Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Acara TV

Alasan Nonton Bulu Tangkis di Indosiar Bukanlah Keputusan yang Tepat

Kuncoro Purnama Aji oleh Kuncoro Purnama Aji
1 Agustus 2021
A A
Alasan Nonton Bulu Tangkis di Indosiar Bukanlah Keputusan yang Tepat terminal mojok.co

Alasan Nonton Bulu Tangkis di Indosiar Bukanlah Keputusan yang Tepat terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Perjuangan atlet bulu tangkis tanah air masih terus berlanjut pada ajang Olimpiade Tokyo 2020. Sampai saat ini, masih ada tiga sektor yang diharapkan mampu menyumbangkan medali. Prestasi yang dicapai oleh para atlet tersebut selain membanggakan, juga menjadi hiburan buat kita semua selama PPKM. Beruntungnya banyak pihak yang menyiarkan ajang olimpiade ini, salah satunya adalah Indosiar. Tapi maaf untuk Indosiar, bagi saya kalian mending nyiarin sinetron aja, deh.

Dalam Olimpiade Tokyo kali ini, Emtek Grup dan TVRI menjadi pemegang hak siar untuk penayangan olimpiade. Ada tiga channel yang menayangkan olimpiade di televisi, yaitu TVRI, Indosiar, dan O Channel. Hadirnya tiga channel tersebut terkadang membuat bingung penonton dalam memilih channel mana yang tepat untuk ditonton. Terutama untuk cabor bulu tangkis karena terkadang ketiga channel tersebut menayangkan secara bersamaan. Yang pasti, jawabannya bukanlah Indosiar.

Salah satu alasan yang membuat bulu tangkis nggak cocok ditonton lewat Indosiar adalah komentatornya. Pertama, selama saya menonton pertandingan ini di channel lain, nggak ada komentator seberisik yang ada di Indosiar. Mungkin maksud mereka adalah untuk meramaikan suasana pertandingan, tapi bagi saya itu semua sangat mengganggu dan nggak perlu dilakukan.

Pertandingan bulut angkis itu nggak seperti pertandingan bola. Di bulu tangkis, tempo permainan lebih cepat daripada di sepak bola. Ketegangan selalu terjadi di setiap poin yang didapat. Jadi, teriakan dan bacotan selama pertandingan itu nggak perlu dilakukan. Justru, yang harus dilakukan itu komentar mengenai analisis pertandingannya, tentang bagaimana permainan dari pemain yang bertanding. Kalau cuma teriak-teriak doang, saya sebagai penonton juga teriak-teriak.

Kedua, pengetahuan mengenai bulu tangkis tidak sebaik komentator di channel lain. Dalam beberapa kesempatan saya menonton pertandingan ini di Indosiar, hal yang paling terlihat dari komentatornya adalah kurangnya pengetahuan mereka mengenai bulu tangkis. Mungkin hal tersebut yang membuat mereka jarang sekali mengomentari mengenai teknik ataupun strategi permainan.

Walaupun saya sempat melihat Indosiar mendatangkan komentator handal bulu tangkis seperti Mbak Yuni Kartika atau Bung Broto Happy. Namun, mereka justru diajak mengomentari hal-hal yang nggak penting. Seperti ngomentari wasit lah, kaos pemain lah, nggak sekalian kursi penonton dikomentari?

Mungkin mereka melakukan itu karena menyesuaikan penonton Indosiar, yang mana banyak penonton awam. Sehingga bermaksud untuk lebih “memasyarakatkan” bulu tangkis. Namun, bagi saya olahraga ini nggak perlu dimasyarakatkan lagi karena olahraga ini sudah menjadi olahraga masyarakat sejak lama. Lagipula buat apa orang yang nggak tau bulu tangkis nonton pertandingan ini, kan?

Yang paling tepat itu adalah nonton bulu tangkis di TVRI. Channel yang menasbihkan diri sebagai rumah bulu tangkis Indonesia ini udah nggak perlu diragukan lagi kualitasnya. Komentator yang objektif, analisis yang baik, serta informatif adalah keunggulan dari TVRI sebagai penayang pertandingan bulu tangkis. Selain itu, di TVRI kita juga nggak akan menjumpai iklan yang hampir menuhin satu layar sehingga menonton pertandingan akan tetap nyaman.

