Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Amanda Brownies Masih Tetap yang Terbaik dan Kini Menjadi Kiblat Brownies di Indonesia

Marselinus Eligius Kurniawan Dua oleh Marselinus Eligius Kurniawan Dua
15 Juni 2025
A A
Amanda Brownies, Kiblat Brownies di Indonesia (Unsplash)

Amanda Brownies, Kiblat Brownies di Indonesia (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Brownies adalah kue cokelat berbentuk persegi atau persegi panjang yang padat. Di bagian luar sedikit kering, tapi lembab di dalam. Dan bagi saya, merek Amanda Brownies masih menjadi yang terbaik di Indonesia.

Amanda Brownies adalah salah satu oleh-oleh favorit Bandung. Merek ini sudah berdiri sejak 1999 dan Sumi Wiludjeng adalah pendirinya. Saya pribadi sangat suka produk mereka. 

Rejeki dari nama “Amanda”

Nama “Amanda” ini unik. Jadi, “Amanda” merupakan singkatan dari “Anak Mantu Damai”. Ini melambangkan filosofi keharmonisan keluarga pendiri. Saya yakin itu bukan sekedar nama, tapi menjadi doa, semangat, dan harapan ketika merintisnya.

Dan ternyata, nama “Amanda” membawa rezeki. Terlihat saat ini Amanda Brownies punya 117 outlet yang tersebar di berbagai kota besar di Indonesia. Termasuk Jawa Barat, Jawa Tengah, Jogja, Jawa Timur, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Sulawesi Selatan, dan Kalimantan Timur.

Untuk outlet di Jawa Barat, kamu bisa menemukan Amanda Brownies di Bandung, Cimahi, Soreang, Rancaekek, Majalaya, Subang, Garut, Purwakarta, Cianjur, Majalengka, Pamanukan, Sukabumi, Karawang, Tasikmalaya, Jatibarang, Palimanan, Bogor, Kuningan, dan Cibubur.

Amanda Brownies konsisten mempertahankan rasa

Menurut saya, kelebihan Amanda Brownies ada di konsistensi rasa. Jadinya sangat berkesan dan memorable banget. Makanya, para konsumen pasti balik lagi.

Setelah kualitas rasa yang konsisten, Amanda juga punya variasi rasa yang menarik. Selain kukus original, kamu bisa menemukan rasa cheese cream, blueberry, tiramisu, choco marble, dan srikaya pandan.

Selain itu, mereka adalah pelopor brownies kukus di Indonesia. Citra sebagai pelopor itu menjadi salah satu faktor yang bisa meyakinkan konsumen untuk datang dan mencoba. 

Baca Juga:

4 Kekurangan Brownies Amanda yang Luput dari Perhatian

4 Kasta Tertinggi Varian Rasa Brownies Amanda yang Nggak Bikin Kecewa

Yang menarik bagi saya sendiri adalah mereka selalu berinovasi. Misalnya, muncul varian brownies kering, bakar, dan berbagai kue kering lainnya. Meski rajin berinovasi, rasa moist Amanda tidak hilang di beberapa produk.

Ini jadi faktor yang membuat saya setia sampai sekarang. Kalau kata orang-orang: “Rasanya nggak berubah”.

Usaha Amanda Brownies menjaga kualitas dan terus berinovasi

Ada harga, ada kualitas. Saya rasa itu bisa menggambarkan Amanda Brownies. Konsistensi itu, bagi saya, mahal harganya.

Soal inovasi juga menjadi sisi positif bagi saya pribadi. Artinya, sebelum berinovasi, Amanda Brownies selalu melakukan evaluasi. Ini adalah langkah yang layak mendapat apresiasi karena banyak brand besar yang kehilangan pelanggan karena berubah rasa.

Maka, ketika lahir variasi rasa seperti yang saya sebut di atas, produk orisinal mereka masih menjadi top of mind. Saya sendiri paling suka varian orisinal, yaitu rasa cokelat.

