Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Sinetron

Si Doel Anak Sekolahan Episode 5, Musim 3: Mandra dan Engkong Rebutan Lala

Dini N. Rizeki oleh Dini N. Rizeki
9 Juli 2020
A A
Kelompok Penguasa Jalanan yang Bikin Pengendara Lain Auto-minggir terminal mojok.co

Kelompok Penguasa Jalanan yang Bikin Pengendara Lain Auto-minggir terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Kehebohan terjadi di awal Si Doel Anak Sekolahan episode 5 ini, mylov. Fokus ceritanya ada di Mas Karyo yang perdana jadi kernet. Setelah sampai di pangkalan, Doel pamit ke kantor pos sebentar untuk mengirimkan surat-surat lamarannya. Mas Karyo didatangi oleh preman pangkalan yang minta uang ongkos ngetem. Tak lama, ada polisi juga yang mampir. Polisi minta opelet dipindahkan, tidak boleh parkir di situ. Karena takut ditilang, Mas Karyo berinisiatif memindahkan sendiri opelet itu.

Nggak disangka, opeletnya malah berjalan mundur. Mas Karyo panik berteriak-teriak dari belakang kemudi opelet. Doel yang melihat dari jauh juga nggak kalah panik. Dia menyusul opelet sambil berlari, untunglah akhirnya opelet bisa berhenti. Ada-ada aja deh.

Di rumah, Mandra yang lagi nyepik Lala ternyata sampai rela lari-lari ngikutin Lala yang lagi sepedaan. Sampai di ujung komplek, ban Lala kempes lagi. Mandra yang masih ngos-ngosan bilang kalau dia saja yang bawa ke bengkel supaya Lala minggu depan bisa jadi ikutan funbike. Mandra rela deh capek.

Eh, tiba-tiba ada Engkong Ali lewat naik sepeda. Habis nganterin Nyak Rodiyah ke rumah anaknya, katanya. Engkong dikenalkan oleh Mandra ke Lala. Setelah Mandra menjelaskan situasinya pada Engkong, Engkong malah bilang sebaiknya memang Mandra yang bawa itu sepeda ke bengkel dan Lala biar ikut Engkong pulang ke rumah. Dibonceng ama Engkong. Mandra ngomel karena merasa ditikung oleh bapaknya sendiri. Hahaha. Ternyata belum sepenuhnya mujur ya, Bang.

Engkong Ali dan Lala sampai di rumah, Lala langsung minta dikeramasin oleh Atun tapi bayarnya nanti katanya, lagi nggak bawa duit. Engkong yang tajir melintir tentu saja merasa gengsinya terlukai dong. Jadi Engkong bilang ke Atun kalau dia saja yang bayarin ongkos keramasnya Lala, kalau perlu bayar dobel juga nggak apa-apa. Engkong juga kekeuh mau ikutan nongkrong di salon Atun walau udah disuruh masuk saja ke dalam rumah. Wah, nada-nadanya Engkong Ali beneran naksir Lala juga ini.

Sedang asyik dikeramasi, bapaknya Lala pulang. Setelah membukakan pintu untuk bapaknya, Lala kembali lagi untuk memberikan uang ongkos ganti ban sepeda ke Mandra. Tapi Mandra sok-sokan menolak padahal dia sendiri pinjam duit ke Atun tadi.

Sarah dan Mak Nyak pulang dari dokter, kata Sarah kondisi Mak Nyak bagus. Hasil rontgent-nya juga baik. Mak Nyak tanya berapa uang Sarah yang harus diganti untuk biaya check-up tadi, tapi Sarah bilang tidak perlu diganti. Biar nanti Sarah yang akan bicara ke Doel.

Bapak Lala, Pak Salim, menyusul datang ke salon Atun. Mau ikutan keramas katanya. Mak Nyak sempat berkenalan dengan Pak Salim, tapi merasa tidak enak bila harus menemani Pak Salim ngobrol di depan. Maka Mak Nyak membangunkan Engkong Ali yang sedang tidur di kamar Doel. Mak Nyak pikir lebih baik kalau Engkong Ali yang menemani Pak Salim ngobrol.

