Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Pengakuan Swiper si Pencuri Barang Milik Dora yang Alih Profesi Jadi BuzzeRp

Seto Wicaksono oleh Seto Wicaksono
7 April 2020
A A
Pengakuan Swiper si Pencuri Barang Milik Dora yang Alih Profesi Jadi BuzzeRp
Share on FacebookShare on Twitter

Saya ingat betul kali pertama melihat tayangan Dora the Explorer versi kartun di salah stasiun TV swasta. Kala itu, saya masih SMP. Melihat acara anak-anak seperti Dora the Explorer, rasanya memang nggak cocok buat anak remaja seumuran saya pada masanya. Alur ceritanya ya gitu-gitu aja. Apalagi ketika masuk sesi ngulang-ngulang apa yang dikatakan Dora.

“Apakah kalian melihat peta? Di mana? Ayo, katakan lebih keras lagi!”

Belum lagi Boots yang selalu ngomporin dengan berkata, “Ayo, katakan lagi! Katakan lagi!”

Anak-anak mungkin senang saat melihat adegan tersebut. Namun, ketika saya yang nonton, kok rasanya malah kepingin misuh, ya?

Di sesi lain dalam tayangan Dora the Explorer, ada tokoh yang suka mengintai dan mencuri barang yang dibutuhkan selama dalam perjalanan. Namanya Swiper. Sejenis rubah berwarna oranye dengan penutup mata (ceritanya topeng?) berwarna biru. Usaha Swiper dalam mencuri sering kali digagalkan oleh perkataan Dora dan Boots yang diulang sebanyak tiga kali, “Swiper jangan mencuri! Swiper jangan mencuri! Swiper jangan mencuri!” Kemudian, Swiper gagal dan kabur.

Merasa gagal dan frustrasi karena selalu gagal mencuri barang milik Dora, menurut info yang beredar, kini ia alih profesi. Untuk memastikan hal tersebut, saya coba kontak via DM media sosialnya. Awalnya dia sempat menolak. Namun, setelah saya jelaskan bahwa ini untuk kebutuhan tulisan di Terminal Mojok, akhirnya dia setuju dan mau bertemu saya untuk keperluan wawancara sederhana. Bahkan Swiper mengaku sudah menjadi pembaca setia Mojok.co dari awal mula kemunculannya pada tahun 2014.

Begini verbatim dari wawancara yang kami lakukan di kos-kosan Swiper, yang kala itu sedang merokok sambil mengenakan kaos “you can see” dan celana pendek. Setelah berbasa-basi, akhirnya kami masuk pada obrolan inti.

Apa yang bikin sosok Swiper berhenti jadi pencuri barang-barang milik Dora?

Baca Juga:

Derita Lulusan Cumlaude S1 Informatika, Berharap Lulus Bisa Jadi Top Hacker Malah Nyasar Bekerja Menjadi Buzzer

Mari Bersepakat bahwa Blue’s Clues Sama Menyebalkannya dengan Dora

Persoalannya rumit, Mas. Saya bete aja gitu. Jadi pencuri kayak nggak ada harga dirinya. Cuma dibilang “jangan mencuri!”, terus usaha saya selalu gagal. Bikin mangkel, Mas. Saya nggak bisa digituin. Sebagai pencuri, saya juga punya harga diri.

Setelah berhenti menjadi pencuri, lantas apa pekerjaan Anda saat ini?

Saya jadi BuzzeRp dan pegang beberapa akun, Mas. Itu lho, yang kalau Mas main Twitter, kalau ada akun yang di belakang nama ada angka banyak betul, bisa jadi itu saya, Mas. Tapi, sori, saya nggak mau ngumbar ke Mas nama akun yang saya pegang apa aja. Confidential, Mas.

Terus, berapa pendapatan yang didapat ketika jadi BuzzeRp?

Maaf, Mas. Rahasia. Yang jelas, saya sampai bisa beli sawah di kampung, bikin rumah, dan ada usaha warung di sana. Di sini aja saya keliatan susah.

Oh, oke. Apa aja yang Mas Swip lakukan ketika login sebagai BuzzeRp?

Ya, pokoknya, saya jadi penyeimbang aja gitu. Kalau ada kabar yang kurang baik tentang kebijakan pemerintah dan lain sebagainya, saya biasanya posting info dengan sudut pandang lain. Biar orang lain mikir ya kebijakannya nggak jelek-jelek amat meski banyak ditentang oleh orang lain.

Katanya Anda kan suka baca Mojok dan Terminal Mojok, di sana kan ada banyak penulis yang satire, bahkan sarkas soal BuzzeRp, tanggapan Mas Swip?

Nah, itu dia, Mas. Tiap kali ada yang nulis tentang BuzzeRp, saya pasti baca. Saya nggak kesinggung karena tahu kalau Mojok itu sedikit nakal. Jadi, nggak saya ambil pusing. Toh, saya tetep menerima bayaran setimpal. Hahaha.

Jadi BuzzeRp itu kan pekerjaan yang rentan dihujat sama orang banyak di media sosial, Mas Swip. Tanggapan Anda gimana?

Ya, risiko pekerjaan. Mereka pada sibuk menghujat, saya ketawa-ketiwi aja baca komentarnya, Mas. Lagian, saya mau daftar CPNS, tapi ya banyak banget yang ikut. Males ngurus administrasinya juga, Mas. Hehehe.

