Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Alasan Konyol yang Bikin Saya Ogah Nonton Drakor ‘Mr. Queen’ sampai Sekarang

Dyan Arfiana Ayu Puspita oleh Dyan Arfiana Ayu Puspita
4 Maret 2021
A A
Alasan Konyol dari Teman Bikin Saya Ogah Nonton Drakor 'Mr. Queen' sampai Sekarang terminal mojok.co

Alasan Konyol dari Teman Bikin Saya Ogah Nonton Drakor 'Mr. Queen' sampai Sekarang terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Nonton drakor yang sudah tamat adalah jalan ninja para pencinta drakor yang nggak mau terjebak dalam penantian nonton on going. Dari beberapa drakor terbaru yang sudah selesai masa tayangnya, drakor Mr. Queen masuk dalam daftar yang pengen saya tonton. Kalau jebul nanti ceritanya nggak seheboh apa yang dicuitkan warganet, ya nggak heran. Sudah biasa itu. Nggak semua drama yang trending di Twitter dan rating tinggi itu beneran bagus, setidaknya untuk selera saya. Jadi, seperti biasa, saya berencana untuk nonton 4 episode dulu. Kalau cocok lanjut, kalau nggak ya tinggalkan. 

Tapi, keinginan saya untuk nonton drama jenis saeguk itu terpaksa harus bungkus. Penyebabnya adalah review singkat dari seorang teman yang sudah nonton episode awal drakor Mr. Queen, tapi kemudian mandeg. Ketika saya tanya alasan dia berhenti nonton, jawabannya sungguh mencengangkan. Dia berhenti bukan karena jalan cerita yang muter-muter atau akting pemain yang pas-pasan. Tapi, karena dia merasa “Apa, sih Mr. Queen itu? Kok rasanya kayak lagi ngenalin konsep gay, ya?”

Wow. Saya pun terperanjat, terperangah, tersentak dan ter- ter- yang lainnya saat mendengar jawaban dari teman saya itu. Meski demikian, saya yakin jawaban itu keluar bukan semata-mata karena posisi dia sebagai guru PPKn. Pasti ada pemicunya. Menurut teman saya, benang merah cerita yang menggambarkan jiwa laki-laki yang masuk ke tubuh perempuan sungguh mengganggu. Apalagi, disebutkan si perempuan itu sudah punya suami.

Bingung nggak?

Jadi gini, loh. Drakor Mr. Queen itu adalah drama Korea berlatar kerajaan yang menceritakan tentang Jang Bong Wan–seorang koki pria Istana, yang suatu pagi terbangun dalam tubuh wanita bernama Kim So Young. Kim So Young sendiri adalah istri dari Raja Chul Jong, seorang raja yang terlihat naïf dan lemah meski sebenarnya dalam jiwa sang Raja ada kekuatan terpendam. Perlahan, kehadiran Ratu Kim So Young dengan jiwa barunya (yang sudah kemasukan jiwa koki pria itu), membuka tabir yang menutupi kekuatan dalam diri Raja Chul Jong. Jadi Raja Chul Jong itu nggak kayak raja boneka lagi, gitu, deh~

Trus, dimana letak poin “mengenalkan gay” yang teman saya maksud?

Nah, itu. Pas adegan-adegan raja sama ratu itu. Iya sih sang ratu badannya masih cewek, tapi kan jiwanya laki-laki, pikirannya juga laki-laki. Jadi menurut teman saya, nonton drakor Mr. Queen ini seperti melihat hubungan dua orang laki-laki, gitu katanya. Ya… walaupun hubungannya nggak sampai gimana-gimana, tapi tetap saja nggak sesuai dengan hati nurani teman saya. Sesuatu yang kemudian membuat dia jadi malas melanjutkan nonton.

Sebetulnya, drakor Mr. Queen bukanlah drakor pertama yang bercerita tentang jiwa yang terperangkap dalam tubuh orang lain. Salah satu yang paling hits dan mungkin masih membekas di ingatan para pencinta drakor tentu saja Secret Garden yang dibintangi oleh Babang Hyun Bin pas masih kinyis-kinyis. Bedanya, kalau Secret Garden itu jiwa Hyun Bin masuk ke tubuh Ha Ji-Won, dan sebaliknya, jiwa Ha Ji-Won masuk ke tubuh Hyun Bin. Jadi hubungannya masih antara laki-laki dan perempuan. Kalau Mr. Queen ini kan… gitu deh.

