Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Motor Bebek Kendaraan Terbaik untuk Latihan Naik Motor, Matic Hanya Ciptakan Pengendara Manja

Dyan Arfiana Ayu Puspita oleh Dyan Arfiana Ayu Puspita
7 Maret 2026
A A
Motor Bebek Kendaraan Terbaik untuk Latihan Naik Motor, Matic Hanya Ciptakan Pengendara Manja Mojok.co

Motor Bebek Kendaraan Terbaik untuk Latihan Naik Motor, Matic Hanya Ciptakan Pengendara Manja (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Pilih motor bebek atau motor matic?

Zaman sekarang, bisa naik sepeda motor itu bukan gaya-gayaan, tapi kebutuhan primer. Bayangkan kalau kita tidak bisa naik motor. Ruang gerak jadi terbatas dan berpotensi merepotkan orang lain untuk antar jemput.

Memang sih, ada ojek online yang siap sedia setiap saat. Tapi, tetap saja rasanya beda. Soalnya, yang pegang kendali bukan kita. Masa tiba-tiba mau memberhentikan ojol ketika lihat sesuatu yang menarik di jalan? Kan nggak enak.

Saya punya lho teman yang nggak bisa naik motor. Akhirnya, kalau mau kemana-mana, dia mengandalkan antar jemput dari keluarganya dan nebeng teman. Nah, teman yang ditebengin ini pernah curhat kalau sebenarnya ada kondisi tertentu yang bikin dia keberatan kalau ditebengin. Cuma ya gimana ya? Nggak enak mau nolak.

Itu sebabnya, kalau saat ini ada di antara kalian yang belum  bisa naik motor, saran saya daripada merepotkan orang lain, belajarlah. Mungkin saat ini kamu berpikir belum butuh karena sehari-hari sudah pegang mobil atau punya tebengan langganan. Tapi, yakinlah, kelak kamu akan memerlukan skill ini. Maka, daripada menyesal, lebih baik segera belajar naik motor.

Dan, ingat, sebaik-baiknya motor untuk belajar adalah motor bebek, bukan motor matic.

Motor matic bikin manja

Sungguh, saya nggak habis pikir dengan mereka yang belajar naik motor, tapi motornya menggunakan motor matic. Buat apa coba? Motor matic itu kan segampang-gampangnya kendaraan bermesin di muka bumi. Kamu tidak perlu pusing memikirkan perpindahan gigi atau koordinasi kaki. Cukup duduk manis, colok kunci kalau motornya masih model lama, atau putar knob kalau sudah keyless. 

Setelah itu? Ngenggggg… motor langsung melaju tanpa banyak drama. Jadi, letak belajarnya tuh di mana? Sungguh sangat instan dan memanjakan siapa saja. Kalau bahasa jawanya: Tuman!

Baca Juga:

Saya curiga, motor matic punya indra penciuman terhadap saldo rekening karena selalu rusak ketika saya punya uang

Orang desa paham prioritas, nggak tergoda beli mobil murah seharga motor, lebih pilih motor mahal dan bagus karena kebutuhan

Tanpa disadari, kemudahan pada motor matic inilah yang kemudian menjadi bumerang bagi mereka yang baru belajar naik motor. Pasalnya, pengendara pemula jadi kurang peka terhadap ritme mesin. Mereka merasa berkendara itu hanya soal memainkan gas saja. Akibatnya, banyak kita temui pengendara matic yang bawaannya srugal-srugul di jalanan tanpa perhitungan yang matang. Hmm, semoga bukan kamu, ya.

Motor bebek mengajarkan adab berkendara

Lain cerita kalau belajarnya pakai motor bebek. Secara teknis, motor ini memang jauh lebih susah dan menguras konsentrasi. Soalnya, yang bekerja bukan cuma tangan kanan saja, tapi kaki kiri harus stand by oper gigi dan kaki kanan harus siaga di rem belakang. Dengan kata lain, butuh sinkronisasi antara perasaan, tangan, dan kaki supaya motor bisa melaju dengan stabil dan tidak merugikan orang di sekitar.

ADVERTISEMENT

Ribet? Jangan ditanya, pasti ribet banget bagi pemula. Siapa pun orang yang belajar naik motor bebek, pasti awalnya akan mengalami perpindahan gigi yang kasar. Motor bakal terasa njegleg atau tersentak kasar setiap kali injak pedal gigi. Suara mesin yang meraung karena lupa oper gigi atau motor yang tiba-tiba mati karena telat menurunkan gigi juga jadi hal yang biasa.

Tapi, justru di situ seninya. Kita dipaksa untuk mengenal ritme mesin, menajamkan feeling berkendara, dan kontrol emosi. Bahwa, gas itu tidak bisa langsung ditarik brutal, tapi harus menurunkan gas dulu sedikit, lalu injak gigi, baru tarik lagi. Begitu juga saat mau berhenti. 

Semua, ada aturannya. Nah, hal-hal itulah yang nantinya akan jadi ilmu yang mahal di jalanan. Sehingga, kita lahir sebagai pengendara yang punya adab, bukan cuma pinter ngegas dan ngerem doang.

