Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Menguak Alasan Orang Madura Selalu Teleponan Saat Jualan

Arief Rahman Nur Fadhilah oleh Arief Rahman Nur Fadhilah
1 Mei 2024
A A
Menguak Alasan Orang Madura Selalu Teleponan Saat Jualan Mojok.co

Menguak Alasan Orang Madura Selalu Teleponan Saat Jualan (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Teleponan sebagai hiburan dan mempererat persaudaraan

Dugaan awal saya, mereka melakukan ini sebetulnya cuma sebatas hiburan saja. Jualan dari pagi sampai malam pasti bosan, bahkan ngantuk. Telepon dan video call orang-orang terdekat mungkin cara mereka untuk mengusir dua hal tadi. Lha tapi kalau memang hiburan, berarti orang Madura yang berdagang hiburannya sama ya? Padahal hiburan jenisnya banyak lho, bisa dengerin lagu, menonton video Youtube, hingga main Mobile Legend. 

Menurut saya, jawaban yang paling masuk akal adalah karena orang Madura punya rasa persaudaraan dan kekeluargaan yang sangat tinggi. Dugaan ini diperkuat dengan testimoni teman saya yang beberapa bulan belakangan pergi ke Sumenep yang ada di Pulau Madura. Selama perjalanan, sang sopir juga multitasking menyetir sambil video call-an. 

ADVERTISEMENT

Teman saya memperhatikan, sepanjang perjalanan dari Surabaya ke Sumenep, ada beberapa teman yang dihubungi pak supir selama perjalanan. Satu waktu beliau video call group dengan banyak temannya sekaligus. Setelah pamitan dengan kawan-kawannya, tiba-tiba saja beliau ini sudah video call–an dengan temannya yang lain. Begitu terus polanya sampai tiba di Sumenep.

Persaudaraan orang Madura yang kental

Persaudaraan yang kental nggak hanya terlihat ketika mereka bertukar kabar lewat. Kedekatan mereka juga tercermin dari cara mereka membangun rumah. Pengalaman beberapa kali mampir ke Pulau Madura, seringkali saya lihat mereka ini membangun rumah selalu di dekat rumah saudaranya. Jaraknya pun nggak jauh. Kalau ndak pas di sebelahnya, palingan cuma berjarak dua sampai tiga meter antar satu sama lain. 

Ada pula konsep rumah yang lahannya sengaja dibeli agak luas berbentuk persegi. Lalu tengahnya dibiarkan kosong seperti lapangan dan pinggirnya barulah dibangun rumah. Lahan kosong di tengah tadi jadi tempat kumpul dan nongkrong keluarga besar di malam hari. 

Begitulah orang-orang Madura, selalu membuat saya kagum dengan berbagai kelebihan dan keunikannya. Kegigihan mereka dalam bekerja ternyata juga sebanding usahanya dalam merawat hubungan dengan orang terkasih. Betul-betul menginspirasi. Saran saya, buat kalian yang suka overthinking dengan pasangan, cari saja jodoh orang madura. InsyaAllah 24 jam sehari nggak akan pernah libur video call-an. 

Penulis: Arief Rahman Nur Fadhilah
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Saya Orang Madura dan Sepakat Warung Madura Tidak Buka 24 Jam

Baca Juga:

Jangan Keluyuran ke Bangkalan Madura, Niat Menenangkan Pikiran Malah Dibuat Menyesal karena Perjalanan yang Melelahkan

Warung Madura Contoh Ideal Menjalankan Toko: Kejujuran, Barang Lengkap, dan Layanan Sat-Set Adalah Kunci

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 2 Mei 2024 oleh

Tags: maduraorang madurasmartphoneteleponviceo call
Arief Rahman Nur Fadhilah

Arief Rahman Nur Fadhilah

Sedang menempuh S2 Psikologi Unair sembari merantau di Medan. Penikmat sunyi yang diam-diam takut ditinggal sendiri

ArtikelTerkait

Aturan Tidak Tertulis Belanja di Warung Madura yang Beda Jauh dengan Indomaret dan Alfamart Mojok.co

5 Kelakuan Pembeli yang Dibenci Penjaga Warung Madura

1 Juni 2025
Bangkalan dan Sampang Memang Bertetangga, tapi Warga Bangkalan Jauh Lebih Sejahtera dan Bahagia Mojok

Bangkalan Madura dan Sampang Memang Bertetangga, tapi Warga Bangkalan Jauh Lebih Sejahtera dan Bahagia

21 April 2026
Culture Shock Resepsi Pernikahan di Sumenep: Nggak Dapat Hidangan, Cuma Diberi Berkat untuk Dibawa Pulang Mojok.co

Culture Shock Resepsi Pernikahan di Sumenep: Nggak Dapat Hidangan, Cuma Diberi Nasi Berkat untuk Dibawa Pulang

31 Oktober 2023
Nestapa Menggunakan Bus Akas Madura (Unsplash)

Nestapa Menggunakan Bus Akas Madura

2 Mei 2023
4 Profesi yang Lekat dengan Orang Madura

4 Profesi yang Lekat dengan Orang Madura

6 Juni 2022
madura calon mertua menikah dengan teman satu kantor mojok

14 Tahapan dan Istilah Pernikahan di Madura

2 November 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tips Plesir Kala Malam di Jogja Naik GoRide (Unsplash)

Tips Plesir Kala Malam di Jogja Naik GoRide Menikmati Kota Warisan Budaya Tanpa Menjadi Tua di Jalanan

6 Juli 2026
Sidang Skripsi Mahasiswa UNY: Ribetnya Mirip Hajatan, Pantas Saja Disebut “Kondangan Akademik” Mojok.co

Sidang Skripsi Itu Hal yang Gampang, yang Lebih Susah Itu Mengurus Berkas Penjajakan dan Yudisium

5 Juli 2026
Perkuliahan Universitas Terbuka yang Fleksibel Tak Hanya Disukai Mahasiswa Pekerja, tapi Juga Perusahaan Pemberi Kerja Mojok.co

Perkuliahan Universitas Terbuka yang Fleksibel Tak Hanya Disukai Mahasiswa Pekerja, tapi Juga Perusahaan Pemberi Kerja

3 Juli 2026
8 Tipe Mahasiswa KKN yang Menjadi Beban Kelompoknya (Wikimedia Commons)

3 Pengalaman Menyebalkan yang Pasti Terjadi di KKN, Begini Cara Mengatasinya biar Tetap Waras

1 Juli 2026
Obsesi Beli iPhone Bukan karena Gengsi, tapi Ingin Setara (Unsplash)

Obsesi Saya untuk Membeli iPhone Bukan Soal Gengsi, tapi Ingin Merasa Setara karena Tidak Ada Manusia yang Terlihat Kecil di Depan Orang Lain

4 Juli 2026
Dear Lembaga Les Privat, Tolong Kasih Upah yang Layak ke Pengajar Mojok.co

Dear Lembaga Bimbingan Belajar, Tolong Pekerjakan Guru Les Privat dengan Layak

2 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.