Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Sisi Gelap Kuliah di Unesa, Kampus Elite tapi Fasilitas Sulit

Feri Hamdani Putra Fasa oleh Feri Hamdani Putra Fasa
20 Oktober 2025
A A
Sisi Gelap Kuliah di Unesa, Kampus Elite tapi Fasilitas Sulit

Sisi Gelap Kuliah di Unesa, Kampus Elite tapi Fasilitas Sulit (unssplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa waktu lalu, short video acara wisuda kampus Unesa dengan backsound Mahabharata berseliweran di FYP saya. Gedung megah dengan warna kuning keemasan yang menjadi corak dindingnya membuat acara wisuda tersebut terkesan mewah. Sayangnya, kesan megah dan mewah itu tak mungkin kalian temukan di gedung kampus tempat mahasiswa bergelut dengan mata kuliah, terutama kampus Unesa di Ketintang.

Di tulisan sebelumnya, saya menjelaskan kalau kuliah di Unesa adalah suatu pencapaian yang harus dibanggakan. Agaknya, setelah berkuliah di sini saya tidak melulu bisa bangga, tapi adakalanya juga kecewa. Sebab, ternyata ekspektasi saya tidak sesuai realita. Pada akhirnya, kampus Unesa juga punya sisi gelap yang bikin kita geleng-geleng. Dan inilah sisi gelap kuliah di Unesa.

#1 Macet parah

Kena macet adalah satu dari sekian banyak hal yang bikin kesal dan sulit dihindari mahasiswa. Apalagi daerah Ketintang yang menjadi jalan masuk kampus Unesa. Jalanannya yang sempit dan sering dilewati banyak orang menyebabkan Ketintang jadi langganan macet, terutama di jam-jam sibuk.

Selain menjadi jalan utama yang dilewati banyak orang, Ketintang juga dilewati kereta api. Habis sudah waktu terbuang di jalan Ketintang jika ada kereta lewat di jam-jam sibuk. Kendaraan jadi menumpuk tak beraturan. Setelah kereta lewat, semua saling berebutan dan berujung kemacetan. Inilah sisi gelap pertama ketika kuliah di Unesa bagian Ketintang.

Kampus Unesa di Lidah Wetan sebenarnya juga sama saja. Walaupun berada di Surabaya barat yang terkenal sebagai kawasan elite, di sana juga punya sisi gelap sendiri, yakni jauh dari pusat kota. Inilah yang membuat saya dan sebagian mahasiswa masih bisa bersyukur kuliah di kampus Unesa bagian Ketintang. Setidaknya di sini kami dekat dengan pusat kota.

#2 Kampus Unesa Ketintang langganan banjir

Tak hanya macet yang menjadi masalah setiap hari di Ketintang, ada juga masalah musiman yang bertahan sampai sekarang. Saat musim hujan datang, hujan sebentar saja bikin banjir merendam daerah Ketintang dan sekitarnya. Ketinggian airnya yang mencapai lutut kadang sampai bikin motor yang nekat melewati daerah ini mogok.

Kos teman saya pun tak luput dari banjir. Bayangkan, pulang kuliah malah melihat kamar kos tergenang air. Gimana teman saya nggak kaget. Barang-barang berharga dalam kamarnya jadi basah terkena air. Akhirnya yang awalnya niat mau beristirahat, terpaksa diurungkan karena teman saya sibuk menyelamatkan barang-barang dalam kamar kosnya.

#3 Mahasiswa Unesa Ketintang iri melihat kemegahan kampus Lidah Wetan

Satu-satunya hal yang bisa dibanggakan mahasiswa Unesa Ketintang adalah lokasi kampus yang dekat dengan pusat kota. Tapi jika melihat fasilitasnya, nggak ada yang bisa dibanggakan, sih. Soalnya gedung di kampus Ketintang terbilang kuno, ruang kelasnya nggak banyak, dan lahan parkir minim membuat hari-hari mahasiswa sini nelangsa.

Baca Juga:

Jurusan Ekonomi Menyelamatkan Saya dari Jurusan Kedokteran yang seperti Robot

Alasan Orang-Orang NTT Lebih Memilih Merantau Kuliah ke Jogja daripada Kota Besar Lainnya

Akan tetapi hal seperti itu jarang kelihatan di kampus Unesa Lidah Wetan. Gedung dan halaman di sana lebih megah, ruang kelasnya banyak, dan lahan parkirnya luas. Semua itu membuat mahasiswa Ketintang merasa seperti anak tiri yang kurang kasih sayang.

Mbak Naima saja dalam artikelnya yang tayang di Terminal Mojok menyebut kalau fasilitas umum di kampus Unesa Ketintang tak cukup untuk menampung mahasiswa yang begitu banyak. Gedung berdempetan dan sering rebutan kelas kerap dialami mahasiswa. Saya yang pernah menjadi penanggung jawab mata kuliah pun ikutan pusing ketika tidak mendapat ruang kelas.

