Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Seandainya Ada Trans Jatim Lamongan–Tuban, Banyak Warga akan Terbantu

M. Afiqul Adib oleh M. Afiqul Adib
24 Februari 2025
A A
Seandainya Ada Trans Jatim Lamongan Tuban, Banyak Warga akan Terbantu Mojok.co

Seandainya Ada Trans Jatim Lamongan Tuban, Banyak Warga akan Terbantu (wikipedia.org)

Share on FacebookShare on Twitter

Sebagai warga Lamongan yang sering mondar-mandir ke Tuban, saya kadang suka iri dengan kota-kota lain yang sudah punya akses transportasi umum yang nyaman. Lihat aja Surabaya, Sidoarjo, dan Mojokerto yang sudah terhubung dengan Trans Jatim. Sementara itu, Lamongan dan Tuban? Ya gitu, masih mengandalkan kendaraan pribadi, bus, atau mobil len yang umurnya kadang lebih tua dari usia bapak saya.

Jika mengacu pada tujuan, TransJatim memang awalnya dirancang untuk menghubungkan kawasan Gerbang Kertasusila (Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, Lamongan), jadi wajar kalau Tuban nggak masuk radar. Namun, tetap saja, sebagai warga yang sering ke Tuban karena urusan sosial, ekonomi, dan kadang sekadar cari hiburan, saya nggak bisa berhenti membayangkan: bagaimana kalau ada rute Trans Jatim Lamongan-Tuban ya? Wah, pasti hidup bakal lebih mudah! Nah, kira-kira beginilah dampak baik yang bakal terjadi kalau impian ini terwujud.

ADVERTISEMENT

#1 Warga jadi punya pilihan transportasi selain kendaraan pribadi dan bus

Saat ini, perjalanan dari Lamongan ke Tuban hanya mengandalkan mobil len yang—maaf nih—sudah cukup usang. Selain itu, len juga kadang lama ngetem nunggu penumpang penuh dulu. Ini yang sering membuat penumpang malas.

Nah, kalau ada Trans Jatim, warga bisa punya opsi transportasi yang lebih layak, murah, dan nyaman. Iya, nggak perlu lagi deg-degan naik kendaraan yang kursinya udah mirip papan triplek dan kadang waktu tunggunya yang  lama. Bahkan, lebih lama ketimbang antre Mie Gacoan.

#2 Trans Jatim Lamongan-Tuban bikin jalan-jalan jadi hemat

Sebagai warga Lamongan, saya lebih sering nyari hiburan ke kabupaten sebelah, khususnya Tuban. Bukan apa-apa, kadang bosan aja dengan tempat hiburan di Lamongan yang itu-itu aja. Masalahnya, buat ke Tuban tetap butuh kendaraan pribadi, dan itu berarti harus siap keluar biaya bensin.

Kalau ada Trans Jatim, perjalanan bakal lebih hemat. Bayangkan saja, cukup bayar Rp5.000 sudah bisa sampai ke Tuban tanpa mikirin bensin dan parkir. Kalau akses ke Tuban dan semudah itu, bayangkan betapa banyak wisatawan lokal yang akan jalan-jalan ke Tuban setiap harinya?

#3 Trans Jatim Lammongan-Tuban bikin kantong penjual atau pedagang nggak jebol

Sudah jadi rahasia umum kalau banyak warga Lamongan yang kulakan barang ke Tuban, mulai dari sembako sampai peralatan dagang. Mereka biasanya memang mengandalkan mobil len dengan menerima segala keriwehannya.

Nenek saya salah satunya. Beliau sering sambat ketika menunggu mobil len ini datang. Sebab, tidak bisa diprediksi kapan bakal muncul. Kadang kalau beruntung akan segera didatangi, tapi kalau sedang sial, beliau bisa menunggu hingga berjam-jam. Bayangkan saja kalau jalur ini dilewati Trans Jatim, para pedagang pasti akan lebih lega. Selain itu ongkos transportasi juga bisa ditekan. Dan, tentu saja akan membantu perputaran ekonomi dengan lebih cepat.

