Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Pantai Depok Makin Mahal padahal Jadi Tempat Terbaik Menyantap Seafood di Jogja

Rachelia Methasary oleh Rachelia Methasary
10 Juni 2025
A A
Pantai Depok Makin Mahal padahal Jadi Tempat Terbaik Menyantap Seafood di Jogja

Pantai Depok Makin Mahal padahal Jadi Tempat Terbaik Menyantap Seafood di Jogja (Indonesiagood via Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Jogja terkenal dengan seabrek pantai di daerah Gunungkidul serta beberapa di Bantul dan sekitarnya. Wisatawan yang melancong ke Kota Pelajar ini sudah pasti memasukkan pantai sebagai destinasi utama. Setiap pantai di Jogja memiliki ciri khas tersendiri. Misalnya pantai-pantai di Gunungkidul umumnya berpasir putih serta terdapat tebing karst menjulang tinggi. Sementara itu pantai selatan di Bantul cenderung memiliki ombak besar dan pasir yang lebih gelap seperti Pantai Parangtritis dan Pantai Depok.

Selain bermain air, ada satu hal yang bisa kita lakukan di pantai Jogja, yakni menyantap seafood hasil tangkapan nelayan yang masih fresh. Bicara soal kuliner seafood pinggir laut, Pantai Depok menjadi salah satu yang cukup terkenal. Sewaktu tinggal di Jogja, saya cukup sering menyantap hidangan laut di pantai yang bersebelahan dengan Parangtritis ini. Ada sederet warung makan seafood di bibir Pantai Depok yang bisa kita kunjungi.

Saya tahu kalau tempat makan seafood enak di Jogja sudah menjamur. Bahkan mungkin banyak orang yang mempertanyakan, “Ngapain sih jauh-jauh ke Pantai Depok cuma buat makan seafood? Di kota juga banyak, tinggal pilih!” Tetapi ada alasannya kenapa saya—dan mungkin kalian juga—memilih melakukan perjalanan panjang dari pusat kota Jogja untuk bisa sampai di Pantai Depok.

Rasa makanan yang ditawarkan sebanding dengan jarak tempuh

Perjalanan menuju Pantai Depok bukan cuma 5 menit apalagi dari pusat kota Jogja. Butuh waktu sekitar 1 jam lebih dikit untuk bisa sampai di sini, entah itu naik motor atau mobil. Tetapi kalau kamu tinggal di daerah Bantul dan sekitarnya, jarak tempuhnya mungkin sekitar 30 menitan saja.

Sejujurnya saya selalu bersemangat jika diajak ke pantai ini meskipun pasirnya gelap dan kurang bersih. Ombak di Pantai Depok pun terlalu besar seperti di Pantai Parangtritis. Untungnya, aroma bakaran seafood yang menggugah selera menambah nilai plus pantai yang memiliki Tempat Pelelangan Ikan (TPI) ini.

Warung seafood yang berjejer di Pantai Depok memang sudah terkenal di kalangan wisatawan maupun warlok. Jika ingin pilih-pilih sendiri, kamu bisa membeli dulu hasil tangkapan laut di pasar, lalu dimasak di tempat makan. Kalau saya sih nggak mau repot, jadi biasanya langsung memesan di salah satu kedai favorit yang lokasinya pas menghadap laut.

Untuk rasa nggak usah diragukan lagi, semuanya fresh dan nggak amis. Saya biasa memesan ikan bakar cakalang, cumi atau udang goreng tepung, dan kerang goreng. Jangan lupa pesan sambal bawang dan sambal kecap yang akan menambah kenikmatan rasa seafood pinggir pantai ini.

Menyantap seafood lezat sambil menatap lautan lepas Pantai Depok merupakan healing terbaik versi saya. Harga makanan di sini nggak terlalu mahal kayak di restoran seafood yang ada di kota. Biasanya saya membayar Rp150 ribu untuk makan berdua dengan porsi jumbo. Sepadan dengan jarak tempuhnya. Nggak ada kata mager untuk makan seafood langsung di Pantai Depok, sih.

Baca Juga:

Nama Kretek Bantul Nggak Banyak Dikenal Orang, Terhalang Nama Besar Parangtritis

Nggak terlalu jauh jika dibandingkan ke pantai yang ada di Gunungkidul

Saya akui barisan pantai Gunungkidul memang yang paling cantik di Jogja. Pasir putih berpadu air laut biru tosca mirip seperti di Bali. Namun saya jarang mau ke sana karena jauhnya minta ampun. Butuh waktu setidaknya 1,5 jam bahkan ada yang hampir 3 jam perjalanan untuk bisa sampai ke pantai-pantai yang ada di Gunungkidul. Duh, belum sampai sudah capek duluan di jalan.

Makanya daripada kelamaan di perjalanan, saya lebih memilih pergi ke Pantai Depok. Bisa lihat sunset sekaligus makan seafood enak. Saya pernah menikmati seafood di beberapa pantai yang ada di Jogja, salah satunya Pantai Ngrenehan Gunungkidul. Rasanya enak juga, tapi tetap seafood di Pantai Depok yang jadi juara.

