Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Keuntungan Membuat SIM Melalui Jalur Resmi

Chotibul oleh Chotibul
4 Desember 2020
A A
Keuntungan Membuat SIM Melalui Jalur Resmi Terminal Mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Membut SIM melalui jalur resmi mungkin tidak semudah melalui jalur tidak resmi alias “nembak”. Tetapi membuat SIM melalui jalur resmi ternyata jadi kebanggaan tersendiri lho. Tidak percaya? Coba tanyakan saja pada mereka yang berhasil membuat SIM melalui jalur resmi. Rasanya bangga alias marem dan tentunya bikin hati pede dan tenang saat berkendara.

Wajar sih kenapa kebanyakan orang memilih membuat SIM dengan jalur tidak resmi. Tidak ribet dan bisa ditinggal kerja adalah beberapa alasannya. Kebayang kan betapa ribetnya ikut ujian SIM mulai dari teori hingga praktik. Padahal kalau boleh saya katakan, sesungguhnya tidak seribet yang dibayangkan. Suwerrr.

Belum lagi jika bertemu pak polisi yang sukanya mempersulit dan mencari-cari kesalahan. Ampun deh, pokoknya lebih baik duduk manis di rumah, tiba-tiba ada telepon berdering mengabari kalau SIM sudah jadi. Menggiurkan bukan?

Tetapi, terlepas dari anggapan sulitnya proses pembuatan SIM melalui jalur resmi, ada segudang keuntungan yang akan kita dapatkan jika membuat SIM melalui jalur resmi.

#1 Tahu aturan alias paham makna rambu-rambu lalu lintas

Selama ini, kita mungkin sudah akrab dengan rambu-rambu lalu lintas yang terpasang di jalan. Tetapi coba hitung, berapa rambu-rambu yang sudah kita pahami artinya? Mungkin hanya satu dua saja. Padahal memahami rambu-rambu lalu lintas penting sekali lho karena dapat mengurangi kecelakaan lalu lintas.

Dengan mengikuti tes teori, kita tahu di mana dan bagaimana cara kita menyalip kendaraan lain dengan benar. Kita jadi tahu bagaimana aturan saat berada di perempatan, mana kendaraan yang jalan duluan dan mana yang harus menunggu. Dan masih banyak aturan lain yang ternyata jika kita pahami jadi sangat berarti bagi keselamatan kita sendiri dan juga pengendara lain.

#2 Lebih lihai mengontrol emosi dan mental dalam berkendara

Bagi anak muda yang suka nongkrong bareng teman yang hobinya ngetrek, tentu tidak sulit meliuk-liukkan motor sambil atraksi. Apalagi kalau cuma melewati lintasan seperti dalam ujian praktik bikin SIM, tentu bukan perkara sulit.

Persoalannya, lihai memainkan kendaraan di jalanan belum tentu juga lihai melaju di lintasan ujian praktik. Mengendarai motor bukan soal keahlian saja, tetapi butuh kontrol emosi dan mental yang tinggi untuk dapat berkendara secara aman. Dan ujian praktik adalah tempat untuk latihan mengontrol emosi dan mental pengendara.

Baca Juga:

SIM Seumur Hidup Memang Susah Diwujudkan, tapi, Bagaimana kalau Masa Berlakunya Diperpanjang?

SIM Itu Memang Harusnya Susah Didapat, Bukan Malah Dipermudah, apalagi Berlaku Seumur Hidup!

Saat ujian praktik, kita harus sabar melewati satu lintasan ke lintasan lain, berlatih bagaimana mengerem yang benar, belajar bagaimana jika tiba-tiba harus berhenti mendadak, dan bagaimana saat melewati jalan yang menikung tajam, dll.

Dengan mengikuti ujian praktik, kita akan lebih lihai mengontrol emosi dan mental dalam berkendara. Jadi, bagi kalian yang suka ngetrek, jangan mengaku hebat kalau belum berani uji nyali dengan mengikuti ujian praktik di kantor SATPAS.

#3 Biaya jauh lebih murah

Selain dua keuntungan di atas, keuntungan lain yang bisa kita dapatkan dari membuat SIM melalui jalur resmi adalah biaya yang cukup murah. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2016 tentang PNBP pada Polri, biaya pembuatan SIM C saat ini adalah Rp 100 ribu.

Sementara jika kita membuat melalui jalur tidak resmi, harganya berkisar Rp 420 ribu lebih tergantung daerah masing-masing. Jauh lebih murah membuat SIM melalui jalur resmi kan? Memang sih kalau membuat SIM melalui jalur resmi bakal keluar biaya lain-lain seperti biaya transportasi menuju tempat ujian. Apa lagi kalau harus ujian berkali-kali. Tetapi tetap saja jauh lebih murah daripada membuat SIM melalui jalur tidak resmi.

#4 Menjadi warga negara yang baik

Dengan membuat SIM melalui jalur resmi berarti kita telah menunjukkan diri sebagai warga negara yang taat aturan dan hukum. Perlu kita ketahui bersama, taat hukum dan aturan sesungguhnya juga demi keuntungan kita sendiri. So, pilihannya ada di tangan kita.