Menjadi kiblat di Indonesia

Saat ini, ada banyak sekali brand brownies di Indonesia. Namun, bagi saya, Amanda Brownies masih tetap nomor satu. Sudah saya jelaskan di atas, bahwa konsistensi rasa dan keberanian berinovasi menjadi 2 alasan yang penting. 

Dan kini, bagi saya, Amanda Brownies sudah menjadi kiblat di Indonesia. Faktor sejarah dan kisah inspiratif menjadi sebabnya.

Ibu Sumi Wiludjeng memulai bisnis ini dari bisnis katering rumahan. Saya mendengar beliau butuh waktu lama untuk menemukan resep yang pas. Dari bisnis rumahan, beliau bisa membangun kerajaan bisnisnya mencapai 117 outlet.

Oleh sebab itu, di mata saya, Amanda Brownies adalah kiblat di Indonesia. From zero to hero.

Saya adalah “korban” mereka. Korban yang susah move on dari sebuah brownies yang paling ampuh mengembalikan mood saya ketika stres. Terima kasih, Amanda Brownies.

Penulis: Marselinus Eligius Kurniawan Dua

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA 5 Kasta Teratas Dessert Indomaret, Enak dan Dompet Nggak Seret

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 15 Juni 2025 oleh

Tags: AmandaAmanda BrowniesAnak Mantu DamaiBrowniesharga Amanda BrowniesSumi WiludjengSumi Wiludjeng Amanda Browniesvarian rasa Amanda Brownies
Marselinus Eligius Kurniawan Dua

Marselinus Eligius Kurniawan Dua

Guru yang baru terjun di dunia menulis. Gemar main game, jalan-jalan, dan kulineran. Suka membahas tentang daerah, sosial, ekonomi, pendidikan, otomotif, seni, budaya, kuliner, pariwisata, dan hiburan.

ArtikelTerkait

4 Kekurangan Brownies Amanda yang Luput dari Perhatian

4 Kekurangan Brownies Amanda yang Luput dari Perhatian

22 Januari 2026
4 Kasta Tertinggi Varian Rasa Brownies Amanda yang Nggak Bikin Kecewa Mojok.co

4 Kasta Tertinggi Varian Rasa Brownies Amanda yang Nggak Bikin Kecewa

11 Desember 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Korupsi Mandala Krida Bunuh Marwah Jogja Kota Budaya (Wikimedia Commons)

Kasus Korupsi Mandala Krida Membuat Jogja Kehilangan Marwahnya Sebagai Kota Beradab

29 Mei 2026
Kebumen Kecamatan Aneh, Kadang Sulit Dipahami Pendatang (Unsplash)

Pengakuan dari Saya, Warga Asli Kebumen yang Menyadari Bahwa Daerah Saya Memang Sulit Dipahami Khususnya Para Pendatang yang Sedang Beradaptasi

31 Mei 2026
Teman Saya Orang Surabaya Nggak Suka Makan Rawon, dan Alasannya Masuk Akal Mojok.co

Tidak Semua Lidah Orang Surabaya Doyan Makan Rawon, Beberapa Ada yang Trauma dengan Alasan yang Masuk Akal

26 Mei 2026
Mimpi Buruk Tol Solo Jogja Bagi Warga Gamping, Sleman (Unsplash)

Salah satu Dampak Buruk Tol Solo Jogja Dirasakan Warga Gamping: Hilangnya Ruang Hidup ketika Warga Lokal Tidak Sanggup Membeli Tanah Kelahiran Sendiri

30 Mei 2026
Pantai Depok Batang, Destinasi Indah yang Berdampingan dengan Krisis Lingkungan Pesisir Mojok.co

Pantai Depok Batang, Destinasi Indah yang Berdampingan dengan Krisis Lingkungan Pesisir

30 Mei 2026
Niat Cari Ketenangan dengan Naik Sepeda Federal Warisan Bapak Berujung Kesal karena Dicibir Pesepeda Lain Mojok.co

Niat Healing dengan Naik Sepeda Federal Warisan Bapak Berujung Kesal karena Cibiran Pesepeda Lain

27 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.