Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

‘Aku Cinta Kamu, tapi Aku Bisa Apa?’: Studi Mencintai Melalui Perspektif Jang Gyeo Wool Hospital Playlist

Nuriel Shiami Indiraphasa oleh Nuriel Shiami Indiraphasa
24 Juli 2020
A A
'Aku Cinta Kamu, tapi Aku Bisa Apa_'_ Studi Mencintai Melalui Perspektif Jang Gyeo Wool Hospital Playlist MOJOK.CO

'Aku Cinta Kamu, tapi Aku Bisa Apa_'_ Studi Mencintai Melalui Perspektif Jang Gyeo Wool Hospital Playlist MOJOK.CO

Share on FacebookShare on Twitter

Sebagai manusia yang memiliki resting bitch face, hadirnya karakter Jang Gyeo Wool dalam drama “Hospital Playlist” merupakan sebaik-baiknya penggambaran tentang mencintai namun apa daya, mukaku ngeneki.

Drama yang memiliki dua belas episode di season pertamanya tersebut sudah menarik perhatian sedari awal. Sampai ketika saya menemukan kemunculan Jang Gyeo Wool, saya makin tidak bisa skip tiap menitnya. Karena memang scene dia yang menjadi salah satu alasan terbesar saya bertahan menonton.

Memiliki resting bitch face itu tidak mudah. Sudah kerap dianggap tidak ramah, ditambah komuk yang nggak cakep-cakep amat. Udah dah, rasanya jadi ingin bengong ae setiap saat. Namun, jika dilihat dari perspektif Jang Gyeo Wool, kekuatannya justru ada pada poin pantang menyerah.

Memang di awal kemunculannya, saya agak terganggu dengan sikap Jang Gyeo Wool yang terkesan bodo amat dan tidak begitu peduli. Hai ini dapat dilihat di adegan ketika dia sedang menjelaskan kemungkinan buruk yang akan terjadi kepada pasien, lalu dengan sigap ditimpal oleh Jung Won menggunakan diksi yang lebih halus saat menjelaskan ulang, dengan maksud agar keluarga pasien tersebut bisa lebih tenang.

Meskipun begitu, sikap Jang Gyeo Wool yang “blak-blakan” justru membuat saya berpikir ke arah yang lebih positif. Diceritakan, Jang Gyeo Wool suka kepada Ahn Jung Won. Namun, dia tidak mau menunjukkan perasaannya. Gyeo Wool malah menunjukan sikap asli yang sebenarnya bisa menjadi poin minus. Bagaimana tidak? Jika Gyeo Wool mau, seharusnya dia bisa berpura-pura baik atau manis di depan Ahn Jung Won.

Jika kalian merasa adegan tersebut tak jarang ditemukan di beragam drama lainnya, harus saya katakan bahwa: “Gyeo Wool mah beda, sumpah.” Karakternya memang memiliki visual yang, ehm, cantik, namun tetap realistis. Maksud saya gini, deh. Kalian tahu Sehun? Menurut saya, dia itu tampan, namun hiper-realistis—meskipun ini jatuhnya menjadi barang relatif.

Intinya, jika keberhasilan usaha Jang Gyeo Wool untuk mendekati Ahn Jung Won diukur dari seberapa rupawan visualnya, saya rasa, dia akan kalah dengan satu tokoh wanita di “Hospital Playlist” lainnya: Bae Jun Hui. Namun, jika diukur dari seberapa ulet usahanya, jelas Gyeo Wool yang utama. Kembali lagi, penilaian ini merupakan barang relatif.

Seseorang yang bermuka datar yang bahkan sering dianggap berhati dingin, memang tampaknya sudah seperti paket komplet. Tapi, tahukah kamu, bahwa yang seperti ini biasanya ketika dia menyukai seseorang akan diam-diam berusaha keras dalam sunyi sampai-sampai orang yang disukai bisa tidak merasa?

Baca Juga:

Agent Kim: Reactivated, drakor yang tidak ramah buat kaum yatim pasif

Saya Meninggalkan Drakor Sejak Kenal Dracin yang Ceritanya Lebih Seru

Inilah bentuk resting bitch face in search for love melalui penggambaran tokoh Jang Gyeo Wool.

Minim bicara

Tokoh Jang Gyeo Wool ini terlihat minim bicara sama Ahn Jung Won. Namun yang saya lihat di sini, sikap minim bicara tidak lantas mengurangi usaha pendekatan. Melalui tokoh lain, yakni Ik Joon, Gyeo Wool berusaha mengorek informasi terbaru seputar Jung Won. Dan melalui ik Joon inilah, Gyeo Wool bisa menentukan apa yang sebaiknya ia lakukan dan apa yang tidak.

Tebar pesona yang aneh

Saya sendiri juga agak bingung apakah ini bisa dimasukkan ke dalam kategori tebar pesona atau tidak. Tapi, jika dilihat dari intensinya, Jang Gyeo Wool melakukan dua hal yang jauh dari kata anggun untuk menarik perhatian Jung Won.

Pertama, Gyeo Wool diceritakan melakukan adegan mreteli ratusan belatung dari kaki seorang tunawisma. Kedua, ia mengejar seorang ayah yang diduga kuat melakukan kekerasan kepada anaknya. Dua hal “tidak anggun” tersebut dilakukan saat Jung Won berada bersamanya.

