Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Jalan Dayeuhkolot Bandung: Jalan Raya Paling Menyebalkan di Bandung. Kalau Hujan Banjir, kalau Kemarau Panas dan Macet

Acep Saepulloh oleh Acep Saepulloh
17 Januari 2026
A A
Jalan Dayeuhkolot Bandung- Wujud Ruwetnya Jalanan Bandung (Unsplash)

Jalan Dayeuhkolot Bandung- Wujud Ruwetnya Jalanan Bandung (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Kebanyakan driver ojol pasti punya satu keresahan terkait rute ketika notifikasi masuk. Kalau saya, sebagai salah satu driver ojol, ujian mental di depan mata ketika harus melewati rute Jalan Dayeuhkolot Bandung.

Dapat orderan melewati Jalan Dayeuhkolot Bandung, ada refleks otomatis untuk menghela napas panjang. Setelah itu saya mengusap dada sembari berbisik dalam hati, “Ya Allah, kuatkan hamba melewati Jalan Dayeuhkolot hari ini.”

Meskipun Jalan Dayeuhkolot Bandung jalannya mulus, kemacetan dan ujian melewatinya tetap melegenda seantero Bandung Raya. Berikut ini adalah tiga alasan mengapa jalan Dayeuhkolot ini menjadi “momok” bagi para pengendara:

#1 Kemacetan di Jalan Dayeuhkolot Bandung yang tiada akhir alias tanpa libur

Sebagai jalan provinsi yang membelah kawasan industri, Jalan Dayeuhkolot Bandung adalah urat nadi yang nyaris tersumbat setiap hari. Ribuan buruh pabrik yang tumpah ruah, ditambah truk-truk raksasa bermuatan berat, membuat aspal ini tak pernah diberi nafas untuk sepi.

Statusnya sebagai penghubung utama antara Kota Bandung dan Kabupaten Bandung semakin memperparah keadaan. Ketika jam sibuk, kendaraan merayap pelan-pelan seperti siput. Lebar jalan yang terbatas seolah tak berdaya menampung volume kendaraan yang terus membludak, menciptakan antrean yang sanggup menguras habis bensin dan kesabaran secara bersamaan.

#2 Banjir, puncak keresahan maut bagi para pengendara

Jika macet adalah masalah harian, maka banjir adalah puncak penderitaan ketika melewati Jalan Dayeuhkolot Bandung. Lokasi jalannya yang bertetangga dengan Sungai Citarum membuat jalan ini menjadi langganan banjir saat musim hujan tiba. 

Ketika Citarum meluap, titik dari Pasar Dayeuhkolot hingga Jembatan bisa berubah menjadi wahana air dadakan dengan ketinggian bisa mencapai lebih dari satu meter.

Ini adalah skenario terburuk bagi kami. Memilih untuk menerobos berarti siap dengan risiko mesin motor mati total (water hammer). Namun, menunggu surut pun bukan pilihan bijak karena bisa memakan waktu berjam-jam, bahkan berhari-hari. 

Baca Juga:

Paris Van Java Mall Bandung: Estetik, tapi Sama Sekali Nggak Nyaman

Tol Soroja, Tol yang Nyeleneh: Pendek, Nggak Ada Rest Area, tapi Strategis

Mencari jalan tikus ke Bojongsoang, Cibaduyut, atau Rancamanyar? Sama saja. Semua jalur alternatif tersebut biasanya sudah terkunci oleh kemacetan dan genangan Banjir yang tak kalah parahnya.

#3 Melewati Jalan Dayeuhkolot Bandung di musim kemarau tetap meresahkan pengendara (terutama motor)

Jangan kira musim kemarau membawa kelegaan. Justru melewati Jalan Dayeuhkolot Bandung saat matahari sedang terik-teriknya adalah pengalaman fisik yang sangat menyiksa. Material jalan yang berbahan dasar beton dan bukan aspal memberikan kesan psikologis ke pengendara bahwa daerah ibu begitu gersang.

Kondisi ini diperparah dengan absennya pepohonan di kedua sisi jalan Jalan Dayeuhkolot Bandung. Yang ada hanyalah debu tebal sisa aktivitas pabrik dan asap knalpot kendaraan berat yang menyesakkan dada. 

Bagi kami pengendara motor, “bonus” dari rute ini sangat nyata: tangan yang menghitam atau belang karena terpanggang paparan cahaya matahari, wajah bisa hinyai (berminyak) dan cepel (lengket) karena keringat bercampur debu, hingga rambut yang yang mudah lepek di balik helm.