Sayangnya, tiket masuk Pantai Depok kini terlalu mahal

Terlepas dari kelezatan seafood di Pantai Depok, ada satu hal yang agak mengganggu bagi saya, yaitu tiket masuk yang terlalu mahal. Saya mengunjungi pantai ini terakhir kali bulan Mei kemarin dan terkejut dengan harga tiket masuk yang naik, yakni menjadi Rp15 ribu per orang. Biaya ini disamakan dengan Pantai Parangtritis di sebelahnya. Saya pikir harga ini dimodifikasi karena motor saya kebetulan plat luar Jogja, eh, ternyata di karcis memang tertera segitu.

Kenapa saya bisa sekaget itu? Soalnya tahun lalu saya ke sana tiket masuknya hanya Rp7.500 per orang. Hal ini selalu menjadi pertimbangan utama saya kalau mau ke Pantai Depok. Sebenarnya kalau tiket masuknya jadi Rp10 ribu per orang masih masuk akal, ditambah parkir Rp2 ribu. Tapi kalau sekarang naik sampai Rp15 ribu padahal belum ada perubahan yang signifikan, tentu saja bikin saya berpikir ulang kalau mau ke sini.

Saya berharap tiket masuk ke pantai ini bisa lebih ramah bagi pengunjung yang datang. Kalau memang mau dinaikkan, ya harus ada perubahan dan perbaikan fasilitas. Sayang sekali kalau kenikmatan seafood di Pantai Depok ini tak bisa dinikmati semua orang hanya karena tiket masuknya yang semakin mahal.

Penulis: Rachelia Methasary
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Ancaman di Balik Keindahan Pantai Parangtritis Jogja yang Nggak Disadari Banyak Pelancong, Waspadalah!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 10 Juni 2025 oleh

Tags: Pantai Depok
Rachelia Methasary

Rachelia Methasary

Pustakawan di ibu kota yang senang ngopi, traveling, dan baca buku. Lebih memilih tempat yang sepi dan tenang karena introvert.

ArtikelTerkait

Nama Kretek Bantul Nggak Banyak Dikenal Orang, Terhalang Nama Besar Parangtritis

Nama Kretek Bantul Nggak Banyak Dikenal Orang, Terhalang Nama Besar Parangtritis

25 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Makanan di Jawa Memang Terkenal Manis, tapi Kenapa Sambelnya Ikutan Manis?

Makanan di Jawa Memang Terkenal Manis, tapi Kenapa Sambelnya Ikutan Manis?

20 Februari 2026
4 Hal yang Wajar di Tegal, tapi Nggak Lazim dan Bikin Bingung Pendatang Mojok.co

4 Hal yang Wajar di Tegal, tapi Nggak Lazim dan Bikin Bingung Pendatang

20 Februari 2026
Jalan Mojokerto Mulai Banyak yang Berlubang, Gus Barra, Njenengan di Mana?

Jalan Mojokerto Mulai Banyak yang Berlubang, Gus Barra, Njenengan di Mana?

20 Februari 2026
Surat Terbuka untuk Bupati Grobogan: Sebenarnya Desa Mana yang Anda Bangun dan Kota Mana yang Anda Tata?

Surat Terbuka untuk Bupati Grobogan: Sebenarnya Desa Mana yang Anda Bangun dan Kota Mana yang Anda Tata?

18 Februari 2026
Tebet Eco Park, Spot Hits Jakarta Selatan yang Sering Bikin Bingung Pengunjung Mojok.co

Tebet Eco Park Adalah Mahakarya yang Tercoreng Bau Sungai yang Tak Kunjung Dibenahi

20 Februari 2026
Lumpia Semarang Cerita Cinta yang Dibungkus Kulit Tipis (Wikimedia Commons)

Lumpia Semarang: Cerita Cinta Lelaki Tionghoa dan Perempuan Jawa yang Dibungkus Kulit Tipis

14 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Saudara Kandung di Desa Itu Bak Mafia, Justru Jadi Orang Paling Busuk dan Licik demi Sikat Sertifikat Tanah Saudara Sendiri
  • Ramai, ‘Cukup Aku Saja yang WNI’: Saya Justru Bangga Melepas Status Warga Negara Austria Demi Paspor Indonesia
  • Menapaki Minaret Pertama di Indonesia untuk Mendalami Pesan Tersirat Sunan Kudus
  • Rasanya Tinggal di Kos “Medioker” Jogja: Bayar Mahal, tapi Nggak Dapat Sinar Matahari
  • Beli Vespa Mahal-mahal sampai Rp50 Juta, tapi Tak Paham Fungsinya, Dibeli karena Warnanya Lucu
  • Pengalaman Nekat 24 Jam Naik Kereta Api Jogja-Jakarta, Cuma Habis Rp80 Ribuan tapi Berujung Meriang dan Dihina “Miskin”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.