Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Ragam Persoalan yang Sering Dihadapi Kolektor Gundam dan Solusi Atas Masalah Tersebut

Seto Wicaksono oleh Seto Wicaksono
14 Mei 2020
A A
Ragam Persoalan yang Sering Dihadapi Kolektor Gundam dan Solusi Atas Masalah Tersebut
Share on FacebookShare on Twitter

Merakit gunpla (gundam plastik) sudah menjadi salah satu hobi yang paling diminati oleh banyak orang sejak lama, bahkan lintas usia juga lintas gender. Tiap kali ada pameran gunpla, acara tersebut selalu saja dipadati oleh kalangan anak-anak, dewasa, orang tua, hingga wanita. Hal itu seakan menjadi penegasan bahwa mengoleksi sekaligus merakit gundam menjadi sesuatu yang disukai banyak kalangan pada dewasa ini.

Di luar hal yang menyenangkan tersebut, sebagai orang yang sampai dengan saat ini punya hobi mengoleksi gundam, saya pun kerap kali menemui beberapa kendala. Begitu pula dengan beberapa teman yang juga memiliki hobi serupa. Mulai dari persoalan yang terkesan sepele, sampai terbilang cukup serius.

Setelah melalui diskusi yang cukup panjang, akhirnya kami menemukan solusi yang bisa dipertimbangkan oleh khalayak di luar sana yang memiliki hobi serupa (mengoleksi gundam), tapi masih saja berhadapan dengan persoalan yang sama. Khususnya pada saat membeli gundam untuk koleksi terbaru.

Persoalan sekaligus solusi yang dimaksud antara lain:

Pertama, bagi para lelaki yang sudah berkeluarga, sering kali dimarahi pasangan karena gundam bukanlah barang murah. Hal ini juga terjadi pada mereka yang belum menikah. Sering kali, orang tua maupun kerabat terdekat mempertanyakan, “Buat apa sih udah gede beli mainan kayak gitu? Harganya mahal lagi. Mending beli ini, itu, bla bla bla…”

Lantaran persoalan tersebut, akhirnya kolektor gundam banyak yang berbohong gundamnya punya teman dan hanya nitip, memanipulasi harga menjadi lebih murah, dan lain sebagainya. Padahal, sudah menjadi rahasia umum bahwa kebohongan yang satu akan ditutupi oleh kebohongan lainnya. Alias nggak akan ada ujungnya. Apalagi kalau kelak ketahuan. Malah berabe, Bos. Ingat, soal harga bisa dicek melalui internet, lho.

Solusi yang bisa diusahakan:

Jujur aja kalau kita memang hobi koleksi gundam dan harganya sudah jelas terbilang mahal. Untuk itu, agar lebih bijak soal kocek yang dikeluarkan, ada baiknya sediakan alokasi tambahan di luar kebutuhan pokok. Jadi, ada tabungannya sendiri gitu. Jika sudah terbuka, pasti akan lebih nyaman ketika membeli gundam terbaru.

Baca Juga:

15 Dosa Pemancing di Kolam Pemancingan yang Meresahkan, Bikin Rusak Suasana

Gagal Paham dengan Orang-orang yang Benci Hobi Mancing

Kedua, koleksi gundam dikacaukan oleh anak atau saudara yang masih kecil. Begini, ini bukan soal pelit atau tidak ingin meminjamkan sama sekali. Tapi sering kali gundam jadi hancur berantakan bahkan yang paling fatal bisa patah. Kita sebagai pemilik sudah berusaha menjaga, eh, dirusaknya malah sama orang lain. Kan nyakitin.

Oleh sebab itu, solusi yang bijak adalah punya ruangan atau lemari sendiri untuk display gundamnya. Dikunci. Opsi lain adalah dengan menaruh kembali gundam di dalam dusnya masing-masing. Kemudian, simpan di atas lemari kamar sendiri. Paling tidak, cara itu bisa dilakukan secara temporer, khususnya ketika ada saudara yang berkunjung ke rumah.

Sekali lagi, ini bukan soal pelit. Cuma cari aman aja, mengingat harga satu gundam tidaklah murah. Sudah selayaknya pemilik menjaga dengan sebaik-baiknya.

Ketiga, pengin beli gundam terbaru tapi dananya belum ada. Ini sudah menjadi persoalan klasik sebagian orang yang hobi ngoleksi gundam. Termasuk saya sendiri. Jangan dipaksa kalau belum ada dananya. Saran saya, lebih baik nabung dulu. Dibuat rutin sehari nabungnya antara 1000-5000 juga cukup, kok. Bisa banget. Kalaupun kebelet pengin beli banget, alternatifnya bisa beli yang jenisnya SD (Super Deformed), ukurannya kecil dan harganya sekitar 100 ribuan.

