Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Derita Punya Rumah Pinggir Sungai, Angan-angan Hidup Damai Rusak karena Banjir dan Reptil

Wulan Maulina oleh Wulan Maulina
17 Juni 2025
A A
Derita Punya Rumah Pinggir Sungai di Desa, Angan-angan Hidup Damai Rusak karena Banjir dan Reptil Mojok.co

Derita Punya Rumah Pinggir Sungai di Desa, Angan-angan Hidup Damai Rusak karena Banjir dan Reptil unsplash.com

Share on FacebookShare on Twitter

Pindah dari kota ke desa untuk slow living sedang populer beberapa tahun terakhir. Mereka yang sudah bosan dengan cara hidup serba cepat dan kurang mindful ala warga kota memilih melipir ke desa demi healing dan hidup yang lebih bermakna. Biasanya, mereka pindah ke desa dan memilih hunian yang bakal memberi pengalaman berbeda. Misal, punya rumah di kaki bukit, pinggir sawah, hingga pinggir sungai. 

Punya rumah pinggir sungai untuk slow living di pedesaan jadi salah satu impian banyak orang kota. Di dalam bayangan mereka, sehari-hari bakal hidup damai dengan mendengar gemericik air dari rumah yang terlihat aestetik. Kenyataannya, punya rumah di pinggir sungai tidak seindah itu. Banyak hal merepotkan yang saya yakin bikin orang-orang ingin kembali ke kota saja.

Pikirkan baik-baik sebelum punya rumah di pinggir sungai 

Sebelum pindah dan tinggal di rumah pinggir sungai, pastikan bangunan rumah kalian kokoh dan tidak terletak di lokasi yang berbahaya. Itu mengapa, memutuskan tinggal di dekat sungai perlu pertimbangan yang benar-benar matang. Tidak jarang perlu budget yang lebih besar untuk menyiasati berbagai risikonya. 

Memangnya, apa saja sih risiko punya rumah dekat sungai? Banyak, beberapa yang perlu dipikirkan baik-baik adalah risiko erosi dan banjir. Perlu strategi dan teknik khusus agar bangunan tetap kokoh. Itu yang harus dipikirkan sebelum memutuskan pindah dan menetap di rumah pinggir sungai ya. Ada banyak hal lain yang mesti dihadapi seiring menempati rumah pinggir sungai yang saya yakin nggak bakal dijumpai ketika hidup di perkotaan.

Musim hujan adalah mimpi buruk 

Bagi mereka yang tinggal di pinggir sungai, musim hujan bak mimpi buruk. Di saat itulah puncak ketidaknyamanan dan kesabaran  diuji. Dahulu, orang-orang mungkin bisa persiapan atau menyiasati hujan dengan lebih baik karena cuaca masih bisa diperkirakan. Namun, hal itu sulit dilakukan sekarang ini. Cuaca semakin tidak menentu karena kerusakan alam. Hujan deras kian sulit diprediksi begitu juga dengan risiko banjir. 

Selain banjir yang kian sulit diprediksi, punya rumah pinggir sungai juga perlu bersabar dengan sampah-sampah yang biasanya terbawa aliran banjir. Selain bikin kotor ketika air mulai surut, sampah kerap menimbulkan bau yang tidak sedap. 

Belum lagi nyamuk yang terasa semakin banyak dan ganas ketika musim hujan. Itu baru nyamuk ya, ketika musim hujan, berbagai macam hewan yang selama ini tinggal di sungai kerap “mampir” mulai dari ular dan biawak. Benar-benar lebih baik pikirkan ulang kalau kalian tidak siap melihat biawak tiba-tiba di teras rumah seperti meme-meme yang bertebaran di media sosial.

Itulah penderitaan punya rumah dekat sungai di desa. Di benak orang kota, slow living di desa dengan tinggal di rumah dekat sungai mungkin terdengar sempurna. Namun, kenyataannya tidak seperti itu, banyak juga sisi buruknya. Itu mengapa, kalian yang tidak siap budget dan mental lebih baik pikirkan ulang rencana punya rumah di dekat sungai.  

Baca Juga:

Jangan Ngotot Ambil KPR kalau Belum Siap Finansial dan Mental

4 Keunggulan Tinggal di Rumah Kontrakan yang Jarang Dibicarakan Banyak Orang

Penulis: Wulan Maulina
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Kuli Bangunan Licik Bikin Pemilik Rumah Rugi Bandar, Material Bangunan hingga Upah Dimanipulasi Semua

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 17 Juni 2025 oleh

Tags: banjirRumahrumah pinggir sungaisungai
Wulan Maulina

Wulan Maulina

Lulusan Bahasa Indonesia Universitas Tidar. Suka menulis tentang kearifan lokal dan punya minat besar terhadap Pengajaran BIPA (Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing). Beranggapan memelihara kata ternyata lebih aman daripada memelihara harapan.