Itulah sisi gelap kuliah di Unesa, terutama jika kalian ditakdirkan di kampus Ketintang. Meski begitu, saya tetap berusaha bersabar dan bersyukur. Saya tetap percaya, Unesa bisa berbenah.

Penulis: Feri Hamdani Putra Fasa
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Nasib Alumni Unesa: Sering Disangka dari Kampus Ternama padahal Kami Cuma Pura-pura Bangga.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 20 Oktober 2025 oleh

Tags: Kampus UNESAkampus UNESA KetintangMahasiswaunesaunesa ketintangUNESA Ketintang Surabayaunesa lidah wetanuniversitas negeri surabaya
Feri Hamdani Putra Fasa

Feri Hamdani Putra Fasa

Mahasiswa S1 yang lulus tepat waktu. Memiliki cita-cita menjadi pengusaha sukses, penulis ulung.

ArtikelTerkait

pajak pendidikan SPT Tahunan PPH orang Pribadi perpajakan Orang Pribadi influencer pajak npwp mojok.co

Skill yang Harus Kamu Miliki sebagai Staff dan Mahasiswa Perpajakan

6 Agustus 2020
mahasiswa selesai kompre, pengangguran

Buat Mahasiswa yang Baru Selesai Kompre dan Galau Nggak Bisa Ngelamar Kerja, Lakukan ini Aja

28 Mei 2020
jurusan ilmu komunikasi

Kuliah Jurusan Ilmu Komunikasi yang Disangka Belajar Ngomong Doang

18 Maret 2020
UNESA Belum Pantas Jadi Kampus Ramah Disabilitas kalau Ruang Kelas dan Toilet Mahasiswa Masih di Lantai Dua, Nggak Pakai Lift pula

UNESA Belum Pantas Jadi Kampus Ramah Disabilitas kalau Ruang Kelas dan Toilet Mahasiswa Masih di Lantai Dua, Nggak Pakai Lift pula

14 Oktober 2023
Selain Niat Mahasiswa, Dosen Pembimbing Adalah Kunci Mulusnya Proses Skripsi Mojok.co

Selain Niat Mahasiswa, Dosen Pembimbing Adalah Kunci Mulusnya Proses Skripsi

10 Desember 2023
Fasilitas di UNESA Lidah Wetan Bikin Mahasiswa UNESA Ketintang Cemburu

Mahasiswa Unesa Ketintang Nggak Perlu Cemburu ke Unesa Lidah Wetan, Sesama UNESA Nggak Usah Saling Iri

19 Oktober 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jatuh di Rel Bengkong Purwosari Solo Bukan Kejadian Mistis, tapi Apes Aja

Jatuh di Rel Bengkong Purwosari Solo Bukan Kejadian Mistis, tapi Apes Aja

26 Januari 2026
5 Stereotip Kebumen yang Sebenarnya Nggak Masuk Akal, tapi Terlanjur Dipercaya Banyak Orang Mojok.co

5 Stereotip Kebumen yang Sebenarnya Nggak Masuk Akal, tapi Terlanjur Dipercaya Banyak Orang

31 Januari 2026
Air Terjun Tretes Wonosalam, Bukti Jombang Nggak Miskin Wisata Alam Mojok.co

Jombang Lantai 2: Sebutan Baru Wonosalam buat Menantang Pacet di Wisata Pegunungan

27 Januari 2026
8 Dosa Penjual Kue Pukis yang Mengecewakan Pembeli (Danangtrihartanto - Wikimedia Commons)

8 Dosa Penjual Kue Pukis yang Sering Disepelekan Penjual dan Mengecewakan Pembeli

30 Januari 2026
Tiga Tradisi Madura yang Melibakan Sapi Selain Kèrabhan Sapè yang Harus Kalian Tahu, Biar Obrolan Nggak Itu-Itu Aja

4 Pandangan Norak Orang Luar Madura tentang Orang Madura yang Perlu Diluruskan

29 Januari 2026
Sudah Saatnya Soreang Punya Mal supaya Nggak Bergantung sama Mal di Kota Bandung

Sudah Saatnya Soreang Punya Mal supaya Nggak Bergantung sama Mal di Kota Bandung

30 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Fakta Pahit soal Stunting. Apabila Tidak Diatasi, 1 dari 5 Bayi di Indonesia Terancam “Bodoh”
  • Indonesia Hadapi Darurat Kualitas Guru dan “Krisis Talenta” STEM
  • Kisah Pelajar SMA di Bantul Melawan Trauma Pasca Gempa 2006, Tak Mau Kehilangan Orang Berharga Lagi
  • Ironi Jogja yang “Katanya” Murah: Ekonomi Tumbuh, tapi Masyarakatnya Malah Makin Susah
  • Kalau Mau Bersaing di Era AI, Indonesia Butuh Investasi Energi 1 Triliun Dolar AS
  • Sasar Sekolah, Ratusan Pelajar di Bantul Digembleng Kesiagaan Hadapi Gempa Besar

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.