Lebih mudah membiasakan diri ke motor matic

Alasan lain kenapa latihan motor sebaiknya menggunakan motor bebek adalah karena ketika kita sudah khatam dengan motor bebek, pindah ke motor matic itu seperti membalikkan telapak tangan. Gampang banget! Kita tidak akan kagok karena dasar keseimbangan dan kontrol gasnya sudah teruji saat berlatih dengan motor bebek. Tangan dan otak kita sudah terlatih peka. Sudah biasa susah, akhirnya begitu ketemu yang cuma gas doang, jelas easy-peasy.

Akan tetapi, coba bayangkan skenario sebaliknya. Kamu belajar pakai matic sampai mahir, lalu tiba-tiba di situasi darurat harus ketemu dengan motor bebek. Alamak! Apa nggak bingung 7 keliling dibuatnya? Kaki bakal kaku, mesin motor bakal meraung karena kamu lupa oper gigi, atau bahkan motor melompat karena kamu langsung ngegas setelah nurunin gigi.

Jadi? Setuju dong kalau motor bebek itu memang sebaik-baiknya motor untuk pemula? Jangan termakan dengan kata-kata “belajarlah dari yang gampang dulu”. Untuk urusan belajar naik sepeda motor, itu tidak berlaku. Apa itu belajar pakai motor matic? Motor bebek dong~

Penulis: Dyan Arfyana Ayu Puspita
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Motor Matic Sering Dibilang Ringkih dan Modal Tampang doang, tapi Saya Tetap Memilihnya daripada Motor Bebek.

ADVERTISEMENT

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 7 Maret 2026 oleh

Tags: KendaraanMotormotor bebekmotor maticsepeda motor
Dyan Arfiana Ayu Puspita

Dyan Arfiana Ayu Puspita

Alumnus Universitas Terbuka yang bekerja sebagai guru SMK di Tegal. Menulis, teater, dan public speaking adalah dunianya.

ArtikelTerkait

6 Kebiasaan Menyebalkan di Gerbang Tol yang Bikin Pengemudi Lain Repot Mojok.co

6 Kebiasaan Menyebalkan di Gerbang Tol yang Bikin Pengemudi Lain Repot

22 November 2025
Suzuki Address: Motor Matic yang Namanya Aneh dan Asing, tapi Nyaman Dikendarai Mojok.co

Suzuki Address: Motor Matic yang Namanya Aneh dan Asing, tapi Nyaman Dikendarai

13 Februari 2026
Ngiris Tempe_ Cara Belok Model Pengecut yang Bikin Emosi dan Membahayakan terminal mojok

Ngiris Tempe: Cara Belok Model Pengecut yang Bikin Emosi dan Membahayakan

26 Juli 2021
Motor Ngabers hingga Motor Orang Sabar, Inilah Stereotip Beberapa Merek Sepeda Motor di Indonesia Mojok.co

Motor Ngabers hingga Motor Orang Sabar, Inilah Stereotip Beberapa Merek Sepeda Motor di Indonesia

7 Maret 2025
Parkir Sesuai Jenis dan Warna Motor Memang Kelihatan Estetis, tapi Sebenarnya Bikin Repot

Parkir Sesuai Jenis dan Warna Motor Memang Kelihatan Estetis, tapi Sebenarnya Bikin Repot

14 Februari 2024
Pengalaman Motoran Lamongan-Jogja: Mulai Jalur Rusak sampai Alas Ngawi yang Menghipnotis untuk Tidur Sesaat

Pengalaman Motoran Lamongan-Jogja: Mulai Jalur Rusak sampai Alas Ngawi yang Menghipnotis untuk Tidur Sesaat

25 Oktober 2025
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Orang Kampung yang Sekolah Tinggi Malah Paling Jarang Srawung Mojok.co

Ra srawung rabimu suwung adalah jokes tongkrongan yang sudah tidak relevan dan sebaiknya tidak usah disampaikan

16 Agustus 2026
7 hal yang sebaiknya diajarkan saat PKKMB, bikin atribut aneh dan tradisi nggak bermanfaat lain mending dihapuskan Mojok.co

7 hal yang sebaiknya diajarkan saat PKKMB, bikin atribut aneh dan tradisi nggak bermanfaat lain mending dihapuskan

21 Agustus 2026
iPhone HP bapak-bapak? Bapak-bapak nggak mampu beli iPhone! (Unsplash)

Kok bisa iPhone disebut hp bapak-bapak? Padahal banyak bapak-bapak yang nggak mampu beli iPhone

21 Agustus 2026
Tegalrejo, kecamatan uderrated di pinggiran Kota Jogja yang ternyata punya banyak cerita Mojok.co

Tegalrejo, kecamatan underrated di pinggiran Kota Jogja yang ternyata punya banyak cerita

20 Agustus 2026
Kaza Mal Surabaya memang nggak keren, tapi bukan berarti layak dilupakan dan nggak dikunjungi Mojok.co

Kaza Mall Surabaya memang nggak keren, tapi bukan berarti layak dilupakan dan nggak dikunjungi

19 Agustus 2026
KUA jangan cuma mengejar Gen Z untuk menikah, tolong kasih paham juga tetangga dan ortu yang hobi menghitung mahar Mojok.co

KUA jangan cuma mengejar Gen Z untuk menikah, tolong kasih paham juga tetangga dan ortu yang hobi menghitung mahar

20 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=vCYB_q60eug


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.