Baca Juga:

Semakin Dewasa, Saya Semakin Relate dengan Mandra “Si Doel Anak Sekolahan”

Mandra, Sebenar-benarnya Sadboy dalam Si Doel Anak Sekolahan

Mandra sewot berat melihat keakraban Engkong dengan Lala, apalagi Lala berniat mengajak Engkong ikutan funbike bareng. Mandra ngedumel ke Mak Nyak, saat pulang narik pun Doel kena juga omelan Mandra. Mandra hanya menatap sedih saat melihat Lala dan Engkong bersepeda sama-sama keliling kampung. Bukannya salat, Mandra malah balik lagi ngelamun di halaman belakang.

“Mas? Mas Mandra?” Mas Karyo sok-sokan menyapa.
“Apaan sih? Bikin dosa aja, orang udah wudu juga!” sahut Mandra.
“Sudah wudu kok malah di situ, sembahyang!”
“Biarin! Yang dosa, dosa gua. Emang kalo gue dosa ngajak-ngajak elu?”
“Kamu itu dinasehati orang yang lebih tua kok malah ngeyel lho!”

Malam hari di rumah Sarah, Sarah mencoba tanya ke papanya tentang perusahaan dan proyek milik omnya, Om Wisnu. Papa Sarah bilang Om Wisnu tentu saja masih di PT Indonusa, kan beliau pemiliknya. Tapi untuk proyeknya, Roy yang lebih tahu karena sering bekerja sama dengan Om Wisnu. Pembicaraan mereka terhenti saat Roy datang bertamu. Sarah menanggapinya dengan malas seperti biasa.

Sementara di rumah Doel, Engkong Ali dan Mandra sedang rebutan mau main ke rumah Lala. Mandra yang sudah rapi dilarang oleh Engkong datang ke rumah Lala.

“Jangan! Gue udah janji ama bapaknya, si Salim. Mau main catur,” kata Engkong sewot.
“Lah Babe kan janji ama bapaknya, saya janji ama anaknya!” balas Mandra tak kalah sewot.

Lagi-lagi Mandra harus mengalah sama Engkong Ali. Lagi-lagi Mandra apes, ngenes. Dia melamun di teras ditemani Mak Nyak. Bedanya, kalau Mandra sedang merenungi Lala, Mak Nyak sedang mengingat percakapannya dengan Babe saat Babe ketahuan genit dengan perempuan lain di pangkalan opelet. Saat itu Mak Nyak pernah bilang bahwa dia mau jaga-jaga jadi janda, Mak Nyak tidak mengira hal itu betulan terjadi.

Lamunan Mak Nyak buyar saat Atun dan Doel menyusul ke teras. Doel bertanya tentang biaya rontgent Mak Nyak. Kata Mak Nyak Sarah tidak mau memberi tahu. Atun malah ingin ikutan rontgent katanya. Doel melarang, malu kalau harus dibayarin terus oleh Sarah. Tapi Atun bilang dia punya uang sendiri. Atun kemudian sadar kalau Engkong tidak ada di depan.

“Engkong mana, Bang?” tanya Atun ke Mandra.
“Tuh ke rumah Pak Salim,” jawab Mandra.
“Ke rumah Pak Salim? Ngapain?”
“Tauk tuh aki-aki, nggak bisa banget liat pipi alus.”
“Pipi alus?”
“Iya, itu si Lala.”
“Emangnya Engkong naksir Lala?”
“Tauk ah, dasar aki-aki ganjen. Sok muda. Nggak pernah ngasih kesempatan sama anak cucu.”
“Udah deh, Bang. Dari pada bengong mendingan belajar yuk! Atun punya buku baru tuh! Buku cerita! Ntar Atun ajarin bacanya,” kata Atun menghibur Mandra. Untuk mempertegas emosinya, sebelum masuk ke rumah untuk belajar sama Atun, Mandra menendang sepeda Engkong Ali sampai ambruk. Hahaha. Sabaaaar, Bang.

Suasana pagi di rumah Doel menutup Si Doel Anak Sekolahan episode 5 ini. Ada Mandra yang sedang mencuci opelet saat Lala datang. Lala minta ditemani latihan sepeda sama Mandra. Diam-diam Mandra mengambil sepeda Engkong lalu cabut bersepeda sama Lala. Wah, Mandra nyari ribut nih.

