Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Skema jahat dan korup bernama “kuota internet hangus” resmi dibatalin sama MK, 235 triliun uang rakyat dicuri lewat skema ini

Prabu Yudianto oleh Prabu Yudianto
24 Juli 2026
A A
MK batalin sistem jahat dan korup bernama kuota internet hangus (Unsplash)

MK batalin sistem jahat dan korup bernama kuota internet hangus (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Jumat, 24 Juli 2026, MK resmi membatalkan sistem jahat dan korup bernama kuota internet hangus. Ini sebuah kemenangan bagi rakyat!

“Terserah mau buat download GTA 5 atau apa, penting malam ini habis,” ujar Mas Rizky, si redaktur Mojok, waktu saya mengeluh tidak ada kuota. 

Dengan sigap blio mengaktifkan tethering ponselnya yang tidak bersandi. Syukur-syukur semua orang di tongkrongan kami memakai kuota internetnya. Karena dalam 4 jam, kuota internet yang masih 50GB akan hangus.

Sistem kuota internet hangus memang bukan hal asing. Malah sudah jadi kewajaran bagi kita semua. Saking wajarnya, kita lupa ada kecurangan halus yang dilakukan penyedia jasa komunikasi. 

Kuota hangus yang selama ini kita ikhlaskan adalah sumber keuntungan nakal bagi oligopoli internet. Dan kita dipaksa menurut dengan asumsi menyetujui syarat dan ketentuan.

Tapi semua berubah pada Kamis 23 Juli 2026. MK mengabulkan sebagian tuntutan 3 penggugat perihal kuota internet hangus ini. Maka perkara skema baru kuota internet ini harus segera dijalankan. Sehingga masyarakat tidak lagi dicurangi perkara kebutuhan primer modern ini.

3 lapis rakyat menggugat skema kuota internet hangus

Perkara kuota internet hangus ini bukan isu baru di Indonesia. Jauh sebelum gugatan masuk pada 2025, keresahan masyarakat perihal sistem kuota hangus sudah ramai. 

Kuota internet harus habis dalam tenggat waktu pendek. Seperti kasus Mas Rizky tadi, kuota yang bisa untuk mengunduh GTA 5 berkali-kali harus hangus karena pergantian hari.

Baca Juga:

7 Gugatan ke MK: Sebuah Surat Terbuka untuk Mantan Kekasih

Puncaknya adalah pandemi, ketika kuota internet tidak lagi jadi kebutuhan tersier. Tapi sudah menjadi primer setelah pangan. Roda ekonomi, interaksi sosial, sampai distribusi informasi bergerak oleh kuota yang bisa hangus ini.

Akhirnya, pengemudi ojek online (ojol) Didi Supandi, pedagang kuliner daring Wahyu Triana Sari, serta dosen/advokat Rega Felix melayangkan gugatan. Seolah mewakili tiga lapis masyarakat yang membutuhkan kuota internet. Tarik ulur selama setahun ini akhirnya melahirkan putusan yang mengubah paradigma tentang kuota internet.

Bukan jasa, tapi hak milik

Kita harus melihat kuota internet dengan cara yang layak. Selama ini kita mendengar doktrin bahwa kuota internet adalah layanan jasa. 

Padahal, ada proses jual beli yang terjadi, dan masyarakat membayar secara penuh. Bukan seperti membayar layanan pijat atau cleaning service rumahan, tapi produk bernama “kuota internet”.

Sialnya, penyelenggaraan perkara kuota menetapkan sistem ganda. Kuota internet berlaku berdasarkan volume dan waktu pakai. Ilusi produk dan jasa ini menghasilkan breakage profit.

Perusahaan bisa mendulang keuntungan tapi tidak dikonsumsi pengguna internet. Dan siapa yang rugi dengan skema kuota internet hangus ini? Tentu saja kita!

Kerugian triliunan karena sistem kuota internet hangus

Indonesian Audit Watch (IAW) sudah mengestimasi kerugian yang kita tanggung. Sebesar Rp235 triliun Rupiah yang seharusnya jadi hak konsumen eh malah dinikmati oligopoli komunikasi Indonesia. 

Kuota yang rakyat beli dengan memeras keringat, bahkan utang, tidak bisa kita nikmati 100%. Sedangkan penyedia jasa menikmati sisa kuota yang bisa mereka jual lagi dengan skema promo semu yang melanjutkan sistem jahat ini. 

Semua kelihatan normal ketika kita dianggap menyetujui syarat dan ketentuan.

Apakah kita bisa menolak ketika layanan internet sudah dikuasai oligopoli? Ketika semua penyedia layanan melakukan kecurangan yang sama? Tidak ada pilihan lain selain menjalani sistem yang mencurangi kita selama puluhan tahun ini.

Maka putusan MK ini harus segera dilaksanakan. Tidak ada lagi pencurian berkedok konsensus. 

Meskipun ada sedikit rasa cemas dengan manuver penyedia jasa nanti. Entah kenaikan harga signifikan, sampai pembatasan layanan internet dengan dalih nggak peduli istilahnya. Tapi setidaknya kita, rakyat semenjana ini, mengurangi satu dari ratusan sistem yang mencurangi hidup dan penghidupan.

Penulis: Prabu Yudianto

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Korupsi Masa Aktif Kuota Data Internet 28 Hari Benar-benar Merugikan Pelanggan, Provider Segera Tobat!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 24 Juli 2026 oleh

Tags: harga kuota internetkuota hanguskuota internet 28 harikuota internet hangusMK
Prabu Yudianto

Prabu Yudianto

Penulis kelahiran Yogyakarta. Bekerja sebagai manajer marketing. Founder Academy of BUG. Co-Founder Kelas Menulis Bahagia. Fans PSIM dan West Ham United!

ArtikelTerkait

mantan kekasih

7 Gugatan ke MK: Sebuah Surat Terbuka untuk Mantan Kekasih

2 Juni 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Dosa tukang cukur Madura yang bikin pelanggan risih dan kapok balik lagi Mojok.co

5 Dosa tukang cukur Madura yang bikin pelanggan risih dan kapok balik lagi

23 Juli 2026
Alasan orang Jombang jarang ada yang bangga dengan daerahnya sendiri Mojok.co

Alasan orang Jombang jarang ada yang bangga dengan daerahnya sendiri

18 Juli 2026
Review Mie Gacoan Bangkalan Madura, Cabang yang Anomali karena Tidak Perlu Antre Mojok.co

Mie Gacoan Bangkalan Madura bisa tutup kalau 3 hal ini tidak diperbaiki

18 Juli 2026
Darurat ruang terbuka hijau, warlok Kota Jogja harus mampir daerah tetangga untuk sekadar duduk-duduk di taman Mojok.co

Darurat ruang terbuka hijau, warlok Kota Jogja harus mampir daerah tetangga untuk sekadar duduk-duduk di taman

24 Juli 2026
Alasan orang Semarang seperti saya menghindari nonton di bioskop XXI, lebih memilih Cinepolis walau kalah populer Mojok.co

Alasan orang Semarang seperti saya menghindari nonton di bioskop XXI, lebih memilih Cinepolis walau kalah populer

19 Juli 2026
Jemuran, hal sepele yang bisa jadi sumber konflik penghuni kos Mojok.co

Jemuran, hal sepele yang bisa jadi sumber konflik penghuni kos

20 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.