Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Media Sosial

Twitter, Please Do Your Magic!

Fahri Hasymi oleh Fahri Hasymi
2 Juli 2019
A A
Twitter, Please Do Your Magic!

Twitter, Please Do Your Magic!

Share on FacebookShare on Twitter

Ibarat rumah, selalu ada alasan untuk kembali pulang ke Twitter. Entah ada angin apa, tiba-tiba media sosial yang satu ini kembali ramai. Warga Instagram berbondong-bondong balik lagi ke Twitter. Setelah Twitter kembali ramai, lucunya skrinsyut-an twit lucu menjadi konten di Instagram. Bisa jadi itu juga adalah salah satu alasan warga Instagram yang belum pernah bikin akun Twitter akhirnya menjajal Twitter karena bosan saat mengusap linimasa di IG, kebanyakan berisi komuk, komuk dan komuk lagi, Hahaha. Dan duaarrr! Kini Twitter kembali ramai.

Dikutip dari website kominfo.go.id, menurut data dari PT Bakrie Telecom, di tahun 2013 pengguna Twitter di Indonesia mencapai 19,5 juta pengguna dari 500  juta pengguna secara global. Tentu jumlah ini sudah tidak relevan lagi di tahun ini. Ini udah 2019 Sob! Bisa jadi setelah 6 tahun berlalu jumlah penggunanya terus naik. Bisa jadi.

Twitter kini tidak hanya digunakan untuk bertukar informasi, melihat twitwar antar politisi, melihat meme atau video lucu, hingga sambat pun bisa dilakukan di media sosial yang satu ini. Belakangan ini Twitter bisa juga digunakan untuk magic lho. Hah? Magic?  Magic tersebut tentu bukan sembarang mantra. Tentu mesti ada mantra yang dituliskan seperti abracadabra gitu deh. Mantra dari magic di Twitter tersebut adalah “Twitter, please do your magic”. Banyak dari pengguna Twitter yang menggunakan mantra “Twitter, please do your magic” untuk mencari bantuan, berpomosi dan lain sebagainya.

Saya pernah saat sedang asyik scroll linimasa Twitter, melihat teman saya ngetwit “Twitter, please do your magic” saat ia kehilangan kakeknya. Saya lupa bagaimana kalimat lengkap di twitnya. Seingat saya diawali dengan “Twitter, please do your magic” dan diakhiri dengan “kalo menemukan kakek saya tolong DM atau hubungi ke nomor +62*******, kakek saya terakhir terlihat berada di daerah ini. Ya, kira-kira seperti itu.

Tak lama setelah dia ngetwit begitu sontak saja twitnya dia diretweet banyak orang, hingga ribuan orang turut menyebarkan berita orang hilang tersebut. Banyak yang simpati atas berita kehilangan tersebut. Dari kejadian ini saya baru sadar ternyata untuk mencari orang hilang tidak hanya bisa dilakukan dengan menyebarkan beritanya di suratkabar atau televisi. Lewat medial sosial seperti Twitter pun bisa.

Kembali ke kelanjutan cerita tadi. Singkat cerita, teman saya akhirnya kembali menemukan kakeknya dan ia berterimakasih kepada netizen Twitter atas perhatiannya membantu me-retweet kabar tersebut. Entah ditemukannya sang kakek teman saya tadi berkat bantuan netizen Twitter atau keluarga teman saya sendiri yang mencari. Saya tidak bertanya lebih lanjut. Yang jelas, lewat Twitter, teman saya sudah berusaha selain tentunya dengan mencari langsung si kakek.

Mantra “Twitter, please do your magic” bukan hanya digunakan untuk mencari orang hilang. Setau saya banyak yang menggunakan mantra yang satu ini untuk hal lain. Misalnya seperti mempromosikan sebuah usaha. Saya pernah lihat twit seorang wanita dengan calon suaminya membuka usaha kedai kopi untuk modal menikah. Twit tersebut berisi foto-foto kedai kopi miliknya dan dibumbui cerita-cerita dramatis yang membuat netizen merasa harus segera menekan tombol retweet. Dan akhirnya viral lah twit tersebut.

Setelah twit tersebut viral, kedai kopi milik wanita tersebut kian ramai. Hal tersebut terlihat dari foto yang dibagikan si wanita pemilik kedai kopi tadi di Twitter setelah dampak dari viralnya twit yang ia bagikan. Ternyata “Twitter, please do your magic”” benar-benar magic.

Baca Juga:

4 Jasa yang Tidak Saya Sangka Dijual di Medsos X, dari Titip Menfess sampai Jasa Spam Tagih Utang

Drama Cina: Ending Gitu-gitu Aja, tapi Saya Nggak Pernah Skip Menontonnya

Saat scroll lini masa Twitter, saya juga pernah lihat seseorang wanita yang mahir gambar membuka jasa gambar bergaya realis. Dalam twitnya, ia mengaku uang hasil jasanya tersebut akan digunakan untuk membayar pengobatan sang bapak yang sedang sakit. Dan sontak saja twit tersebut viral. Banyak netizen Twitter yang akhirnya memesan gambar dari wanita tersebut. Bahkan si wanita yang mahir gambar ini sampai kewalahan karena banyaknya jumlah pemesan. Tentu ia cukup terbantu dengan banyaknya pesanan dari netizen Twitter yang memesan gambar darinya. Sekali lagi saya menyaksikan twitter ternyata bisa melakukan magic. Dan tentu masih banyak lagi kisah-kisah “Twitter, please do your magic” lainnya yang menyentuh dan inspiratif.

