Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Biaya Hidup Murah, Denah Kampus Mudah Adalah Alasan Saya Masuk UIN Malang

Ferika Sandra oleh Ferika Sandra
19 April 2026
A A
UIN Malang dan UIN Jogja, Saudara yang Perbedaannya Kelewat Kentara

UIN Malang dan UIN Jogja, Saudara yang Perbedaannya Kelewat Kentara (Oktavia Ningrum via Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Malang nggak cuma Universitas Brawijaya atau Universitas Negeri Malang. Di sana juga ada UIN Maliki Malang kampus yang mungkin tak dikenal banyak orang, tapi sangat membantu mahasiswanya. Bukan tanpa alasan saya sampaikan hal ini. Setidaknya ada empat alasan kenapa saya memilih kampus ini dan saya anggap lebih unggul dari kampus lain di Malang.

Seingat saya dulu ketika awal menjadi mahasiswa baru, ada dua jenis mahasiswa rantau yang bisa saya klasifikasikan. Pertama, yang datang dengan koper penuh mimpi dan tabungan yang entah cukup sampai semester berapa. Kedua, yang datang dengan koper penuh mie instan dan doa supaya uang kiriman tidak telat tiap bulan.

Nah kalau kamu kuliah di UIN Malang, kabar baiknya: hidupmu tidak harus sekeras itu. Bukan berarti nggak ada drama. Tetap ada. Tapi setidaknya, dramanya nggak ditambah dengan biaya hidup yang bikin jantung deg-degan tiap akhir bulan. Mari kita bahas pelan-pelan, agar kamu makin yakin jika ini kampus punya beragaman keunggulan

Biaya hidup masih masuk akal (dan perut tetap bahagia)

Salah satu anugerah terbesar kuliah di UIN Malang adalah, kamu masih bisa makan dengan harga manusiawi. Di sekitar kampus, warung makan murah itu bukan mitos. Kamu bisa menemukan porsi jumbo dengan nasi yang boleh nambah. Ayamnya? Bisa dimakan dua kali. Siang dimakan separuh, malam tinggal dipanaskan ulang sambil merenungi chat yang nggak dibalas.

Harga makanan di sini belum sampai tahap “kok segini doang 20 ribu?”. Masih banyak menu 10–15 ribuan yang layak disebut makan, bukan camilan. Kalau masih dianggap mahal, kamu bisa beli di kantin Ma’had yang lebih nggak ngotak murahnya. Dengan 7 ribu, kamu sudah dapat nasi sepuasnya beserta dengan lauk sederhana yang sudah mengenyangkan lambung mungilmu itu.

Buat anak rantau, ini bukan sekadar soal hemat. Ini soal bertahan hidup dengan martabat. Karena percaya atau tidak, stabilitas emosi mahasiswa sering kali ditentukan oleh dua hal: saldo ATM dan isi perut. Di UIN Malang, minimal satu dari dua itu masih bisa diusahakan.

Kos murah itu di UIN Malang nyata, bukan hanya cerita senior angkatan lama

Di beberapa kota, mencari kost murah itu seperti mencari pasangan yang green flag: ada, tapi langka. Tapi di sekitar UIN Malang, kos seperti ini masih banyak.

Tahun 2023 saja, saya masih menemukan kos seharga 450 ribu per bulan, dan itu sudah termasuk listrik, air, sampah, dapur umum, dan kamar full perabot. Memang luasnya standar. Tapi cukup untuk kasur, meja belajar, dan ruang merenung ketika skripsi belum ada progres.

Baca Juga:

Sawojajar Malang Mengingatkan akan Labirin Pogung Jogja, Sama-sama Membingungkan dan Bikin Tersesat 

Makanan Malang yang Bikin Pendatang seperti Saya Kecewa, Memang Sebaiknya Jangan Pasang Ekspektasi Ketinggian

Bandingkan dengan beberapa kota lain yang harga segitu cuma dapat kamar kosong saja.

Kos di sekitar UIN Malang masih punya logika. Kamu nggak perlu kerja paruh waktu cuma untuk bayar tempat tidur. Uang bulanan masih bisa dibagi untuk makan, fotokopi, dan sesekali self-reward es kopi 18 ribuan biar merasa produktif.

