4 Alasan yang Bikin User Kereta Api Berpaling ke Bus AKAP, Gratis Makan dan Lebih Aman

4 Alasan yang Bikin User Kereta Api Berpaling ke Bus AKAP, Gratis Makan dan Lebih Aman Mojok.co

4 Alasan yang Bikin User Kereta Api Berpaling ke Bus AKAP, Gratis Makan dan Lebih Aman (unsplash.com)

Belakangan ini saya rasa ada pergeseran minat dalam penggunaan transportasi. Mereka yang biasa bepergian naik kereta api mulai beralih naik bus Antarkota Antarprovinsi (AKAP). Bukan tanpa alasan, salah satu faktor yang menyebabkan pergeseran minat tersebut adalah harga tiket kereta api yang kian mahal. Sulit dimungkiri, kenaikan harga tiket terasa pelik dan membuat kantong semakin tercekik.

Tidak heran kalau penumpang kereta api akhirnya memilih menggunakan bus AKAP karena relatif lebih ramah di kantong dan rute lebih beragam. Sebagai pengguna kedua transportasi tersebut, saya bisa mengamini alasan tersebut. Tetapi, ada hal lain yang lebih menarik yakni mahalnya tiket bukan satu-satunya alasan dari peralihan penumpang kereta api ke bus AKAP. 

Adanya peningkatan dalam pelayanan bus dan pemberian fasilitas bagi penumpangnya seolah mengubah persepsi pengguna kereta. Dalam beberapa hal, layanan dari bus AKAP yang diberikan kepada penumpangnya adalah barang mewah pada layanan kereta api kepada penumpangnya. Berikut ini beberapa layanan yang  menurut saya membuat bus lebih unggul dibanding kereta api.

Naik bus AKAP dapat makan dan snack selama perjalanan

Fasilitas makan berat dan snack pada bus AKAP malah sudah bergeser menjadi sebuah kewajiban agar tak ditinggal pelanggan setianya. Pada umumnya, perjalanan bus akan mampir rehat ke rumah makan setidaknya satu sampai dua kali untuk pemberian layanan makan berat dan snack kepada penumpangnya. Bagi penumpang, mereka tidak perlu mengeluarkan tambahan kocek kembali untuk mendapatkan layanan tersebut, kecuali bila layanan makan berat atau snack tidak termasuk dalam ongkos perjalanan.

Berbanding terbalik, fasilitas yang sudah dianggap wajib bagi bus AKAP justru tidak ada pada layanan kereta api biasa. Jika ingin makan, anda dapat membeli secara langsung makanan yang tersedia dan dijual oleh prama/prami kereta. Kecuali, anda menggunakan layanan kereta kelas imperial, priority, panoramic, luxury dan compartment suites, harga tiket yang mahal sudah termasuk makan on board. 

Tentu ini adalah ceruk yang istimewa bagi perusahaan otobus (PO) untuk menggaet pelanggan. Terlebih, pemberian makan berat atau snack yang melimpah bahkan ugal-ugalan dapat menjadi identitas bagi PO bus yang menyediakannya. 

Bantal dan selimut untuk perjalanan yang lebih nyaman

Meningkatnya frekuensi perjalanan serta kerasnya persaingan antar perusahaan pada rute yang sama, membuat peningkatan fasilitas di atas bus seperti hal mutlak untuk menggaet pelanggan. Bahkan, fasilitas bantal dan selimut yang identik tersedia pada perjalanan malam hari kini sudah tersedia juga pada perjalanan pagi dan siang hari. 

Biasanya, bantal atau selimut ini telah tersedia di masing-masing kursi yang ada. Penumpang tinggal menggunakannya saja apabila ingin beristirahat selama perjalanan. Selain tersedia langsung, ada beberapa PO bus yang menyimpan selimut terlebih dahulu dan baru diberikan ketika penumpang ingin menggunakannya. 

