Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Alasan Orang Palembang Ogah Berwisata ke Jembatan Ampera

Muhammad Ridho oleh Muhammad Ridho
23 Desember 2024
A A
Alasan Orang Palembang Ogah Berwisata ke Jembatan Ampera Mojok.co

Alasan Orang Palembang Ogah Berwisata ke Jembatan Ampera (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Untunglah kawan saya jago silat. Jadi dia melakukan perlawanan terhadap dua penodong tadi. Karena pertarungannya agak alot, jadi ada beberapa orang yang akhirnya mendekat ke kawan saya. Karena panik, kedua pelaku pun langsung terjun dari atas Jembatan Ampera ke Sungai Musi untuk menyelamatkan diri.

Itu baru kasus yang viral, puluhan kasus lainnya hanya menguap tanpa ada proses hukum jelas. Sampai saat ini, kalau ada keperluan yang mengharuskan saya ke Jembatan Ampera, ayah saya selalu mewanti-wanti agar berhati-hati dna tidak sendiri. Minimal ada bantuan kalau ada apa-ada di sana. 

#3 Malas terjebak macet 

Semakin ke sini, melintas di atas Jembatan Ampera rasanya kian menyebalkan. Asal tahu saja, setiap pagi dan sore, terutama di jam-jam padat, Jembatan Ampera selalu macet dari ujung ke ujung. Selain peningkatan volume kendaraan yang melintas, alasan lain yang membuat kemacetan panjang di jembatan ini adalah kendaraan yang parkir di pinggir jembatan.

Kendaraan yang parkir di pinggir jembatan sebetulnya tidak seberapa. Paling hanya dua mobil atau beberapa motor. Namun, karena jalurnya sudah sempit, jadi mau berapapun kendaraan yang berhenti tetap saja bikin lalu lintas jadi tersendat hingga berjam-jam.

Sebenarnya solusi atas persoalan di atas sederhana saja, perhatian dan pengelolaan yang lebih serius terhadap ikon Palembang ini. Salah satu yang bisa diambil, pihak kepolisian setidaknya lebih sering melakukan patroli di atas jembatan untuk memberantas oknum-oknum yang meresahkan masyarakat. Selain itu melakukan penertiban terhadap kendaraan-kendaraan yang sembarang parkir di atas Jembatan Ampera. 

Bukannya saya menghalangi orang-orang untuk berwisata ke Jembatan Ampera ya. Tulisan ini hanya sebagai pengingat bersama saja, terutama bagi pengunjung dan pihak-pihak yang bertanggung jawab. Pengunjung bisa lebih waspada dan berhati-hati. Sementara pihak yang bertanggung jawab, bisa mengambil langkah serius supaya ikon Palembang ini tidak tercoreng. Saya jamin, kalau destinasi wisatanya aman dan nyaman akan semakin banyak pengunjung yang mampir. Ujung-ujungnya warga dan pemerintah Palembang juga yang akan diuntungkan. 

Penulis: Muhammad Ridho
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Benteng Kuto Besak, Tempat Wisata Palembang yang Meresahkan 

Baca Juga:

Tol Trans Sumatera Kayu Agung–Palembang Bikin Istigfar: Jalan Berlubang, Licin, Minim Penerangan padahal Tarif Mahal~

Palembang Bikin Pangling, Banyak Berubah padahal Baru Ditinggal Merantau Setahun

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 24 Desember 2024 oleh

Tags: amperajembatan ampera palembangjembatan amperanpalembangwisata palembang
Muhammad Ridho

Muhammad Ridho

Penyuka anime.

ArtikelTerkait

5 Makanan yang Cocok Disantap Pakai Kuah Cuko selain Pempek, Silakan Coba dan Buktikan Mojok.co

5 Makanan yang Cocok Disantap Pakai Kuah Cuko selain Pempek, Silakan Coba dan Buktikan

8 Oktober 2024
4 Keresahan Selama Tinggal di Kelurahan Silaberanti Palembang tukang parkir

4 Keresahan yang Saya Rasakan Selama Tinggal di Kelurahan Silaberanti Palembang

27 Februari 2024
Aturan Tidak Tertulis Berwisata di Palembang, Saya Tulis supaya Kalian Tidak Kapok Mojok.co

Aturan Tidak Tertulis Berwisata di Palembang, Saya Tulis supaya Kalian Tidak Kapok

31 Desember 2024
Martabak HAR: Kuliner Palembang Sejak 1974 yang Layak Mendapat Sorotan, Jangan Pempek Melulu! Mojok.co

Martabak HAR: Kuliner Palembang Sejak 1947 yang Layak Mendapat Sorotan, Jangan Pempek Melulu!

9 Agustus 2024
3 Alasan Jangan Memasang Ekspektasi Ketinggian ke UIN Palembang, Takutnya Nanti Kecewa Mojok.co

3 Alasan Maba Jangan Memasang Ekspektasi Ketinggian ke UIN Palembang, Takutnya Nanti Kecewa

8 Desember 2025
Terminal Jakabaring Palembang: Retribusi Dibayar Terus, tapi Fasilitas Nggak Keurus Mojok.co

Terminal Jakabaring Palembang: Retribusi Dibayar Terus, tapi Fasilitas Nggak Keurus

21 Maret 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Derita Di Balik Keindahan Brown Canyon Semarang: Kisah Warga yang Harus Berdamai dengan Truk Tronton dan Debu Tambang Mojok.co

Penderitaan Tinggal Dekat Tempat Wisata Brown Canyon Semarang, Warga (Terpaksa) Berdamai dengan Truk Tronton dan Debu Tambang

4 Juni 2026
5 Kuliner Semarang yang Namanya Nyeleneh dan Kerap Mengecoh Wisatawan Mojok.co

5 Kuliner Semarang yang Namanya Nyeleneh dan Kerap Mengecoh Wisatawan 

4 Juni 2026
Mengurai Inflasi IPK: Dosen Makin Dermawan atau Mahasiswa Makin Pintar?  

Mengurai Inflasi IPK: Dosen Makin Dermawan atau Mahasiswa Makin Pintar?  

3 Juni 2026
Desa Telagamurni Bekasi Punya Semua Hal yang Dibutuhkan Warga kecuali yang Paling Penting, Kenyamanan Mojok.co

Desa Telagamurni Bekasi Punya Semua Hal yang Dibutuhkan Warga kecuali yang Paling Penting, Kenyamanan

5 Juni 2026
Karyawan Indomaret Pekerja Paling Underrated di Indonesia (Unsplash)

Karyawan Indomaret adalah Pekerja Paling Underrated di Indonesia

2 Juni 2026
Kesamaan Prinsip From Doubter to Believer Liverpool & Tekkadan (Unsplash)

Liverpool dan Tekkadan Punya Kesamaan, Sama-sama Memegang Prinsip: From Doubter to Believer

3 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.