Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Mulai dari Alasan Kebersihan Hingga Kualitas Lele, Inilah 5 Dosa yang Bikin Kita Malas Makan di Pecel Lele  

Iqbal AR oleh Iqbal AR
17 Juli 2025
A A
5 Alasan Daun Kemangi Wajib Ada di Setiap Hidangan Pecel Lele

5 Alasan Daun Kemangi Wajib Ada di Setiap Hidangan Pecel Lele (Gunawan Kartapranata via Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Ketika orang Jawa Timur seperti saya mendengar kata pecel lele, bayangan di kepala saya langsung tertuju pada sepiring nasi pecel (sayuran dan bumbu kacang), dengan lauk berupa ikan lele. Ternyata saya keliru. Pecel lele (bagi orang Jakarta dan sekitarnya) adalah nasi dengan lauk ikan lele, plus sambal dan beberapa sayuran segar (kemangi, kol, dan timun). Kami orang Jawa Timur menyebutnya lalapan, bukan pecel lele.

Terlepas dari perbedaan penyebutan, pecel lele ini memang jadi tujuan makan paling aman. Lokasinya banyak, bahkan di radius 1 km, kita bisa mendapati ada dua sampai tiga gerai yang menjual makanan tersebut. Selain itu, harganya sangat terjangkau, porsinya lumayan mengenyangkan, dan rasanya jarang mengecewakan. Maka nggak heran jika gerai-gerainya menjamur dan kayak nggak pernah sepi pembeli.

Namun, di balik semua kemudahan, kenikmatan, dan keterjangkauan pecel lele, bukan berarti makan di pecel lele itu selamanya aman. Ada kalanya, kita mengalami hal-hal yang bikin kita malas makan di tempat makan tersebut. Saya, dan mungkin kalian pernah mengalaminya. Lalu memangnya apa yang bikin kita malas makan di pecel lele?

Tempatnya nggak bersih

Kita semua tahu bahwa hampir semua tempat pecel lele ini selalu kaki lima, selalu tendaan, yang mana kebersihannya itu kayak nggak jadi nomor satu. Tapi, bukan berarti kebersihan tempat makan bisa diabaikan gitu aja. Sebab yang bikin kita malas makan di tempat pecel lele adalah karena tempatnya kurang bersih, atau bahkan nggak bersih.

Sesederhana soal meja makan yang penuh noda membandel, nggak rutin dilap. Atau soal tempat cuci tangan yang nggak proper, tempat masak yang berantakan, sampai penyajian makanan yang asal-asalan. Intinya, tempat makan yang nggak bersih ini bikin kita malas makan di sana.

Ukuran lele yang terlalu besar atau terlalu kecil

Orang yang suka makan lele pasti paham, bahwa ukuran lele itu berpengaruh sekali terhadap rasa. Kalau lelenya terlalu besar, biasanya rasanya agak hambar, nggak gurih. Tapi kalau lelenya terlalu kecil, rasanya cuma kriuk saja, nggak ada tekstur lembut dari daging lele. Makanya, perlu ukuran lele yang pas untuk bisa jadi sebuah sajian pecel lele yang paripurna.

Masalahnya, ada beberapa tempat yang menyajikan lele yang ukurannya terlalu besar, atau bahkan terlalu kecil. Buat saya ini krusial, dan hal ini yang kadang bikin saya malas makan.

Lele yang nggak segar

Selain perkara ukuran, perkara kualitas atau kesegaran lele juga jadi penentu malas-tidaknya kita makan di tempat pecel lele. Kalian yang pernah makan di tempat pecel lele, mungkin pernah mengalami dapat lele yang nggak segar. Lele yang nggak segar ini bisa diketahui, kok, dari baunya yang terlalu amis, dagingnya yang terlalu pucat dan nggak firm (terlalu lembek atau terlalu kenyal).

Baca Juga:

Lamongan, Kota yang Tak Pernah Lahir untuk Menjadi Rumah bagi Anak Mudanya

4 Kelakuan Pembeli Pecel Lele yang Bikin Penjual Diam-diam Menangis dalam Hati

Kalau udah gini, kita pasti malas buat makan atau datang lagi ke tempat itu. Kalau kata orang Jawa, ora kenek dibaleni (nggak bisa/layak diulangi).