BACA JUGA: 3 Hal Menyebalkan di UIN Malang yang Justru Membuat Saya Kangen

Swalayan SARDO: penyelamat anak rantau yang lupa bawa baskom

Anak rantau baru biasanya punya dua tipe: yang super siap dan yang terlalu optimis. Yang super siap datang dengan rice cooker, galon, hanger 20 biji, sampai ember lipat. Yang optimis datang cuma bawa baju dan niat. Tapi tenang, tidak perlu risau dan tak perlu khawatir. Ada Swalayan SARDO.

SARDO ini semacam toserba sejuta umat. Mau beli ember? Ada. Mau beli gayung? Ada. Situ mau beli sendok, piring, sapu, rak sepatu, sampai cemilan tengah malam? Ada juga. Harganya masih bersahabat. Tidak membuat kamu menyesal lahir sebagai mahasiswa.

Jaraknya pun nggak bikin kamu mikir dua kali. Jadi kalau tiba-tiba sadar belum punya gantungan baju, kamu nggak perlu panik atau telepon orang rumah minta dikirim paket.

Di kota lain, mungkin kamu harus naik ojek online dulu cuma untuk beli hanger. Di sini? Jalan bentar aja sudah sampai. Hidup jadi lebih praktis. Dan anak rantau sangat butuh kepraktisan.

Tata letak UIN Malang yang tidak bikin tersesat (secara fisik)

Ada kampus yang kalau kamu salah belok sedikit, tahu-tahu sudah sampai fakultas orang. Nah, UIN Malang relatif ramah untuk mahasiswa yang kemampuan orientasi arahnya minim.

Gerbang utama ke gerbang belakang? Lurus saja. Patokannya Tugu Mastar UIN Malang. Mau cari rektorat? Di depan. Pusat informasi? Sekitar situ juga.

Di bagian belakang ada perpustakaan, gedung Saintek, gedung perkuliahan, Fakultas Ekonomi, Tarbiyah, Psikologi, dan Humaniora juga nggak jauh-jauh amat. Gedung Ma’had putra dan putri di sisi utara dan selatan. Intinya, nggak ribet lah jika dibandingkan UB dan UM.

Kamu nggak perlu satu semester cuma untuk hafal peta kampus. Energi bisa dialihkan untuk hal lain. Misalnya menghafal jadwal dosen yang suka tiba-tiba mengganti ruang kelas atau hafalan al-qur’an.

Tapi, kuliah di UIN Malang bukan berarti hidup tanpa masalah. Tugas tetap numpuk, bekal dunia dan akhirat berjalan seirama. Deadline kuliah dan ma’had tetap mengejar. Banyak kelas Bahasa di semester awal. Tapi setidaknya, kamu tidak ditambah beban biaya hidup yang tidak masuk akal.

Singkatnya, kuliah di UIN Malang masih bisa makan cukup, tinggal di kos yang layak, belanja kebutuhan tanpa drama, bisa jalan-jalan tanpa harus nabung tiga bulan. Dan kuliah di kampus yang tata letaknya tidak bikin kamu merasa bodoh karena nyasar. Kamu sudah mengeliminasi masalah yang teramat tak perlu. Jadi, mau daftar kapan?

Penulis: Ferika Sandra
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA UIN Malang Adalah Kampus Istimewa, Tidak Ada Kampus Lain di Malang yang se-Istimewa Kampus yang Punya 2 Masjid Ini

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 19 April 2026 oleh

Tags: kampus UIN MalangMalangSwalayan SardoUIN Malang
Ferika Sandra

Ferika Sandra

Seorang pustakawan dari Kota Malang yang mencoba menulis untuk menertibkan pikiran. Gemar dengan isu-isu literasi dan kebudayaan.

