Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

6 Dosa Penjual Kue Kering yang Bisa Merusak Momen Lebaran dan Sulit Dimaafkan Pembeli 

Arsyindah Farhan oleh Arsyindah Farhan
28 Februari 2026
A A
6 Dosa Penjual Kue Kering yang Bisa Merusak Momen Lebaran dan Sulit Dimaafkan Pembeli  Mojok.co

6 Dosa Penjual Kue Kering yang Bisa Merusak Momen Lebaran dan Sulit Dimaafkan Pembeli  (wikipedia.org)

Share on FacebookShare on Twitter

Lebaran tanpa kue kering rasanya jadi kurang afdal. Tapi, tidak semua orang sempat dan bisa membuat kue kering Lebaran. Itu mengapa, banyak orang memilih membelinya saja. Toh ada banyak penjual kue kering sekarang ini. 

Persoalannya, tidak semua kue kering yang ada di pasaran sesuai dengan ekspektasi kita. Menjelang Lebaran bermunculan penjual kue kering dadakan yang belum begitu ahli sehingga produknya jadi kurang memuaskan. Sebenarnya sah-sah saja tiba-tiba jadi penjual kue kering, tapi tolong dong pikirkan pembeli. Berikut ini beberapa “dosa” yang sering dilakukan oleh penjual kue kering Lebaran. 

#1 Nastar keras karena selainya mengkaramel dan isiannya terlalu sedikit

Nastar kue kering khas lebaran yang cara buatnya ribet. Nggak cuma mengisi dan rounding adonannya aja yang harus telaten. Pas bikin selai nanasnya juga harus hati-hati.

Kebanyakan gula dan masaknya kelamaan, bisa bikin selai nanas jadi karamel. Saat dioven, selai nanas karamel bisa mengeras kayak batu. Sudahlah nastarnya keras digigit, plus selai nanas karamelnya menempel-menempel di gigi. Belum lagi kalau isiannya terlalu sedikit. Duh rasanya zonk banget.

#2 Kue kering dominan rasa terigu dan terlalu manis sampai giung

Kue kering yang harganya murah meriah, biasanya rasa tepung terigunya dominan. Iya sih, ada harga, ada rupa. Cuma ya jangan overclaim juga. Apalagi, sampai mencantumkan pakai bahan-bahan premium, padahal mah nggak.

Sudahlah pakai banyak terigu, eh ditambah rasanya manis banget. Bikin giung walau cuma makan satu gigitan. Kalau kebanyakan makannya, habis Lebaran nanti, badan malah ikutan jadi lebaran.

#3 Kue keju, tapi nggak terasa kejunya sama sekali

Resep aslinya, kue kering kastengel pakai keju apel sebagai salah satu bahan utamanya. Masalahnya, keju apel atau keju edam harganya mahal. Biar harga jualnya lebih murah, banyak pedagang yang menyiasatinya dengan cuma pakai keju cheddar.

Selama masih pakai keju, nggak masalah. Tapi, ada pedagang yang mengakalinya dengan ditambahkan garam biar ada rasa asin-asinnya. Campuran kejunya sedikit dan buat topping doang.

Baca Juga:

Manisnya Nastar Mengingatkan Saya akan Masa Lalu yang Pahit karena Cuma Bisa Menikmatinya di Rumah Saudara

4 Rekomendasi Kue Kering Holland Bakery yang Nggak Mengecewakan dan Cocok Jadi Suguhan Lebaran

Begitu pun kue sagu keju. Seharusnya, kue sagu keju ada tekstur crunchy-nya. Tekstur crunchy berasal dari keju parut yang dicampur ke adonan. Lalu, keju menjadi kering krenyes-krenyes saat dipanggang.

Tapi, banyak kue sagu keju yang sama sekali nggak terasa kejunya. Bukan kue sagu keju namanya kalau nggak pakai keju. Jadinya, ya sekadar kue sagu aja.

#4 Gula halus putri salju yang terlalu tebal bikin mubazir

Selain membuat rasanya terlalu manis, gula halus yang terlalu tebal pada kue putri salju sering berhamburan. Pas diambil dan dimakan, gula halusnya berjatuhan dan bikin kotor. Bakal mengundang semut kalau nggak cepat-cepat dibersihkan.