Daftar sinopsis sebelumnya: Si Doel Anak Sekolahan musim 1, Si Doel Anak Sekolahan musim 2, dan Si Doel Anak Sekolahan musim 3.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 11 Januari 2022 oleh

Tags: review sinetronSi Doel Anak SekolahanSi Doel Anak Sekolahan Musim 3
Dini N. Rizeki

Dini N. Rizeki

Penulis, editor, copywriter, sekaligus seorang ibu. Sering menulis tentang bisnis, keuangan, wirausaha, hingga kuliner. Saat ini sedang asyik menulis ulasan film.

ArtikelTerkait

sinopsis preman pensiun episode 1 musim 1 mojok.co preman pensiun episode 2 preman pensiun episode 3 episode 4 episode 5 episode 8 episode 10 episode 19 kang bahar

Preman Pensiun Episode 33, Musim 1: Akhir Perjalanan Jamal Meneror Warga

24 Juni 2020
sinopsis preman pensiun episode 1 musim 1 mojok.co preman pensiun episode 2 preman pensiun episode 3 episode 4 episode 5 episode 8 episode 10 episode 19 kang bahar

Preman Pensiun Episode 36, Musim 1: Kang Mus Resmi Menjadi Bos Baru

29 Juni 2020
si doel anak sekolahan episode 15 musim 3 mas karyo digugat cerai sopiyah mojok.co

Si Doel Anak Sekolahan Episode 15, Musim 3: Mas Karyo Digugat Cerai Istrinya

21 Juli 2020
si doel anak sekolahan musim 5 si doel anak sekolahan episode 2 musim 2 review sinetron sinopsis jalan cerita mojok.co

Misteri Si Doel Anak Sekolahan Musim 5 yang Tak Pernah Ditayangkan di Mana-mana Lagi

21 Juni 2020
sinopsis si doel anak sekolahan episode 1 musim 1 season 1 mandra mojok.co

Si Doel Anak Sekolahan Episode 1, Musim 1: Pengenalan Para Tokoh, dari Sudut Pandang Mandra

29 Mei 2020
sinopsis preman pensiun episode 1 musim 1 mojok.co preman pensiun episode 2 preman pensiun episode 3 episode 4 episode 5 episode 8 episode 10 episode 19 kang bahar

Preman Pensiun Episode 25, Musim 1: Ubed Gamang, Pilih Cinta atau Teman

20 Juni 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Andai Jadi Warga Tangerang Selatan, Saya Pasti Sudah Pusing Tujuh Keliling. Mending Resign Jadi Warga Tangsel!

Jangan Nilai Buku dari Sampulnya, dan Jangan Menilai Tangerang Selatan Hanya dari Bintaro, Alam Sutera dan BSD Saja

4 Februari 2026
Petaka Terbesar Kampus- Dosen Menjadi Joki Skripsi (Pixabay)

Normalisasi Joki Skripsi Adalah Bukti Bahwa Pendidikan Kita Memang Transaksional: Kampus Jual Gelar, Mahasiswa Beli Kelulusan

4 Februari 2026
Pro Tips Bikin Sate Taichan Jadi Lebih Enak (Wikimedia Commons)

Pro Tips Bikin Sate Taichan Jadi Lebih Enak: Sebuah Usaha Menghapus Cap Makanan Nggak Jelas dari Jidat Sate Taichan

7 Februari 2026
Sisi Gelap Mahasiswa Timur Tengah- Stempel Suci yang Menyiksa (Unsplash)

Sisi Gelap Menjadi Mahasiswa Timur Tengah: Dianggap Manusia Suci, tapi Jatuhnya Menderita karena Cuma Jadi Simbol

5 Februari 2026
5 Alasan yang Membuat Saya Ingin Balik ke Pantai Menganti Kebumen Lagi dan Lagi Mojok.co

5 Alasan yang Membuat Saya Ingin Balik ke Pantai Menganti Kebumen Lagi dan Lagi

6 Februari 2026
Jangan Ngotot Ambil KPR kalau Belum Siap Finansial dan Mental Mojok.co

Jangan Ngotot Ambil KPR kalau Belum Siap Finansial dan Mental

2 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.