ArtikelTerkait

tempat wisata malang raya

5 Tempat Wisata Tersembunyi di Malang Raya

18 Desember 2021
Bukan Mojokerto, tapi Lumajang yang Layak Menjadi Tempat Slow Living Terbaik di Jawa Timur

Bukan Mojokerto, tapi Lumajang yang Layak Menjadi Tempat Slow Living Terbaik di Jawa Timur

18 Desember 2025
Indomaret Fresh Jalan Bandung: Sebaik-baiknya Tempat Nongkrong dan Ngopi di Malang

Indomaret Fresh Jalan Bandung: Sebaik-baiknya Tempat Nongkrong dan Ngopi di Malang

14 Juni 2023
Anak Kos Nggak Usah Khawatir, Ini 5 Masjid di Malang yang Nyediain Makanan Gratis terminal mojok

5 Masjid di Malang yang Nyediain Makanan Gratis, Anak Kos Nggak Usah Khawatir!

5 November 2021
Surabaya Kota Sukses karena Punya Outlet Mie Gacoan Paling Banyak di Indonesia

Surabaya Kota Sukses karena Punya Outlet Mie Gacoan Paling Banyak di Indonesia

24 Desember 2023
Menyeberang Jalan di Kayutangan Malang Menantang Maut

Menyeberang Jalan di Kayutangan Malang Menantang Maut

30 Mei 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Upin Ipin, Serial Misterius yang Bikin Orang Lupa Diri (Wikimedia Commons)

Semakin Dewasa, Saya Sadar Bahwa Makan Sambil Nonton Upin Ipin Itu adalah Terapi Paling Manjur karena Bikin Kita Lupa Diri Terhadap Berbagai Masalah Hidup

17 April 2026
Gultik Blok M Jaksel, Kuliner Penuh “Kebohongan” yang Telanjur Dikenal Enak dan Murah  Mojok.co

Gultik Blok M Jaksel, Kuliner Penuh “Kebohongan” yang Telanjur Dikenal Enak dan Murah 

14 April 2026
Dear UNY, Tambah Fakultas Baru Sah-sah Aja, tapi Jangan Lupa Pikirkan Lahan Parkirnya  MOjok.co kampus

Surat Terbuka untuk Kampus yang Menambah Mahasiswa dan Gedung, tapi Lahan Parkirnya Tetap Sempit, Logikanya di Mana?

14 April 2026
Gaji ke-13 PNS: Tradisi Musiman yang Dirayakan dengan Sepatu Baru dan Kecemasan Baru

Tidak Semua Anak PNS Hidup Sejahtera Bergelimang Harta, Banyak yang Justru Hidup Sengsara

14 April 2026
Latihan Ujian CPNS Bikin Kena Mental karena Soal-soal TWK yang Absurd Mojok.co

Latihan Ujian CPNS Bikin Kena Mental karena Soal-soal TWK yang Absurd

14 April 2026
4 Alasan Orang Jogja Malas Kulineran di Warung Bakmi Jawa Pak Pele yang Jadi Favorit Wisatawan Mojok.co bakmi jogja gudeg tegal

Kenapa Bakmi Jogja Susah Bertahan di Tegal, tapi Gudeg Bisa?

15 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Kata Siapa Pemakai Pertamax Turbo Nggak Ngamuk Melihat Kenaikan Harga? Saya Juga Stres karena Curiga Pertamax dan Pertalite Akan Jadi Barang Langka
  • Purwokerto Tempat Pensiun Terbaik, tapi Bukan untuk Semua Orang: Kamu Butuh 4 Skill Ini Buat “Survive”
  • Umur 25 Tahun Nggak “Level” dengan Quarter-Life Crisis, Alumnus UGM Kuliah S2 di Australia dan Ekspedisi Ilmiah di Antartika
  • iPhone XR, Bikin Menderita Orang Kota tapi Jadi Standard “Keren” Pemuda di Desa: Rela Gadaikan Barang demi Penuhi Gengsi
  • PNS Tinggalkan Suasana Slow Living di Desa karena Muak dengan Teman Kantor yang Suka Menjilat Atasan, Ujungnya Malah Bernasib Lebih Buruk
  • Habis Doa Langsung Goyang: Cara Orang Indonesia Menjalani Agama yang Bikin Orang Pakistan Iri

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.