Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

4 Tipe Orang yang Nggak Cocok Tinggal di Dayeuhkolot Bandung

Acep Saepulloh oleh Acep Saepulloh
13 Januari 2025
A A
4 Tipe Orang yang Nggak Cocok Tinggal di Dayeuhkolot Bandung Mojok.co

4 Tipe Orang yang Nggak Cocok Tinggal di Dayeuhkolot Bandung (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Dayeuhkolot, kecamatan di Kabupaten Bandung yang didatangi oleh orang-orang yang hendak mengadu nasib. Maklum saja, banyak pabrik-pabrik besar di kecamatan yang terletak 9 km dari Kota Bandung itu. Salah satu yang ternama adalah  PT Ceres produsen cokelat Silverqueen yang peoduknya sering kita lihat di pasaran. 

Selain bekerja, kecamatan ini juga ramai pendatang mahasiswa. Di sana ada salah satu perguruan tinggi ternama, Telkom University, yang  menjadi incaran calon mahasiswa dari berbagai penjuru negeri.

Sekilas, kecamatan ini terdengar ramah bagi pendatang.  Namun, sebagai orang yang tidak asing dengan kecamatan tersebut, saya merasa perlu untuk menjelaskan kondisi kecamatan tersebut sebenar-benarnya. 

Menurut saya, Dayeuhkolot tidak cocok untuk semua orang. Ada tipe-tipe orang yang nggak bakal betah tinggal di sana. Ini berdasar pandangan saya yang pernah tinggal di Dayeuhkolot dan hingga saat ini masih sering mengantar penumpang ojek online ke daerah sana ya. Semoga tulisan ini menjadi pertimbangan untuk kalian yang akan mencari kerja ataupun melanjutkan studi di Dayeuhkolot.

#1 Dayeuhkolot Bandung nggak cocok bagi orang yang mendambakan daerah bebas banjir dan macet

Segera buang jauh-jauh keinginan tinggal di daerah bebas banjir kalau kalian memutuskan tinggal di Dayeuhkolot. Selain pengelolaan daerahnya yang kurang baik, kondisi geografisnya yang berada di dataran rendah dan dilalui sungai Citarum, menyebabkan kecamatan ini  kerap dilanda banjir. 

Selain langganan banjir, Dayeuhkolot juga langganan macet. Kecamatan yang berbatasan langsung dengan Kota Bandung itu memang cukup sibuk dengan lalu lalang keluar masuk kendaraan dari kota. Belum lagi banyak pabrik besar yang membuat jalanan di sana penuh dengan truk-truk. 

#2 Tidak cocok untuk orang yang mendambakan suasana pedesaan

Kecamatan ini memang terletak di Kabupaten Bandung yang kata banyak orang masih asri. Ucapan itu memang tidak salah, tapi bukan Kecamatan Dayeuhkolot tempat yang dimaksud orang-orang. Semakin hari, suasana sejuk dan asri khas desa semakin sulit ditemui di sini. 

Asal tahu saja, lahan di Kecamatan Dayeuhkolot tiap tahun semakin berkurang dan berubah menjadi kawasan pemukiman dan pabrik-pabrik industri. Jalanan di sana juga jauh dari kata rindang pohon dan penuh polusi karena dilalui berbagai macam kendaraan. 

Baca Juga:

Sudah Saatnya Soreang Punya Mal supaya Nggak Bergantung sama Mal di Kota Bandung

Saya Setuju Teras Cihampelas Dirobohkan, dan Tata Lagi Jalan Cihampelas agar Jadi Lebih Menarik

#3 Dayeuhkolot nggak cocok bagi orang yang suka berwisata

Tidak semua daerah di Kabupaten Bandung punya kawasan wisata yang memikat seperti  Ciwidey, Rancabali dan Pangalengan. Ada juga daerah-daerah yang nggak menarik sama sekali untuk dikunjungi, Kecamatan Dayeuhkolot salah satunya.

Itu mengapa, saya selalu bingung ketika mendapat pertanyaan dari kawan-kawan yang penasaran dengan kawasan wisata yang bisa dikunjungi di kecamatan ini. Sebab, benar-benar tidak ada yang bisa saya rekomendasikan. Daerah ini memang mungkin kurang cocok untuk kalian yang suka berwisata. 

#4 Orang yang gaya hidupnya hedon nggak cocok tinggal di Dayeuhkolot Bandung

Terakhir, bagi kalian yang suka menghambur-hamburkan uang dan suka gaya hidup hedon, saya sangat tidak merekomendasikan tinggal di Dayeuhkolot. Di sana tidak ada mal, tempat hiburan, atau tempat-tempat mahal lain untuk menghabiskan uang kalian. Asal tahu saja, kalau orang Dayeuhkolot ingin menghamburkan uang, mereka biasanya ke Kota Bandung. Toh jarak ke kota juga nggak jauh-jauh amat. 