Sungguh sangat weird. Tapi, di sini Gyeo Wool justru menunjukkan kepribadian yang sebenarnya, kepribadiannya sebagai wanita yang tidak menye-menye kepada Jung Won, dengan harapan Jung Won memberikan impresi baik terhadapnya.

Sungguh model tebar pesona yang: “Ya, gua bisanya gini. Gimana, dong?”

Diterpa isu menjadi pastor

“Seperti disambar geledek!”

Kira-kira rasanya seperti itu, jika saya harus menerima kenyataan bahwa seseorang yang saya sukai memiliki obsesi menjadi seorang pastor, misalnya. Ini seharusnya bisa menjadi kunci utama untuk menyerah mencintai Jung Won bagi Jang Gyeo Wool.

Bagaimana tidak? Jika benar menjadi pastor, Jung Won bisa saja berhenti menjadi dokter spesialis bedah anak. Namun, Gyeo Wool memilih untuk tetap berusaha memperbaiki sikapnya serta dibarengi dengan mengambil kesempatan lebih lagi agar bisa memiliki waktu berinteraksi lebih banyak dengan Jung Won. Hal ini dapat dilihat dengan keputusan Gyeo Wool yang kerap memilih untuk mengikuti proses operasi bersama Jung Won.

Meski terkesan kalah kesempatan, namun nyatanya, Gyeo Wool cukup keras dalam berjuang. Kesempatan-kesempatan yang bukan emas, bisa ia gunakan dengan penuh pertimbangan. Kejujuran yang ia tunjukkan meski cukup jauh dari kata anggun dalam kewanitaan, tetap ia lanjutkan.

Dan kalau mau kira-kirakan saja endingnya, Gyeo Wool berkemungkinan akan kecewa. Namun, ia tetap memberdayakan diri sebisa mungkin, meskipun dalam kesempatan yang membuatnya terlihat cukup tak berdaya.

Kemudian, melalui Jang Gyeo Wool, saya memahami: “Sekali suka, saya akan tetap temukan cara, meski orang bilang saya bukan apa-apa, dan ujungnya bisa jadi sia-sia.”

Sumber gambar: IG @tvndrama.official.

BACA JUGA Cari Jodoh? Orang Sunda aja dan tulisan Nuriel Shiami Indiraphasa lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 24 Juli 2020 oleh

Tags: drakorhospital playlistJang Gyeo Wool
Nuriel Shiami Indiraphasa

Nuriel Shiami Indiraphasa

Jangan terlalu ngambis, nanti malah nangis.

ArtikelTerkait

Nonton Hospital Playlist Adalah Cara Mengobati Rindu pada Hidup Tanpa Pandemi terminal mojok

Nonton ‘Hospital Playlist’ Adalah Cara Mengobati Rindu pada Hidup Tanpa Pandemi

12 Juli 2021
5 Mertua Paling Idaman dan Green Flag di Drama Korea, Mertua Hong Hae In "Queen of Tears" Salah Satunya!

5 Mertua Paling Idaman dan Green Flag di Drama Korea, Mertua Hong Hae In “Queen of Tears” Salah Satunya!

28 April 2024
4 Hal Sederhana yang Bikin Penonton Drakor di Indonesia Marah

4 Hal Sederhana yang Bikin Penonton Drakor di Indonesia Marah

24 Februari 2025
3 Alur dalam Sitkom ‘So Not Worth It’ yang Mematahkan Stereotip Drama Korea terminal mojok

3 Alur dalam Sitkom ‘So Not Worth It’ yang Mematahkan Stereotip Drama Korea

30 Juni 2021
5 Drama Korea yang Bikin Saya Menyesal Telah Menontonnya

5 Drama Korea yang Bikin Saya Menyesal Telah Menontonnya

14 Januari 2024
Rekomendasi Serial Netflix yang Tayang di Bulan Juli terminal mojok.co

Rekomendasi Serial Netflix yang Tayang di Bulan Juli

12 Juli 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Cikarang Menyimpan Salah Paham yang Bikin Iri sama Jakarta (Unsplash)

Di balik gaji besar operator industri di Kawasan Industri Cikarang, ada harga mahal yang harus dibayar

4 Agustus 2026
Ospek kampus masih gini-gini aja, masih tidak berguna dan nggak ngasih apa-apa

Ospek kampus masih gini-gini aja, masih tidak berguna dan nggak ngasih apa-apa

6 Agustus 2026
Perumahan baru di Jogja terus bermunculan, tapi melihat harganya, sebenarnya perumahan ini dibangun untuk siapa?

Perumahan baru di Jogja terus bermunculan, tapi melihat harganya, sebenarnya perumahan ini dibangun untuk siapa?

7 Agustus 2026
Jalan Nasional Purworejo vs Kulon Progo Ketimpangannya Begitu Terasa: Dalam Hitungan Meter, Dunia Begitu Berbeda

Purworejo, kota yang menyambutmu bukan dengan gapura selamat datang, tapi dengan jalan berlubang

5 Agustus 2026
3 lomba agustusan yang sebaiknya ditiadakan karena lebih banyak mudarat daripada manfaatnya Mojok.co

3 lomba agustusan yang sebaiknya ditiadakan karena lebih banyak mudarat daripada manfaatnya

6 Agustus 2026
Jombang memang nggak punya pantai, tapi senja pinggir Sungai Brantas sukses bikin iri warga kabupaten tetangga

Jombang memang nggak punya pantai, tapi senja pinggir Sungai Brantas sukses bikin iri warga kabupaten tetangga

5 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.