Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Acara TV

3 Alasan Abang Roy Lebih Merepresentasikan Orang Indonesia Dibanding Susanti

Andika Akhmad Faisal oleh Andika Akhmad Faisal
24 Maret 2025
A A
Menerka 3 Alasan Abang Roy Upin Ipin Tobat Bikin Onar

Menerka 3 Alasan Abang Roy Upin Ipin Tobat Bikin Onar (Upin Ipin Fandom)

Share on FacebookShare on Twitter

Siapa yang tidak kenal Abang Roy? Salah satu tokoh dalam serial Upin & Ipin ini merupakan tokoh yang dikenal karena berbagai tingkah lakunya yang sering membuat onar di Kampung Durian Runtuh.

Sebagai penikmat serial animasi Upin & Ipin semenjak balita, dewasa ini saya menyadari bahwa tokoh Abang Roy ini memiliki kesamaan dengan sifat dan karakteristik orang Indonesia. Bahkan menurut saya tokoh Susanti yang menjadi representasi Indonesia dalam serial animasi ini belum sepenuhnya merepresentasikan perilaku masyarakat Indonesia dibandingkan Abang Roy.

Mengapa bisa begitu?

Abang Roy seorang oportunis sejati

Abang Roy merupakan seseorang oportunis yang sangat mirip dengan karakteristik masyarakat Indonesia. Nggak percaya?

Pernah mendengar ada berita truk pengangkut minyak goreng terguling dan masyarakat berebutan mencuri minyak? Hal ini hampir sama dengan apa yang dilakukan Abang Roy. Buktinya pada episode “Gerobok Rezeki”, di mana kakak Mail yaitu Abang Iz membuka gerobok rezeki atau lemari rezeki yang berisikan sembako dan barang keperluan sehari-hari yang tujuannya untuk orang yang membutuhkan. Eh si Abang ini malah ngambil sarden secara brutal dan mau dijual lagi, hadeh.

Menurut saya perilaku Abang ini punya kemiripan dengan sifat masyarakat Indonesia yang memiliki prinsip “yang penting gratis” .

Abang Roy nggak peduli lingkungan

Dalam episode yang berjudul “Bahaya Jerebu”, lingkungan di kampung durian runtuh berasap dan berkabut karena kemarau panjang dan kebakaran hutan. Di saat warga Kampung Durian Runtuh berdiam di rumah dan memakai masker supaya tidak menghirup asap. Eh, si Abang Roy ini dengan santainya membakar sampah-sampah daun kering di halaman rumahnya.

Jelas, asapnya semakin memperparah kondisi udara di sekitar lingkungan Kampung Durian Runtuh. Saat ditegur oleh Tok Dalang, eh si Abang ini malah bertanya dengan nada khasnya “e e leh salah ke?”.

Baca Juga:

Pulang dari Jepang Bikin Sadar Betapa Bobrok Daerah Asal Saya

4 Momen Beloon Jarjit di Serial TV Upin Ipin yang Malah Menghidupkan Cerita

Hadeh, sudahlah Abang ini udah nggak peduli lingkungan, denial lagi. Benar-benar mirip sama kelakuan masyarakat Indonesia yang sering membakar sampah di lingkungan terbuka dan ngeyel saat ditegur.

Baca halaman selanjutnya

Ngabers betul

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 26 Maret 2025 oleh

Tags: abang royIndonesiaSusantiupin-ipin
Andika Akhmad Faisal

Andika Akhmad Faisal

Menulis untuk mengeluarkan pikiran otak yang overload.

ArtikelTerkait

lamalera

Lamalera dan Rindu yang Tak Kunjung Selesai

14 Juli 2019
Segini Cuan yang Dikantongi Mail “Upin Ipin” kalau Jualan Pas Tahun Baru di Kampung Durian Runtuh Mojok.co

Segini Cuan yang Dikantongi Mail “Upin Ipin” kalau Jualan Pas Tahun Baru di Kampung Durian Runtuh

27 Desember 2024
5 Teori Konspirasi yang Ada dalam Serial Upin Ipin

5 Teori Konspirasi yang Ada dalam Serial Upin Ipin

17 Maret 2024
Membayangkan Orang Tua Upin Upin Masih Hidup, Pasti Kehidupan Mereka Lebih Bahagia Mojok.co

Membayangkan Orang Tua Upin Upin Masih Hidup, Pasti Kehidupan Mereka Lebih Bahagia

12 Juni 2024
iri dengan orang madura

Akui Saja, Kita Ini Iri dengan Madura

16 September 2019
Alasan Opah Neneknya Upin Ipin Harus Menikahi Tok Dalang, Penyayang dan Kaya Raya Mojok.co

Alasan Opah Neneknya Upin Ipin Harus Menikahi Tok Dalang, Penyayang dan Kaya Raya

17 April 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pemuda Pati Takut Menikah karena Standar Mahar Nggak Masuk Akal seperti Duit Ratusan Juta, Motor, bahkan Mobil Mojok.co

Pemuda Pati Takut Menikah karena Standar Mahar Nggak Masuk Akal seperti Duit Ratusan Juta, Motor, bahkan Mobil

7 Februari 2026
Sisi Gelap Mahasiswa Timur Tengah- Stempel Suci yang Menyiksa (Unsplash)

Sisi Gelap Menjadi Mahasiswa Timur Tengah: Dianggap Manusia Suci, tapi Jatuhnya Menderita karena Cuma Jadi Simbol

5 Februari 2026
Pro Tips Bikin Sate Taichan Jadi Lebih Enak (Wikimedia Commons)

Pro Tips Bikin Sate Taichan Jadi Lebih Enak: Sebuah Usaha Menghapus Cap Makanan Nggak Jelas dari Jidat Sate Taichan

7 Februari 2026
Batik Air Maskapai Red Flag: Delay Berjam-jam, Kompensasi Tak Layak, dan Informasinya Kacau Mojok.co

Batik Air Maskapai Red Flag: Delay Berjam-jam, Kompensasi Tak Layak, dan Informasinya Kacau

5 Februari 2026
Dilema Punya Honda Mobilio: Nyaman Dikendarai dan Irit, tapi Kaki-Kaki Mobilnya Sering "Keseleo" Mojok.co

Dilema Punya Honda Mobilio: Nyaman Dikendarai dan Irit, tapi Kaki-Kaki Mobilnya Sering “Keseleo”

7 Februari 2026
Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat Mojok.co

Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat

2 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Ironi Kerja di Luar Negeri: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Tak Pulang demi Gengsi dan Standar Sukses yang Terus Berganti
  • Surat Wasiat Siswa di NTT Tak Hanya bikin Trauma Ibu, tapi Dosa Kita Semua yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak
  • Tak Menyesal Ikuti Saran dari Guru BK, Berhasil Masuk Fakultas Top Unair Lewat Golden Ticket Tanpa Perlu “War” SNBP
  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.