Dayeuhkolot Bandung memang daerah yang menarik untuk mengais rezeki maupun menempuh pendidikan tinggi. Tapi, kecamatan ini sebenarnya kurang cocok untuk 4 tipe orang di atas. Itu mengapa, kalau kalian ingin menetap di sana, pastikan betul-betul bisa berdamai dengan beberapa kondisi di atas. 

Penulis: Acep Saepulloh
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA 4 Fakta Kota Bandung yang Banyak Dilupakan Warganya

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 13 Januari 2025 oleh

Tags: BandungDayeuhkolotDayeuhkolot BandungKabupaten BandungKecamatan Dayeuhkolot
Acep Saepulloh

Acep Saepulloh

Seorang warga sipil Bandung yang ngojol membelah kemacetan kota di atas motor setiap pagi hari, berjibaku dengan debu sebagai petugas kebersihan di siang hari, hingga akhirnya melabuhkan lamunan menjadi sebuah tulisan di malam hari.

ArtikelTerkait

Kota Banjar, UMK Terkecil dan Paling Menyedihkan di Jawa Barat (Unsplash)

Selain Kurang Pamor dan UMK Terkecil, Kota Banjar juga Kota Paling Menyedihkan di Jawa Barat

22 April 2024
Membongkar 5 Dosa Kota Bandung- Dari Kota yang Gelap hingga Korupsi (Unsplash)

Membongkar 5 Dosa Kota Bandung: Dari Kota yang Gelap hingga Korupsi

15 April 2023
Kecamatan Rancabali, Tempat Slow Living Terbaik di Kabupaten Bandung

Kecamatan Rancabali, Tempat Slow Living Terbaik di Kabupaten Bandung

22 November 2024
5 Rekomendasi Hotel Murah Meriah di Sekitar Gedung Sate Bandung

5 Rekomendasi Hotel Murah Meriah di Sekitar Gedung Sate Bandung

21 April 2022
5 Perguruan Tinggi Swasta Terbaik di Bandung dari Kacamata Orang Lokal, Nggak Kalah dari Kampus Negeri Mojok.co

5 Perguruan Tinggi Swasta Terbaik di Bandung dari Kacamata Orang Lokal, Nggak Kalah dari Kampus Negeri

31 Juli 2025
5 Kegiatan yang Bisa Dilakukan Jokowi kalau Jadi Pensiunan di Solo Mojok.co kota solo umk solo

Solo Memang Tidak Seistimewa Jogja, Tidak Semanis Bandung, tapi Menawarkan Ketenangan dan Ketentraman

27 Juli 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat Mojok.co

Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat

2 Februari 2026
Universitas Terbuka (UT) Banyak Prestasinya Itu Bukan Kebetulan, tapi Memang Sistemnya yang Keren

Universitas Terbuka (UT) Banyak Prestasinya Itu Bukan Kebetulan, tapi Memang Sistemnya yang Keren

31 Januari 2026
Gambar Masjid Kauman Kebumen yang terletak di sisi barat alun-alun kebumen - Mojok.co

5 Stereotip Kebumen yang Sebenarnya Nggak Masuk Akal, tapi Terlanjur Dipercaya Banyak Orang

31 Januari 2026
Petaka Terbesar Kampus- Dosen Menjadi Joki Skripsi (Pixabay)

Normalisasi Joki Skripsi Adalah Bukti Bahwa Pendidikan Kita Memang Transaksional: Kampus Jual Gelar, Mahasiswa Beli Kelulusan

4 Februari 2026
Pantai Watu Bale, Tempat Wisata Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi Mojok.co

Pantai Watu Bale, Tempat Wisata Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi 

5 Februari 2026
MU Menang, Dunia Penuh Setan dan Suram bagi Fans Liverpool (Unsplash)

Sejak MU Menang Terus, Dunia Jadi Penuh Setan, Lebih Kejam, dan Sangat Suram bagi Fans Liverpool

1 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya
  • Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers
  • Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif
  • Blok M, Tempat Pelarian Pekerja Jakarta Gaji Pas-pasan, Tapi Bisa Bantu Menahan Diri dari Resign
  • Derita Punya Pasangan Hidup Sandwich Generation sekaligus Mertua Toxic, Rumah Tangga bak Neraka Dunia
  • Film “Surat untuk Masa Mudaku”: Realitas Kehidupan Anak Panti dan Lansia yang Kesepian tapi Saling Mengasihi

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.