ArtikelTerkait

Saatnya Blak-blakan soal Penyebab Banjir Kalimantan Selatan. Sama-sama Tahu lah!

Beberapa Hal Menyenangkan yang Saya Dapati Saat Banjir di Cilacap

20 November 2020
Derita Punya Rumah di Gang Sempit: Tidak Punya Privasi, Tetangga seperti CCTV 24 Jam Mojok.co

Derita Rumah di Gang Sempit: Tidak Punya Privasi, Tetangga seperti CCTV 24 Jam

7 Desember 2023
5 Aturan Tidak Tertulis di Rumah. Sederhana, tapi Bisa Bikin Runyam kalau Tidak Dipatuhi Mojok.co

5 Aturan Tidak Tertulis di Rumah. Sederhana, tapi Bisa Bikin Runyam kalau Tidak Dipatuhi

22 September 2024
Kota Bandung Dibilang Mirip Gotham City? Lah, Bagusan Gotham Jauh!

Kota Bandung Dibilang Mirip Gotham City? Lah, Bagusan Gotham Jauh!

10 Januari 2023
Jakarta Banjir Itu Biasa, tapi Kalau Wonosobo Banjir itu Baru Luar Biasa (Lucu)

Jakarta Banjir Itu Biasa, tapi Kalau Wonosobo Banjir itu Baru Luar Biasa (Lucu)

12 Desember 2024
rumah hunian pengantin baru

Pilihan Rumah Hunian Untuk Pengantin Baru

23 Mei 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sisi Gelap Mahasiswa Timur Tengah- Stempel Suci yang Menyiksa (Unsplash)

Sisi Gelap Menjadi Mahasiswa Timur Tengah: Dianggap Manusia Suci, tapi Jatuhnya Menderita karena Cuma Jadi Simbol

5 Februari 2026
Reuni Adalah Ajang Pamer Kesuksesan Paling Munafik: Silaturahmi Cuma Kedok, Aslinya Mau Validasi Siapa yang Paling Cepat Jadi Orang Kaya, yang Miskin Harap Sadar Diri

Reuni Adalah Ajang Pamer Kesuksesan Paling Munafik: Silaturahmi Cuma Kedok, Aslinya Mau Validasi Siapa yang Paling Cepat Jadi Orang Kaya, yang Miskin Harap Sadar Diri

30 Januari 2026
5 Bentuk Sopan Santun Orang Solo yang Membingungkan dan Disalahpahami Pendatang  MOjok.co

5 Sopan Santun Orang Solo yang Membingungkan dan Disalahpahami Pendatang 

2 Februari 2026
5 Menu Seasonal Indomaret Point Coffee yang Harusnya Jadi Menu Tetap, Bukan Cuma Datang dan Hilang seperti Mantan

Tips Hemat Ngopi di Point Coffee, biar Bisa Beli Rumah kayak Kata Netijen

3 Februari 2026
Aturan Kereta Api Bikin Bingung- Bule Tenggak Miras Dibiarkan (Unsplash)

Pengalaman Naik Kereta Api Segerbong dengan Bule yang Membawa Miras Membuat Saya Mempertanyakan Larangan Ini

5 Februari 2026
Panduan Bertahan Hidup Warga Lokal Jogja agar Tetap Waras dari Invasi 7 Juta Wisatawan

Jogja Memang Santai, tapi Diam-diam Banyak Warganya yang Capek karena Dipaksa Santai meski Hampir Gila

2 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Perjuangan Ojol sambil Kuliah: Pernah Diancam Pihak Resto karena Telat Antar Makanan, Kini Lulus Jadi Sarjana Hukum UGM
  • Misteri Adik Saya yang Berakal Sehat dan Mengerti Dunia Otomotif, tapi Rela Menebus Suzuki APV yang Isinya Begitu Mengenaskan
  • Saat Musik Analog Bukan Lagi Barang Jadul yang Bikin Malu, tapi Pintu Menuju Kenangan Masa Lalu bagi Pemuda di Jogja
  • Salah Kaprah tentang Kerja di Surabaya, “Tipuan” Gaji Tinggi dan Kenyamanan padahal Harus Tahan-tahan dengan Penderitaan
  • Mitos dan Pamali adalah Sains Tingkat Tinggi yang Dikemas dalam Kearifan Lokal, Bisa Menjadi Peringatan Dini Bencana
  • Cabut dari Kota Tinggalkan Perusahaan demi Budidaya Jamur di Perdesaan, Beberapa Hari Raup Jutaan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.