. Sebab, oknum tajir tapi dapat KIPK yang kena spill nggak hanya satu. Dan kebetulan mereka punya image yang serupa, yaitu gadis coquette atau coquette girl (diplesetkan menjadi koket girl di X).

Sejak 29 April, istilah coquette girl, koket girl, dan gadis koket banyak digunakan di X. Viralnya istilah ini merupakan respons untuk sebuah menfess yang dikirimkan oleh anonim di base @undipmenfess. Di menfess tersebut seorang mahasiswa sekaligus influencer yang mendapatkan KIP-K ketahuan menerima KIP-K.

Sebenarnya, apa arti koket girl ini?

Terminologi coquette dalam bahasa Inggris

Istilah coquette mengalami perkembangan definisi yang cukup signifikan. Sebab, arti coquette di kamus dan penggunaan sehari-harinya cukup berbeda.

Merriam-Webster Dictionary menyebutkan bahwa coquette merujuk pada perempuan yang mencari perhatian dan kekaguman dari laki-laki, walaupun tanpa kasih sayang yang tulus. Kamus-kamus lain, seperti Oxford English Dictionary, Cambridge Dictionary, dan Collins Dictionary juga memberikan definisi serupa: perempuan yang menggoda dan genit.

Baca Juga:

Generasi Sandwich Bukan Pahlawan, Kami Adalah Tumbal Romantisasi “Bakti Anak” yang Terpaksa Menjadi Dana Pensiun Berjalan Bagi Orang Tua yang Gagal Menabung

Goa Jatijajar, Objek Wisata di Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi

Arti lain dari coquette adalah jenis burung kolibri tropis Amerika dari genus Lophornis, dengan spesies jantannya biasanya mempunyai bulu berwarna-warni atau hiasan di kepala.

Coquette, tren fesyen ala Gen-Z yang ngegemesin

Sebelum muncul istilah koket girl seperti yang ramai diperbincangkan di X, di kehidupan sehari-hari, coquette sebenarnya adalah tren fesyen yang mulai naik daun di Tumblr pada 2020 dan populer lagi di TikTok dan X mulai tahun 2022. Tren fesyen ini disebarkan oleh kalangan Gen-Z dengan memanfaatkan media sosial.

Coquette menekankan gaya berpakaian yang feminin melalui pemakaian outfit dengan renda, pita, dan warna pastel. Coquette juga mengolaborasikan unsur-unsur manis, romantis, dan centil.

Sejarah mengatakan bahwa coquette mendapatkan inspirasi dari fesyen era Victoria dan 1950-an. Marie Antoinette, permaisuri Prancis dianggap sebagai inspirasi utama kemunculan gaya coquette. Coquette juga disebut-sebut berakar dari tren-tren busana yang pernah populer sebelumnya, seperti Lolita, Regency, dan Rococo. Coqutee juga sering dihubungkan dengan estetika lain, seperti Balletcore, Cottagecore, Princesscore, dan Fairycore.

Walaupun terminologi bahasa Inggris coquette agak berkonotasi negatif, nyatanya coquette adalah ekspresi kreativitas dan kebebasan perempuan. Gaya ini membuat perempuan bebas mengekspresikan sisi feminin, polos, dan manis mereka tanpa harus merasa bersalah. Sebelumnya, pemberdayaan perempuan identik dengan gaya busana maskulin yang tentunya nggak semua orang cocok.

Gaya berpakaian ala coquette sangat mudah ditemukan saat ini. Busana berbahan satin, berenda, berwarna pink, berhiaskan payet, dan dilengkapi dengan aksesori biasanya didefiniskan sebagai coquette. Lebih mudahnya kita bisa lihat gaya Lana Del Rey yang menjadi ikon dari gaya ini atau film Barbie yang banyak menginspirasi perkembangan gaya coquette.

Saking populernya, coquette sempat digadang-gadang sebagai tema outfit Lebaran 2024. Sebab sebulan sebelumnya TikTok, Instagram, dan X di Indonesia sama-sama mengalami demam coquette. Sayangnya, coquette gagal menjadi tema pakaian di Idulfitri tahun ini karena kalah populer dari outfit shimmer.

Akankah istilah koket girl akan menjadi suatu stereotipe?

Setelah viralnya oknum-oknum yang menyalahgunakan beasiswa KIP-K dari Universitas Diponegoro, warganet langsung menemukan kesamaan di antara mereka. Para pengguna KIP-K ini seakan-akan punya template karena image dan identitas yang mereka tunjukkan di dunia maya menggunakan coquette aesthetics. Gaya berpakaian hingga feeds Instagram mereka bernuansa girly dengan nuansa warna pink atau cerah yang disertai dengan ornamen berupa bunga, pita, dan hati.

Selain itu, beberapa penyalahguna dana KIP-K juga diduga pernah melakukan perundungan dan berkata nggak pantas di media sosial. Jejak digital mereka langsung membuat sebagian warganet X langsung membuat meme untuk mengkritik koket girl ini.