Dari awal mengoleksi gundam, saya paling anti beli yang KW, yang mereknya selain Bandai (original). Dan saya nggak pernah menyarankan teman-teman beli yang mereknya selain Bandai. Bukannya mau nyombong, tapi, percaya deh, dari sambatan beberapa teman yang pernah beli gundam selain merek Bandai, kualitas materialnya sering banget zonk. Stikernya kurang nempel, part body yang satu dengan yang lain kadang nggak pas. Malesin pokoknya.

Makanya, saya nggak pernah mau beli gundam merek KW. Beda harganya juga tipis-tipis, nabung sedikit lagi, bisa dapat yang original. Lebih puas ngerakitnya.

Nah, dari ragam persoalan dan opsi solusi yang sudah diberikan, semoga bikin temen-temen yakin buat terus ngoleksi gundam. Apalagi kalau memang hobi dan ada kepuasaan batin ketika bisa merakit jenis terbaru. Pokoknya, lanjutkan! Kita semua berhak bahagia saat menjalani hobi masing-masing.

BACA JUGA Stigma Pria yang Mengoleksi Mainan di Usia Dewasa: Dianggap Kekanak-kanakan dan Tidak Memiliki Prioritas dan tulisan Seto Wicaksono lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 13 Mei 2020 oleh

Tags: gundamhobimahal
Seto Wicaksono

Seto Wicaksono

Kelahiran 20 Juli. Fans Liverpool FC. Lulusan Psikologi Universitas Gunadarma. Seorang Suami, Ayah, dan Recruiter di suatu perusahaan.

ArtikelTerkait

Stigma Pria yang Mengoleksi Mainan di Usia Dewasa: Dianggap Kekanak-kanakan dan Tidak Memiliki Prioritas

Stigma Pria yang Mengoleksi Mainan di Usia Dewasa: Dianggap Kekanak-kanakan dan Tidak Memiliki Prioritas

3 Desember 2019
Kata Siapa Nonton Drakor Bikin Halu?

Kata Siapa Nonton Drakor Bikin Halu?

1 November 2019
Gunung di Korea Selatan, Dulu Jadi Lahan Istana dan Rumah Ibadah, Sekarang Jadi Tempat Melepas Lelah terminal mojok

Gunung di Korea Selatan, Dulu Jadi Lahan Istana dan Rumah Ibadah, Sekarang Jadi Tempat Melepas Lelah

17 Juli 2021
Ragam Mobil yang Dijual Kemahalan di Indonesia Terminal Mojok

Ragam Mobil yang Dijual Terlalu Mahal di Indonesia

25 Agustus 2022
Gagal Paham dengan Orang-orang yang Benci Hobi Mancing Mojok.co

Gagal Paham dengan Orang-orang yang Benci Hobi Mancing

4 Juni 2025
Wattpad Menunjukan Betapa Menyedihkan Selera Kebanyakan Pembacanya terminal mojok.co

Wattpad Menunjukan Betapa Menyedihkan Selera Kebanyakan Pembacanya

6 Desember 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mie Ayam Bikin Saya Bersyukur Lahir di Malang, bukan Jogja (Unsplash)

Bersyukur Lahir di Malang Ketimbang Jogja, Sebab Jogja Itu Sudah Kalah Soal Bakso, Masih Kalah Juga Soal Mie Ayam: Mengenaskan!

2 Februari 2026
Sisi Gelap Mahasiswa Timur Tengah- Stempel Suci yang Menyiksa (Unsplash)

Sisi Gelap Menjadi Mahasiswa Timur Tengah: Dianggap Manusia Suci, tapi Jatuhnya Menderita karena Cuma Jadi Simbol

5 Februari 2026
Gambar Masjid Kauman Kebumen yang terletak di sisi barat alun-alun kebumen - Mojok.co

5 Stereotip Kebumen yang Sebenarnya Nggak Masuk Akal, tapi Terlanjur Dipercaya Banyak Orang

31 Januari 2026
5 Profesi yang Kelihatan Gampang, Padahal Nggak Segampang Itu (Unsplash)

5 Profesi yang Kelihatannya Gampang, Padahal Nggak Segampang Itu

4 Februari 2026
5 Barang Indomaret yang Sebenarnya Mubazir, tapi Terus Dibeli Pelanggan Mojok.co

5 Barang Indomaret yang Sebenarnya Mubazir, tapi Terus Dibeli Pelanggan

31 Januari 2026
Batik Air Maskapai Red Flag: Delay Berjam-jam, Kompensasi Tak Layak, dan Informasinya Kacau Mojok.co

Batik Air Maskapai Red Flag: Delay Berjam-jam, Kompensasi Tak Layak, dan Informasinya Kacau

5 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya
  • Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers
  • Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif
  • Blok M, Tempat Pelarian Pekerja Jakarta Gaji Pas-pasan, Tapi Bisa Bantu Menahan Diri dari Resign
  • Derita Punya Pasangan Hidup Sandwich Generation sekaligus Mertua Toxic, Rumah Tangga bak Neraka Dunia
  • Film “Surat untuk Masa Mudaku”: Realitas Kehidupan Anak Panti dan Lansia yang Kesepian tapi Saling Mengasihi

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.