Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Kebangkitan dan Keruntuhan Cepat Mixue Harus Menjadi Pelajaran Penting untuk Booth Nescafe di Malang

Alban Hogantara oleh Alban Hogantara
27 November 2025
A A
Keruntuhan Cepat Mixue Jadi Pelajaran untuk Ekspansi Nescafe (wikimedia Commons)

Keruntuhan Cepat Mixue Jadi Pelajaran untuk Ekspansi Nescafe (wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Dulu ada ujaran yang sangat populer di media sosial. Katanya, kalau ada ruko atau lahan kosong, nggak lama pasti jadi cabang Mixue. Namun, hari-hari ini, nasib toko es krim tersebut berubah. Sebuah pengingat bagi Nescafe di daerah Malang yang lagi banyak buka booth.

Seperti gelembung yang ditiup terlalu besar, ekspansi Mixue ternyata tidak berlangsung terlalu lama. Banyak yang memandang keseimbangan pasar jadi rusak karena mereka sendiri. Akhirnya memunculkan suatu realitas baru yang ironis.  

Dulu, ruko kosong pasti jadi gerai Mixue. Sekarang, kalau melihat ruko kosong yang strategis, bisa jadi ruko tersebut adalah bekas lokasi gerai Mixue yang telah gulung tikar.

Kesalahan fatal Mixue

Kesalahan paling fatal adalah terlalu banyak cabang dalam jarak yang sangat berdekatan. Dalam upaya merebut pasar secepat mungkin, Mixue mengorbankan logika geografis dan demografis. 

Alih-alih mendapatkan konsumen baru, strategi ini justru membuat gerai-gerai mereka saling memangsa (kanibalisasi) pasar sendiri. Konsumen yang berada di tengah dua gerai tidak meningkatkan frekuensi pembelian, melainkan hanya membagi keuntungan yang seharusnya didapatkan oleh satu gerai tunggal.

Selain kanibalisasi gerai, Mixue juga menghadapi masalah keterbatasan variasi produk. Meskipun murah, tawaran utamanya, es krim dan bubble tea, memiliki rentang rasa yang terbatas. Pada akhirnya, konsumen cenderung bosan. 

Dalam industri makanan dan minuman (FnB) yang dinamis, inovasi produk adalah kunci untuk mempertahankan minat. Keberhasilan jangka panjang memerlukan kemampuan untuk terus menghadirkan varian baru atau menyesuaikan menu sesuai musim atau tren. 

Variasi yang kurang ini membuat pelanggan mudah beralih ketika ada tawaran baru yang lebih menarik. Ya walaupun niat awalnya ingin menggaet menengah ke bawah namun agaknya terlalu nyaman.

Baca Juga:

Kasta Nescafe Kaleng di Indomaret dari yang Berkelas sampai yang Mending Nggak Usah Ada

Alasan Booth Nescafe Bisa Jadi Primadona Ngopi Baru di Kulon Progo

Tidak siap menghadapi gelombang pesaing baru

Ketika Mixue mencapai puncak kejayaannya, banyak merek serupa dengan konsep harga yang tak jauh berbeda, segera bermunculan. Sayangnya, mereka terkesan tidak siap menghadapi gelombang pesaing baru ini. 

Merek-merek baru ini belajar dari keberhasilan Mixue dan kemudian menawarkan diferensiasi, dari segi rasa dan terus berinovasi. Ketika Mixue hanya mengandalkan harga murah, munculnya pesaing dengan produk yang sedikit lebih premium dan dengan konsep yang sama, yaitu terjangkau. Dengan cepat mengikis loyalitas pelanggan mereka yang berputar haluan.

Ekspansi cepat dengan sistem waralaba menuntut biaya yang sangat besar, terutama untuk sewa ruko dan investasi peralatan awal. Sayangnya, penjualan mulai menurun akibat kanibalisasi. Keuntungan dari penjualan es krim dan minuman murah itu tidak lagi sepadan dengan besarnya biaya operasional dan perawatan gerai. 

Margin tipis dari produk harga rendah sangat rentan terhadap kenaikan biaya sewa, listrik, dan gaji karyawan. Kondisi ini memaksa banyak franchisee untuk menyerah dan menutup gerainya.

Pelajaran untuk Nescafe

Secara fundamental, produk kopi memiliki daya tahan dan daya tarik yang lebih universal. Kopi dianggap sebagai kebutuhan fungsional (untuk fokus atau energi) dan kebiasaan. 

Produk-produk ini lebih bertahan daripada rasa-rasa manis di Mixue yang bersifat musiman atau lebih didorong oleh tren. Bahkan inovasinya tidak ada itu itu mulu.

Dari fenomena kejatuhan Mixue ini, ada pelajaran berharga yang dapat dipetik oleh bisnis lain yang sedang melakukan ekspansi cepat. Khususnya, booth Nescafe yang kini mulai menyebar di sudut-sudut jalanan Malang. Nescafe perlu mempelajari strategi Mixue dengan menggunakan logika yang masuk akal.

Nescafe harus menghindari godaan untuk melakukan penempatan yang terlalu berdekatan. Sebelum membuka gerai baru, sangat penting untuk melakukan studi kelayakan yang mendalam, bukan hanya melihat ketersediaan lahan. Mereka harus memastikan bahwa lokasi tersebut memiliki basis pelanggan unik yang tidak dilayani oleh booth Nescafe terdekat lainnya.