Baca Juga:

Saya Meninggalkan Drakor Sejak Kenal Dracin yang Ceritanya Lebih Seru

4 Alasan Drama Korea Zaman Sekarang “Kalah” dengan Zaman Dahulu Menurut Saya yang Sudah 15 Tahun Jadi Penggemar

Jadi begitulah. Sejak mendengar alasan teman, saya mandek nonton Mr. Queen, keinginan saya buat nonton drama ini mendadak menguap, setidaknya untuk saat ini. 

Sumber gambar: YouTube Miss J

BACA JUGA Mengenal Cheoljong, Raja Malang yang Pernah Bertakhta di Dinasti Joseon dan artikel Dyan Arfiana Ayu Puspita lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 4 Maret 2021 oleh

Tags: drakordrama koreakerajaan Korea
Dyan Arfiana Ayu Puspita

Dyan Arfiana Ayu Puspita

Alumnus Universitas Terbuka yang bekerja sebagai guru SMK di Tegal. Menulis, teater, dan public speaking adalah dunianya.

ArtikelTerkait

6 Alasan Yumi's Cells Season 2 Tak Boleh Dilewatkan Terminal Mojok

6 Alasan Yumi’s Cells Season 2 Tak Boleh Dilewatkan

21 Juni 2022
5 Drakor Bertema Olahraga yang Menarik untuk Ditonton Terminal Mojok

5 Drakor Bertema Olahraga yang Menarik untuk Ditonton

23 Maret 2022
5 Perbedaan Drama Korea Dulu dan Sekarang: Makin Berkualitas Atau Sebaliknya?

5 Perbedaan Drama Korea Dulu dan Sekarang: Makin Berkualitas Atau Sebaliknya?

25 Desember 2023
Menutup Hospital Playlist 2 dengan Momen Uwu

Menutup Hospital Playlist 2 dengan Momen-momen Uwu yang Bikin Penonton Pengin Teriak

17 September 2021
10 Kutipan Paling Relatable dari My Liberation Notes Terminal Mojok.co

10 Kutipan Paling Relatable dari My Liberation Notes

10 Mei 2022
Squid Game dan Munculnya Kaum Anti-Overhype yang Bikin Jengah terminal mojok.co

Squid Game dan Munculnya Kaum Anti-Overhype yang Bikin Jengah

15 Oktober 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

13 Kosakata Bahasa Madura yang "Menjebak” dan Perlu Diperhatikan Pendatang yang Baru Belajar Mojok.co

13 Kosakata Bahasa Madura Paling “Menjebak” dan Perlu Diperhatikan Pendatang yang Baru Belajar

9 Februari 2026
Gerbong KRL Khusus Perempuan Malah Nggak Aman untuk Perempuan Mojok.co

Gerbong KRL Khusus Perempuan Malah Nggak Aman untuk Perempuan

6 Februari 2026
Duka Menikah di KUA, Dikira Hamil Duluan padahal Cuma Pengin Hemat Mojok.co

Duka Menikah di KUA, Dikira Hamil Duluan padahal Cuma Pengin Hemat

5 Februari 2026
Purworejo Tak Butuh Kemewahan karena Hidup Aja Pas-pasan (Unsplash)

Purworejo Tidak Butuh Kemewahan, Apalagi soal Makanan dan Minuman karena Hidup Aja Pas-pasan

6 Februari 2026
Banting Setir dari Jurusan Manajemen Jadi Guru PAUD, Dianggap Aneh dan Nggak Punya Masa Depan Mojok.co jurusan pgpaud

Jurusan PGPAUD, Jurusan yang Sering Dikira Tidak Punya Masa Depan

5 Februari 2026
Alun-Alun Jember Nusantara yang Rusak (Lagi) Nggak Melulu Salah Warga, Ada Persoalan Lebih Besar di Baliknya Mojok.co

Jember Gagal Total Jadi Kota Wisata: Pemimpinnya Sibuk Pencitraan, Pengelolaan Wisatanya Amburadul Nggak Karuan 

6 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Wisuda TK Rasa Resepsi Pernikahan: Hentikan Normalisasi Pungutan Jutaan Rupiah Demi Foto Toga, Padahal Anak Masih Sering Ngompol di Celana
  • Salah Kaprah soal Pasar Jangkang yang Katanya Buka Setiap Wage dan Cuma Jual Hewan Ternak
  • BPMP Sumsel Bangun Ekosistem Pendidikan Inklusif Melalui Festival Pendidikan
  • Hutan Jawa dan Dunia yang Pernah Bertuah
  • Ironi Kerja di Luar Negeri: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Tak Pulang demi Gengsi dan Standar Sukses yang Terus Berganti
  • Surat Wasiat Siswa di NTT Tak Hanya bikin Trauma Ibu, tapi Dosa Kita Semua yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.