Gula halus yang tersisa di toples kue kering pun seringnya kelewat banyak. Mau dipakai masak atau membuat kue lain, nggak bakal enak karena sudah tercampur remah-remah kue. Ujung-ujungnya, pasti dibuang karena nggak mungkin dimakan semuanya. Jadinya mubazir dan buang-buang makanan.

#5 Biji ketapang yang kerasnya bikin gigi sakit saat mengunyahnya

Tekstur kue biji ketapang seharusnya renyah. Kalau renyah, dijamin nggak bisa berhenti dan bakal nyemilin terus kayak makan kacang. Tapi, saya banyak menemui kue biji ketapang yang teksturnya keras sampai susah dikunyah.

Makan satu saja, sudah cukup bikin rahang pegal. Apalagi, kalau disuruh menghabiskannya. Saya lebih baik puasa lagi saja deh daripada sakit gigi karena mengunyah kue biji ketapang keras.

#6 Selotip kue kering nggak diberi tanda dan terlalu berlapis-lapis hingga sulit dibuka

Poin terakhir bukan soal tekstur dan rasa, tapi kemasan. Selotip toples kue kering sulit dilepas, bukan permasalahan baru saat lebaran. Saya suka geregetan pas bukanya. Toples direkatkan selotip, sebenarnya bertujuan baik. Agar, produk nggak mudah melempem dan lebih tahan lama.

Akan tetapi, ada baiknya dikasih tanda biar nggak mempersulit orang pas buka toplesnya. Paling menyebalkan lagi kalau ujungnya sudah ketemu, saat selotip ditarik, panjang banget nggak habis-habis. Sudah semangat makan kue kering Lebaran, eh jadi bad mood pas bagian buka-buka selotipnya.

Itu dia kesalahan penjual kue kering Lebaran yang nggak serius menggarap produknya. Semoga kita dijauhkan dari penjual macam ini ya. Jangan sampai Lebaran kita berujung kesal karena kue yang dibeli mengecewakan.

Penulis: Arsyindah Farhan
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA 4 Rekomendasi Kue Kering Holland Bakery yang Nggak Mengecewakan dan Cocok Jadi Suguhan Lebaran.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 27 Februari 2026 oleh

Tags: kuekue keringLebaranpenjual kuepenjual kuer kering
Arsyindah Farhan

Arsyindah Farhan

Tukang kue yang suka menuangkan unek-uneknya lewat tulisan. Kuliah keguruan, tapi akhirnya lebih pilih bisnis home made biar bisa menemani ibu di rumah.

ArtikelTerkait

Kalau di Kota Ada Kirim Parsel, di Desa Ada Ater-ater Tipe-tipe Orang saat Menunggu Lebaran Datang Terima kasih kepada Tim Pencari Hilal! Ramadan Sudah Datang, eh Malah Menanti Bulan Syawal Ramadan Sudah Datang, eh Malah Menanti Lebaran Buku Turutan Legendaris dan Variasi Buku Belajar Huruf Hijaiyah dari Masa ke Masa Serba-serbi Belajar dan Mengamalkan Surah Alfatihah Pandemi dan Ikhtiar Zakat Menuju Manusia Saleh Sosial Inovasi Produk Mushaf Alquran, Mana yang Jadi Pilihanmu? Tahun 2020 dan Renungan ‘Amul Huzni Ngaji Alhikam dan Kegalauan Nasib Usaha Kita Nggak Takut Hantu, Cuma Pas Bulan Ramadan Doang? Saya Masih Penasaran dengan Sensasi Sahur On The Road Menuai Hikmah Nyanyian Pujian di Masjid Kampung Mengenang Asyiknya Main Petasan Setelah Tarawih Horornya Antrean Panjang di Pesantren Tiap Ramadan Menjadi Bucin Syar'i dengan Syair Kasidah Burdah Drama Bukber: Sungkan Balik Duluan tapi Takut Ketinggalan Tarawih Berjamaah Opsi Nama Anak yang Lahir di Bulan Ramadan, Selain Ramadan Panduan buat Ngabuburit di Rumah Aja Sebagai Santri, Berbuka Bersama Kiai Adalah Pengalaman yang Spesial Panduan buat Ngabuburit di Rumah Aja Pandemi Corona Datang, Ngaji Daring Jadi Andalan Tips Buka Bersama Anti Kejang karena Kantong Kering Mengenang Asyiknya Main Petasan Setelah Tarawih Rebutan Nonton Acara Sahur yang Seru-seruan vs Tausiyah Opsi Nama Anak yang Lahir di Bulan Ramadan, Selain Ramadan Drama Bukber: Sungkan Balik Duluan tapi Takut Ketinggalan Tarawih Berjamaah Sebagai Santri, Berbuka Bersama Kiai Adalah Pengalaman yang Spesial Aduh, Lemah Amat Terlalu Ngeribetin Warung Makan yang Tetap Buka Saat Ramadan Tong Tek: Tradisi Bangunin Sahur yang Dirindukan Kolak: Santapan Legendaris Saat Ramadan