Baca Juga:

Dear Indosiar, terima kasih sudah menghibur ibu saya lewat acara Dangdut Academy

Alasan Saya Ogah Main Padel dan Tetap Bertahan Main Badminton

Kekurangan dari TVRI dalam menayangkan olahraga ini mungkin terletak pada kualitas gambarnya. Terutama di beberapa daerah yang sinyal TV-nya tidak baik. Jadi kita harus sedikit menggoyang-goyangkan antena terlebih dahulu untuk mendapat gambar yang jernih. Namun, masalah kualitas gambar tersebut bukan menjadi masalah untuk televisi yang sudah ada saluran digitalnya. Pasalnya, TVRI menyediakan saluran TVRI Sport yang kualitas gambarnya sangat jernih.

Memang sudah sejak Asian Games 2018, Indosiar ikut ambil bagian dalam menayangkan ajang olahraga. Indosiar selama ini juga kita kenal sebagai stasiun TV yang menayangkan kompetisi sepak bola nasional. Namun, untuk tayangan bulu tangkis tidak bisa disamakan dengan tayangan sepak bola. Terutama untuk komentatornya.

BACA JUGA Olimpiade Konyol, Kartun Tema Olahraga Paling Menghibur yang Pernah Ada dan tulisan Kuncoro Purnama Aji lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 21 September 2021 oleh

Tags: bulu tangkisGaya Hidup TerminalindosiarOlimpiade Tokyo
Kuncoro Purnama Aji

Kuncoro Purnama Aji

Memiliki keinginan menjadi penulis, meski prosesnya berjalan pelan. Banyak ide justru muncul saat berlari dan membiarkan pikiran mengembara.

ArtikelTerkait

Mengintip Bagaimana Operator Line Interaktif Bekerja terminal mojok

Mengintip Cara Kerja Operator Line Interaktif yang Sering Dibilang Jagain Telepon doang

28 Juli 2021
marine pesisir barat pantai sumatera mojok

4 Bentuk Lahan Marine yang Perlu Diketahui Kalian yang Hobi Traveling

24 Mei 2021
4 Peran yang Biasa Kita Temukan di Acara Karnaval 17-an terminal mojok

4 Peran yang Biasa Kita Temukan di Acara Karnaval 17-an

7 Agustus 2021
susi susanti olimpiade barcelona 1992 bulu tangkis badminton juara medali emas olimpiade seoul 1988 mojok.co

Susi Susanti dan Keramat Tahun 1992

6 April 2020
kevin sanjaya marcus gideon tengil momen-momen lucu mojok.co

Kevin Sanjaya Sukamuljo, Pelawak yang Kebetulan Pemain Badminton

7 September 2020
kpai

Surat Untuk KPAI : Selamat Karena Telah Berhasil Mengubur Mimpi Anak Bangsa

9 September 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kerja di Bekasi nggak bikin cepat kaya, justru bikin saya capek dan kangen kampung halaman

Kerja di Bekasi nggak bikin cepat kaya, justru bikin saya capek dan kangen kampung halaman

2 Agustus 2026
Jangan Ngotot Ambil KPR kalau Belum Siap Finansial dan Mental Mojok.co

Setelah akad KPR rumah, saya baru sadar bahwa beli rumah bukannya jadi solusi, tapi justru jadi masalah baru

1 Agustus 2026
Kontroversi [arfum Mykonos: ketika naluri “ingin gaul” anak SD dihakimi netizen yang kurang piknik

Kontroversi parfum Mykonos: ketika naluri “ingin gaul” anak SD dihakimi netizen yang kurang piknik

4 Agustus 2026
Ospek kampus masih gini-gini aja, masih tidak berguna dan nggak ngasih apa-apa

Ospek kampus masih gini-gini aja, masih tidak berguna dan nggak ngasih apa-apa

6 Agustus 2026
Akal-akalan loker isi survei dan nonton iklan online, menyedot banyak kuota, tapi hasilnya cuma cukup buat beli es teh Mojok.co

Akal-akalan loker isi survei dan nonton iklan online, menyedot banyak kuota, tapi hasilnya cuma cukup buat beli es teh

6 Agustus 2026
Seni bertahan hidup di desa, wajib ikut mengantar jenazah ke kuburan dan takziah kalau nggak mau jadi musuh bersama Mojok.co

Seni bertahan hidup di desa, wajib ikut mengantar jenazah ke kuburan dan takziah kalau nggak mau jadi musuh bersama

6 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.