Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Ekonomi

Cuan Jualan Takjil Memang Menggiurkan, tapi Cobaannya Nggak Kalah Besar

Yoga Aditya L oleh Yoga Aditya L
21 Februari 2026
A A
Cuan Jualan Takjil Memang Menggiurkan, tapi Cobaannya Nggak Kalah Besar Mojok.co

Cuan Jualan Takjil Memang Menggiurkan, tapi Cobaannya Nggak Kalah Besar (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Jualan takjil selama bulan puasa menawarkan cuan yang menggiurkan. Namun, di balik itu, tantangannya nggak kalah besar. Setidaknya itulah yang saya rasakan sebagai penjual takjil tiap bulan puasa. Setiap tahun saya menghadapi tetangga yang julid yang bikin mood hancur hingga bersaing dengan pedagang keliling. Cuaca nggak menentu mempersulit kondisi tahun ini. 

Kata orang-orang, rezeki nggak akan tertukar karena sudah ada yang mengatur. Namun, kalimat itu rasanya begitu sulit dijalani ketika praktik langsung di lapangan. Takjil yang nggak laku hingga omongan rasanya benar-benar sulit dihadapi. Terlebih, semua itu mesti dijalani sambil menjalankan ibadah puasa. 

Tetangga julid

Pengalaman pribadi saya ini mungkin nggak dialami oleh penjual takjil lain. Dibanding dukungan, sindiran para tetangga lebih banyak muncul. Bukan sekadar sindiran ya, omongan mereka benar-benar hati pana. Kalau nggak pintar menenangkan diri, bisa batal puasa saya. 

Omongannya makin pedas ketika takjil saya nggak laku. Mereka akan mencari berbagai macam celah untuk menyalahkan dagangan takjil saya. Kalau dagangan saya laku, mereka tidak suka dengan capaian itu. Semua itu dilakukan di belakang saya. Mereka seolah-olah mematikan usaha orang dan menyebarkan ghibah yang nggak perlu

Berhati-hatilah jika memiliki tetangga model beginian. Pasang muka polos, telinga tebal dan dompet penuh ketika menghadapi jenis manusia seperti ini. Seperti kata pepatah, biarlah anjing menggonggong, kafilah berlalu.

Hujan bikin penjual takjil patah hati

Saya yakin para pedagang takjil setuju akan ini. Hujan di sore hari adalah tantangan besar. Apabila hujan, bisa dipastikan omset pasti akan turun hari itu. Memang itu bisa diakali dengan sistem PO, tapi tetap saja penjualannya tidak akan selaris hari-hari biasa. 

Itu mengapa, jualan takjil di tengah cuaca nggak menentu seperti ini, lebih baik mengurangi dagangan yang berisiko tidak laku seperti es. Mengurangi lho ya, bukan berarti tidak sama sekali. Karena pasti ada saja orang yang mencari es apapun kondisi saat berbuka. 

Bersaing dengan pedagang keliling

Entah kenapa, pedagang keliling selalu punya aura tersendiri untuk memikat pelanggan. Dibanding orang-orang yang cuma berjualan saat bulan puasa seperti saya, dagangan mereka terlihat jauh menarik. Tantangannya, mereka ini kadang mepet lapak saya. Iya saya paham, rezeki nggak akan tertukar, tapi tetap saja ada rasa mengganjal. 

Baca Juga:

Bagi-bagi Takjil yang Niatnya Mulia tapi Kadang Bikin Jalanan Jadi Macet dan Ricuh

Bukber Itu Cuma Akal-akalan Kapitalisme, Kalian Cuma Dibodohi, dan Anehnya, Kalian Nurut!

Bagaimanapun, kalau suatu daerah semakin banyak penjualnya, persaingan mendapat pembeli akan semakin ketat. Agak kesalnya, kalau suatu daerah sepi pembeli, pedagang keliling ini bisa dengan bebas cabut dan mencari tempat lain. Sementara saya dan kawan-kawan lain yang gelar lapak nggak bisa demikian.

Pada akhirnya, berjualan takjil memang memiliki banyak tantangan yang harus dihadapi dengan sabar dan telaten. Meskipun demikian, banyak pahala tersembunyi jika kita mampu untuk berjualan takjil dengan jujur dan sabar, serta tidak lupa berbagi kepada orang-orang yang membutuhkan.

Penulis: Yoga Aditya Leite
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA 9 Tempat Takjil di Sleman biar Ngabuburitmu Lebih Berwarna.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 19 Februari 2026 oleh

Tags: bukaBuka PuasaBulan Puasabulan ramadanPuasaRamadantakjil
Yoga Aditya L

Yoga Aditya L

ArtikelTerkait

Kasta Biskuit dalam Sekaleng Khong Guan: Mana yang Kamu Makan Duluan? terminal mojok.co

Kasta Biskuit dalam Sekaleng Khong Guan: Mana yang Kamu Makan Duluan?

20 April 2021
kedai kopi

Nasib Kedai Kopi di Bulan Ramadan

7 Mei 2019
Jadi Karyawan Startup di Jogja Itu Mimpi Buruk, Apalagi saat Bulan Ramadan. Gaji Nggak Seberapa, Hampir Nggak Ada Waktu untuk Sahur dan Buka Mojok.co

Karyawan Startup di Jogja Tersiksa, Apalagi Saat Bulan Ramadan. Udah Gaji Nggak Seberapa, Kesempatan untuk Sahur dan Buka Hampir Nggak Ada

4 April 2024
Kesepian saat ramadan di kampung halaman

Kesepian Saat Ramadan di Kampung Halaman, Kamu Nggak Sendiri!

7 April 2022
puasa

Poso Sak Karepmu, Gak Poso Yo Sak Karepmu

18 Mei 2019
sujud kepada ilahi

Sebuah Usaha Menggapai Cinta Ilahi

24 Mei 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Masuk UIN Saizu Purwokerto yang Saya Benci setelah Ditolak Kampus Impian Bukanlah Akhir dari Segalanya Mojok.co

Masuk UIN Saizu Purwokerto yang Saya Benci setelah Ditolak Kampus Impian Bukanlah Akhir dari Segalanya

22 Juni 2026
Cara Licik Mahasiswa Mengerjakan Skripsi Full Pakai ChatGPT, Dosen Pembimbing Wajib Tahu Ciri-cirinya biar Nggak Sampai Dibohongi!

Skripsi Memang Nggak Layak Jadi Satu-satunya Syarat Lulus untuk S1

22 Juni 2026
Jalanan Surabaya yang "Liar" Bikin Jiper Pengendara Tertib, Terlalu Banyak Pemotor yang Melanggar Lalu Lintas Mojok

Jalanan Surabaya yang “Liar” Bikin Jiper Pengendara Tertib, Terlalu Banyak Pemotor yang Melanggar Lalu Lintas

24 Juni 2026
Kandang Ayam Datang Belakangan, Rusak Kenyamanan (Unsplash)

Rumah Saya Perlahan Kehilangan Rasa Nyaman Akibat Kandang Ayam yang Datang Belakangan

21 Juni 2026
Alasan Saya Gemar Berjalan Kaki di Bandar Lampung kendati Rasanya seperti Uji Nyali

Alasan Saya Gemar Berjalan Kaki di Bandar Lampung kendati Rasanya seperti Uji Nyali

24 Juni 2026
UIN SAIZU, Kampus Ngapak Terbaik di Purwokerto PAI UIN Saizu

Hal-hal yang Membuat Saya Sedikit Menyesal Masuk Prodi PAI UIN Saizu, meski Tidak Sampai Ingin Pindah Kampus

23 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.