Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Naik Angkot di Depok Hanya untuk Mereka yang Punya Nyali, Armada Bobrok dan Sopir Ugal-ugalan

Jarot Sabarudin oleh Jarot Sabarudin
2 Juni 2024
A A
Naik Angkot di Depok Hanya untuk Mereka yang Punya Nyali, Armada Bobrok dan Sopir Ugal-ugalan Mojok.co sopir angkot

Naik Angkot di Depok Hanya untuk Mereka yang Punya Nyali, Armada Bobrok dan Sopir Ugal-ugalan (unsplash.,com)

Share on FacebookShare on Twitter

Kondisi angkot di Depok saat ini seperti hidup enggan mati nggak mau. Padahal, dahulu, angkot adalah transportasi publik primadona di Depok. Salah satu sumber menyebut, jumlahnya mencapai lebih dari 3.000 angkot dengan lebih dari 46 trayek. 

Akan tetapi, nasibnya jauh berbeda dengan saat ini. Angkot di Depok perlahan ditinggalkan. Banyak warga yang memiliki kendaraan pribadi. Selain itu, kehadiran layanan transportasi online mau tidak mau berpengaruh pada minat warga naik angkot. Apalagi, kondisi angkot di Depok saat ini benar-benar mengenaskan. 

Banyak angkot Depok yang bobrok dan nggak layak beroperasi

Sepanjang 2022, Pemkot Depok mencabut 375 izin angkot. Pencabutan izin itu salah satunya karena kondisi angkot yang nggak layak. Kondisi mesin dan fisiknya nggak terawat. Di Depok masih banyak dijumpai angkot yang menggunakan unit jenis Suzuki Carry keluaran lawas, seperti angkot trayek Pondok Labu-Parung Bingung.

Saya akui, kebanyakan angkot di Depok memang bobrok dan begitu berbahaya kalau mengaspal di jalanan. Bahkan, di dalam angkot kalian bisa mendengarkan decitan. Beberapa kali saya lihat, angkot tiba-tiba mlipir dan berhenti di pinggir jalan. Bukan menurunkan penumpang, angkot tersebut mogok. Benar-benar membahayakan tidak hanya bagi penumpang, tapi juga bagi pengguna jalan lain. 

Bocah jadi supir tembak angkot

Selain kondisi armada yang memprihatinkan, angkot di Depok berbahaya karena sering dijumpai supirnya masih bocah. Iya kalian nggak salah dengar, supirnya masih bocah yang jelas saja nggak punya izin mengemudi. 

Bocah-bocah yang jadi supir tembak ini biasanya nongkrong di tempat angkot-angkot ngetem, seperti pasar. Awalnya mereka hanya coba-coba parkir maju mundur, lama-lama mereka nyetir sendiri. Selain nggak punya SIM, mereka kerap berkendara secara suka ugal-ugalan. Benar-benar berbahaya!

Berbahaya, tapi warga Depok nggak punya pilihan lain

Kondisi angkot Depok memang memprihatinkan, tapi warga tidak memiliki pilihan lain. Setiap hari masih ada saja orang-orang yang setia mengandalkan angkot ini untuk bepergian. Di lingkungan kerja saya di Cinere misalnya, angkot bobrok tadi jadi langganan ibu-ibu yang hendak pulang kerja. 

Angkot juga masih digunakan oleh sebagian para pedagang di pasar dan anak sekolah. Selain ongkos yang lebih murah, anak sekolah juga tidak direpotkan dengan jam sibuk seperti ketika memesan ojek online.

Baca Juga:

Saya Orang Asli Depok dan Tidak Bangga Tinggal di Daerah yang Aneh Ini

Ngemplak, Kecamatan di Sleman yang Sering Terlupakan karena Nama Besar Depok dan Ngaglik

Pemkot perlu segera membenahi transportasi publik 

Sebenarnya sudah banyak yang tahu kalau angkot di Depok bobrok dan berbahaya, tapi warga tidak memiliki pilihan transportasi lain. Sekarang coba sebut transportasi publik apa yang ada di daerah ini? KRL? Iya, memang ada KRL, tapi letaknya di tengah kota. Selain itu, KRL tidak menjangkau seluruh wilayah, warga tetap harus menggunakan moda transportasi lain untuk bepergian. 

Kabar terbaru, Pemkot Depok akan meluncurkan program angkutan kota BTS (Buy The Service). Sebenarnya rencana itu sangat baik, hanya saja program itu diluncurkan untuk rute terminal Depok-LRT Harjamukti yang berada di tengah kota. Lantas bagaimana dengan warga yang tinggal di Depok pinggiran? Mau nggak mau naik angkot yang bobrok lagi kan.