Ramadan Sudah Datang, eh Malah Menanti Bulan Syawal

20 Mei 2020
astor wafer stick makanan lebaran cara makan anak kecil mainan astor makanan mojok.co

Cara-cara Orang Makan Astor, Snack Saingan Berat Khong Guan di Meja Hidangan Lebaran

26 Mei 2020
Derita Penjahit Kebanjiran Order Menjelang Lebaran hingga Nggak Punya Waktu Libur Mojok.co

Derita Penjahit Kebanjiran Pesanan Menjelang Lebaran hingga Nggak Punya Waktu Libur

31 Maret 2024
10 Hari Sebelum Lebaran, Momen Penuh Kebahagiaan Ojol Jogja: Begitu Banyak Orang Baik di Jogja

10 Hari Sebelum Lebaran, Momen Penuh Kebahagiaan Ojol Jogja: Begitu Banyak Orang Baik di Jogja

12 April 2023
ibu

Dapat Tawaran Skripsi Jadi dan Calon Istri Saat Mudik Lebaran dari Ibu

24 Mei 2019
hujan di bulan juni

Bulan Juni Kali Ini Tidak Hanya Soal Hujan Ala Pak Sapardi

2 Juni 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Takjil Red Flag yang Bisa Membahayakan Kesehatan Pembeli terminal

5 Takjil Red Flag yang Bisa Membahayakan Kesehatan Pembeli

24 Februari 2026
Flyover Kalibanteng: Labirin Aspal yang Lebih Ruwet daripada Alasan Putus Mantan Saya

Flyover Kalibanteng: Labirin Aspal yang Lebih Ruwet daripada Alasan Putus Mantan Saya

25 Februari 2026
Sidoarjo Bukan Sekadar "Kota Lumpur", Ia Adalah Tempat Pelarian Paling Masuk Akal bagi Warga Surabaya yang Mulai Nggak Waras

Lupakan Teori Kuliner PNS, di Sidoarjo Kasta Tertinggi Warung Makanan Enak Ditentukan oleh Orang-orang Waktu Bubaran Pabrik

27 Februari 2026
Monumen Kapal Selam di Surabaya Sebenarnya Kaya Informasi, tapi Ogah kalau Harus ke Sana Lagi Mojok.co

Monumen Kapal Selam di Surabaya Sebenarnya Kaya Informasi, tapi Ogah kalau Harus ke Sana Lagi

24 Februari 2026
Siluman Dapodik, Sebuah Upaya Curang agar Bisa Lolos PPG Guru Tertentu yang Muncul karena Sistem Pengawasan Lemah guru honorer ppg

Fakta tentang Guru yang Terjadi di Lapangan, tapi Tak Pernah Dibahas oleh Fakultas Pendidikan

27 Februari 2026
Dosa Penjual Oseng Mercon, Makanan Khas Jogja Paling Seksi (Wikimedia Commons)

Dosa Penjual Oseng Mercon Menghilangkan Statusnya Sebagai Kuliner Unik, padahal Ia Adalah Makanan Khas Jogja Paling Seksi

23 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.