Baca Juga:

Sudah tahu jalan di Lamongan jelek, kok malah beli Honda Scoopy, aneh!

Pengalaman berkendara di Jombang membuat saya merasa kalau jalan di Lamongan tidak buruk-buruk amat

#4  Kaum LDR Lamongan-Tuban bisa bernapas lega

Ini juga nggak kalah penting. Banyak pasangan LDR Lamongan-Tuban yang akan sangat lega bisa lebih sering bertemu. Percayalah, selama ini banyak di antara para pejuang rindu itu sering mengurungkan niat untuk bertemu karena berat di ongkos.

Semuanya akan berbeda cerita kalau ada Trans Jatim, perjalanan jadi lebih murah dan aman. Nggak perlu lagi mikirin bensin atau kelelahan di jalan. Mereka ini bisa lebih fokus buat ketemu pacar dan merajut benang asmara tanpa khawatir tabungan jatah pernikahannya terenggut oleh ongkos pertemuan sesaat.

Intinya, kalau ada Trans Jatim yang menghubungkan Lamongan dan Tuban, pasti banyak warga yang bakal terbantu. Urusan mobilitas jadi lebih gampang, biaya perjalanan lebih murah, dan pastinya nggak perlu was-was tiap kali naik kendaraan yang sudah termakan usia.

Penulis: M. Afiqul Adib
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA 8 Nama Desa di Banyuwangi yang Unik dan Nyeleneh

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 24 Februari 2025 oleh

Tags: lamongantrans jatimTuban
M. Afiqul Adib

M. Afiqul Adib

Seorang tenaga pendidik lulusan UIN Malang dan UIN Jogja. Saat ini tinggal di Lamongan. Mulai suka menulis sejak pandemi, dan entah kenapa lebih mudah menghapal kondisi suatu jalan ketimbang rute perjalanan.

ArtikelTerkait

Trans Jatim: Bus Mungil yang Ekonomis dan Nyaman, tapi Nggak Ramah untuk Penumpang Pendek seperti Saya

Bus Trans Jatim: Ekonomis dan Nyaman, tapi Nggak Ramah untuk Penumpang Pendek seperti Saya

5 Agustus 2024
Lebaran Tahun Ini: Meski Raga Tak Bersama, Silaturahmi Tetap Harus Terjaga Berlutut dan Pakai Bahasa Jawa Kromo Adalah The Real Sungkeman saat Lebaran Selain Hati, Alam Juga Harus Kembali Fitrah di Hari yang Fitri Nanti Starter Pack Kue dan Jajanan saat Lebaran di Meja Tamu Mengenang Keseruan Silaturahmi Lebaran demi Mendapat Selembar Uang Baru Pasta Gigi Siwak: Antara Sunnah Nabi Atau Komoditas Agama (Lagi) Dilema Perempuan Ketika Menentukan Target Khataman Alquran di Bulan Ramadan Suka Duka Menjalani Ramadan Tersepi yang Jatuh di Tahun Ini Melewati Ramadan dengan Jadi Anak Satu-satunya di Rumah Saat Pandemi Memang Berat Belajar Gaya Hidup Eco-Ramadan dan Menghitung Pengeluaran yang Dibutuhkan Anak-anak yang Rame di Masjid Saat Tarawih Itu Nggak Nakal, Cuma Lagi Perform Aja Fenomena Pindah-pindah Masjid Saat Buka Puasa dan Salat Tarawih Berjamaah 5 Aktivitas yang Bisa Jadi Ramadan Goals Kamu (Selain Tidur) Nanti Kita Cerita tentang Pesantren Kilat Hari Ini Sejak Kapan sih Istilah Ngabuburit Jadi Tren Ketika Ramadan? Kata Siapa Nggak Ada Pasar Ramadan Tahun Ini? Buat yang Ngotot Tarawih Rame-rame di Masjid, Apa Susahnya sih Salat di Rumah? Hukum Prank dalam Islam Sudah Sering Dijelaskan, Mungkin Mereka Lupa Buat Apa Sahur on the Road kalau Malah Nyusahin Orang? Bagi-bagi Takjil tapi Minim Plastik? Bisa Banget, kok! Nikah di Usia 12 Tahun demi Cegah Zina Itu Ramashok! Mending Puasa Aja! Mengenang Kembali Teror Komik Siksa Neraka yang Bikin Trauma Keluh Kesah Siklus Menstruasi “Buka Tutup” Ketika Ramadan Angsle: Menu Takjil yang Nggak Kalah Enak dari Kolak Nanjak Ambeng: Tradisi Buka Bersama ala Desa Pesisir Utara Lamongan