Baca halaman selanjutnya

Lele diolah asal-asalan

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 18 Juli 2025 oleh

Tags: ikan lelepecel lele
Iqbal AR

Iqbal AR

Penulis lepas lulusan Sastra Indonesia UM. Menulis apa saja, dan masih tinggal di Kota Batu.

ArtikelTerkait

5 Alasan Daun Kemangi Wajib Ada di Setiap Hidangan Pecel Lele

5 Alasan Daun Kemangi Wajib Ada di Setiap Hidangan Pecel Lele

15 Mei 2025
5 Dosa Penikmat Pecel Lele yang Kerap Dilakukan terminal mojok.co

5 Dosa Penikmat Pecel Lele yang Kerap Dilakukan

22 Desember 2021
Sudah Saatnya Soto dan Pecel Lele Lamongan Memberi Panggung untuk Nasi Boran

Sudah Saatnya Soto dan Pecel Lele Lamongan Gantian Memberi Panggung untuk Nasi Boran

7 Februari 2023
Saya Kaget Beli Pecel Lele di Bandar Lampung: Sambalnya Mentah, Lelenya Dua Ekor

Saya Kaget Beli Pecel Lele di Bandar Lampung: Sambalnya Mentah, Lelenya Dua Ekor

4 April 2025
3 Ciri Warung Pecel Lele Asli Lamongan terminal mojok

3 Ciri Warung Pecel Lele Asli Lamongan

14 Juni 2021
4 Dosa Penjual Pecel Lele yang Mengaku Asli Lamongan Mojok.co

4 Dosa Penjual Pecel Lele yang Mengaku Asli Lamongan

10 November 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kopi Klotok Jogja Tidak Buka Cabang (Foto milik Hammam Izzudin)

Kopi Klotok Jogja Tidak Buka Cabang karena Fenomena Ndeso Itu Mewah Tidak Bisa Ditiru

26 Januari 2026
Sisi Gelap Budaya Rewang di Hajatan Desa yang Nggak Banyak Orang Tahu Mojok.co

Saya Tidak Antisosial, Saya Cuma Takut Ikut Rewang dan Pulang Dicap Nggak Bisa Apa-apa

29 Januari 2026
Bayu Skak dan Film Ngapak Banyumas: Mengangkat Martabat atau Mengulang Stereotipe Buruk?

Bayu Skak dan Film Ngapak Banyumas: Mengangkat Martabat atau Mengulang Stereotipe Buruk?

26 Januari 2026
UT, Kampus yang Paling Mengerti Mahasiswa. Nggak Perlu Panggung untuk Bisa Berprestasi

UT, Kampus yang Paling Mengerti Mahasiswa. Nggak Perlu Panggung untuk Bisa Berprestasi

27 Januari 2026
3 Kebohongan tentang Lembang yang Perlu Diluruskan

3 Kebohongan tentang Lembang yang Perlu Diluruskan

27 Januari 2026
Stasiun Cawang, Stasiun yang Bikin Saya Nangis Bawang Saking Ramenya yang Nggak Masuk Akal

Stasiun Cawang, Stasiun yang Bikin Saya Nangis Bawang Saking Ramenya yang Nggak Masuk Akal

26 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Fakta Pahit soal Stunting. Apabila Tidak Diatasi, 1 dari 5 Bayi di Indonesia Terancam “Bodoh”
  • Indonesia Hadapi Darurat Kualitas Guru dan “Krisis Talenta” STEM
  • Kisah Pelajar SMA di Bantul Melawan Trauma Pasca Gempa 2006, Tak Mau Kehilangan Orang Berharga Lagi
  • Ironi Jogja yang “Katanya” Murah: Ekonomi Tumbuh, tapi Masyarakatnya Malah Makin Susah
  • Kalau Mau Bersaing di Era AI, Indonesia Butuh Investasi Energi 1 Triliun Dolar AS
  • Sasar Sekolah, Ratusan Pelajar di Bantul Digembleng Kesiagaan Hadapi Gempa Besar

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.