Akhir-akhir ini juga, model selimut steril dan bersih terbungkus plastik yang diberikan kepada penumpang pun meningkat. Artinya, setiap penumpang pada sebuah perjalanan akan mendapat selimut dan bantal yang terjamin baru dan bersih. Tentunya lebih nyaman, bersih, dan memanusiakan penumpang. Meskipun fasilitas bantal dan selimut ini tidak dapat dibawa pulang, beberapa PO bus menyediakan opsi pembelian bantal atau selimut ini di kantor perusahaan atau agen. 

Tersedia dispenser air dan minuman siap seduh di bus AKAP

Satu hal penting yang cukup esensial dalam perjalanan jarak jauh adalah air minum. Perjalanan bisa tidak nyaman kalau persediaan minuman yang mencukupi. Namun, tak setiap penumpang siap atau ingat membawa air minum, dan jika terlupa membeli pun jadi solusinya. Bagi sebagian orang beli lebih praktis, tapi beli minuman juga dapat terasa menambah biaya perjalanan.

Meskipun sepele, kini keberadaan dispenser air minum di dalam bus sudah lumrah terlihat. Baik itu bus pariwisata ataupun bus AKAP, dispenser air minum adalah sesuatu yang wajib kiranya dimiliki. Selain sebagai fasilitas tambahan selama perjalanan, dispenser air minum ini juga sebagai tanda bahwa perusahaan otobus memperhatikan kebiasaan dan tindak tanduk penumpang yang beragam. 

Pemenuhan kebutuhan dasar seperti minum pun kemudian dilengkapi juga dengan berbagai jenis minuman siap seduh atau mie instan cup yang diberikan secara gratis tanpa tambahan biaya. Di beberapa PO bus, minuman atau makanan seduh cepat saji ini menjadi satu paket dengan snack yang diberikan dalam perjalanan.

Safe deposit box, CCTV, dan tag barang 

Naik bus bukan berarti kita bisa merasa aman dalam menyimpan barang bawaan terutama barang berharga pribadi. Ada beberapa potensi yang dapat terjadi dengan barang bawaan kita yang bahkan sulit ditebak. Mulai dari barang tertukar, barang tertinggal hingga yang parah hilang dicuri. Memang tidak dapat diprediksi mengenai apa yang bakal terjadi dengan barang bawaan sendiri. Tetapi pencegahan dapat dilakukan sebaik mungkin. 

Saat ini, untuk antisipasi dari tindakan pencurian, bus-bus melengkapi fasilitas keamanan melalui CCTV. Kamera ini biasanya terletak di bagian depan dan bagian belakang bus. Kamera ini juga terhubung secara langsung dengan kantor pusat bus agar terpantau langsung.

Selain CCTV, sebagian kecil PO bus menambahkan safe deposit box atau brankas penyimpanan barang berharga seperti laptop, tab atau bahkan perhiasan dari penumpangnya. Kunci brankas tentunya dipegang oleh kru dan penumpang mendapat tanda khusus yang diberikan untuk pengambilan barang saat sudah sampai di tujuan.

Selain masalah pencurian, masalah barang tertukar di dalam bagasi bus adalah masalah serius yang kerap kali menimpa penumpang bus. Masalah ini terjadi karena barang yang diambil terkadang luput untuk dicek oleh penumpang atau kru bus sendiri. Namun, untuk menangani masalah tertukar seperti yang pernah saya alami dahulu, PO telah meningkatkan pelayanannya dengan menambahkan tag atau identitas yang dipasang di barang bawaan penumpang itu.

Memang tidak dapat dipungkiri, meskipun kereta api mengungguli bus dalam hal waktu tempuh dan ketepatan, bus juga memiliki keunggulan yang tidak dimiliki oleh kereta api. Oleh karena itu, semua kembali kepada selera dan kebutuhan dari para pelanggan kedua moda transportasi tersebut.

Penulis: Iqbal Tafqy Aunika
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Kapok Naik PO Handoyo Kelas Eksekutif, Niat Cari Kenyamanan dengan Bayar Mahal Malah Berakhir Trauma dan Menderita.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Exit mobile version