Di balik kehebohan “Twitter, please do your magic””, semoga tidak ada pihak yang menyalahgunakannya untuk hal-hal yang tidak baik. Dan semoga mantra tersebut dipakai secara bijak dan jujur. Saya sebeneranya ingin mencoba mantra ini tapi kok yaa belum tau mau digunakan untuk apa.  Ah, sudahlah, mending saya kembali scroll linimasa Twitter saja.

Terakhir diperbarui pada 20 Januari 2022 oleh

Tags: HipsterMedia SosialPlease Do Your Magic!tren anak mudaTwitter
Fahri Hasymi

Fahri Hasymi

ArtikelTerkait

Andihiyat

Andihiyat Adalah Basnya Lini Masa Twitter Indonesia

30 Mei 2020
Dari Friendster Sampai Instagram: Mixtape Nostalgia Media Sosial dari10 Tahun Lalu terminal mojok.co

Dari Friendster Sampai Instagram: Mixtape Nostalgia Media Sosial dari 10 Tahun Lalu

2 Desember 2020
Twitter Nggak Akan Rest in Peace Hanya karena Stories

Twitter Nggak Akan Rest in Peace Hanya karena Stories

6 Maret 2020
Tiktok (Pernah) Dianggap Medsos Goblok, Padahal Twitter dan Instagram Sama Saja Gobloknya (Unsplash.com)

Tiktok (Pernah) Dianggap Medsos Goblok, Padahal Twitter dan Instagram Sama Saja Gobloknya

28 September 2022
Tips Melayangkan Kritik Pemerintah tanpa Ditangkap Polisi terminal mojok.co

Kalimat ‘Siap, Bang Jago!’ dan Tanda bahwa Kita Sukar Menerima Kritik  

9 Oktober 2020
Takut Kepencet Like Twitter Ada 5 Cara Mengatasinya Terminal Mojok

Takut Kepencet Like Twitter? Ada 5 Cara Mengatasinya

12 Januari 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Terima kasih Gresik Sudah Menyadarkan Saya kalau Jogja Memang Bukan Tempat Sempurna untuk Bekerja Mojok.co

Terima kasih Gresik Sudah Menyadarkan Saya kalau Jogja Memang Bukan Tempat Sempurna untuk Bekerja

3 April 2026
8 Camilan Khas Kulon Progo yang Sebaiknya Jangan Dijadikan Oleh-Oleh Mojok.co

8 Camilan Khas Kulon Progo yang Sebaiknya Jangan Dijadikan Oleh-Oleh

31 Maret 2026
Derita Ngontrak di Jakarta Timur, Sudah Jadi Penyewa Tertib Tetap Diusir dengan Alasan Bohong Mojok.co

Derita Ngontrak di Jakarta Timur, Sudah Jadi Penyewa Tertib Tetap Diusir dengan Alasan Bohong

30 Maret 2026
Merantau ke Malang Menyadarkan Saya Betapa Payah Hidup di Bojonegoro Mojok.co

Merantau ke Malang Menyadarkan Saya Betapa Payah Hidup di Bojonegoro

28 Maret 2026
3 Tempat yang Bikin Saya Merindukan Tangerang Selatan (Wikimedia Commons)

3 Tempat yang Bikin Saya Merindukan Tangerang Selatan

30 Maret 2026
Weleri Kendal Baik-baik Saja Tanpa Mie Gacoan, Waralaba Ini Lebih Baik Incar Daerah Lain Mojok.co

Membayangkan Kendal Maju dan Punya Mall Itu Sulit, sebab Mie Gacoan Aja Baru Ada Setahun

31 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Mencintai Musik Underground di Madura: Merayakan Distorsi di Tengah Kepungan Dangdut
  • Ambisi Beli Mobil Keluarga sebelum Usia 30, Setelah Kebeli Tetap Gagal Senangkan Ortu dan Jadi Pembelian Sia-sia
  • Gelar Siswa Terpintar Tak Berarti buat Kuliah UB, Terdampar di UIN Malah Jadi Mahasiswa Goblok, Nyaris DO dan Lulus Tak Laku Kerja
  • Vario 160 Adalah Motor Buruk Rupa yang Menyalahi Kodrat Motor Honda, tapi Sejauh Ini Menjadi Matik Terbaik yang Tahan Siksaan
  • Resign dari Perusahaan Bergaji 3 Digit di Luar Negeri karena Tak Merasa Puas, Kini Memilih Kerja “Sesuai Passion” di Kampung Halaman
  • Punya Rumah Besar di Desa: Simbol Kaya tapi Percuma, Terasa Hampa dan Malah Iri sama Kehidupan di Rumah Kecil-Sekadarnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.