Semoga tulisan ini bisa menjadi pengingat para pemangku kebijakan untuk mengetuk menyediakan transportasi publik yang layak di Depok. Kalau armadanya apik dan rutenya banyak, saya yakin angkot bisa kembali jadi primadona warga Depok.

Penulis: Jarot Sabarudin
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA 5 Tanda Kalian Nggak Cocok Hidup di Indramayu Jawa Barat, Pikir Dua Kali Sebelum Tinggal di Sana

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 2 Juni 2024 oleh

Tags: Angkotangkot di depokdepokTransportasitransportasi publik
Jarot Sabarudin

Jarot Sabarudin

Seorang multitasker yang menghabiskan sebagian besar hidupnya di hadapan piksel dan cahaya layar. Menekuni berbagai peran dari pagi hingga sore, mengubah tatapan kosong ke monitor menjadi deretan karya dan solusi

ArtikelTerkait

Sisi Gelap Trans Jateng Solo-Sumberlawang yang Belum Diketahui Banyak Orang

Sisi Gelap Trans Jateng Solo-Sumberlawang yang Belum Diketahui Banyak Orang

1 September 2023
Depok Semakin Berantakan, Tanda Pembangunan Salah Arah? (Unsplash) bogor

Depok: Antara Cimanggis yang Ngebut, Sawangan yang Sumpek, dan Margonda yang Nggak Ada Lawan

13 Februari 2025
Senjakala Layanan Kereta Api Kelas Bisnis di Indonesia Semakin Terlihat Jelas, Tinggal Menunggu Musnah

Senjakala Layanan Kereta Api Kelas Bisnis di Indonesia Semakin Terlihat Jelas, Tinggal Menunggu Musnah

3 Desember 2024
Sisi Gelap Sawangan, Kecamatan yang (Katanya) Lebih Maju dari Cinere di Depok

Sisi Gelap Sawangan, Kecamatan yang (Katanya) Lebih Maju dari Cinere di Depok

27 Agustus 2024
Jika Neraka Dunia Benar-benar Ada, Sawangan Depok Adalah Buktinya

Jika Neraka Dunia Benar-benar Ada, Sawangan Depok Adalah Buktinya

3 April 2024
4 Oleh-oleh Khas Solo yang Sebaiknya Jangan Dibeli revitalisasi Solo kaesang pangarep

Solo, Tempat yang Lebih Ideal bagi Kaesang Pangarep untuk Memulai Karier Politiknya, Bukan Depok, Bukan Sleman

10 Juni 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kata Siapa Tinggal di Gang Buntu Itu Aman dan Nyaman? Rasakan Sensasinya Ketika Gang Buntu itu Ditumbuhi Kos-kosan

Kata Siapa Tinggal di Gang Buntu Itu Aman dan Nyaman? Rasakan Sensasinya Ketika Gang Buntu itu Ditumbuhi Kos-kosan

1 April 2026
Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot Mojok.co

Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot 

6 April 2026
Angkringan di Kendal Tak Lagi Merakyat: Harga Tambah Mahal dan Porsi Semakin Menyedihkan, Makan Jadi Cemas Mojok.co

Angkringan di Kendal Tak Lagi Merakyat: Harga Tambah Mahal dan Porsi Semakin Menyedihkan, Makan Jadi Cemas

7 April 2026
7 Indikator Purwokerto Salatiga Daerah Terbaik di Jawa Tengah (Unsplash)

Purwokerto Tidak Butuh Mall Kedua, Setidaknya untuk Sekarang

7 April 2026
Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas Mojok.co

Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas

6 April 2026
Membuka Kebohongan Purwokerto Lewat Kacamata Warlok (Unsplash)

Membuka Kebohongan Tentang Purwokerto dari Kacamata Orang Lokal yang Jarang Dibahas dalam Konten para Influencer

4 April 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Kuliah Kebidanan sampai “Berdarah-darah”, Lulus dari World Class University Masih Sulit Cari Kerja dan Diupah Nggak Layak
  • Ruwet Urusan sama Pesilat: Tak Nyapa Duluan dan Beda Perguruan Pencak Silat Langsung Dihajar, Diajak Refleksi Malah Merasa Paling Benar
  • Terpaksa Kuliah di Jurusan yang Tak Diinginkan karena Tuntutan Beasiswa, 4 Tahun Penuh Derita tapi Mendapatkan Hikmah Setelah Lulus
  • Deles Indah, Bukti Klaten Punya Harga Diri yang Bisa Kalahkan Jogja dan Solo sebagai Tempat Wisata Populer
  • Orang Jakarta Nyoba Punya Rumah di Desa, Niat Cari Ketenangan Berujung Frustrasi karena Ulah Tetangga
  • Kuliah di Jurusan Paling Dicari di PTN, Setelah Lulus bikin Ortu Kecewa karena Kerja Tak Sesuai Harapan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.