Ada juga warganet yang langsung mengasosiasikan coquette sebagai kedok. Mereka menciptakan sebuah narasi bahwa perempuan-perempuan yang mengidentifikasikan diri mereka sendiri sebagai koket girl aslinya punya kelakuan yang buruk. “Coquette tapi aslinya raja iblis,” kata sebagian dari warganet di X.

Apakah nantinya gaya berpakaian coquette akan menjadi sebuah stereotipe sebagaimana kacamata bulat, kerudung Bella Square, motor Scoopy, dan kopi kekinian memicu stereotip The Nuruls? Sayang sekali ya kalau gaya berpakaian yang menjadi bagian dari kebebasan perempuan malah dapat stereotipe buruk. Tapi kita lihat saja ke depannya.

Penulis: Noor Annisa Falachul Firdausi
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Realitasnya, Beasiswa KIP Bukan untuk Mahasiswa Kurang Mampu, tapi yang Pandai Memanipulasi Data.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 8 Mei 2024 oleh

Tags: beasiswa KIP Kuliahcoquette girlfenomena media sosialgen zinstagramkoket girlMedia Sosialpilihan redaksitiktokTwitter
Noor Annisa Falachul Firdausi

Noor Annisa Falachul Firdausi

Alumnus UGM asal Yogyakarta yang lagi belajar S2 Sosiologi di Turki

ArtikelTerkait

Second Account, Tempat Paling Merdeka di Media Sosial

Second Account, Tempat Paling Merdeka di Media Sosial

13 November 2022
Bolu Susu Lembang, Pelopor Bolu Susu di Indonesia yang Nggak Sembarangan

Bolu Susu Lembang, Pelopor Bolu Susu di Indonesia yang Nggak Sembarangan  

29 Mei 2024
5 Hal yang Sering Dipamerkan PNS di Media Sosial (Shutterstock.com)

5 Hal yang Sering Dipamerkan PNS di Media Sosial

7 Maret 2022
Plis ya, Obrolan Pengalaman Seks dan Edukasi seks Itu Hal yang Berbeda!

Plis ya, Obrolan Pengalaman Seks dan Edukasi Seks Itu Hal yang Berbeda!

14 Juni 2022
Prosesi wisuda di perguruan tinggi wisuda TK Pixabay ormawa kebaya

Kebijakan Wisuda Tanpa Kebaya Jelas Bukan Terobosan, Malah Bikin Masalah yang Tak Perlu

10 September 2023
10 Istilah Tidur dalam Bahasa Jawa dari Pelor hingga Mbangkong Terminal Mojok

10 Istilah Tidur dalam Bahasa Jawa dari Pelor hingga Mbangkong

9 Juni 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Andai Jadi Warga Tangerang Selatan, Saya Pasti Sudah Pusing Tujuh Keliling. Mending Resign Jadi Warga Tangsel!

Jangan Nilai Buku dari Sampulnya, dan Jangan Menilai Tangerang Selatan Hanya dari Bintaro, Alam Sutera dan BSD Saja

4 Februari 2026
5 Menu Seasonal Indomaret Point Coffee yang Harusnya Jadi Menu Tetap, Bukan Cuma Datang dan Hilang seperti Mantan

Tips Hemat Ngopi di Point Coffee, biar Bisa Beli Rumah kayak Kata Netijen

3 Februari 2026
Rangka Ringkih Honda Vario 160 “Membunuh” Performa Mesin yang Ampuh Mojok.co

Rangka Ringkih Honda Vario 160 “Membunuh” Performa Mesin yang Ampuh

4 Februari 2026
Gerbong KRL Khusus Perempuan Malah Nggak Aman untuk Perempuan Mojok.co

Gerbong KRL Khusus Perempuan Malah Nggak Aman untuk Perempuan

6 Februari 2026
Sudah Saatnya KAI Menyediakan Gerbong Khusus Pekerja Remote karena Tidak Semua Orang Bisa Kerja Sambil Desak-Desakan

Surat Terbuka untuk KAI: War Tiket Lebaran Bikin Stres, Memainkan Perasaan Perantau yang Dikoyak-koyak Rindu!

7 Februari 2026
Harga Nuthuk di Jogja Saat Liburan Bukan Hanya Milik Wisatawan, Warga Lokal pun Kena Getahnya

Saya Memutuskan Pindah dari Jogja Setelah Belasan Tahun Tinggal, karena Kota Ini Mahalnya Makin Nggak Ngotak

3 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Wisuda TK Rasa Resepsi Pernikahan: Hentikan Normalisasi Pungutan Jutaan Rupiah Demi Foto Toga, Padahal Anak Masih Sering Ngompol di Celana
  • Salah Kaprah soal Pasar Jangkang yang Katanya Buka Setiap Wage dan Cuma Jual Hewan Ternak
  • BPMP Sumsel Bangun Ekosistem Pendidikan Inklusif Melalui Festival Pendidikan
  • Hutan Jawa dan Dunia yang Pernah Bertuah
  • Ironi Kerja di Luar Negeri: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Tak Pulang demi Gengsi dan Standar Sukses yang Terus Berganti
  • Surat Wasiat Siswa di NTT Tak Hanya bikin Trauma Ibu, tapi Dosa Kita Semua yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.