Itulah realita Jalan Dayeuhkolot Bandung. Sebuah jalur yang meskipun permukaannya mulus, tetap menyimpan sejuta keresahan. Melewati jalan ini, baik di bawah guyuran hujan maupun sengatan matahari, bukan lagi sekadar perjalanan biasa, melainkan sebuah ujian kesabaran bagi siapa saja yang melewatinya.

Penulis: Acep Saepulloh

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA 4 Tipe Orang yang Nggak Cocok Tinggal di Dayeuhkolot Bandung

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 17 Januari 2026 oleh

Tags: BandungDayeuhkolotJalan DayeuhkolotJalan Dayeuhkolot BandungKabupaten Bandungkota bandung
Acep Saepulloh

Acep Saepulloh

Aa-aa milenial Bandung yang ngojol membelah kemacetan di pagi hari, berjibaku dengan debu sebagai petugas kebersihan di siang hari, hingga akhirnya melabuhkan lamunan menjadi sebuah tulisan di malam hari.

ArtikelTerkait

Colenak Murdi Putra: Camilan Legendaris dari Bandung yang Jadi Jamuan Istimewa KAA 1955

Colenak Murdi Putra: Camilan Legendaris dari Bandung yang Jadi Hidangan Istimewa KAA 1955

19 Maret 2023
kota bandung romantisisasi kota bandung mojok

Romantisisasi Kota Bandung sebagai Kota Wisata yang Mulai Memuakkan

1 Maret 2021
Pengalaman Naik Kereta Cepat Jakarta-Bandung Whoosh untuk Pertama Kali

Pengalaman Naik Kereta Cepat Jakarta-Bandung Whoosh untuk Pertama Kali

15 November 2023
Pasar Unpad (Paun), Pasar Tumpah Paling Berbahaya di Jatinangor

Pasar Unpad (Paun), Pasar Tumpah Paling Berbahaya di Jatinangor

1 Maret 2024
Kecamatan Ibun, Serpihan Surga yang Terabaikan di Kabupaten Bandung

Kecamatan Ibun, Serpihan Surga yang Terabaikan di Kabupaten Bandung

14 Desember 2024
5 Rekomendasi Hotel Murah Meriah di Sekitar Gedung Sate Bandung

5 Rekomendasi Hotel Murah Meriah di Sekitar Gedung Sate Bandung

21 April 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Kelebihan Kos LV yang Jarang Disadari, Nyatanya Nggak Seburuk yang Diceritakan Orang kos campur

Pengalaman Hidup di Kos Campur: Sebenarnya Tidak Seburuk Itu, tapi Sebaiknya Memang Jangan Pernah Coba-coba Tinggal

13 Mei 2026
Mal-Mal Jombang Kelewat Jadul Bikin Warlok Lebih Senang Ngemal di Mojokerto atau Kediri Mojok.co

Mal-Mal Jombang Kelewat Jadul Bikin Warlok Lebih Senang Ngemal di Mojokerto atau Kediri

19 Mei 2026
Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus: Teriak Melawan Penindasan di Luar, tapi Seniornya Jadi Aktor Penindas Paling Kejam organisasi mahasiswa eksternal organisasi kampus

Organisasi Mahasiswa Itu Candu, dan Jabatan di Kampus Itu Jebakan yang Pelan-pelan Mematikan

18 Mei 2026
Wahai BKN dan Panitia CPNS, Percuma Ada Masa Sanggah CPNS kalau Tidak Transparan! soal TWK daftar cpns pppk pns cat asn

Terima Kasih untuk Siapa pun yang Mencetuskan dan Melaksanakan Ide CAT CPNS, Tes yang Tak Pandang Bulu, Tak Pandang Siapa Dirimu

13 Mei 2026
Unpopular Opinion: Kajian Ustaz Hanan Attaki Itu Bukanlah Pengajian Agama pengajian berbayar

Maaf Saya Berubah Pikiran, Konsep Pengajian Berbayar Memang Lebih Masuk Akal dan Layak untuk Diikuti

16 Mei 2026
Berhenti Jadi Kaum Mistika: Sigar Bencah Semarang Itu Angker karena Sudut Tanjakannya, Bukan Penampakan Tak Kasat Mata

Berhenti Jadi Kaum Mistika: Sigar Bencah Semarang Itu Angker karena Sudut Tanjakannya, Bukan Penampakan Tak Kasat Mata

14 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.