Sedikit saran dari saya:

  • Jika belum memiliki SIM, cobalah untuk membuat SIM melalui jalur resmi. Itu baru anak gaul.
  • Jika sudah telanjur membuat dengan jalur “nembak”, coba praktikkan sendiri tahapan-tahapan ujian baik teori maupun praktik secara autodidak melalui internet. Buat lintasan sendiri dan ikuti tahapannya. Anggap saja sedang ujian beneran. Anggap sebagai penebus dosa kalian karena “nembak” SIM.
  • Atau bisa juga membiarkan SIM-mu mati, lalu buat dari awal melalui jalur resmi. Ini akan menjadi sesuatu banget jika kalian melakukan ini.
  • Nah jika di awal kalian sudah membuat SIM melalui jalur resmi, untuk perpanjangan SIM bolehlah minta tolong atau titip ke orang lain. Hitung-hitung berbagi pekerjaan dengan orang lain kan.

BACA JUGA Budaya Klakson di Lampu Merah Ternyata Ada Gunanya Meskipun Berisik

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 4 Desember 2020 oleh

Tags: SIM
Chotibul

Chotibul

Seorang Guru yang Suka Menulis

ArtikelTerkait

penggolongan sim ujian praktik sim sim khusus pelajar mojok

Pentingnya Penerbitan SIM Khusus Pelajar

11 November 2020
Pejuang Tes SIM Garis Lurus, Sudah Saatnya Menggugat!

Pejuang Tes SIM Garis Lurus, Sudah Saatnya Menggugat!

1 Januari 2020
aturan lalu lintas 4 orang menyebalkan saat kecelakaan lalu lintas lakalantas mojok

4 Jenis Pengendara Bodoh yang Berpotensi Bikin Celaka Pengendara Lain

26 Mei 2021
lubang di jalan jalanan rusak jalan berlubang mojok

Lubang di Jalan: Dihindarin Susah, tapi Kalau Dikritik Bisa Kena Perkara

25 November 2020
Kenapa sih Pada Protes Akses NIK Kudu Bayar? Kayak Nggak Paham Aja Biasanya Gimana SIM

Sudah Saatnya Kita Beralih ke SIM Digital

14 Oktober 2022
Andai SpongeBob Tinggal di Indonesia, Pasti Lolos Ujian SIM

Andai SpongeBob Tinggal di Indonesia, Pasti Lolos Ujian SIM

18 Februari 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jangan Terbuai Romantisme Jogja, Kota Ini Punya Seribu Jebakan buat Mahasiswanya Mojok.co

Jangan Terbuai Romantisme Jogja, Kota Ini Punya Seribu Jebakan buat Mahasiswanya

25 April 2026
4 Hal Menjengkelkan yang Saya Alami Saat Kuliah di UPN Veteran Jakarta Kampus Pondok Labu

Kuliah di Jakarta: Sebuah Anomali di Tengah Pemujaan Berlebihan terhadap Jogja dan Malang

26 April 2026
5 Kuliner Terbaik Demak yang Wajib Dicicipi Setidaknya Sekali Seumur Hidup Mojok.co

5 Kuliner Terbaik Demak yang Wajib Dicicipi Setidaknya Sekali Seumur Hidup

23 April 2026
Orang Wonogiri Layak Dinobatkan sebagai Orang Paling Bakoh Se-Jawa Tengah Mojok.co jogja

Saya Orang Wonogiri, Kerja di Jogja. Kalau Bisa Memilih Hidup di Mana, Tanpa Pikir Panjang Saya Akan Pilih Jogja

24 April 2026
Satria FU Sudah Tak Pantas Disebut Motor Jamet, Yamaha Aerox lah Motor Jamet yang Sebenarnya

Alasan Mengapa Satria FU Masih Digandrungi ABG di Madura, Membuat Pria Lebih Tampan dan Bikin Langgeng dalam Pacaran

23 April 2026
Tulungagung Perlu Banyak Belajar dari Pacitan agar Wisata Pantainya Tidak Makin Tertinggal Mojok.co

Tulungagung Perlu Banyak Belajar dari Pacitan agar Wisata Pantainya Tidak Makin Tertinggal

22 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Merawat Nilai Luhur di Dalam Candi Plaosan agar Tak Memudar Seiring Zaman
  • Alifa Moslem Babypreneur Daycare Jadi Penyelamat Orang Tua yang Harus Kerja dan Jogja yang Minim Ruang Bermain Anak
  • Bagi Pelari Kalcer, Kesehatan Tak Penting: Gengsi dan Diterima Sirkel Elite Jadi Prioritas Mereka
  • 4 Jurusan Kuliah yang Kerap Disepelekan tapi Jangan Dihapus, Masih Relevan dan Dibutuhkan di Bisnis Rezim Manapun
  • UU PPRT Menyelamatkan Manusia dari Perbudakan Modern: Harus Kita Rayakan, Meski Jalan Kemenangan Masih Panjang
  • Anak Usia 30-an Tak Ingin FOMO Pakai FreshCare, Setia Pakai Minyak Angin Cap Lang meski Diejek “Bau Lansia”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.