Prioritasnya adalah memilih lokasi yang strategis dan unik, bukan sekadar banyak. Jika Nescafe fokus pada kualitas, diferensiasi produk kopi mereka, dan memastikan setiap booth memiliki jangkauan pasar yang eksklusif. 

Mereka dapat mempertahankan margin keuntungan yang sehat dan menghindari nasib yang sama seperti “ruko kosong” peninggalan Mixue. Ekspansi yang bijak adalah langkah demi langkah yang terukur, bukan perlombaan lari cepat yang berujung pada kelelahan dan kegagalan masif Nescafe.

Penulis: Alban Hogantara

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Mengenal Sejarah Mixue: Berawal dari Es Serut

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 27 November 2025 oleh

Tags: bisnis fnbbooth nescafegerai MixueMixuemixue terdekatNescafe
Alban Hogantara

Alban Hogantara

Seorang perantau asli Karawang yang kini tinggal di Malang yang percaya bahwa inspirasi itu datang di jam-jam ketika mata sudah 90% ingin tidur. Gemar baca buku dan menonton film, terutama film 3 idiots.

ArtikelTerkait

Blora Tetap Sulit Berkembang meski Sudah Ada Mixue, Bioskop, hingga Mie Gacoan

Blora Tetap Sulit Berkembang meski Sudah Ada Mixue, Bioskop, hingga Mie Gacoan di Sini

17 Februari 2025
Nescafe Ice Roast, Ice Americano Sachet yang Ekonomis dan Ramah di Lambung

Nescafe Ice Roast, Ice Americano Sachet yang Ekonomis dan Ramah di Lambung

15 Maret 2025
6 Rekomendasi Kopi Saset Seenak Buatan Barista di Kedai Kopi terminal mojok.co

6 Rekomendasi Kopi Saset Seenak Buatan Barista di Kedai Kopi

10 Februari 2022
Mixue, Momoyo, Ai-CHA: Gerai Es Krim Serupa tapi Tak Sama. Jangan Sampai Salah!

Mixue, Momoyo, Ai-CHA: Gerai Es Krim Serupa tapi Tak Sama. Jangan Sampai Salah!

16 September 2023
4 Dosa Besar Mixue yang Menyusahkan Pelanggan

Tersertifikasi Halal, Ini Saatnya Mencoba 6 Menu Mixue yang Recommended

22 Februari 2023
Alasan Booth Nescafe di Kulon Progo Selalu Ramai, padahal Cuma Kecil dan Menunya Itu-Itu Saja Mojok.co

Alasan Booth Nescafe Bisa Jadi Primadona Ngopi Baru di Kulon Progo

6 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Barang Indomaret yang Sebenarnya Mubazir, tapi Terus Dibeli Pelanggan Mojok.co

5 Barang Indomaret yang Sebenarnya Mubazir, tapi Terus Dibeli Pelanggan

31 Januari 2026
7 Kebiasaan Orang Kebumen yang Terlihat Aneh bagi Pendatang, tapi Normal bagi Warga Lokal Mojok.co

6 Mitos di Kebumen yang Nggak Bisa Dibilang Hoaks Begitu Saja

3 Februari 2026
Tiga Bulan yang Suram di Bangunjiwo Bantul, Bikin Pekerja Bantul-Sleman PP Menderita!

Tiga Bulan yang Suram di Bangunjiwo Bantul, Bikin Pekerja Bantul-Sleman PP Menderita!

1 Februari 2026
Universitas Terbuka (UT) Banyak Prestasinya Itu Bukan Kebetulan, tapi Memang Sistemnya yang Keren

Universitas Terbuka (UT) Banyak Prestasinya Itu Bukan Kebetulan, tapi Memang Sistemnya yang Keren

31 Januari 2026
Sudah Saatnya Soreang Punya Mal supaya Nggak Bergantung sama Mal di Kota Bandung

Sudah Saatnya Soreang Punya Mal supaya Nggak Bergantung sama Mal di Kota Bandung

30 Januari 2026
Oleh-Oleh Khas Wonosobo yang Sebaiknya Kalian Pikir Ulang Sebelum Membelinya Mojok.co

Wonosobo Memang Cocok untuk Berlibur, tapi untuk Tinggal, Lebih Baik Skip

3 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Salah Kaprah tentang Kerja di Surabaya, “Tipuan” Gaji Tinggi dan Kenyamanan padahal Harus Tahan-tahan dengan Penderitaan
  • Mitos dan Pamali adalah Sains Tingkat Tinggi yang Dikemas dalam Kearifan Lokal, Bisa Menjadi Peringatan Dini Bencana
  • Cabut dari Kota Tinggalkan Perusahaan demi Budidaya Jamur di Perdesaan, Beberapa Hari Raup Jutaan
  • Masturbasi di KRL dan TransJakarta: Maskulinitas Kota dan Tubuh yang Terjepit di Ruang Publik
  • Ngekos Bareng Sepupu yang Masih Nganggur Itu Nggak Enak: Sangat Terbebani, tapi Kalau Mengeluh Bakal Dianggap “Jahat”
  • Nelangsa Orang Tua di Desa: Diabaikan Anak di Masa Renta tapi Warisan Diperebutkan, Ortu Sehat Didoakan Cepat Meninggal

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.