Sebelum saya mengakhiri obrolan dengan Swiper, kami sempet ngopi bareng sambil bahas soal rencana blio dalam waktu ke depan. Katanya, dia berencana submit tulisan ke Mojok atau Terminal Mojok. Dia kepingin bahas keresahan selama menjadi BuzzeRp—jika sudah berhenti, pensiun. Semoga sih bisa lolos dan tayang, ya. Kan lumayan, kita semua jadi tahu bagaimana skema BuzzeRp berjalan, apa saja yang dilakukan, dan kenapa akhirnya memilih pensiun jadi BuzzeRp. Xixixi~

BACA JUGA Review Film Dora and the Lost City of Gold dan Bukti Bahwa Dora Berzodiak Leo dan tulisan Seto Wicaksono lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pengin gabung grup WhatsApp Terminal Mojok? Kamu bisa klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 5 November 2021 oleh

Tags: BootsbuzzerpdoraSwiper
Seto Wicaksono

Seto Wicaksono

Kelahiran 20 Juli. Fans Liverpool FC. Lulusan Psikologi Universitas Gunadarma. Seorang Suami, Ayah, dan Recruiter di suatu perusahaan.

ArtikelTerkait

Menelaah Pesan Moral yang Terselip dari Kartun Berikut

Menelaah Pesan Moral yang Terselip dari Kartun-Kartun Berikut

25 Januari 2020
abu janda

Kok Bisa sih Ada Orang yang Percaya Abu Janda dan Denny Siregar?

30 April 2020
Derita S1 Informatika Lulus Cumlaude, Berakhir Jadi BuzzeRp (Unsplash)

Derita Lulusan Cumlaude S1 Informatika, Berharap Lulus Bisa Jadi Top Hacker Malah Nyasar Bekerja Menjadi Buzzer

13 Juni 2025
Mari Bersepakat Bahwa Blue’s Clues Sama Menyebalkannya dengan Dora

Mari Bersepakat bahwa Blue’s Clues Sama Menyebalkannya dengan Dora

16 Juni 2022
Kalau Dora Mau Lebih Peka, Swiper Pasti Nggak Akan Mencuri Terus! terminal mojok.co

Kalau Dora Mau Lebih Peka, Swiper Pasti Nggak Akan Mencuri Terus!

30 September 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Oleh-Oleh Khas Kebumen yang Belum Tentu Cocok di Lidah Semua Orang, Jadi Terasa Kurang Spesial Mojok.co

5 Oleh-Oleh Khas Kebumen yang Belum Tentu Cocok di Lidah Semua Orang, Jadi Terasa Kurang Spesial

30 Maret 2026
Gresik yang Dahulu Saya Anggap Biasa Aja, Sekarang Malah Bikin Kangen Mojok.co

Gresik yang Dahulu Saya Anggap Biasa Aja, Sekarang Malah Bikin Kangen

31 Maret 2026
Derita Ngontrak di Jakarta Timur, Sudah Jadi Penyewa Tertib Tetap Diusir dengan Alasan Bohong Mojok.co

Derita Ngontrak di Jakarta Timur, Sudah Jadi Penyewa Tertib Tetap Diusir dengan Alasan Bohong

30 Maret 2026
Penilai Properti: Profesi "Sakti" di Balik Kredit Bank yang Sering Dikira Tukang Ukur Tanah

Penilai Properti: Profesi “Sakti” di Balik Kredit Bank yang Sering Dikira Tukang Ukur Tanah

31 Maret 2026
Kalau Penulis Buku Bermasalah, Pembacanya Ikut Berdosa Juga atau Tidak?

Kalau Penulis Buku Bermasalah, Pembacanya Ikut Berdosa Juga atau Tidak?

29 Maret 2026
3 Tempat yang Bikin Saya Merindukan Tangerang Selatan (Wikimedia Commons)

3 Tempat yang Bikin Saya Merindukan Tangerang Selatan

30 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Punya Rumah Besar di Desa: Simbol Kaya tapi Percuma, Terasa Hampa dan Malah Iri sama Keluarga di Rumah Kecil-Sekadarnya
  • Nekat Kuliah di Jurusan Sepi Peminat PTN Top: Menyesal karena Meski Lulus Cumlaude, Ijazah Dianggap “Sampah” di Dunia Kerja
  • User Kereta Ekonomi Naik Bus Sumber Selamat karena Tak Ada Pilihan: Kursi Lebih Nyaman, Tapi Dibuat Hampir Pingsan
  • Gaji 8 Juta di Jakarta Tetap Bisa Bikin Kamu Miskin, Idealnya Kamu Butuh Minimal 12 Juta Jika Ingin Hidup Layak tapi Nggak Semua Pekerja Bisa
  • Dilema Anak Kos yang Kerja di Jogja: Mau Irit dan Mandiri tapi Takut Mati Konyol Gara-gara Cerita Seram Ibu Kos soal “Tragedi Gas Melon”
  • Kerja di Kafe Bikin Stres karena Bertemu Gerombolan Mahasiswa Jogja yang Nggak Beradab, Sok Sibuk di Depan “Budak Korporat”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.