Nanjak Ambeng: Tradisi Buka Bersama ala Desa Pesisir Utara Lamongan

27 April 2020
Surat Terbuka untuk Pembenci Lele Goreng, Kalian tuh Kenapa? Benci atau Emang Selera Ente Bermasalah?

Surat Terbuka untuk Pembenci Lele Goreng, Kalian tuh Kenapa? Benci atau Emang Selera Ente Bermasalah?

19 Oktober 2023
Jalan Pantura Lamongan Memang Suram, Kok Bisa Lampu Penerangan Jalan Kalah Terang sama Lampu Motor Honda Revo Saya?

Jalan Pantura Lamongan Memang Suram, Kok Bisa Lampu Penerangan Jalannya Kalah Terang sama Lampu Motor Honda Revo Saya?

16 Januari 2025
Membayangkan Lamongan Punya Mal, Cari Hiburan Nggak Perlu Repot-repot ke Kabupaten Tetangga Mojok.co yusril fahriza

Membayangkan Lamongan Punya Mal, Cari Hiburan Nggak Perlu Repot-repot ke Kabupaten Tetangga

15 Februari 2026
Sudah Saatnya Pusat Kabupaten Lamongan Dipindah, dan Babat Adalah Opsi Paling Masuk Akal

Sudah Saatnya Pusat Kabupaten Lamongan Dipindah, dan Babat Adalah Opsi Paling Masuk Akal

3 November 2025
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Awalnya Bangga Beli Honda Scoopy, Lama-lama Malu karena Sering Bermasalah, Motor dan Pemiliknya Jadi Kelihatan Payah Mojok.co lamongan

Sudah tahu jalan di Lamongan jelek, kok malah beli Honda Scoopy, aneh!

21 Agustus 2026
Bali bisa kehabisan air, tapi tenang, kolam vila masih penuh (Unsplash)

Bali bisa kehabisan air, tapi tenang, kolam vila masih penuh

16 Agustus 2026
Jelajah kuliner Pasar Gedhe Klaten: pengalaman menikmati segarnya dawet uyup, nikmatnya soto bening, hingga western food kaki lima Mojok.co

Jelajah kuliner Pasar Gedhe Klaten: pengalaman menikmati segarnya dawet uyup, nikmatnya soto bening, hingga western food kaki lima

18 Agustus 2026
Kebiasaan aneh orang Jogja yang dahulu saya nyinyirin, tapi kini malah saya tiru Mojok.co

Kebiasaan aneh orang Jogja yang dahulu saya nyinyirin, tapi kini malah saya tiru

22 Agustus 2026
Pengalaman pertama kali menginap di hotel kapsul dekat Stasiun Tugu Jogja. Nyaman sih, tapi nggak cocok untuk berlama-lama Mojok.co

Pengalaman pertama kali menginap di hotel kapsul dekat Stasiun Tugu Jogja. Nyaman sih, tapi nggak cocok untuk berlama-lama

22 Agustus 2026
Menulis sastra itu menyenangkan, tetapi menjadikannya sumber penghidupan adalah cerita yang berbeda Mojok.co

Menulis sastra itu menyenangkan, tetapi menjadikannya sumber penghidupan adalah cerita yang berbeda

18 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=vCYB_q60eug


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.